Loading...

Loading...
Kitab
502 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ya'la bin Atha] dari [Abu Hammam Abdullah bin Yasar] bahwa [Abu 'Abdurrahman Al Fihri] berkata, "Aku pernah mengikuti perang Hunanin bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu kami berjalan di hari yang sangat panas. Kemudian kami singgah di bawah pohon yang ridang, saat matahari telah condong ke arah barat aku segera mengenakan peralatan perangku dan naik ke atas kuda. Setelah itu aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di dalam kemahnya. Aku katakan kepada beliau, "Wahai Rasulullah, Assalamu Alaika wa rahmatullahi wa Barakatuh. Sesungguhnya waktu berangkat telah tiba." Beliau menjawab, "Benar." Setelah itu beliau berkata kepada Bilal: "Wahai Bilal, segeralah bangun." Maka Bilal pun bangun dari bawah pohon Samurah, seakan-akan bayangannya seperti bayangan burung. Bilal menjawab, "Aku penuhi panggilanmu dengan senang hati, dan aku sebagai tebusanmu." Rasulullah kemudian bersabda: "Pasanglah pelana kudaku." Bilal lalu mengeluarkan mngeluarkan pelana yang terbuat dari tumpukan rerumputan yang tidak ada bekas keburukan dan kesombongan. Beliau kemudian menaiki tungganyanya dan kami mengikutinya…. lalu ia menyebutkan hadits selengkapnya." Abu Dawud berkata, "Abu 'Abdurrahman Al Fihri tidak mempunyai hadits kecuali hanya ini, dan ini adalah hadits yang bagus; diriwayatkan oleh Hammad bin Salamah
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا حماد، اخبرنا يعلى بن عطاء، عن ابي همام عبد الله بن يسار، ان ابا عبد الرحمن الفهري، قال شهدت مع رسول الله صلى الله عليه وسلم حنينا فسرنا في يوم قايظ شديد الحر فنزلنا تحت ظل الشجرة فلما زالت الشمس لبست لامتي وركبت فرسي فاتيت رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو في فسطاطه فقلت السلام عليك يا رسول الله ورحمة الله وبركاته قد حان الرواح فقال " اجل " . ثم قال " يا بلال قم " . فثار من تحت سمرة كان ظله ظل طاير فقال لبيك وسعديك وانا فداوك . فقال " اسرج لي الفرس " . فاخرج سرجا دفتاه من ليف ليس فيه اشر ولا بطر فركب وركبنا . وساق الحديث . قال ابو داود ابو عبد الرحمن الفهري ليس له الا هذا الحديث وهو حديث نبيل جاء به حماد بن سلمة
Telah menceritakan kepada kami [Isa bin Ibrahim Al Biraki] dan aku mendengarnya dari Abul Walid Ath Thayalisi -dan untuk hadits Isa aku lebih hafal- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul Qahir bin As Sari] -maksudnya Abdul Qahir bin As Sari As Sulami- berkata' telah menceritakan kepada kami [Ibnu Kinanah bin Abbas bin Mirdas] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tertawa, lalu Abu Bakar atau Umar berkata kepada beliau, "Semoga Allah melanggengkan kebahagiaanmu." Kemudian disebutkan hadits secara lengkap
حدثنا عيسى بن ابراهيم البركي، وسمعته من ابي الوليد الطيالسي، وانا لحديث، عيسى اضبط قال حدثنا عبد القاهر بن السري، - يعني السلمي - حدثنا ابن كنانة بن عباس بن مرداس، عن ابيه، عن جده، قال ضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال له ابو بكر او عمر اضحك الله سنك . وساق الحديث
حدثنا مسدد بن مسرهد، حدثنا حفص، عن الاعمش، عن ابي السفر، عن عبد الله بن عمرو، قال مر بي رسول الله صلى الله عليه وسلم وانا اطين حايطا لي انا وامي فقال " ما هذا يا عبد الله " . فقلت يا رسول الله شىء اصلحه فقال " الامر اسرع من ذاك
حدثنا مسدد بن مسرهد، حدثنا حفص، عن الاعمش، عن ابي السفر، عن عبد الله بن عمرو، قال مر بي رسول الله صلى الله عليه وسلم وانا اطين حايطا لي انا وامي فقال " ما هذا يا عبد الله " . فقلت يا رسول الله شىء اصلحه فقال " الامر اسرع من ذاك
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad bin Musarhad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hafsh] dari [Al A'masy] dari [Abu As Safar] dari [Abdullah bin Amru] ia berkata, "Ketika aku dan ibuku membangun tembok milikku, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati kami. Beliau lalu bertanya: "Wahai Abdullah, apa ini?" Aku menjawab, "Sesuatu yang sedang aku perbaiki." Beliau bersabda: "Kematian lebih cepat datang dari rusaknya banguan itu." Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] dan [Hannad] secara makna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dengan sanadnya ini ia menyebutkan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati kami saat kami sedang memperbaiki gubuk milik kami yang sedang rusak. Beliau bertanya: "Apa ini?" Kami menjawab, "Gubuk kami rusak, dan kami sedang memperbaikinya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Aku tidak melihat kecuali kematian itu datangnya lebih cepat dari (rusaknya) gubuk itu
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، وهناد، - المعنى - قالا حدثنا ابو معاوية، عن الاعمش، باسناده بهذا قال مر على رسول الله صلى الله عليه وسلم ونحن نعالج خصا لنا وهى فقال " ما هذا " . فقلنا خص لنا وهى فنحن نصلحه . فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما ارى الامر الا اعجل من ذلك
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zuhair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Hakim] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Ibrahim bin Muhammad bin Hathib Al Qurasyi] dari [Abu Thalhah Al Asadi] dari [Anas bin Malik] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar rumah, lalu beliau melihat bangunan yang tinggi. Beliau lalu bertanya: "Apa ini?" para sahabat menjawab, "Ini adalah bangunan milik si fulan, seorang laki-laki Anshar." Anas berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diam dan hanya memendam dalam hatinya, hingga ketika pemilik bangunan itu datang dan memberi salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di depan orang-orang beliau berpaling darinya. Beliau melakukan hal itu berulang-ulang hingga laki-laki paham bahwa Rasulullah sedang marah dan menghindar darinya. Maka laki-laki itu pun mengeluh kepada para sahabat Rasulullah. Laki-laki itu berkata, "Demi Allah, aku telah mengingkari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Para sahabat berkata, "Rasulullah keluar dan melihat bangunan milikmu." Anas berkata, "Lalu laki-laki pulang dan menghancurkan rumahnya hingga rata dengan tanah. Ketika suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dan melihat bangunan tersebut telah hilang, beliau pun bertanya: "Apa yang terjadi dengan bangunan tersebut?" para sahabat menjawab, "Pemilik banguan itu pernah mengeluh kepada kami tentang berpalingnya baginda kepadanya, maka kami pun mengabarkan kepadanya. Lalu ia pulang dan menghancurkan rumah miliknya. Rasulullah bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya setiap bangunan itu akan membawa bencana bagi pemiliknya, kecuali yang tidak, kecuali yang tidak." Maksudnya sesuatu yang memang dibutuhkan
حدثنا احمد بن يونس، حدثنا زهير، حدثنا عثمان بن حكيم، قال اخبرني ابراهيم بن محمد بن حاطب القرشي، عن ابي طلحة الاسدي، عن انس بن مالك، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم خرج فراى قبة مشرفة فقال " ما هذه " . قال له اصحابه هذه لفلان - رجل من الانصار - . قال فسكت وحملها في نفسه حتى اذا جاء صاحبها رسول الله صلى الله عليه وسلم يسلم عليه في الناس اعرض عنه صنع ذلك مرارا حتى عرف الرجل الغضب فيه والاعراض عنه فشكا ذلك الى اصحابه فقال والله اني لانكر رسول الله صلى الله عليه وسلم . قالوا خرج فراى قبتك . قال فرجع الرجل الى قبته فهدمها حتى سواها بالارض فخرج رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم فلم يرها قال " ما فعلت القبة " . قالوا شكا الينا صاحبها اعراضك عنه فاخبرناه فهدمها فقال " اما ان كل بناء وبال على صاحبه الا ما لا الا ما لا " . يعني ما لا بد منه
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahim bin Mutharrif Ar Ruasi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isa] dari [Isma'il] dari [Qais] dari [Dukain bin Sa'id Al Muzanni] ia berkata, "Kami datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan dan meminta makanan, beliau lalu berkata kepada Umar: "Wahai Umar, pergi dan berikanlah makanan kepada mereka." Umar lalu pergi bersama kami ke atas dan mengambil kunci dari dalam kamar beliau, lalu ia membuka
حدثنا عبد الرحيم بن مطرف الرواسي، حدثنا عيسى، عن اسماعيل، عن قيس، عن دكين بن سعيد المزني، قال اتينا النبي صلى الله عليه وسلم فسالناه الطعام فقال " يا عمر اذهب فاعطهم " . فارتقى بنا الى علية فاخذ المفتاح من حجزته ففتح
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Usamah] dari [Ibnu Juraij] dari [Utsman bin Abu Sulaiman] dari [Sa'id bin Muhammad bin Jubair bin Muth'im] dari [Abdullah bin Hubsyi] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menebang pohon bidara maka Allah akan membenamkan kepalanya dalam api neraka." Abu Dawud pernah ditanya tentang hadits tersebut, lalu ia menjawab, "Secara ringkas, makna hadits ini adalah bahwa barangsiapa menebang pohon bidara di padang bidara dengan sia-sia dan zhalim; padahal itu adalah tempat untuk berteduh para musafir dan hewan-hewan ternak, maka Allah akan membenamkan kepalanya di neraka." Telah menceritakan kepada kami [Makhlad bin Khalid] dan [Salamah] -maksudnya Salamah bin Syabib- keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Utsman bin Abu Sulaiman] dari [seorang laki-laki penduduk Tsaqif] dari [Urwah bin Az Zubair] dan ia memarfu'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits tersebut
حدثنا نصر بن علي، اخبرنا ابو اسامة، عن ابن جريج، عن عثمان بن ابي سليمان، عن سعيد بن محمد بن جبير بن مطعم، عن عبد الله بن حبشي، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من قطع سدرة صوب الله راسه في النار " . سيل ابو داود عن معنى هذا الحديث فقال هذا الحديث مختصر يعني من قطع سدرة في فلاة يستظل بها ابن السبيل والبهايم عبثا وظلما بغير حق يكون له فيها صوب الله راسه في النار
حدثنا مخلد بن خالد، وسلمة، - يعني ابن شبيب - قالا حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، عن عثمان بن ابي سليمان، عن رجل، من ثقيف عن عروة بن الزبير، يرفع الحديث الى النبي صلى الله عليه وسلم نحوه
حدثنا مخلد بن خالد، وسلمة، - يعني ابن شبيب - قالا حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، عن عثمان بن ابي سليمان، عن رجل، من ثقيف عن عروة بن الزبير، يرفع الحديث الى النبي صلى الله عليه وسلم نحوه
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Umar bin Maisarah] dan [Humaid bin Mas'adah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hassan bin Ibrahim] ia berkata, "Aku bertanya kepada [Hisyam bin Urwah] tentang menebang pohon bidara, saat itu ia sedang bersandar pada kayu milik Urwah, Hisyam lalu menjawab, "Apa pendapatmu dengan pintu-pintu dan mashari' (daun pintu) ini, ia terbuat dari kayu bidara milik Urwah. Urwah memotongnya dari kebun miliknya." [Urwah] berkata, "Itu tidak apa-apa." -Humaid menambahkan- Hisyam bin Urwah lalu berkata (kepada Hassan bin Ibrahim), "Wahai orang Irak, itu (memotong pohon bidara tidak boleh) hanyalah bid'ah yang kamu bawa kepadaku." Hassan berkata, "Aku lalu berkata, "Hanyasanya bid'ah itu datang dari kalian (wahai Hisyam), di Makkah aku mendengar seseorang mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat orang yang memotong pohon bidara…. kemudian hadits tersebut disebutkan secara makna dengan lengkap
حدثنا عبيد الله بن عمر بن ميسرة، وحميد بن مسعدة، قالا حدثنا حسان بن ابراهيم، قال سالت هشام بن عروة عن قطع السدر، وهو مستند الى قصر عروة فقال اترى هذه الابواب والمصاريع انما هي من سدر عروة كان عروة يقطعه من ارضه وقال لا باس به . زاد حميد فقال هي يا عراقي جيتني ببدعة قال قلت انما البدعة من قبلكم سمعت من يقول بمكة لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم من قطع السدر . ثم ساق معناه
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad Al Marwazi] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ali bin Husain] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bapakku] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Buridah] ia berkata, "Aku mendengar [Abu Buraidah] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada diri manusia itu terdapat tiga ratus enam puluh persendian, maka hendaklah ia memberi sedekah untuk setiap persendiannya tersebut." Para sahabat berkata, "Wahai Nabi Allah, siapa yang akan mampu melakukannya!" beliau bersabda: "Mengubur ludah dalam masjid atau sesuatu yang engkau buang dari jalan (adalah sedekah), jika tidak mendapatinya maka dua rakaat dhuha sudah cukup bagimu
حدثنا احمد بن محمد المروزي، قال حدثني علي بن حسين، حدثني ابي قال، حدثني عبد الله بن بريدة، قال سمعت ابي بريدة، يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " في الانسان ثلاثماية وستون مفصلا فعليه ان يتصدق عن كل مفصل منه بصدقة " . قالوا ومن يطيق ذلك يا نبي الله قال " النخاعة في المسجد تدفنها والشىء تنحيه عن الطريق فان لم تجد فركعتا الضحى تجزيك
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid]. (Dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] dari [Abbad bin Abbad] -ini adalah lafadz darinya, dan ini lebih lengkap- dari [Washil] dari [Yahya bin Uqail] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Abu Dzar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap hari setiap persendian anak Adam harus disedekahi, salam yang diberikan kepada orang yang dijumpainya adalah sedekah, setiap perintahnya kepada kebaikan adalah sedekah, setiap larangannya dari yang munkar adalah sedekah, membuang hal yang mengganggu jalan adalah sedekah, dan persetubuhannya dengan isteri adalah sedekah." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, mendatangi isteri dengan syahwat juga dihitung sebagai sedekah!" beliau menjawab: "Apa pendapatmu jika itu ia lakukan kepada yang bukan haknya, apakah ia berdosa?" Beliau lalu bersabda lagi: "Dan itu semua bisa diganti dengan dua rakaat dhuha." Abu Dawud berkata, "Hammad tidak menyebutkan memerintahkan dan melarang (amar ma'ruf)." Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Baqiyyah] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Khalid] dari [Washil] dari [Yahya bin Uqail] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Abul Aswad Ad Dili] dari [Abu Dzar] dengan hadits yang sama. Dan ia menyebutkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada bagian tengahnya (hadits)
حدثنا مسدد، حدثنا حماد بن زيد، ح وحدثنا احمد بن منيع، عن عباد بن عباد، - وهذا لفظه وهو اتم - عن واصل، عن يحيى بن عقيل، عن يحيى بن يعمر، عن ابي ذر، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " يصبح على كل سلامى من ابن ادم صدقة تسليمه على من لقي صدقة وامره بالمعروف صدقة ونهيه عن المنكر صدقة واماطته الاذى عن الطريق صدقة وبضعته اهله صدقة " . قالوا يا رسول الله ياتي شهوته وتكون له صدقة قال " ارايت لو وضعها في غير حقها اكان ياثم " . قال " ويجزي من ذلك كله ركعتان من الضحى " . قال ابو داود لم يذكر حماد الامر والنهى
حدثنا وهب بن بقية، اخبرنا خالد، عن واصل، عن يحيى بن عقيل، عن يحيى بن يعمر، عن ابي الاسود الديلي، عن ابي ذر، بهذا الحديث وذكر النبي صلى الله عليه وسلم في وسطه
حدثنا وهب بن بقية، اخبرنا خالد، عن واصل، عن يحيى بن عقيل، عن يحيى بن يعمر، عن ابي الاسود الديلي، عن ابي ذر، بهذا الحديث وذكر النبي صلى الله عليه وسلم في وسطه
Telah menceritakan kepada kami [Isa bin Hammad] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Al Laits] dari [Muhammad bin Ajlan] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seorang laki-laki lelaki yang mengambil dahan yang berduri di jalan -meskipun ia belum pernah beramal shalih sekaligus-, baik dahan tersebut berada di atas pohon lalu ia memotong dan membuangnya, atau dahan berduri tersebut ada di jalan lalu ia menyingkirkannya. Sehingga Allah berterima kasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga
حدثنا عيسى بن حماد، اخبرنا الليث، عن محمد بن عجلان، عن زيد بن اسلم، عن ابي صالح، عن ابي هريرة، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال " نزع رجل لم يعمل خيرا قط غصن شوك عن الطريق اما كان في شجرة فقطعه والقاه واما كان موضوعا فاماطه فشكر الله له بها فادخله الجنة
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad bin Hanbal] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Bapaknya] secara riwayat, sekali waktu ia mengatakan bahwa hadits ini sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jangan kalian biarkan api menyala di rumah kalian saat kalian tidur
حدثنا احمد بن محمد بن حنبل، حدثنا سفيان، عن الزهري، عن سالم، عن ابيه، رواية وقال مرة يبلغ به النبي صلى الله عليه وسلم " لا تتركوا النار في بيوتكم حين تنامون
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin 'Abdurrahman At Tammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Amru bin Thalhah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Asbath] dari [Simak] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Seekor tikus datang dan menarik sumbu lampu, tikus itu menariknya dan melemparnya ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu di atas tikar kecil yang di duduki oleh beliau sehingga tikar tersebut terbakar sebesar uang dirham. Beliau lalu bersabda: "Jika salah seorang dari kalian hendak tidur, maka hendaklah ia matikan lampu-lampu kalian, sebab setan akan memberi petunjuk kepada (tikus) ini untuk melakukan (seperti) ini hingga membakar kalian
حدثنا سليمان بن عبد الرحمن التمار، حدثنا عمرو بن طلحة، حدثنا اسباط، عن سماك، عن عكرمة، عن ابن عباس، قال جاءت فارة فاخذت تجر الفتيلة فجاءت بها فالقتها بين يدى رسول الله صلى الله عليه وسلم على الخمرة التي كان قاعدا عليها فاحرقت منها مثل موضع الدرهم فقال " اذا نمتم فاطفيوا سرجكم فان الشيطان يدل مثل هذه على هذا فتحرقكم
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Ajlan] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kami tidak pernah berdamai dengan mereka (ular) semenjak kami memeranginya, barangsiapa meninggalkan sesuatu darinya karena takut dengannya, maka ia bukan dari golonganku
حدثنا اسحاق بن اسماعيل، حدثنا سفيان، عن ابن عجلان، عن ابيه، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما سالمناهن منذ حاربناهن ومن ترك شييا منهن خيفة فليس منا
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid bin Bayan As Sukari] dari [Ishaq bin Yusuf] dari [Syarik] dari [Abu Ishaq] dari [Al Qasim bin 'Abdurrahman] dari [Bapaknya] dari [Ibnu Mas'ud] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bunuhlah semua ular, barangsiapa siapa takut mengambil mereka sebagai musuh, maka ia bukan dari golonganku
حدثنا عبد الحميد بن بيان السكري، عن اسحاق بن يوسف، عن شريك، عن ابي اسحاق، عن القاسم بن عبد الرحمن، عن ابيه، عن ابن مسعود، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اقتلوا الحيات كلهن فمن خاف ثارهن فليس مني
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Musa bin Muslim] ia berkata, "Aku mendengar [Ikrimah] memarfu'kan hadits ini kepada [Ibnu Abbas], ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa takut membunuh ular karena balas dendamnya, maka ia bukan dari golongan kami. Sungguh, kami tidak pernah berdamai sejak kami memerangi mereka
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، حدثنا عبد الله بن نمير، حدثنا موسى بن مسلم، قال سمعت عكرمة، يرفع الحديث فيما ارى الى ابن عباس قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من ترك الحيات مخافة طلبهن فليس منا ما سالمناهن منذ حاربناهن
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Mu'awiyah] dari [Musa bin Ath Thahhan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin Sabith] dari [Al Abbas bin Abdul Muthallib] Bahwasanya ia pernah berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Sesungguhnya kami ingin membersihkan air zamzam, tetapi di dalamnya banyak terdapat ular kecil." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk membunuh ular-ular tersebut
حدثنا احمد بن منيع، حدثنا مروان بن معاوية، عن موسى الطحان، قال حدثنا عبد الرحمن بن سابط، عن العباس بن عبد المطلب، انه قال لرسول الله صلى الله عليه وسلم انا نريد ان نكنس زمزم وان فيها من هذه الجنان - يعني الحيات الصغار - فامر النبي صلى الله عليه وسلم بقتلهن
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bunuhlah semua ular; yang berbisa dan yang berekor pendek. Karena keduanya dapat membuat mata buta dan gugurnya kandungan." Ia (perawi) berkata, "Abdullah selalu membunuh ular yang ia dapati, hingga Abu Lubabah, atau Zaid Ibnul Khaththab pernah melihatnya mengejar-ngejar ular. Maka Abu Lubabah berkata, "Sesungguhnya di larang membunuh ular yang ada dalam rumah
حدثنا مسدد، حدثنا سفيان، عن الزهري، عن سالم، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " اقتلوا الحيات وذا الطفيتين والابتر فانهما يلتمسان البصر ويسقطان الحبل " . قال وكان عبد الله يقتل كل حية وجدها فابصره ابو لبابة او زيد بن الخطاب وهو يطارد حية فقال انه قد نهي عن ذوات البيوت