Loading...

Loading...
Kitab
502 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] dari [Muhanna Abu Syibl] -Abu Dawud berkata; aku kurang bisa memahami dengan baik darinya- dari [Hammad bin Salamah] dari [Muhammad bin Wasi'] dari [Syutair] -Nashr berkata; maksudnya Syutair bin Nahhar- dari [Abu Hurairah] -Nashr berkata; yaitu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam-, beliau bersabda: "Berbaik sangka merupakan (pertanda) baiknya ibadah." Abu Dawud berkata, "Muhanna adalah seorang tsiqqah (dapat dipercaya) yang berasal dari Bashrah
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا حماد، ح وحدثنا نصر بن علي، عن مهنا ابي شبل، - قال ابو داود ولم افهمه منه جيدا - عن حماد بن سلمة، عن محمد بن واسع، عن شتير، - قال نصر : ابن نهار - عن ابي هريرة، - قال نصر - عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " حسن الظن من حسن العبادة " . قال ابو داود مهنا ثقة بصري
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad Al Marwazi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Ali bin Husain] dari [Shafiyah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beri'tikaf (berdiam diri di masjid), maka pada waktu malam aku mengunjungi beliau dan bercakap-cakap. Aku lalu berdiri untuk pulang, dan beliau juga ikut berdiri bersamaku untuk mengantarku -waktu itu Shafiyah tinggal di rumah Usamah bin Zaid-. lalu ada dua orang laki-laki Anshar melintas, ketika mereka melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, mereka bergegas membuntuti. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Hendaklah kalian pelan-pelan, dia itu adalah Shafiyah binti Huyay." Keduanya langsung berkata, "Maha Suci Allah, ya Rasulullah." Beliau bersabda: "Sesungguhnya setan mengalir dalam diri manusia seperti mengalirnya aliran darah. Maka aku takut dia akan memasukkan sesuatu ke dalam hati kalian." Atau beliau mengatakan, "(memasukkan) Keburukkan
حدثنا احمد بن محمد المروزي، حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، عن الزهري، عن علي بن حسين، عن صفية، قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم معتكفا فاتيته ازوره ليلا فحدثته وقمت فانقلبت فقام معي ليقلبني - وكان مسكنها في دار اسامة بن زيد - فمر رجلان من الانصار فلما رايا النبي صلى الله عليه وسلم اسرعا فقال النبي صلى الله عليه وسلم " على رسلكما انها صفية بنت حيى " . قالا سبحان الله يا رسول الله قال " ان الشيطان يجري من الانسان مجرى الدم فخشيت ان يقذف في قلوبكما شييا " . او قال " شرا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Ali bin Abdul A'la] dari [Abu An Nu'man] dari [Abu Waqqash] dari [Zaid bin Arqam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika seorang laki-laki memberi janji kepada saudaranya dan ia berniat untuk menepatinya, namun ia tidak dapat menepati dan datang untuk janjinya, maka ia tidak berdosa
حدثنا محمد بن المثنى، حدثنا ابو عامر، حدثنا ابراهيم بن طهمان، عن علي بن عبد الاعلى، عن ابي النعمان، عن ابي وقاص، عن زيد بن ارقم، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اذا وعد الرجل اخاه - ومن نيته ان يفي له - فلم يف ولم يجي للميعاد فلا اثم عليه
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Faris An Naisaburi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sinan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Budail] dari [Abdul karim] dari [Abdullah bin Syaqiq] dari Bapaknya dari [Abdullah bin Abul Hamsa] ia berkata, "Aku pernah membeli sesuatu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebelum beliau diutus menjadi Nabi. Lalu beliau masih mempunyai sisa harga, maka aku memberi janji untuk datang menemuinya di tempat tersebut. Tetapi aku lupa dan baru ingat setelah tiga hari, lalu aku datang menemui beliau, dan ternyata beliau telah ada di tempat tersebut. Beliau bersabda: "Wahai anak muda, kamu telah memperberat diriku dengan membuatku berdiam diri di sini selama tiga (hari) untuk menunggumu." Abu Dawud berkata, " [Muhammad bin Yahya] menurut kami adalah Abdul Karim bin Abdullah bin Syaqiq." Abu Dawud berkata, "Beginilah riwayat itu sampai kepada kami; dari Ali bin Abdullah." Abu Dawud berkata, "Telah sampai kepadaku bahwa [Bisyr bin As Sari] meriwayatkannya dari [Abdul karim bin Abdullah bin Syaqiq]
حدثنا محمد بن يحيى بن فارس النيسابوري، حدثنا محمد بن سنان، حدثنا ابراهيم بن طهمان، عن بديل، عن عبد الكريم، عن عبد الله بن شقيق، عن ابيه، عن عبد الله بن ابي الحمساء، قال بايعت النبي صلى الله عليه وسلم ببيع قبل ان يبعث وبقيت له بقية فوعدته ان اتيه بها في مكانه فنسيت ثم ذكرت بعد ثلاث فجيت فاذا هو في مكانه فقال " يا فتى لقد شققت على انا ها هنا منذ ثلاث انتظرك " . قال ابو داود قال محمد بن يحيى هذا عندنا عبد الكريم بن عبد الله بن شقيق . قال ابو داود هكذا بلغني عن علي بن عبد الله . قال ابو داود بلغني ان بشر بن السري رواه عن عبد الكريم بن عبد الله بن شقيق
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Hisyam bin Urwah] dari [fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma binti Abu Bakr] berkata, "Seorang wanita berkata, "Wahai Rasulullah, aku mempunyai tetangga (maksudnya adalah wanita yang manjadi madunya atau istri kedua suaminya), maka apakah aku berdosa jika aku berhias dengan sesuatu yang belum pernah diberikan oleh suamiku agar ia (wanita yang menjadi madunya) merasa iri?" beliau menjawab: "Orang yang mengada-ada dengan sesuatu yang belum pernah diberikan kepadanya, seperti orang yang mengenakan dua pakaian palsu
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا حماد بن زيد، عن هشام بن عروة، عن فاطمة بنت المنذر، عن اسماء بنت ابي بكر، ان امراة، قالت يا رسول الله ان لي جارة - تعني ضرة - هل على جناح ان تشبعت لها بما لم يعط زوجي قال " المتشبع بما لم يعط كلابس ثوبى زور
Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Baqiyyah] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Khalid] dari [Humaid] dari [Anas] berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, berilah aku anak unta yang aku kendarai." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kami akan memberimu anak unta." Laki-laki itu bertanya, "Apa yang bisa aku lakukan dengan anak unta?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Bukankah unta dewasa juga dilahirkan oleh seekor unta yang pernah kecil?
حدثنا وهب بن بقية، اخبرنا خالد، عن حميد، عن انس، ان رجلا، اتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال يا رسول الله احملني . قال النبي صلى الله عليه وسلم " انا حاملوك على ولد ناقة " . قال وما اصنع بولد الناقة فقال النبي صلى الله عليه وسلم " وهل تلد الابل الا النوق
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ma'in] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abu Ishaq] dari [Al 'Aizar bin Huraits] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Abu Bakar -semoga Allah merahmatinya- mimohon izin untuk menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tetapi ketika akan masuk ia mendengar suara 'Aisyah meninggi (seperti orang marah). Maka ketika Abu Bakar telah masuk ia memegang 'Aisyah untuk memukulnya seraya berkata, "Kenapa aku melihat kamu mengeraskan suara di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!" lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menghalanginya hingga Abu Bakar keluar dengan membawa marah. Saat Abu Bakar keluar, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapatmu ketika aku selamatkan kamu dari seorang laki-laki (murka Abu Bakar)?" Nu'man berkata, "Abu Bakar lalu berdiam diri di dalam rumah selama beberapa hari, setelah itu ia memohon izin lagi untuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan ia mendapati keduanya telah berbaikan. Lantas ia berkata kepada keduanya, "Sertakanlah aku dalam kedamaian kalian sebagaimana kalian telah menyertakanku dalam kemarahan kalian." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menimpali: "Kami telah lakukan, kami telah lakukan
حدثنا يحيى بن معين، حدثنا حجاج بن محمد، حدثنا يونس بن ابي اسحاق، عن ابي اسحاق، عن العيزار بن حريث، عن النعمان بن بشير، قال استاذن ابو بكر رحمة الله عليه على النبي صلى الله عليه وسلم فسمع صوت عايشة عاليا فلما دخل تناولها ليلطمها وقال لا اراك ترفعين صوتك على رسول الله صلى الله عليه وسلم فجعل النبي صلى الله عليه وسلم يحجزه وخرج ابو بكر مغضبا فقال النبي صلى الله عليه وسلم حين خرج ابو بكر " كيف رايتني انقذتك من الرجل " . قال فمكث ابو بكر اياما ثم استاذن على رسول الله صلى الله عليه وسلم فوجدهما قد اصطلحا فقال لهما ادخلاني في سلمكما كما ادخلتماني في حربكما . فقال النبي صلى الله عليه وسلم " قد فعلنا قد فعلنا
Telah menceritakan kepada kami [Muammal Ibnul Fadhl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Abdullah Ibnul 'Ala] dari [Busr bin Ubaidullah] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Auf bin Malik Al Asyja'i] ia berkata, "Aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika terjadi perang Tabuk, waktu itu beliau sedang berada dalam sebuah tenda yang terbuat dari kulit. Maka aku ucapkan salam dan beliau menjawabnya. Beliau bersabda: "Masuklah." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah semua badanku boleh masuk?" Beliau menjawab: "Ya. semua badanmu boleh masuk." Lalu aku masuk.". Telah menceritakan kepada kami Shafwan bin Shalih berkata, telah menceritakan kepada kami Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abul Atikah ia berkata, "Ia hanya mengatakan 'apakah semua badanku boleh masuk', karena memang tendanya sangat kecil
حدثنا مومل بن الفضل، حدثنا الوليد بن مسلم، عن عبد الله بن العلاء، عن بسر بن عبيد الله، عن ابي ادريس الخولاني، عن عوف بن مالك الاشجعي، قال اتيت رسول الله صلى الله عليه وسلم في غزوة تبوك وهو في قبة من ادم فسلمت فرد وقال " ادخل " . فقلت اكلي يا رسول الله قال " كلك " . فدخلت
حدثنا صفوان بن صالح، حدثنا الوليد، حدثنا عثمان بن ابي العاتكة، قال انما قال ادخل كلي . من صغر القبة
حدثنا صفوان بن صالح، حدثنا الوليد، حدثنا عثمان بن ابي العاتكة، قال انما قال ادخل كلي . من صغر القبة
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Mahdi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Ashim] dari [Anas] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Wahai si pemilik dua telinga
حدثنا ابراهيم بن مهدي، حدثنا شريك، عن عاصم، عن انس، قال قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم " يا ذا الاذنين
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Abu Dzi`b]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin 'Abdurrahman Ad Dimasyqi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Ishaq] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dari [Abdullah bin As Saib bin Yazid] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] Bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sekali-kali salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik untuk bercanda atau sungguhan." Sulaiman berkata, "untuk bercanda atau sungguhan. Maka barangsiapa mengambil tongkat milik saudaranya hendaklah ia kembalikan." Ibnu Basysyar tidak mengatakan 'Ibnu Yazid', dan ia berkata dalam riwayatnya (dengan kalimat); Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا يحيى، عن ابن ابي ذيب، ح وحدثنا سليمان بن عبد الرحمن الدمشقي، حدثنا شعيب بن اسحاق، عن ابن ابي ذيب، عن عبد الله بن السايب بن يزيد، عن ابيه، عن جده، انه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " لا ياخذن احدكم متاع اخيه لاعبا ولا جادا " . وقال سليمان " لعبا ولا جدا " . " ومن اخذ عصا اخيه فليردها " . لم يقل ابن بشار ابن يزيد وقال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sulaiman Al Anbari] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] dari [Al A'masy] dari [Abdullah bin Yasar] dari ['Abdurrahman bin Abu Laila] ia berkata, " [Para sahabat Muhammad] shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan kepadaku bahwa saat mereka sedang berjalan bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, salah seorang dari mereka tertidur. Lalu ada sebagian sahabat mengambil dan menarik tali yang ada bersamanya hingga orang yang tertidur itu kaget. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal bagi seorang muslim membuat kaget sesama saudaranya yang muslim
حدثنا محمد بن سليمان الانباري، حدثنا ابن نمير، عن الاعمش، عن عبد الله بن يسار، عن عبد الرحمن بن ابي ليلى، قال حدثنا اصحاب، محمد صلى الله عليه وسلم انهم كانوا يسيرون مع النبي صلى الله عليه وسلم فنام رجل منهم فانطلق بعضهم الى حبل معه فاخذه ففزع فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لا يحل لمسلم ان يروع مسلما
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sinan Al Bahili] - dia singgah di suatu tempat bernama Awaqah- berkata, telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin Umar] dari [Bisyr bin Ashim] dari [Bapaknya] dari [Abdullah] -Abu Dawud berkata; maksudnya adalah Abdullah bin Umar- ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah membenci laki-laki yang berlebihan dalam berbicara seperti sapi yang memainkan lidahnya
حدثنا محمد بن سنان الباهلي، - وكان ينزل العوقة - حدثنا نافع بن عمر، عن بشر بن عاصم، عن ابيه، عن عبد الله، - قال ابو داود وهو ابن عمرو - قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان الله عز وجل يبغض البليغ من الرجال الذي يتخلل بلسانه تخلل الباقرة بلسانها
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu As Sarh] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Abdullah Ibnul Musayyab] dari [Adh Dhahhak bin Syurahbil] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mempelajari keindahan bahasa untuk menjadikan hari orang-orang condong kepadanya, maka pada hari kiamat Allah tidak akan menerima ibadah wajib atau nafilahnya
حدثنا ابن السرح، حدثنا وهب، عن عبد الله بن المسيب، عن الضحاك بن شرحبيل، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من تعلم صرف الكلام ليسبي به قلوب الرجال او الناس لم يقبل الله منه يوم القيامة صرفا ولا عدلا
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] dari [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abdullah bin Umar] ia berkata, "Dua orang laki-laki datang dari wilayah timur, mereka lalu berkhutbah hingga membuat orang-orang kagum -karena kafasihan penjelasannya-. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Sesungguhnya dalam penjelasan yang fasih dan menarik itu terdapat sihir, atau beliau mengatakan, "Sesungguhnya sebagian dari penjelasan yang fasih dan menarik itu adalah sihir
حدثنا عبد الله بن مسلمة، عن مالك، عن زيد بن اسلم، عن عبد الله بن عمر، انه قال قدم رجلان من المشرق فخطبا فعجب الناس - يعني لبيانهما - فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان من البيان لسحرا " . او " ان بعض البيان لسحر
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Abdul hamid Al Bahrani] -ia membaca dalam buku Isma'il bin Ayyasy- dan telah menceritakan kepadanya [Muhammad bin Isma'il] anaknya, ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bapakku] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Dhamdham] dari [Syuraih bin Ubaid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Zhabyah] berkata, "Bahwa [Amr bin Al Ash] suatu hari pernah berkata -saat itu ada seorang laki-laki berdiri dan banyak berbicara- Amru berkata, "Sekiranya ia biasa saja dalam berbicara tentu itu lebih baik baginya. Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku berpandangan, atau beliau mengatakan, "Aku diperintahkan untuk sederhana dalam berbicara, sebab sederhana dalam berbicara adalah suatu kebaikan
حدثنا سليمان بن عبد الحميد البهراني، انه قرا في اصل اسماعيل بن عياش وحدثه محمد بن اسماعيل ابنه قال حدثني ابي قال حدثني ضمضم عن شريح بن عبيد قال حدثنا ابو ظبية ان عمرو بن العاص قال يوما وقام رجل فاكثر القول فقال عمرو لو قصد في قوله لكان خيرا له سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " لقد رايت او امرت ان اتجوز في القول فان الجواز هو خير
Telah menceritakan kepada kami [Abul Walid Ath Thayalisi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekiranya mulut kalian penuh dengan muntahan, maka itu lebih baik dari pada penuh dengan syair." Abu Ali berkata, "Telah sampai kepadaku dari Abu Ubaid, bahwa ia berkata, "Maksudnya adalah, hendaknya hatinya penuh dan tersibukkan dengan bacaan Al-Qur'an dan dzikir kepada Allah. Sebab menurut kami, jika hati itu terisi penuh dengan Al-Qur'an dan ilmu, maka kerongkongannya tidak akan terisi dengan syair. Dan sesungguhnya dalam kefasihan itu terdapat sihir. Ia berkata, "Seakan-akan makna dari 'penjelasan yang berlebihan' itu adalah dengan jalan memuji manusia dan meyakinkannya hingga hati orang lain berpaling kepada ucapannya. Lalu ia mencela orang lain dan meyakinkannya sehingga hati orang lain condong kepada perkataannya. Seolah-olah ia menyihir para pendengarnya dengan kefasihannya tersebut
حدثنا ابو الوليد الطيالسي، حدثنا شعبة، عن الاعمش، عن ابي صالح، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لان يمتلي جوف احدكم قيحا خير له من ان يمتلي شعرا " . قال ابو علي بلغني عن ابي عبيد انه قال وجهه ان يمتلي قلبه حتى يشغله عن القران وذكر الله فاذا كان القران والعلم الغالب فليس جوف هذا عندنا ممتليا من الشعر وان من البيان لسحرا . قال كان المعنى ان يبلغ من بيانه ان يمدح الانسان فيصدق فيه حتى يصرف القلوب الى قوله ثم يذمه فيصدق فيه حتى يصرف القلوب الى قوله الاخر فكانه سحر السامعين بذلك
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnul Mubarak] dari [Yunus] dari [Az Zuhri] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin 'Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam] dari [Marwan bin Al Hakam] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad bin Abu Yaghuts] dari [Ubay bin Ka'b] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya di antara Syair (terkadang) ada hikmah
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا ابن المبارك، عن يونس، عن الزهري، قال حدثنا ابو بكر بن عبد الرحمن بن الحارث بن هشام، عن مروان بن الحكم، عن عبد الرحمن بن الاسود بن عبد يغوث، عن ابى بن كعب، ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " ان من الشعر حكمة
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Simak] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Seorang Arab dusun datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata dengan suatu perkataan. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya dalam kefasihan itu terdapat sihir, dan dalam sihir terdapat hukum
حدثنا مسدد، حدثنا ابو عوانة، عن سماك، عن عكرمة، عن ابن عباس، قال جاء اعرابي الى النبي صلى الله عليه وسلم فجعل يتكلم بكلام فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان من البيان سحرا وان من الشعر حكما
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Faris] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Tumailah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Ja'far An Nahwi Abdullah bin Tsabit] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Shakhr bin Abdullah bin Buraidah] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya pada kefasihan itu ada sihir, pada ilmu itu ada kebodohan, pada syair itu ada hikmah dan pada perkataan ada kelemahan (kebingungan)." Sha'sha'ah bin Shuhan berkata, "Benar apa yang dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Adapun maksud dari sabda beliau 'sesungguhnya dalam kefasihan terdapat sihir' adalah, bahwa terkadang seorang laki-laki yang salah lebih pandai dalam berargument dari orang yang berada di atas kebenaran, hingga penjelasannya dapat menyihir orang lain, lalu ia pun pergi dengan merampas kebenaran tersebut. Sedangkan maksud sabda beliau 'pada ilmu itu ada kebodohan' adalah, jika seorang alim memaksakan diri untuk mengetahui sesuatu yang ia tidak sanggupi, maka justru hal itu akan menjadikannya bodoh (berbicara tanpa ilmu). Adapun ucapannya 'pada syair itu ada hikmah' adalah bahwa apa yang terkandung dalam syair itu adalah nasihat-nasihat dan permisan-permisalan yang bisa menjadi nasihat bagi orang banyak. Adapun maksud dari sabda beliau; 'pada perkataan ada kelemahan (kebingungan) ' adalah jika kamu memaparkan perkataan atau cerita kepada orang yang tidak ada urusan dan tidak menginginkannya
حدثنا محمد بن يحيى بن فارس، حدثنا سعيد بن محمد، حدثنا ابو تميلة، قال حدثني ابو جعفر النحوي عبد الله بن ثابت، قال حدثني صخر بن عبد الله بن بريدة، عن ابيه، عن جده، قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " ان من البيان سحرا وان من العلم جهلا وان من الشعر حكما وان من القول عيالا " . فقال صعصعة بن صوحان صدق نبي الله صلى الله عليه وسلم اما قوله " ان من البيان سحرا " . فالرجل يكون عليه الحق وهو الحن بالحجج من صاحب الحق فيسحر القوم ببيانه فيذهب بالحق واما قوله " ان من العلم جهلا " . فيتكلف العالم الى علمه ما لا يعلم فيجهله ذلك واما قوله " ان من الشعر حكما " . فهي هذه المواعظ والامثال التي يتعظ بها الناس واما قوله " ان من القول عيالا " . فعرضك كلامك وحديثك على من ليس من شانه ولا يريده