Loading...

Loading...
Kitab
502 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Makhlad bin Khalid Asy Syu'airi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Umar bin Yunus] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ikrimah] -maksudnya Ikrimah bin Ammar- ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ishaq] -maksudnya Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah- ia berkata; [Anas] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling baik akhlaknya. Suatu hari beliau mengutusku untuk suatu keperluan. Aku lalu berkata, "Demi Allah, aku tidak akan pergi." Padahal dalam hatiku aku ingin pergi melaksanakan perintah perintah Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian aku pergi hingga aku melewati anak-anak yang sedang bermain di pasar, namun tiba-tiba Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memagang kerah bajuku dari belakang sambil tertawa. Beliau bersabda: "Wahai Anas kecil, pergilah sebagaimana yang aku pesan tadi." Aku menjawab, "Baik, ya Rasulullah. Aku akan pergi." Anas berkata, "Demi Allah, aku telah membantu beliau selama tujuh atau sembilan tahun. Namun aku tidak pernah mendapati beliau mengomentari perbuatanku 'Kenapa kamu lakukan begini dan begini'. Atau sesuatu yang aku tinggalkan; 'Kenapa tidak kamu melakukan begini dan begini
حدثنا مخلد بن خالد الشعيري، حدثنا عمر بن يونس، حدثنا عكرمة، - يعني ابن عمار - قال حدثني اسحاق، - يعني ابن عبد الله بن ابي طلحة - قال قال انس كان رسول الله صلى الله عليه وسلم من احسن الناس خلقا فارسلني يوما لحاجة فقلت والله لا اذهب . وفي نفسي ان اذهب لما امرني به نبي الله صلى الله عليه وسلم . قال فخرجت حتى امر على صبيان وهم يلعبون في السوق فاذا رسول الله صلى الله عليه وسلم قابض بقفاى من ورايي فنظرت اليه وهو يضحك فقال " يا انيس اذهب حيث امرتك " . قلت نعم انا اذهب يا رسول الله . قال انس والله لقد خدمته سبع سنين او تسع سنين ما علمت قال لشىء صنعت لم فعلت كذا وكذا . ولا لشىء تركت هلا فعلت كذا وكذا
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] -maksudnya Sulaiman bin Mughirah- dari [Tsabit] dari [Anas] ia berkata, "Aku membantu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di Madinah selama sepuluh tahun. Aku hanyalah seorang anak kecil, tidak semua pelayanan yang aku berikan sesuai dengan hati sahabatku (Nabi shallallahu 'alaihi wasallam). Namun beliau tidak pernah mengatakan 'Hei..! ' Sama sekali kepadaku. Beliau juga tidak pernah mengatakan: "Kenapa kamu lakukan ini! atau 'Kenapa tidak kamu lakukan begini
حدثنا عبد الله بن مسلمة، حدثنا سليمان، - يعني ابن المغيرة - عن ثابت، عن انس، قال خدمت النبي صلى الله عليه وسلم عشر سنين بالمدينة وانا غلام ليس كل امري كما يشتهي صاحبي ان اكون عليه ما قال لي فيها اف قط وما قال لي لم فعلت هذا او الا فعلت هذا
Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Abdullah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Hilal] Bahwasanya ia mendengar [Bapaknya] menceritakan, ia berkata; [Abu Hurairah] menceritakan, ia mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk bersama kami membacakan hadits, ketika beliau berdiri kami pun ikut berdiri. hingga kami melihat beliau masuk ke salah satu rumah isterinya. Kemudian beliau membacakan hadits kepada kami di hari yang lain. lalu kami berdiri saat beliau berdiri, lantas kami melihat ke arah seorang Arab badui yang berpapasan dengan beliau. Badui itu menarik selendang beliau hingga lehernya merah." [Abu Hurairah] berkata, "Selendang Nabi tersebut terbuat dari kain yang kasar, beliau lalu menoleh ke belakang. Badui itu berkata, "Berikan kepadaku bekal (muatan) pada dua untaku ini. Maka sesungguhnya kamu tidak akan mampu memberikan bekal kepadaku baik dari hartamu sendiri maupun harta bapakmu." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah, Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah, Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah. Aku tidak akan memberimu hingga engkau memberiku hak qishas karena tarikanmu terhadapku." Dan setiap itu pula, orang Arab badui itu berkata, "Demi Allah, aku tidak akan memberimu hak qishah untuk itu." Lalu perawi menyebutkan hadits secara lengkap. Abu Hurairah berkata, "Kemudian Rasulullah memanggil seorang laki-laki dan berkata kepadanya: "Berikanlah bekal (muatan) kepadanya di atas dua untanya ini, berilah gandum untuk seekor unta dan kurma unta unta yang lainnya." Setelah itu beliau berpaling ke arah kami, beliau bersabda: "Pergilah dengan berkah dari Allah Ta'ala
حدثنا هارون بن عبد الله، حدثنا ابو عامر، حدثنا محمد بن هلال، سمع اباه، يحدث قال قال ابو هريرة وهو يحدثنا كان النبي صلى الله عليه وسلم يجلس معنا في المجلس يحدثنا فاذا قام قمنا قياما حتى نراه قد دخل بعض بيوت ازواجه فحدثنا يوما فقمنا حين قام فنظرنا الى اعرابي قد ادركه فجبذه بردايه فحمر رقبته قال ابو هريرة وكان رداء خشنا فالتفت فقال له الاعرابي احمل لي على بعيرى هذين فانك لا تحمل لي من مالك ولا من مال ابيك . فقال النبي صلى الله عليه وسلم " لا واستغفر الله لا واستغفر الله لا واستغفر الله لا احمل لك حتى تقيدني من جبذتك التي جبذتني " . فكل ذلك يقول له الاعرابي والله لا اقيدكها . فذكر الحديث قال ثم دعا رجلا فقال له " احمل له على بعيريه هذين على بعير شعيرا وعلى الاخر تمرا " . ثم التفت الينا فقال " انصرفوا على بركة الله تعالى
Telah menceritakan kepada kami [An Nufaili] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zuhair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Qabus bin Abu Zhabyan] bahwa [Bapaknya] menceritakan kepadanya, ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abbas] bahwa Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya pentunjuk yang baik, ketetapan (dalam agama) yang baik dan kesederhaan adalah satu bagian dari dua puluh lima bagian tanda kenabian
حدثنا النفيلي، حدثنا زهير، حدثنا قابوس بن ابي ظبيان، ان اباه، حدثه حدثنا عبد الله بن عباس، ان نبي الله صلى الله عليه وسلم قال " ان الهدى الصالح والسمت الصالح والاقتصاد جزء من خمسة وعشرين جزءا من النبوة
حدثنا ابن السرح، حدثنا ابن وهب، عن سعيد، - يعني ابن ابي ايوب - عن ابي مرحوم، عن سهل بن معاذ، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " من كظم غيظا - وهو قادر على ان ينفذه - دعاه الله عز وجل على رءوس الخلايق يوم القيامة حتى يخيره الله من الحور ما شاء " . قال ابو داود اسم ابي مرحوم عبد الرحمن بن ميمون
حدثنا ابن السرح، حدثنا ابن وهب، عن سعيد، - يعني ابن ابي ايوب - عن ابي مرحوم، عن سهل بن معاذ، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " من كظم غيظا - وهو قادر على ان ينفذه - دعاه الله عز وجل على رءوس الخلايق يوم القيامة حتى يخيره الله من الحور ما شاء " . قال ابو داود اسم ابي مرحوم عبد الرحمن بن ميمون
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu As Sarh] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Sa'id] -maksudnya Said bin Abu Ayyub- dari [Abu Marhum] dari [Sahl bin Mu'adz] dari [Bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menahan kemarahan padahal ia mampu untuk meluapkannya, maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di antara manusia, hingga Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari sesuka hatinya." Abu Dawud berkata, "Abu Marhum namanya adalah 'Abdurrahman bin Maimun." Telah menceritakan kepada kami [Uqbah bin Mukram] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] -maksudnya Abdur Rahman bin Mahdi- dari [Bisyr] -maksudnya Bisyr bin Manshur- dari [Muhammad bin 'Ajlan] dari [Suwaid bin Wahb] dari [seorang laki-laki] di antara anak-anak sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dari [Bapaknya] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah akan memenuhi keamanan dan keimanan -namun ia tidak menyebutkan kisah dalam hadits sebelumnya-, lalu Allah akan memanggilnya, perawi menambahkan, "siapa meninggalkan dari memakai pakaian yang bagus padahal ia mampu -[Bisyr] mengatakan; aku mengira beliau mengatakan- karena merendah diri, Maka Allah akan memakaikan baginya baju kemuliaan. Dan barangsiapa menikah karena Allah Ta'ala maka Allah akan memberinya mahkota raja kepadanya
حدثنا عقبة بن مكرم، حدثنا عبد الرحمن، - يعني ابن مهدي - عن بشر، - يعني ابن منصور - عن محمد بن عجلان، عن سويد بن وهب، عن رجل، من ابناء اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم عن ابيه قال - قال رسول الله صلى الله عليه وسلم نحوه قال " ملاه الله امنا وايمانا " . لم يذكر قصة " دعاه الله " . زاد " ومن ترك لبس ثوب جمال وهو يقدر عليه " . قال بشر احسبه قال " تواضعا كساه الله حلة الكرامة ومن زوج لله تعالى توجه الله تاج الملك
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim At Taimi] dari [Al Harits bin Suwaid] dari [Abdullah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menurut kalian, siapa yang kalian anggap paling kuat?" para sahabat menjawab, "Yaitu orang yang tidak terkalahkan dalam adu gulat." Beliau bersabda: "Bukan itu, orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan dirinya saat marah
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا ابو معاوية، عن الاعمش، عن ابراهيم التيمي، عن الحارث بن سويد، عن عبد الله، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما تعدون الصرعة فيكم " . قالوا الذي لا يصرعه الرجال . قال " لا ولكنه الذي يملك نفسه عند الغضب
Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Musa] berkata, telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Abdul Hamid] dari [Abdul Malik bin Umair] dari ['Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] ia berkata, "Ada dua orang laki-laki saling mencela di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, salah seorang dari mereka sangat marah hingga aku berfikir seolah olah hidungnya pecah karena marah yang memuncak. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Sungguh, aku benar-benar tahu sebuah kalimat yang jika dibaca oleh seseorang maka akan hilang kemarahan yang ia rasakan." Seseorang lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, apa itu?" beliau bersabda: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINASYSYAITHAANIRRAJIIM (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari setan yang terkutuk)." Perawi berkata, "Mu'adz lantas menyuruh laki-laki itu untuk mengucapkannya, tetapi ia enggan dan justru bertambah amarahnya
حدثنا يوسف بن موسى، حدثنا جرير بن عبد الحميد، عن عبد الملك بن عمير، عن عبد الرحمن بن ابي ليلى، عن معاذ بن جبل، قال استب رجلان عند النبي صلى الله عليه وسلم فغضب احدهما غضبا شديدا حتى خيل الى ان انفه يتمزع من شدة غضبه فقال النبي صلى الله عليه وسلم " اني لاعلم كلمة لو قالها لذهب عنه ما يجده من الغضب " . فقال ما هي يا رسول الله قال " يقول اللهم اني اعوذ بك من الشيطان الرجيم " . قال فجعل معاذ يامره فابى ومحك وجعل يزداد غضبا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Adi bin Tsabit] dari [Sulaiman bin Shurd] ia berkata, "Ada dua orang saling mencela di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, salah seorang dari mereka matanya tampak memerah dan urat lehernya tampak menegang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Sungguh, aku tahu sebuah kalimat yang jika dibaca oleh seseorang maka akan hilang apa yang dirasakannya (rasa marah). Yaitu, A'UUDZU BILLAAHI MINAS SYAITHAANIR RAJIIMI (aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)." Laki-laki yang marah itu lalu berkata, "Apakah engkau melihatku seperti orang gila?
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا ابو معاوية، عن الاعمش، عن عدي بن ثابت، عن سليمان بن صرد، قال استب رجلان عند النبي صلى الله عليه وسلم فجعل احدهما تحمر عيناه وتنتفخ اوداجه فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اني لاعرف كلمة لو قالها هذا لذهب عنه الذي يجد اعوذ بالله من الشيطان الرجيم " . فقال الرجل هل ترى بي من جنون
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Hanbal] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Dawud bin Abu Hind] dari [Abu Harb bin Abul Aswad] dari [Abu Dzar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami: "Jika salah seorang dari kalian marah dan ia dalam keadaan berdiri, hendakah ia duduk. Jika rasa marahnya hilang (maka itu yang dikehendaki), jika tidak hendaklah ia berbaring." Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Baqiyyah] dari [Khalid] dari [Dawud] dari [Bakr] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Abu Dzar dengan membawa pesan hadits ini." Abu Dawud berkata, "Hadits ini adalah yang paling shahih di antara dua hadits yang ada
حدثنا احمد بن حنبل، حدثنا ابو معاوية، حدثنا داود بن ابي هند، عن ابي حرب بن الاسود، عن ابي ذر، قال ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال لنا " اذا غضب احدكم وهو قايم فليجلس فان ذهب عنه الغضب والا فليضطجع
حدثنا وهب بن بقية، عن خالد، عن داود، عن بكر، ان النبي صلى الله عليه وسلم بعث ابا ذر بهذا الحديث . قال ابو داود وهذا اصح الحديثين
حدثنا وهب بن بقية، عن خالد، عن داود، عن بكر، ان النبي صلى الله عليه وسلم بعث ابا ذر بهذا الحديث . قال ابو داود وهذا اصح الحديثين
Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Khalaf] dan [Al Hasan bin Ali] secara makna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Khalid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Wail Al Qash] ia berkata, "Kami masuk menemui [Urwah bin Muhammad As Sa'di], lalu ada seorang laki-laki berbicara dengannya hingga membuatnya murka. Lantas ia berdiri berwudhu dan kembali lagi dalam keadaan telah berwudhu." Setelah itu ia berkata, " [Bapakku] telah menceritakan kepadaku, dari kakekku, [Athiyah]. Ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan diciptakan dari api, sementara api akan mati dengan air, maka jika salah seorang dari kalian marah hendaklah berwudhu
حدثنا بكر بن خلف، والحسن بن علي، - المعنى - قالا حدثنا ابراهيم بن خالد، حدثنا ابو وايل القاص، قال دخلنا على عروة بن محمد بن السعدي فكلمه رجل فاغضبه فقام فتوضا ثم رجع وقد توضا فقال حدثني ابي عن جدي عطية قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان الغضب من الشيطان وان الشيطان خلق من النار وانما تطفا النار بالماء فاذا غضب احدكم فليتوضا
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] dari [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Urwah bin Az Zubair] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] ia berkata, "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diberi dua pilihan kecuali beliau memilih yang paling mudah dari keduanya selama tidak termasuk dosa. Jika hal itu bagian dari dosa, maka beliau adalah orang yang paling menjauhi dosa di antara manusia. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah merasa dendam untuk dirinya kecuali jika itu berhubungan dengan pelanggaran terhadap kehormatan Allah, maka beliau dendam karena Allah
حدثنا عبد الله بن مسلمة، عن مالك، عن ابن شهاب، عن عروة بن الزبير، عن عايشة، رضى الله عنها انها قالت ما خير رسول الله صلى الله عليه وسلم في امرين الا اختار ايسرهما ما لم يكن اثما فان كان اثما كان ابعد الناس منه وما انتقم رسول الله صلى الله عليه وسلم لنفسه الا ان تنتهك حرمة الله تعالى فينتقم لله بها
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari ['Aisyah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah memukul budak atau seorang wanita sama sekali
حدثنا مسدد، حدثنا يزيد بن زريع، حدثنا معمر، عن الزهري، عن عروة، عن عايشة، رضى الله عنها، قالت ما ضرب رسول الله صلى الله عليه وسلم خادما ولا امراة قط
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdurrahman Ath Thufawi] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Abdullah] -maksudnya Abdullah bin Az Zubair- tentang firman Allah: '(dan berikanlah maaf) ' -Qs. Al A'raf: 177-, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diperintahkan untuk selalu memberi maaf kepada manusia dengan berbagai macam akhlaknya
حدثنا يعقوب بن ابراهيم، حدثنا محمد بن عبد الرحمن الطفاوي، عن هشام بن عروة، عن ابيه، عن عبد الله، - يعني ابن الزبير - في قوله { خذ العفو } قال امر نبي الله صلى الله عليه وسلم ان ياخذ العفو من اخلاق الناس
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid] -maksudnya Abdul Hamid Al Himani- berkata, telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] ia berkata, "Ketika sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berita bahwa ada seseorang yang mengatakan sesuatu, beliau tidak pernah mengatakan: "Mengapa si Fulan mengatakan demikian?" tetapi beliau mengatakan: "Mengapa orang-orang suka mengatakan begini dan begini?
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، حدثنا عبد الحميد، - يعني الحماني - حدثنا الاعمش، عن مسلم، عن مسروق، عن عايشة، رضى الله عنها قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم اذا بلغه عن الرجل الشىء لم يقل ما بال فلان يقول ولكن يقول " ما بال اقوام يقولون كذا وكذا
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Umar bin Maisarah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Salm Al 'Alawi] dari [Anas] berkata, "Seorang laki-laki masuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara pada dirinya ada sisa-sisa warna kuning (za'faran), dan jarang sekali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menerima seseorang dengan raut muka yang tidak bersahabat karena sesuatu yang ia benci. Ketika laki-laki itu pergi beliau bersabda: "jikalau kalian suruh laki-laki itu untuk membersihkan warna itu darinya." Abu Dawud berkata, "Salm bukan seorang 'Alawi (keturunan Ali radliallahu 'anhu), tetapi ia adalah seseorang yang suka melihat dengan bintang. Ia pernah bersaksi di sisi Adi bin Arthah bahwa ia melihat Hilal, namun Adi bin Arthah tidak menganggap kesaksiannya
حدثنا عبيد الله بن عمر بن ميسرة، حدثنا حماد بن زيد، حدثنا سلم العلوي، عن انس، ان رجلا، دخل على رسول الله صلى الله عليه وسلم وعليه اثر صفرة - وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم قلما يواجه رجلا في وجهه بشىء يكرهه - فلما خرج قال " لو امرتم هذا ان يغسل ذا عنه " . قال ابو داود سلم ليس هو علويا كان يبصر في النجوم وشهد عند عدي بن ارطاة على روية الهلال فلم يجز شهادته
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Ahmad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al Hajjaj bin Furafishah] dari [seorang laki-laki] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutawakkil Al 'Asqalani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Bisyr bin Rafi'] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] keduanya telah memarfu'kan hadits ini, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang mukmin itu baik lagi dermawan (tidak kikir), dan orang Fajir adalah seorang yang jahat lagi bakhil
حدثنا نصر بن علي، قال اخبرني ابو احمد، حدثنا سفيان، عن الحجاج بن فرافصة، عن رجل، عن ابي سلمة، عن ابي هريرة، ح وحدثنا محمد بن المتوكل العسقلاني، حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا بشر بن رافع، عن يحيى بن ابي كثير، عن ابي سلمة، عن ابي هريرة، رفعاه جميعا قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " المومن غر كريم والفاجر خب لييم
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnul Munkadir] dari [urwah] dari ['Aisyah] ia berkata, "Seorang laki-laki minta izin kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu bersabda: "Ia adalah orang yang jelek dalam kaumnya, atau beliau mengatakan, "Ia adalah laki-laki jelek dalam kaumnya." Setelah itu beliau mengatakan: "Biarkan ia masuk." Dan ketika laki-laki tersebut telah masuk, beliau melembutkan tutur katakanya kepada laki-laki itu. 'Aisyah bertanya, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau melembutkan tutur kata kepadanya?, padahal engkau telah mengatakan tentang orang itu sebagaimana yang telah engkau katakan?" beliau menjawab: "Seburuk-buruk manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah seseorang yang ditinggalkan oleh manusia karena ingin menghindari keburukkannya
حدثنا مسدد، حدثنا سفيان، عن ابن المنكدر، عن عروة، عن عايشة، قالت استاذن رجل على النبي صلى الله عليه وسلم فقال " بيس ابن العشيرة " . او " بيس رجل العشيرة " . ثم قال " ايذنوا له " . فلما دخل الان له القول فقالت عايشة يا رسول الله النت له القول وقد قلت له ما قلت . قال " ان شر الناس عند الله منزلة يوم القيامة من ودعه - او تركه - الناس لاتقاء فحشه
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Muhammad bin Amru] dari [Abu Salamah] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] ia berkata, "Seorang laki-laki minta izin kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ia adalah sejelek-jelek saudara dalam kaumnya." Maka ketika laki-laki itu masuk, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbicara dengannya dan menampakkan wajah keceriaan. Ketika laki-laki itu telah keluar, aku bertanya, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau izinkan ia masuk, padahal sebelum itu engkau mengatakan 'Ia adalah sejelek-jelek saudara dalam kaumnya'? Dan ketika ia telah masuk wajahmu ceria?" beliau lalu menjawab: "Wahai 'Aisyah, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang keji dan ucapan keji." Telah menceritakan kepada kami [Abbas Al Anbari] berkata, telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Al A'masy] dari [Mujahid] dari ['Aisyah] tentang kisah ini, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai 'Aisyah, sesungguhnya seburuk-buruk manusia adalah orang-orang yang diberi kemuliaan agar mereka (manusia) bisa terhindar dari keburukkan lisannya
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا حماد، عن محمد بن عمرو، عن ابي سلمة، عن عايشة، رضى الله عنها ان رجلا، استاذن على النبي صلى الله عليه وسلم فقال النبي صلى الله عليه وسلم " بيس اخو العشيرة " . فلما دخل انبسط اليه رسول الله صلى الله عليه وسلم وكلمه فلما خرج قلت يا رسول الله لما استاذن قلت " بيس اخو العشيرة " . فلما دخل انبسطت اليه . فقال " يا عايشة ان الله لا يحب الفاحش المتفحش