Loading...

Loading...
Kitab
192 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Yaman] telah menceritakan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhriy] berkata, telah mengabarkan kepada saya [Sa'id bin Al Musayyab] dan [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] bahwa [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata; "Sesunggungnya kalian telah mengatakan bahwa Abu Hurairah adalah orang yang paling banyak menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan kalian juga mengatakan tentang sahabat Muhajirin dan Anshar yang menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan tidak sebanyak yang disampaikan oleh Abu Hurairah. Sungguh saudara-saudaraku dari kalangan Muhajirin mereka disibukkan dengan berdagang di pasar-pasar sedangkan aku selalu mendampingi (mulazamah) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam keadaan perutku hanya terisi makanan pokok sehingga aku hadir saat mereka tidak hadir dan aku dapat menghafal hadits ketika mereka lupa. Sedangkan saudara-saudaraku dari kalangan Anshar mereka disibukkan dengan pekerjaan mereka dalam mengurus harta mereka sedangkan aku saat itu adalah salah satu orang miskin dari kalangan orang-orang miskin Ahlush Shuffah sehingga aku dapat mengingat hadits saat mereka lupa, dan sungguh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda dalam suatu hadits yang Beliau sampaikan kepadaku yaitu: "Tidaklah seseorang menggelar kainnya hingga aku selesaikan sabdaku ini diatas kainnya itu lalu dia menampung dan mengambilnya kembali melainkan dia akan dapat menjaga (menghafal dan memahami) apa yang aku sabdakan". Maka aku menggelar kainku yang bermotif (bergaris) hingga ketika Beliau telah menyelesaikan sabda Belliau aku ambil kain tersebut lalu aku peluk di dadaku. Maka setelah itu tidaklah aku lupa sedikitpun dari sabda-sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا ابو اليمان، حدثنا شعيب، عن الزهري، قال اخبرني سعيد بن المسيب، وابو سلمة بن عبد الرحمن ان ابا هريرة رضى الله عنه قال انكم تقولون ان ابا هريرة يكثر الحديث عن رسول الله صلى الله عليه وسلم. وتقولون ما بال المهاجرين والانصار لا يحدثون عن رسول الله صلى الله عليه وسلم بمثل حديث ابي هريرة وان اخوتي من المهاجرين كان يشغلهم صفق بالاسواق، وكنت الزم رسول الله صلى الله عليه وسلم على ملء بطني، فاشهد اذا غابوا واحفظ اذا نسوا، وكان يشغل اخوتي من الانصار عمل اموالهم، وكنت امرا مسكينا من مساكين الصفة اعي حين ينسون، وقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم في حديث يحدثه " انه لن يبسط احد ثوبه حتى اقضي مقالتي هذه، ثم يجمع اليه ثوبه الا وعى ما اقول ". فبسطت نمرة على، حتى اذا قضى رسول الله صلى الله عليه وسلم مقالته جمعتها الى صدري، فما نسيت من مقالة رسول الله صلى الله عليه وسلم تلك من شىء
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'ad] dari [bapaknya] dari [kakeknya] berkata; ['Abdurrahman bin 'Auf] radliallahu 'anhu berkata, ketika kami sampai di Madinah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempersaudarakan antara aku dengan Saad bin ar-Rabi', lalu Saad bin ar-Rabi' berkata; "Aku adalah orang Anshar yang paling banyak hartanya, maka aku beri separuh hartaku untukmu, kemudian lihatlah diantara kedua isteriku siapa yang engkau suka nanti akan aku ceraikan untukmu, jika ia telah halal maka nikahilah". Perawi berkata; "Maka 'Abdurrahman berkata kepadanya; "Aku tidak membutuhkan itu. Begini saja, apakah ada pasar yang sedang berlangsung transaksi jual beli saat ini?" Sa'ad menjawab: "Pasar Qainuqa'". Perawi berkata; "Lalu Abdur Rahman pergi kesana, ia membawa keju dan minyak samin. Perawi berkata lagi; "Dia melakukan hal itu pada hari-hari berikutnya. 'Abdurrahman tetap berdagang disana hingga akhirnya ia datang dengan mengenakan pakaian yang bagus dan penuh aroma wewangian. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Apakah engkau sudah menikah?" Dia menjawab; "Ya, sudah". Lalu beliau bertanya lagi: "Dengan siapa?" Dia menjawab; "Dengan seorang wanita Anshar". Beliau bertanya lagi: "Dengan mahar apa engkau melakukan akad nikah?" Dia menjawab; "Dengan perhiasan sebiji emas, atau sebiji emas". Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata, kepadanya: "Adakanlah walimah (resepsi) walau hanya dengan seekor kambing
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، حدثنا ابراهيم بن سعد، عن ابيه، عن جده، قال قال عبد الرحمن بن عوف رضى الله عنه لما قدمنا المدينة اخى رسول الله صلى الله عليه وسلم بيني وبين سعد بن الربيع فقال سعد بن الربيع اني اكثر الانصار مالا، فاقسم لك نصف مالي، وانظر اى زوجتى هويت نزلت لك عنها، فاذا حلت تزوجتها. قال فقال عبد الرحمن لا حاجة لي في ذلك، هل من سوق فيه تجارة قال سوق قينقاع. قال فغدا اليه عبد الرحمن، فاتى باقط وسمن قال ثم تابع الغدو، فما لبث ان جاء عبد الرحمن عليه اثر صفرة، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " تزوجت ". قال نعم. قال " ومن ". قال امراة من الانصار. قال " كم سقت ". قال زنة نواة من ذهب او نواة من ذهب. فقال له النبي صلى الله عليه وسلم " اولم ولو بشاة
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas radliallahu 'anhu] berkata; 'Abdurrahman bin 'Auf radliallahu 'anhu tiba di Madinah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempersaudarakannya dengan Saad bin Ar-Rabi' Al Anshariy. Saat itu Sa'ad adalah seorang yang kaya, lalu dia berkata, kepada 'Abdurrahman: "Aku akan membagi untukmu separuh dari hartaku dan menikahkanmu (dengan salah seorang dari isteriku) ". 'Abdurrahman berkata: "Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu. Bagiku darimu cukup tunjukkanlah pasar kepadaku". Maka dia tidak kembali melainkan pergi ke pasar dengan membawa keju dan minyak samin lalu membawa keuntungannya untuk keluarganya lalu tinggal sejenak atau sesuai apa yang Allah kehendaki. Kemudian dia datang dengan baju yang penuh arama wewangian. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepadanya: "Apakah engkau sudah menikah?" Dia menjawab: "Ya, aku sudah menikah dengan seorang wanita Anshar". Beliau bertanya lagi: "Dengan mahar apa engkau melakukan akad nikah?" Dia menjawab: "Dengan perhiasan sebiji emas, atau sebiji emas". Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata, kepadanya: "Adakanlah walimah walau dengan seekor kambing
حدثنا احمد بن يونس، حدثنا زهير، حدثنا حميد، عن انس رضى الله عنه قال قدم عبد الرحمن بن عوف المدينة فاخى النبي صلى الله عليه وسلم بينه وبين سعد بن الربيع الانصاري، وكان سعد ذا غنى، فقال لعبد الرحمن اقاسمك مالي نصفين، وازوجك. قال بارك الله لك في اهلك ومالك، دلوني على السوق. فما رجع حتى استفضل اقطا وسمنا، فاتى به اهل منزله، فمكثنا يسيرا او ما شاء الله فجاء وعليه وضر من صفرة، فقال له النبي صلى الله عليه وسلم " مهيم ". قال يا رسول الله تزوجت امراة من الانصار. قال " ما سقت اليها ". قال نواة من ذهب، او وزن نواة من ذهب. قال " اولم ولو بشاة
Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata: "'Ukazh, Majannah dan Dzul Majaz adalah nama-nama pasar di zaman Jahiliyyah. Ketika Islam datang mereka seakan-akan merasa berdosa bila tetap berdagang di pasar-pasar tersebut. Maka turunlah firman Allah Ta'ala QS Al Baqarah ayat 198 yang artinya: ("Tidak ada dosa bagi kalian jika mencari karunia rezeqi Rabb kalian….."). Ini dilakukan selama musim hajji, menurut pendapat Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma
حدثنا عبد الله بن محمد، حدثنا سفيان، عن عمرو، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال كانت عكاظ ومجنة وذو المجاز اسواقا في الجاهلية، فلما كان الاسلام فكانهم تاثموا فيه فنزلت {ليس عليكم جناح ان تبتغوا فضلا من ربكم } في مواسم الحج، قراها ابن عباس
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adiy] dari [Ibnu 'Aun] dari [Asy-Sa'biy] aku mendengar [An-Nu'man bin Basyir radliallahu 'anhuma] aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Uyainah] telah menceritakan kepada kami [Abu Farwah] dari [Asy-Sa'biy] berkata, aku mendengar [An-Nu'man bin Basyir] telah menceritakan kepada kami berkata, aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diriwayatkan pula ['Abdullah bin Muhammad] dari [Ibnu 'Uyainah] dari [Abu Farwah] aku mendengar [Asy-Sa'biy] aku mendengar [An-Nu'man bin Basyir radliallahu 'anhuma] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Farwah] dari [Asy-Sa'biy] dari [An-Nu'man bin Basyir radliallahu 'anhu] berkata, telah bersabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Yang halal sudah jelas dan yang haram juga sudah jelas. Namun diantara keduanya ada perkara yang syubhat (samar). Maka barangsiapa yang meninggalkan perkara yang samar karena khawatir mendapat dosa, berarti dia telah meninggalkan perkara yang jelas keharamannya dan siapa yang banyak berdekatan dengan perkara samar maka dikhawatirkan dia akan jatuh pada perbuatan yang haram tersebut. Maksiat adalah larangan-larangan Allah. Maka siapa yang berada di dekat larangan Allah itu dikhawatirkan dia akan jatuh pada larangan tersebut
حدثني محمد بن المثنى، حدثنا ابن ابي عدي، عن ابن عون، عن الشعبي، سمعت النعمان بن بشير رضى الله عنه سمعت النبي صلى الله عليه وسلم. حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا ابن عيينة، عن ابي فروة، عن الشعبي، قال سمعت النعمان، عن النبي صلى الله عليه وسلم. حدثنا عبد الله بن محمد، حدثنا ابن عيينة، عن ابي فروة، سمعت الشعبي، سمعت النعمان بن بشير رضى الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم. حدثنا محمد بن كثير، اخبرنا سفيان، عن ابي فروة، عن الشعبي، عن النعمان بن بشير رضى الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " الحلال بين، والحرام بين وبينهما امور مشتبهة، فمن ترك ما شبه عليه من الاثم كان لما استبان اترك، ومن اجترا على ما يشك فيه من الاثم اوشك ان يواقع ما استبان، والمعاصي حمى الله، من يرتع حول الحمى يوشك ان يواقعه
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah bin 'Abdurrahman bin Abu Husain] telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Abu Mulaikah] dari ['Uqbah bin Al Harits radliallahu 'anhu] bahwa ada seorang wanita kulit hitam datang dan mengaku bahwa dia pernah menyusui keduanya. Kejadian ini kemudian diceritakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Beliau berpaling dan tersenyum kepadanya seraya berkata: "Bagaimana lagi, sedangkan dia sudah mengatakannya". Saat itu yang menjadi mempelai puteri adalah anak perempuan Abu Ihab At-Taymiy
حدثنا محمد بن كثير، اخبرنا سفيان، اخبرنا عبد الله بن عبد الرحمن بن ابي حسين، حدثنا عبد الله بن ابي مليكة، عن عقبة بن الحارث رضى الله عنه ان امراة، سوداء جاءت، فزعمت انها ارضعتهما، فذكر للنبي فاعرض عنه، وتبسم النبي صلى الله عليه وسلم. قال " كيف وقد قيل ". وقد كانت تحته ابنة ابي اهاب التميمي
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Qaza'ah] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah bin Az Zubair] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata; 'Utbah bin Abu Waqash berpesan kepada saudaranya Sa'ad bin Abu Waqash yang isinya 'Anak laki-laki dari hamba sahaya Zam'ah adalah anakku maka ambillah. 'Aisyah radliallahu 'anha berkata; Ketika tahun Pembebasan Makkah, Sa'ad bin Abu Waqash mengambilnya, seraya berkata; Itu anak laki-laki saudaraku, yang ia berpesan kepadaku untuk mengambil anak ini. Maka 'Abd bin Zam'ah berdiri lalu berkata: Oh tidak, karena saudaraku dan anak laki-laki hamba sahaya ayahku dilahirkan di tempat tidurnya. Lalu keduanya mengadukan masalah ini kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Sa'ad berkata: "Wahai Rasulullah, ini adalah anak saudaraku, yang saudaraku telah berpesan kepadaku untuk mengambilnya. Lalu 'Abd bin Zam'ah berkata: "Saudaraku dan anak laki-laki dari hamba sahaya ayahku dilahirkan pada tempat tidurnya". Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Dia itu milikmu wahai 'Abd bin Zam'ah. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Anak itu milik pemilik kasur (suami) sedangkan lelaki pezina baginya adalah batu (dirajam). Kemudian Beliau berkata kepada Saudah binti Zam'ah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Berhijablah engkau daripadanya wahai Saudah, yang demikian karena ada kemiripannya dengan 'Utbah". Maka anak laki-laki dari hamba sahaya Zam'ah itu tidak pernah melihat Saudah selama-lamanya hingga Saudah berjumpa dengan Allah
حدثنا يحيى بن قزعة، حدثنا مالك، عن ابن شهاب، عن عروة بن الزبير، عن عايشة رضى الله عنها قالت كان عتبة بن ابي وقاص عهد الى اخيه سعد بن ابي وقاص ان ابن وليدة زمعة مني فاقبضه. قالت فلما كان عام الفتح اخذه سعد بن ابي وقاص وقال ابن اخي، قد عهد الى فيه. فقام عبد بن زمعة، فقال اخي، وابن وليدة ابي، ولد على فراشه. فتساوقا الى النبي صلى الله عليه وسلم. فقال سعد يا رسول الله، ابن اخي، كان قد عهد الى فيه. فقال عبد بن زمعة اخي وابن وليدة ابي، ولد على فراشه. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " هو لك يا عبد بن زمعة ". ثم قال النبي صلى الله عليه وسلم " الولد للفراش، وللعاهر الحجر ". ثم قال لسودة بنت زمعة زوج النبي صلى الله عليه وسلم " احتجبي منه ". لما راى من شبهه بعتبة، فما راها حتى لقي الله
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, telah mengabarkan kepada saya ['Abdullah bin Abu As-Safar] dari [Asy-Sya'by] dari ['Adiy bin Hatim radliallahu 'anhu] berkata: Aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang anak panah yang mengenai hewan buruan, maka Beliau menjawab: "Jika panah itu mengenai hewan buruan dengan ujung besinya yang tajam maka makanlah dan jika terkena oleh bagian pinggirnya lalu hewan buruan itu mati maka janganlah kamu makan karena dia berarti bangkai karena tidak terbunuh dengan ujung panah yang tajam". Aku katakan: "Wahai Rasulullah, aku melepas anjing buruanku dengan mengucapkan basmalah lalu aku dapatkan ada anjing lain pada hewan buruan itu yang aku tidak membaca basmalah dan aku tidak tahu yang mana dari dua anjing itu yang membunuh hewan buruan itu". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan kamu makan, karena kamu membaca basmalah untuk anjingmu dan tidak untuk anjing yang lain
حدثنا ابو الوليد، حدثنا شعبة، قال اخبرني عبد الله بن ابي السفر، عن الشعبي، عن عدي بن حاتم رضى الله عنه قال سالت النبي صلى الله عليه وسلم عن المعراض فقال " اذا اصاب بحده فكل، واذا اصاب بعرضه فلا تاكل، فانه وقيذ ". قلت يا رسول الله ارسل كلبي واسمي، فاجد معه على الصيد كلبا اخر لم اسم عليه، ولا ادري ايهما اخذ. قال " لا تاكل، انما سميت على كلبك ولم تسم على الاخر
Telah menceritakan kepada kami [Qabishah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Tholhah] dari [Anas radliallahu 'anhu] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berjalan melewati buah-buah kurma yang jatuh, lalu Beliau berkata: "Seandainya kurma-kurma ini padanya tidak ada kewajiban shadaqah (zakat) tentu aku sudah memakannya". Dan berkata, [Hammam] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku menemukan kurma yang jatuh di atas tempat tidurku
حدثنا قبيصة، حدثنا سفيان، عن منصور، عن طلحة، عن انس رضى الله عنه قال مر النبي صلى الله عليه وسلم بتمرة مسقوطة فقال " لولا ان تكون صدقة لاكلتها ". وقال همام عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اجد تمرة ساقطة على فراشي
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Uyainah] dari [Az Zuhriy] dari ['Abbad bin Tamim] dari [pamannya] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diadukan tentang seorang laki-laki yang mendapatkan sesuatu yang nggak beres ketika sedang shalat, apakah aku harus memutuskan shalat atau melanjutkannya?" Maka Beliau bersabda: "Tidak, hingga dia mendengar suara atau tercium baunya". Dan berkata, [Ibnu Abu Hafshah] dari [Az Zuhriy]: "Tidak ada kewajiban berwudhu' kecuali bila engkau mencium bau atau mendengar suara
حدثنا ابو نعيم، حدثنا ابن عيينة، عن الزهري، عن عباد بن تميم، عن عمه، قال شكي الى النبي صلى الله عليه وسلم الرجل يجد في الصلاة شييا، ايقطع الصلاة قال " لا، حتى يسمع صوتا او يجد ريحا ". وقال ابن ابي حفصة عن الزهري لا وضوء الا فيما وجدت الريح او سمعت الصوت
Telah menceritakan kepada saya [Ahmad bin Al Miqdam Al 'Ijliy] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdurrahman Ath-Thofawiy] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari ['Aisyah radliallahu 'anha]; Bahwa orang-orang berkata: "Wahai Rasululloh, ada suatu kaum yang mendatangi kami dengan daging yang kami tidak tahu apakah mereka menyebutkan nama Allah ketika menyembelihnya atau tidak". Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebutlah nama Allah, lalu makanlah
حدثني احمد بن المقدام العجلي، حدثنا محمد بن عبد الرحمن الطفاوي، حدثنا هشام بن عروة،، عن ابيه، عن عايشة رضى الله عنها ان قوما، قالوا يا رسول الله، ان قوما ياتوننا باللحم لا ندري اذكروا اسم الله عليه ام لا فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " سموا الله عليه وكلوه
Telah menceritakan kepada kami [Tholq bin Ghonnam] telah menceritakan kepada kami [Za'idah] dari [Hushain] dari [Salim] berkata, telah menceritakan kepada saya [Jabir radliallahu 'anhu] berkata: "Ketika kami sedang shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba datang rombongan dagang dari negeri Syam yang membawa makanan. Maka orang-orang melirik (dan berhamburan pergi) mendatangi rambongan tersebut, hingga tidak ada orang yang tersisa bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kecuali hanya dua belas orang. Maka turunlah ayat ini (QS. Al Jumu'ah ayat 12) yang artinya.: ("Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, maka mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka meninggalkan kamu ketika kamu sedang berdiri menyampaikan berkhuthbah)
حدثنا طلق بن غنام، حدثنا زايدة، عن حصين، عن سالم، قال حدثني جابر رضى الله عنه قال بينما نحن نصلي مع النبي صلى الله عليه وسلم اذ اقبلت من الشام عير، تحمل طعاما، فالتفتوا اليها، حتى ما بقي مع النبي صلى الله عليه وسلم الا اثنا عشر رجلا فنزلت {واذا راوا تجارة او لهوا انفضوا اليها}
Telah menceritakan kepada kami [Adam] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Dza'bi] telah menceritakan kepada kami [Sa'id Al Maqbariy] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan datang suatu zaman pada manusia yang ketika itu seseorang tidak peduli lagi tentang apa yang didapatnya apakah dari barang halal ataukah haram
حدثنا ادم، حدثنا ابن ابي ذيب، حدثنا سعيد المقبري، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " ياتي على الناس زمان، لا يبالي المرء ما اخذ منه امن الحلال ام من الحرام
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] dari [Ibnu Juraij] berkata, telah mengabarkan kepada saya ['Amru bin Dinar] dari [Abu Al Minhal] berkata: "Aku berdagang penukaran uang lalu aku bertanya kepada [Zaid bin Arqam radliallahu 'anhu], maka dia berkata, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda". Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada saya [Al Fadhal bin Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj bin Muhamamd] telah berkata, [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepada saya ['Amru bin Dinar] dan ['Amir bin Mush'ab] bahwa keduanya mendengar [Abu Al Minhal] berkata; Aku bertanya kepada [Al Bara' bin 'Azib] dan [Zaid bin Arqam] tentang pertukaran uang, maka dia berkata: "Kami dahulu adalah para pedagang di zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan kami pernah pula bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang pertukaran uang, maka Beliau bersabda: "Jika transaksi langsung (cash) tidak mengapa namun bila tunda (penangguhan di belakang) maka tidak boleh
حدثنا ابو عاصم، عن ابن جريج، قال اخبرني عمرو بن دينار، عن ابي المنهال، قال كنت اتجر في الصرف، فسالت زيد بن ارقم رضى الله عنه فقال قال النبي صلى الله عليه وسلم. وحدثني الفضل بن يعقوب، حدثنا الحجاج بن محمد، قال ابن جريج اخبرني عمرو بن دينار، وعامر بن مصعب، انهما سمعا ابا المنهال، يقول سالت البراء بن عازب وزيد بن ارقم عن الصرف، فقالا كنا تاجرين على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فسالنا رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الصرف فقال " ان كان يدا بيد فلا باس، وان كان نساء فلا يصلح
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] dari [Ibnu Juraij] berkata, telah mengabarkan kepada saya ['Amru bin Dinar] dari [Abu Al Minhal] berkata: "Aku berdagang penukaran uang lalu aku bertanya kepada [Zaid bin Arqam radliallahu 'anhu], maka dia berkata, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda". Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada saya [Al Fadhal bin Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj bin Muhamamd] telah berkata, [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepada saya ['Amru bin Dinar] dan ['Amir bin Mush'ab] bahwa keduanya mendengar [Abu Al Minhal] berkata; Aku bertanya kepada [Al Bara' bin 'Azib] dan [Zaid bin Arqam] tentang pertukaran uang, maka dia berkata: "Kami dahulu adalah para pedagang di zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan kami pernah pula bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang pertukaran uang, maka Beliau bersabda: "Jika transaksi langsung (cash) tidak mengapa namun bila tunda (penangguhan di belakang) maka tidak boleh
حدثنا ابو عاصم، عن ابن جريج، قال اخبرني عمرو بن دينار، عن ابي المنهال، قال كنت اتجر في الصرف، فسالت زيد بن ارقم رضى الله عنه فقال قال النبي صلى الله عليه وسلم. وحدثني الفضل بن يعقوب، حدثنا الحجاج بن محمد، قال ابن جريج اخبرني عمرو بن دينار، وعامر بن مصعب، انهما سمعا ابا المنهال، يقول سالت البراء بن عازب وزيد بن ارقم عن الصرف، فقالا كنا تاجرين على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فسالنا رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الصرف فقال " ان كان يدا بيد فلا باس، وان كان نساء فلا يصلح
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Salam] telah mengabarkan kepada kami [Makhlad bin Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata, telah mengabarkan kepada saya ['Atho'] dari ['Ubaid bin 'Umair] bahwa [Abu Musa Al Anshariy] meminta izin kepada 'Umar bin Al Khaththob radliallahu 'anhu namun tidak diizinkan karena nampaknya dia sedang sibuk. Lalu Abu Musa kembali sedangkan 'Umar telah pula selesai dari pekerjaannya lalu dia berkata: "Tidakkah tadi aku mendengar suara 'Abdullah bin Qais?, Berilah izin kepadanya". Umar diberitahu bahwa Abu Musa telah pulang. Maka 'Umar memanggilnya, lalu Abu Musa berkata: "Kami diperintahkan hal yang demikian (kembali pulang bila salam minta izin tiga kali tidak dijawab) ". Maka dia berkata: "Berikanlah kepadaku alasan yang jelas tentang masalah ini". Maka Abu Musa pergi menemui majelis Kaum Anshar lalu dia bertanya kepada mereka. Kaum Anshar berkata: "Tidak ada yang menjadi saksi (mengetahui) perkara ini kecuali anak kecil kami yaitu Abu Sa'id Al Khudriy". Maka Abu Musa berangkat bersama [Abu Sa'id Al Khudriy] menemui 'Umar, maka 'Umar berkata: "Kenapa aku bisa tidak tahu urusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Sungguh aku telah dilalaikan oleh hiruk pikik pasar". Maksudnya kegiatan berdagang
حدثنا محمد بن سلام، اخبرنا مخلد بن يزيد، اخبرنا ابن جريج، قال اخبرني عطاء، عن عبيد بن عمير، ان ابا موسى الاشعري، استاذن على عمر بن الخطاب رضى الله عنه فلم يوذن له، وكانه كان مشغولا فرجع ابو موسى، ففرغ عمر فقال الم اسمع صوت عبد الله بن قيس ايذنوا له قيل قد رجع. فدعاه. فقال كنا نومر بذلك. فقال تاتيني على ذلك بالبينة. فانطلق الى مجلس الانصار، فسالهم. فقالوا لا يشهد لك على هذا الا اصغرنا ابو سعيد الخدري. فذهب بابي سعيد الخدري. فقال عمر اخفي على من امر رسول الله صلى الله عليه وسلم الهاني الصفق بالاسواق. يعني الخروج الى تجارة
Dan berkata, [Al Laits] telah menceritakan kepada saya [Ja'far bin Rabi'ah] dari ['Abdurrahman bin Hurmuz] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa Beliau menceritakan tentang seorang dari Bani Isra'il yang pergi ke laut lalu menuunaikan hajatnya. Lalu dia menyebutkan hadits ini, telah menceritakan kepada saya ['Abdullah bin Shalih] berkata, telah menceritakan kepada saya [Al Laits] seperti hadits ini
وقال الليث حدثني جعفر بن ربيعة، عن عبد الرحمن بن هرمز، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه ذكر رجلا من بني اسراييل، خرج في البحر فقضى حاجته. وساق الحديث. حدثني عبد الله بن صالح قال حدثني الليث بهذا
Telah menceritakan kepada saya [Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada saya [Muhammad bin Fudhail] dari [Hushain] dari [Salim bin Abu Al Ja'di] dari [Jabir radliallahu 'anhu] berkata: "Ketika kami sedang shalat Jum'at bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba datang rambongan dagang. Maka orang-orang melirik (dan berhamburan pergi) kecuali hanya dua belas orang. Maka kemudian turunlah ayat ini (QS. Al Jumu'ah ayat 12) yang artinya.: ("Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, maka mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka meninggalkan kamu ketika kamu sedang berdiri menyampaikan berkhuthbah)
حدثني محمد، قال حدثني محمد بن فضيل، عن حصين، عن سالم بن ابي الجعد، عن جابر رضى الله عنه قال اقبلت عير، ونحن نصلي مع النبي صلى الله عليه وسلم الجمعة، فانفض الناس الا اثنى عشر رجلا، فنزلت هذه الاية {واذا راوا تجارة او لهوا انفضوا اليها وتركوك قايما}
Telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Wa'il] dari [Masruq] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang isteri menginfaqkan (bershadaqah) makanan keluarganya yang tujuannya bukan mencari kerusakan maka baginya pahala dari apa yang diinfaqkan itu dan begitu juga pahala bagi suaminya dari harta hasil usahanya itu. Dan begitu juga seorang penjaga gudang akan mendapatkan pahala tanpa dikurangi sedikitpun pahala masing-masingnya
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، حدثنا جرير، عن منصور، عن ابي وايل، عن مسروق، عن عايشة رضى الله عنها قالت قال النبي صلى الله عليه وسلم " اذا انفقت المراة من طعام بيتها، غير مفسدة، كان لها اجرها بما انفقت، ولزوجها بما كسب، وللخازن مثل ذلك، لا ينقص بعضهم اجر بعض شييا
Telah menceritakan kepada saya [Yahya bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami ['Abdur Razzaq] dari [Ma'mar] dari [Hammam] berkata, aku mendengar [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang isteri menginfaqkan (bershadaqah) harta hasil usaha suaminya tanpa perintah suaminya maka bagi suaminya separuh pahalanya
حدثني يحيى بن جعفر، حدثنا عبد الرزاق، عن معمر، عن همام، قال سمعت ابا هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اذا انفقت المراة من كسب زوجها عن غير امره، فله نصف اجره