Loading...

Loading...
Kitab
51 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Ditanyakan kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, amalan apa yang bisa menyamai jihad?" beliau menjawab: "Kalian tidak akan mampu." Mereka lalu mengulangi pertanyaan tersebut hingga dua atau tiga kali. Dan setiap itu pula beliau menjawab: "Kalian tidak akan mampu." Dan pada kali ketiganya beliau bersabda: "Permisalan seorang mujahid di jalan Allah seperti seorang yang berdiri shalat dan puasa, ia tidak pernah berhenti dari shalat dan puasanya hingga orang yang berjihad di jalan Allah kembali dari medan perang." Ia berkata, "Dalam bab ini juga ada hadits dari Asy Syifa', Abdullah bin Hubsyi, Abu Musa, Abu Sa'id, Ummu Malik Al Bahziyah dan Anas. Dan hadits ini derajatnya hasan shahih. Hadits ini telah diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan banyak jalur
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا ابو عوانة، عن سهيل بن ابي صالح، عن ابيه، عن ابي هريرة، قال قيل يا رسول الله ما يعدل الجهاد قال " لا تستطيعونه " . فردوا عليه مرتين او ثلاثا كل ذلك يقول " لا تستطيعونه " . فقال في الثالثة " مثل المجاهد في سبيل الله مثل القايم الصايم الذي لا يفتر من صلاة ولا صيام حتى يرجع المجاهد في سبيل الله " . قال ابو عيسى وفي الباب عن الشفاء وعبد الله بن حبشي وابي موسى وابي سعيد وام مالك البهزية وانس بن مالك . وهذا حديث حسن صحيح وقد روي من غير وجه عن ابي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Bazi'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir bin Sulaiman] berkata, telah menceritakan kepadaku [Marzuq Abu Bakr] dari [Qatadah] dari [Anas] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Azza Wa Jalla berfirman: "Orang yang berjihad fi sabilillah menjadi tanggungan-Ku, jika Aku pengang (cabut) ruhnya maka akan Aku masukkan ke dalam surga, dan jika Aku kembalikan maka Aku kembalikan ia dengan membawa pahala dan ghanimah." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya shahih gharib dari jalur periwayatan ini
حدثنا محمد بن عبد الله بن بزيع، حدثنا المعتمر بن سليمان، حدثني مرزوق ابو بكر، عن قتادة، عن انس بن مالك، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يعني " يقول الله عز وجل المجاهد في سبيل الله هو على ضامن ان قبضته اورثته الجنة وان رجعته رجعته باجر او غنيمة " . قال هو صحيح غريب من هذا الوجه
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abdullah Ibnul Mubarak] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Haiwah bin Syuraih] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Hani Al Khaulani] bahwa [Amru bin Malik Al Janbi] telah mendengar [Fadhalah bin Ubaid] menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap mayit ditutup berdasarkan amalnya kecuali orang yang mati saat berjaga di jalan Allah, maka amalnya akan tetap berkembang hingga hari kiamat, dan ia akan aman dari fitnah Dajjal." Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mujahid adalah orang yang bisa melawan dirinya sendiri." Abu Isa berkata, "Dalam bab ini juga ada hadits dari Uqbah bin Amir dan Jabir. Dan hadits Fadhalah ini derajatnya hasan shahih
حدثنا احمد بن محمد، اخبرنا عبد الله بن المبارك، اخبرنا حيوة بن شريح، قال اخبرني ابو هاني الخولاني، ان عمرو بن مالك الجنبي، اخبره انه، سمع فضالة بن عبيد، يحدث عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال " كل ميت يختم على عمله الا الذي مات مرابطا في سبيل الله فانه ينمى له عمله الى يوم القيامة ويامن من فتنة القبر " . وسمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " المجاهد من جاهد نفسه " . قال ابو عيسى وفي الباب عن عقبة بن عامر وجابر . وحديث فضالة بن عبيد حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abul Aswad] dari [Urwah bin Az Zubair] dan [Sulaiman bin Yasar] bahwa keduanya telah menceritakan kepadanya (Abul Aswad) dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama tujuh puluh musim." Salah seorang dari keduanya meriwayatkan dengan lafadz, 'Tujuh puluh', sementara yang lain dengan lafadz, 'empat puluh'." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur periwayatan ini. Dan Abul Aswad nama aslinya adalah Muhammad bin 'Abdurrahman bin Naufal Al Asadi? orang Madinah. Dan dalam bab ini juga ada hadits dari Abu Sa'id, Anas, Uqbah bin Amir dan Abu Umamah
حدثنا قتيبة، حدثنا ابن لهيعة، عن ابي الاسود، عن عروة بن الزبير، وسليمان بن يسار، انهما حدثاه عن ابي هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " من صام يوما في سبيل الله زحزحه الله عن النار سبعين خريفا " . احدهما يقول سبعين والاخر يقول اربعين . قال ابو عيسى هذا حديث غريب من هذا الوجه . وابو الاسود اسمه محمد بن عبد الرحمن بن نوفل الاسدي المدني . قال ابو عيسى وفي الباب عن ابي سعيد وانس وعقبة بن عامر وابي امامة
Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin 'Abdurrahman Al Makhzumi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Walid Al Adani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan Ats Tsauri] ia berkata; dan Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Sufyan] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [An Nu'man bin Abu Ayyasy Az Zuraqi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, kecuali puasa satu hari itu akan menjauhkannya dari api neraka selama tujuh puluh musim (tahun)." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih
حدثنا سعيد بن عبد الرحمن المخزومي، حدثنا عبد الله بن الوليد العدني، حدثنا سفيان الثوري، قال وحدثنا محمود بن غيلان، حدثنا عبيد الله بن موسى، عن سفيان، عن سهيل بن ابي صالح، عن النعمان بن ابي عياش الزرقي، عن ابي سعيد الخدري، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لا يصوم عبد يوما في سبيل الله الا باعد ذلك اليوم النار عن وجهه سبعين خريفا " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Ziyad bin Ayyub] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Al Walid bin Jamil] dari [Al Qasim Abu 'Abdurrahman] dari [Abu Umamah Al Bahili] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjadikan antara dirinya dengan neraka sebuah parit sejauh langit dan bumi." Hadits ini derajatnya hasan gharib, dari hadits Abu Umamah
حدثنا زياد بن ايوب، حدثنا يزيد بن هارون، اخبرنا الوليد بن جميل، عن القاسم ابي عبد الرحمن، عن ابي امامة الباهلي، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " من صام يوما في سبيل الله جعل الله بينه وبين النار خندقا كما بين السماء والارض " . هذا حديث غريب من حديث ابي امامة
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Ali Al Ju'fi] dari [Zaidah] dari [Ar Rukain bin Ar Rabi'] dari [Bapaknya] dari [Yusair bin Amilah] dari [Khuraim bin Fatik] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berinfak di jalan Allah maka akan dituliskan untuknya tujuh ratus lipat kebaikan." Abu Isa berkata, "Dalam bab ini juga ada hadits dari Abu Hurairah. Dan hadits ini derajatnya hasan, kami hanya mengetahuinya dari hadits Ar rukain bin Ar Rabi
حدثنا ابو كريب، حدثنا الحسين بن علي الجعفي، عن زايدة، عن الركين بن الربيع، عن ابيه، عن يسير بن عميلة، عن خريم بن فاتك، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من انفق نفقة في سبيل الله كتبت له بسبعماية ضعف " . قال ابو عيسى وفي الباب عن ابي هريرة . وهذا حديث حسن انما نعرفه من حديث الركين بن الربيع
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hubab] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Katsir Ibnul Harits] dari [Al Qasim bin 'Abdurrahman] dari [Adi bin Hatim Ath Tha`i] Bahwasanya ia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Sedekah apa yang paling utama?" beliau menjawab: "Memperbantukan seorang budak untuk jihad di jalan Allah, atau mendirikan kemah untuk berlindung seornag mujahid, atau memberikan seekor unta di jalan Allah." Abu Isa berkata, "Hadits ini telah diriwayatkan dari Mu'awiyah bin Shalih secara mursal." Dan Zaid masih dipertentangkan dalam beberapa sanadnya
حدثنا محمد بن رافع، حدثنا زيد بن حباب، حدثنا معاوية بن صالح، عن كثير بن الحارث، عن القاسم ابي عبد الرحمن، عن عدي بن حاتم الطايي، انه سال رسول الله صلى الله عليه وسلم اى الصدقة افضل قال " خدمة عبد في سبيل الله او ظل فسطاط او طروقة فحل في سبيل الله " . قال ابو عيسى وقد روي عن معاوية بن صالح هذا الحديث مرسلا وخولف زيد في بعض اسناده . قال وروى الوليد بن جميل هذا الحديث عن القاسم ابي عبد الرحمن عن ابي امامة عن النبي صلى الله عليه وسلم
Ia berkata; [Al Walid bin Jamil] menceritakan hadits ini dari [Al Qasim Abu 'Abdurrahman] dari [Abu Umamah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. seperti itu pula yang diceritakan oleh [Ziyad bin Ayyub] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Al Walid bin Jamil] dari [Al Qasim Abu 'Abdurrahman] dari [Abu Umamah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sedekah yang paling utama adalah mendirikan kemah, memperbantukan seorang budak dan memberikan unta di jalan Allah." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib, dan menurutku hadits ini lebih shahih dari hadits Mu'awiyah bin Shalih
حدثنا بذلك، زياد بن ايوب حدثنا يزيد بن هارون، اخبرنا الوليد بن جميل، عن القاسم ابي عبد الرحمن، عن ابي امامة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " افضل الصدقات ظل فسطاط في سبيل الله ومنيحة خادم في سبيل الله او طروقة فحل في سبيل الله " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح غريب وهو اصح عندي من حديث معاوية بن صالح
Telah menceritakan kepada kami [Abu Zakariya Yahya bin Durusta Al Bashri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Busr bin Sa'id] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa menyediakan bekal kepada seorang mujahid di jalan Allah maka ia telah berjihad. Dan barangsiapa menanggung keluarga orang yang berjihad, maka ia telah berjihad." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih, hadits ini juga telah diriwayatkan dari selain jalur ini
حدثنا ابو زكريا، يحيى بن درست البصري حدثنا ابو اسماعيل، حدثنا يحيى بن ابي كثير، عن ابي سلمة، عن بسر بن سعيد، عن زيد بن خالد الجهني، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " من جهز غازيا في سبيل الله فقد غزا ومن خلف غازيا في اهله فقد غزا " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح وقد روي من غير هذا الوجه
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Atha] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberi bekal seorang mujahid di jalan Allah, atau menanggung keluarga yang ditinggalkannya, maka ia telah berjihad." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Abu Sulaiman] dari [Atha] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, seperti hadits tersebut
حدثنا ابن ابي عمر، حدثنا سفيان بن عيينة، عن ابن ابي ليلى، عن عطاء، عن زيد بن خالد الجهني، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من جهز غازيا في سبيل الله او خلفه في اهله فقد غزا " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا يحيى بن سعيد، حدثنا عبد الملك بن ابي سليمان، عن عطاء، عن زيد بن خالد الجهني، عن النبي صلى الله عليه وسلم نحوه
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا يحيى بن سعيد، حدثنا عبد الملك بن ابي سليمان، عن عطاء، عن زيد بن خالد الجهني، عن النبي صلى الله عليه وسلم نحوه
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin Mahdi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Harb bin Syaddad] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Busr bin Sa'id] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberi bekal kepada seorang mujahid di jalan Allah, maka ia telah berjihad. Dan barangsiapa menanggung keluarga seorang mujahid maka ia telah berjihad." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا عبد الرحمن بن مهدي، حدثنا حرب بن شداد، عن يحيى بن ابي كثير، عن ابي سلمة، عن بسر بن سعيد، عن زيد بن خالد الجهني، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من جهز غازيا في سبيل الله فقد غزا ومن خلف غازيا في اهله فقد غزا " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ammar Al Husain bin Huraits] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Yazid bin Abu Maryam] ia berkata, " [Abayah bin Rifa'ah] menjumpaiku saat aku sedang berjalan menuju shalat jum'at, ia lalu berkata, "Berbahagialah engkau, sebab langkah kakimu ini termasuk fi sabilillah. Aku mendengar [Abu Abas] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, maka keduanya diharamkan untuk masuk neraka." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan gharib shahih. Abu Abs nama aslinya adalah 'Abdurrahman bin Jabr. Dan dalam bab ini juga ada hadits dari Abu Bakar dan seorang laki-laki sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Abu Isa berkata, "Yazid bin Abu Maryam adalah seorang yang berasal dari Syam, Al Walid bin Muslim, Yahya bin Hamzah dan beberapa orang dari penduduk Syam telah meriwayatkan darinya. Sementara Buraid bin Maryam adalah seorang yang berasal dari Kufah, bapaknya merupakan sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Nama asli (Buraid) adalah Malik bin Rabi'ah. Buraid bin Abu Maryam mendengar dari Anas bin Malik. Abu Ishaq Al Hamdani, Atha bin As Sa`ib, Yunus bin Abu Ishaq dan Syu'bah telah meriwayatkan beberapa hadits darinya
حدثنا ابو عمار الحسين بن حريث، حدثنا الوليد بن مسلم، عن يزيد بن ابي مريم، قال لحقني عباية بن رفاعة بن رافع وانا ماش، الى الجمعة فقال ابشر فان خطاك هذه في سبيل الله سمعت ابا عبس يقول قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من اغبرت قدماه في سبيل الله فهما حرام على النار " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن غريب صحيح . وابو عبس اسمه عبد الرحمن بن جبر . وفي الباب عن ابي بكر ورجل من اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم . قال ابو عيسى يزيد بن ابي مريم هو رجل شامي روى عنه الوليد بن مسلم ويحيى بن حمزة وغير واحد من اهل الشام وبريد بن ابي مريم كوفي ابوه من اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم واسمه مالك بن ربيعة وبريد بن ابي مريم سمع من انس بن مالك وروى عن بريد بن ابي مريم ابو اسحاق الهمداني وعطاء بن السايب ويونس بن ابي اسحاق وشعبة احاديث
Telah menceritakan kepada kami [Hannad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnul Mubarak] dari ['Abdurrahman bin Abdullah Al Mas'udi] dari [Muhammad bin 'Abdurrahman] dari [Isa bin Thalhah] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan masuk ke dalam neraka seorang laki-laki yang menangis karena takut kepada Allah hingga susu kembali ke dalam kantungnya. Dan tidak akan berkumpul menjadi satu debu di jalan Allah dengan asap api neraka." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih, dan Muhammad bin 'Abdurrahman adalah mantan budak (yang telah dimerdekakan oleh) Abu Thalhah, yang berasal dari madinah
حدثنا هناد، حدثنا ابن المبارك، عن عبد الرحمن بن عبد الله المسعودي، عن محمد بن عبد الرحمن، عن عيسى بن طلحة، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لا يلج النار رجل بكى من خشية الله حتى يعود اللبن في الضرع ولا يجتمع غبار في سبيل الله ودخان جهنم " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح . ومحمد بن عبد الرحمن هو مولى ابي طلحة مدني
Telah menceritakan kepada kami [Hannad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Amru bin Murrah] dari [Salim bin Abul Ja'd] bahwa [Syurahbil bin As Samth] berkata, "Wahai [Ka'b bin Murrah], ceritakanlah kepadaku sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan hati-hatilah (jangan menambah atau menguranginya)." Ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa tumbuh satu uban dalam Islam, maka uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat." Abu Isa berkata, "Dalam bab ini juga ada hadits dari Fadhalah bin Ubaid dan Abdullah bin Amru. Dan hadits Ka'b bin Murrah derajatnya adalah hasan. Demikianlah Al A'masy meriwayatkan dari Amru bin Murrah. Hadits ini juga diriwayatkan dari [Manshur], dari [Salim bin Abul Ja'd]. Lalu ia memasukkan satu nama antara dia dengan Ka'b bin Murrah. Yaitu [seorang laki-laki] yang dipanggil dengan nama Ka'b bin Murrah, atau Murrah bin Ka'b Al Bahzi. Tetapi yang lebih masyhur di kalangan sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah Murrah bin Ka'b Al Bahzi. Ia telah meriwayatkan beberapa hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا هناد، حدثنا ابو معاوية، عن الاعمش، عن عمرو بن مرة، عن سالم بن ابي الجعد، ان شرحبيل بن السمط، قال يا كعب بن مرة حدثنا عن رسول الله صلى الله عليه وسلم واحذر . قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " من شاب شيبة في الاسلام كانت له نورا يوم القيامة " . قال ابو عيسى وفي الباب عن فضالة بن عبيد وعبد الله بن عمرو . وحديث كعب بن مرة حديث حسن . هكذا رواه الاعمش عن عمرو بن مرة وقد روي هذا الحديث عن منصور عن سالم بن ابي الجعد وادخل بينه وبين كعب بن مرة في الاسناد رجلا . ويقال كعب بن مرة ويقال مرة بن كعب البهزي والمعروف من اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم مرة بن كعب البهزي وقد روى عن النبي صلى الله عليه وسلم احاديث
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur Al Marwazi] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Haiwah bin Syuraih Al Himshi] dari [Baqiyah] dari [bahir bin Sa'd] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Katsir bin Murrah] dari [Amru bin Abasah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa tumbuh satu bulu uban di jalan Allah, maka bulu uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib, dan Haiwah bin Syuraih adalah Ibnu Yazid Al Himshi
حدثنا اسحاق بن منصور المروزي، اخبرنا حيوة بن شريح الحمصي، عن بقية، عن بحير بن سعد، عن خالد بن معدان، عن كثير بن مرة، عن عمرو بن عبسة، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " من شاب شيبة في سبيل الله كانت له نورا يوم القيامة " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح غريب . وحيوة بن شريح ابن يزيد الحمصي
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada ubun-ubun kuda tertulis kebaikan hingga hari kiamat. Dan kuda ada tiga; kuda yang menjadi pahala bagi seorang laki-laki, kuda yang akan menjadi satir bagi seorang laki-laki dan kuda yang akan menjadi dosa bagi seorang laki-laki. Adapun kuda yang bisa menjadi pahala adalah kuda yang digunakan untuk jihad di jalan Allah, maka ia mempersiapkan kuda tersebut akan menjadi pahala baginya. Tidak ada sesuatu yang masuk ke dalam perutnya kecuali Allah akan menuliskan pahala kepadanya." Dan dalam redaksi hadits tersebut terdapat kisah. Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih. [Malik bin Anas] telah meriwayatkan hadits ini dari [Zaid bin Aslam], dari [Abu Shalih], dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا قتيبة، حدثنا عبد العزيز بن محمد، عن سهيل بن ابي صالح، عن ابيه، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " الخيل معقود في نواصيها الخير الى يوم القيامة الخيل لثلاثة هي لرجل اجر وهي لرجل ستر وهي على رجل وزر فاما الذي له اجر فالذي يتخذها في سبيل الله فيعدها له هي له اجر لا يغيب في بطونها شيء الا كتب الله له اجرا " . وفي الحديث قصة . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح . وقد روى مالك بن انس عن زيد بن اسلم عن ابي صالح عن ابي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم نحو هذا
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Abdullah bin 'Abdurrahman bin Abu Husain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya hanya dengan satu anak panah, Allah akan memasukkan tiga orang ke dalam surga; orang yang membuatnya dengan niat untuk suatu kebaikan; orang yang melemparkannya dan orang yang mempersiapkannya." Kemudian beliau bersabda: "(gemarlah berlatih) melempar dan berkendara. Sungguh, kalian melempar lebih aku sukai dari pada kalian berkendaraan. Setiap permainan yang dilakukan oleh seorang laki-laki muslim adalah batil kecuali latihan dia melempar anak panah dengan busurnya, atau pengajarannya terhadap kuda tunggangannya, atau senda guraunya dengan isterinya, karena sesungguhnya itu semua termasuk kebenaran." Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hisyam Ad Dastuwa`i] dari [Yahya bin Abu Katisr] dari [Abu Sallam] dari [Abdullah bin Al Azraq] dari [Uqbah bin Amir Al Juhani] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, seperti dalam hadits tersebut. Abu Isa berkata, "Dalam bab ini juga ada hadits dari Ka'b bin Murrah dan Amru bin Abasah bin Amru. Dan hadits ini derajatnya hasan shahih
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dari [Bapaknya] dari [Qatadah] dari [Salim bin Abul Ja'd] dari [Ma'dan bin Abu Thalhah] dari [Abu Najih As Sulami? radliallahu 'anhu] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa melempar panah di jalan Allah, maka ia mendapatkan kebaikan seperti memerdekakan seorang budak." Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih. Abu Najih nama aslinya adalah Amru bin Absah As Sulami, sementara Abdullah Al Azraq nama aslinya adalah Abdullah bin Zaid
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا معاذ بن هشام، عن ابيه، عن قتادة، عن سالم بن ابي الجعد، عن معدان بن ابي طلحة، عن ابي نجيح السلمي، رضى الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " من رمى بسهم في سبيل الله فهو له عدل محرر " . قال ابو عيسى هذا حديث صحيح . وابو نجيح هو عمرو بن عبسة السلمي وعبد الله بن الازرق هو عبد الله بن زيد