Loading...

Loading...
Kitab
41 Hadis
حدثنا محمد بن رافع، حدثنا عبد الرزاق، حدثنا معمر، عن همام بن منبه، قال هذا ما حدثنا ابو هريرة، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم . فذكر احاديث منها وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " قيل لبني اسراييل { ادخلوا الباب سجدا وقولوا حطة يغفر لكم خطاياكم} فبدلوا فدخلوا الباب يزحفون على استاههم وقالوا حبة في شعرة
Telah menceritakan kepadaku [Amru bin Muhammad bin Bukair An Naqid], [Al Hasan bin Ali Al Hulwani] dan [Abdu bin Humaid] berkata Abdu: telah menceritakan kepadaku, sementara yang lain berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih bin Kaisan] dari [Ibnu Syihab] berkata: Telah mengkhabarkan kepadaku [Anas bin Malik] bahwa Allah 'azza wajalla menyempurnakan wahyu atas Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam sebelum beliau wafat
حدثني عمرو بن محمد بن بكير الناقد، والحسن بن علي الحلواني، وعبد بن، حميد - قال عبد حدثني وقال الاخران، حدثنا يعقوب، - يعنون ابن ابراهيم بن سعد - حدثنا ابي، عن صالح، - وهو ابن كيسان - عن ابن شهاب، قال اخبرني انس بن، مالك ان الله، عز وجل تابع الوحى على رسول الله صلى الله عليه وسلم قبل وفاته حتى توفي واكثر ما كان الوحى يوم توفي رسول الله صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepadaku [Abu Khaitsamah bin Harb] dan [Muhammad bin Al Mutsanna], teks milik Ibnu Al Mutsanna, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab], orang-orang Yahudi berkata kepada [Umar]: Sesungguhnya kalian membaca suatu ayat yang seandainya diturunkan pada kami pasti kami jadikan hari itu sebagai hari raya: "Sesungguhnya aku tahu saat ayat itu turun, pada hari apa ayat itu turun dan dimana Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam saat ayat itu turun. Ayat itu turun di Arafah saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam wuquf di Arafah. Sufyan berkata: Aku ragu apakah hari jum'at ataukah tidak, maksudnya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmatKu." (Al Maa`idah:)
حدثني ابو خيثمة، زهير بن حرب ومحمد بن المثنى - واللفظ لابن المثنى - قالا حدثنا عبد الرحمن، - وهو ابن مهدي - حدثنا سفيان، عن قيس بن مسلم، عن طارق، بن شهاب ان اليهود، قالوا لعمر انكم تقرءون اية لو انزلت فينا لاتخذنا ذلك اليوم عيدا . فقال عمر اني لاعلم حيث انزلت واى يوم انزلت واين رسول الله صلى الله عليه وسلم حيث انزلت انزلت بعرفة ورسول الله صلى الله عليه وسلم واقف بعرفة . قال سفيان اشك كان يوم جمعة ام لا . يعني { اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتي}
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وابو كريب - واللفظ لابي بكر - قال حدثنا عبد، الله بن ادريس عن ابيه، عن قيس بن مسلم، عن طارق بن شهاب، قال قالت اليهود لعمر لو علينا معشر يهود نزلت هذه الاية { اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الاسلام دينا} نعلم اليوم الذي انزلت فيه لاتخذنا ذلك اليوم عيدا . قال فقال عمر فقد علمت اليوم الذي انزلت فيه والساعة واين رسول الله صلى الله عليه وسلم حين نزلت نزلت ليلة جمع ونحن مع رسول الله صلى الله عليه وسلم بعرفات
Telah menceritakan kepadaku [Abdu bin Humaid] telah mengkhabarkan kepada kami [Ja'far bin Aun] telah mengkhabarkan kepada kami [Abu Umais] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab] berkata: Seorang Yahudi mendatangi [Umar] lalu berkata: Wahai Amirul Mu`minin, ada satu ayat didalam kitab kalian yang kalian baca, andai ayat itu turun pada kami kaum Yahudi, pasti kami menjadikan hari itu sebagai hari. Umar bertanya: Ayat apa? Ia menjawab: "Pada hari Ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (Al Maa`idah: 3) Umar berkata: Sesungguhnya aku tahu hari dan tempat ayat ini diturunkan, ayat itu turun pada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam di Arafah pada hari jum'at
وحدثني عبد بن حميد، اخبرنا جعفر بن عون، اخبرنا ابو عميس، عن قيس، بن مسلم عن طارق بن شهاب، قال جاء رجل من اليهود الى عمر فقال يا امير المومنين اية في كتابكم تقرءونها لو علينا نزلت معشر اليهود لاتخذنا ذلك اليوم عيدا . قال واى اية قال { اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الاسلام دينا} فقال عمر اني لاعلم اليوم الذي نزلت فيه والمكان الذي نزلت فيه نزلت على رسول الله صلى الله عليه وسلم بعرفات في يوم جمعة
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ath Thahir Ahmad bin Amru bin Sarh] dan [Harmalah bin Yahya At Tujibi] berkata Abu Ath Thahir: Telah menceritakan kepada kami, sedangkan Harmalah berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami [Ibnu Wahab] telah mengkhabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu syihab] telah mengkhabarkan kepadaku [Urwah bin Zubair] bahwa ia bertanya kepada [Aisyah] tentang firman Allah: "Dan jika kalian khawatir tidak berlaku adil dalam masalah anak-anak yatim maka nikahilah (wanita-wanita) yang baik bagi kalian dua, atau tiga, atau empat." (An Nisaa`: 3) Aisyah berkata: Wahai keponakanku, itu maksudnya adalah seorang anak wanita yatim yang berada di bawah pengawasan walinya (dan) ia ikut (dalam tanggungan) hartanya lalu ia sang wali terkagum dengan harta dan kecantikan anak yatim itu kemudian sang wali ingin menikahinya dengan (niatan) tidak adil di dalam maharnya agar ia memberikannya sesuatu yang semisal dengan apa yang diberikan kepada selain dia, lalu mereka dilarang untuk menikahi mereka kecuali untuk berlaku adil bagi mereka dan agar mereka menyampaikan mahar yang lebih tinggi dan mereka diperintahkan untuk menikahi wanita-wanita yang baik bagi mereka selain anak-anak yatim. Urwah berkata: Aisyah berkata: Kemudian orang-orang meminta fatwa kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam setelah ayat ini tentang mereka (anak-anak yatim perempuan) lalu Allah 'azza wajalla menurunkan ayat: "Dan mereka meminta fatwa kepadamu tentang wanita-wanita katakanlah: 'Allah yang berfatwa kepada kalian tentang mereka dan apa yang dibacakan atas kalian dalam Al Kitab tentang wanita-wanita yatim yang kalian tidak memberikan kepada mereka apa yang telah ditetapkan bagi mereka sedang kalian ingin menikahi mereka." (An Nisaa`: 127) Aisyah berkata: Dan yang disebutkan oleh Allah Ta'ala bahwasanya itu adalah yang dibacakan atas kalian dalam al-Qur'an pada ayat sebelumnya yang menyebutkan firman Allah: "Dan jika kalian khawatir untuk tidak berbuat adil dalam masalah anak-anak yatim maka nikahilah wanita-wanita yang baik bagi kalian." (An Nisaa`: 3) Aisyah berkata: Dan firman Allah dalam ayat yang lain: "Sedang kalian ingin menikahi mereka, " (An Nisaa`: 127) adalah ketidaksukaan salah seorang di antara kalian terhadap wanita yatim yang berada di bawah pengawasan kalian sedang ia sedikit hartanya dan kurang cantik. Karena itu, mereka dilarang menikahi karena apa yang mereka sukai dari harta dan kecantikan wanita-wanita yatim kecuali dengan keadilan karena ketidaksukaan mereka pada wanita-wanita yatim. Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan Al Hulwani] dan [Abdu bin Humaid] semuanya dari [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] telah mengkhabarkan kepadaku [Urwah] bahwa ia bertanya kepada [Aisyah] tentang firman Allah: "Dan jika kalian khawatir untuk tidak berbuat adil terhadap wanita-wanita yatim, " (An Nisaa`: 3) ia menyebutkan hadits tersebut seperti hadits Yunus dari Az Zuhri dan ia menambahkan di akhirnya: Karena ketidaksukaan mereka terhadap wanita-wanita yatim jika sedikit hartanya dan kurang cantik
وحدثنا الحسن الحلواني، وعبد بن حميد، جميعا عن يعقوب بن ابراهيم بن سعد، حدثنا ابي، عن صالح، عن ابن شهاب، اخبرني عروة، انه سال عايشة عن قول الله، {وان خفتم ان لا، تقسطوا في اليتامى} وساق الحديث بمثل حديث يونس عن الزهري وزاد في اخره من اجل رغبتهم عنهن اذا كن قليلات المال والجمال
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya bekata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] tentang firman Allah: "Dan jika kalian khawatir utnuk tidak berbuat adil terhadap wanita-wanita yatim, " (An Nisaa`: 3) Ia berkata: (Ayat ini) turun berkenaan dengan seseorang, ia memiliki seorang wanita yatim, ia walinya dan ahli warisnya. Wanita yatim itu memiliki harta, ia tidak memiliki orang lain yang menyainginya selain dia. Ia tidak menikahinya karena hartanya sehingga itu akan membahayakannya dan memperburuk perawatannya. Lalu ia berkata: "Dan jika kalian khawatir untuk tidak berbuat adil dalam masalah anak-anak yatim maka nikahilah wanita-wanita yang baik bagi kalian." (An Nisaa`: 3) Ia berkata: Aku tidak menghalalkan untuk kalian dan tinggalkan wanita ini yang berbahaya karenanya
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وابو كريب قالا حدثنا ابو اسامة، حدثنا هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله { وان خفتم ان لا تقسطوا في اليتامى} قالت انزلت في الرجل تكون له اليتيمة وهو وليها ووارثها ولها مال وليس لها احد يخاصم دونها فلا ينكحها لمالها فيضر بها ويسيء صحبتها فقال { ان خفتم ان لا تقسطوا في اليتامى فانكحوا ما طاب لكم من النساء} يقول ما احللت لكم ودع هذه التي تضر بها
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا عبدة بن سليمان، عن هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله { وما يتلى عليكم في الكتاب في يتامى النساء اللاتي لا توتونهن ما كتب لهن وترغبون ان تنكحوهن} قالت انزلت في اليتيمة تكون عند الرجل فتشركه في ماله فيرغب عنها ان يتزوجها ويكره ان يزوجها غيره فيشركه في ماله فيعضلها فلا يتزوجها ولا يزوجها غيره
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah mengkhabarkan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] tentang firmanNya: "Dan mereka minta fatwa kepadamu tentang para wanita. Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang mereka." (An Nisaa`: 127) Aisyah berkata: Ia wanita yatim yang ada pada seseorang, mungkin ia menyertakan lelaki itu dalam hartanya hingga dalam tandan anggur, lalu ia ingin menikahinya, ia tidak mau menikahkannya dengan lelaki lain sehingga akan disertakan dalam hartanya lalu ia menyusahkannya
حدثنا ابو كريب، حدثنا ابو اسامة، اخبرنا هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله { ويستفتونك في النساء قل الله يفتيكم فيهن} الاية قالت هي اليتيمة التي تكون عند الرجل لعلها ان تكون قد شركته في ماله حتى في العذق فيرغب يعني ان ينكحها ويكره ان ينكحها رجلا فيشركه في ماله فيعضلها
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman] dari [Hisyam] dari [ayahnya] [Aisyah] tentang firmanNya: "Dan barangsiapa yang miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut." (An Nisaa`: 6) Aisyah berkata: (ayat ini) turun tentang wali hartanya anak yatim yang menjaganya dan memperbaikinya, ia boleh makan darinya jika membutuhkan
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا عبدة بن سليمان، عن هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله { ومن كان فقيرا فلياكل بالمعروف} قالت انزلت في والي مال اليتيم الذي يقوم عليه ويصلحه اذا كان محتاجا ان ياكل منه
وحدثناه ابو كريب، حدثنا ابو اسامة، حدثنا هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله تعالى { ومن كان غنيا فليستعفف ومن كان فقيرا فلياكل بالمعروف} قالت انزلت في ولي اليتيم ان يصيب من ماله اذا كان محتاجا بقدر ماله بالمعروف
وحدثناه ابو كريب، حدثنا ابن نمير، حدثنا هشام، بهذا الاسناد
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman] dari [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] tentang firman Allah 'azza wajalla: "(yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan." (Al Ahzaab: 10) Ia berkata: Itu adalah perang khandaq
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا عبدة بن سليمان، عن هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله عز وجل { اذ جاءوكم من فوقكم ومن اسفل منكم واذ زاغت الابصار وبلغت القلوب الحناجر} قالت كان ذلك يوم الخندق
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah]: "Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya." (An Nisaa`: 128) Ia berkata: (ayat ini) turun berkenaan tentang wanita yang telah lama hidup bersama suaminya lalu ia (sang suami) ingin mencerainya, kemudian ia (sang istri) berkata: Janganlah engkau cerai daku dan pertahankan diriku dan engkau terbebas dariku, lalu turunlah ayat ini
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا عبدة بن سليمان، حدثنا هشام، عن ابيه، عن عايشة، { وان امراة خافت من بعلها نشوزا او اعراضا} الاية قالت انزلت في المراة تكون عند الرجل فتطول صحبتها فيريد طلاقها فتقول لا تطلقني وامسكني وانت في حل مني . فنزلت هذه الاية
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] tentang firman Allah 'azza wajalla: "Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya." (An Nisaa`: 128) Ia berkata: (ayat ini) turun berkenaan tentang wanita yang hidup bersama suaminya, mungkin ia tidak mau memperbanyak anak darinya, lalu ia (sang suami) ingin mencerainya, ia telah lama menemaninya dan telah punya anak, ia tidak ingin suaminya mencerainya lalu berkata: Engkau terbebas dari urusanku
حدثنا ابو كريب، حدثنا ابو اسامة، حدثنا هشام، عن ابيه، عن عايشة، في قوله عز وجل { وان امراة خافت من بعلها نشوزا او اعراضا} قالت نزلت في المراة تكون عند الرجل فلعله ان لا يستكثر منها وتكون لها صحبة وولد فتكره ان يفارقها فتقول له انت في حل من شاني
حدثنا يحيى بن يحيى، اخبرنا ابو معاوية، عن هشام بن عروة، عن ابيه، قال قالت لي عايشة يا ابن اختي امروا ان يستغفروا، لاصحاب النبي صلى الله عليه وسلم فسبوهم
وحدثناه ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا ابو اسامة، حدثنا هشام، بهذا الاسناد مثله
حدثنا عبيد الله بن معاذ العنبري، حدثنا ابي، حدثنا شعبة، عن المغيرة بن النعمان، عن سعيد بن جبير، قال اختلف اهل الكوفة في هذه الاية { ومن يقتل مومنا متعمدا فجزاوه جهنم} فرحلت الى ابن عباس فسالته عنها فقال لقد انزلت اخر ما انزل ثم ما نسخها شىء
وحدثنا محمد بن المثنى، وابن، بشار قالا حدثنا محمد بن جعفر، ح وحدثنا اسحاق، بن ابراهيم اخبرنا النضر، قالا جميعا حدثنا شعبة، بهذا الاسناد . في حديث ابن جعفر نزلت في اخر ما انزل . وفي حديث النضر انها لمن اخر ما انزلت
حدثني ابو الطاهر، احمد بن عمرو بن سرح وحرملة بن يحيى التجيبي - قال ابو الطاهر حدثنا وقال، حرملة اخبرنا - ابن وهب، اخبرني يونس، عن ابن شهاب، اخبرني عروة بن الزبير، انه سال عايشة عن قول الله، { وان خفتم ان لا، تقسطوا في اليتامى فانكحوا ما طاب لكم من النساء مثنى وثلاث ورباع} قالت يا ابن اختي هي اليتيمة تكون في حجر وليها تشاركه في ماله فيعجبه مالها وجمالها فيريد وليها ان يتزوجها بغير ان يقسط في صداقها فيعطيها مثل ما يعطيها غيره فنهوا ان ينكحوهن الا ان يقسطوا لهن ويبلغوا بهن اعلى سنتهن من الصداق وامروا ان ينكحوا ما طاب لهم من النساء سواهن . قال عروة قالت عايشة ثم ان الناس استفتوا رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد هذه الاية فيهن فانزل الله عز وجل { ويستفتونك في النساء قل الله يفتيكم فيهن وما يتلى عليكم في الكتاب في يتامى النساء اللاتي لا توتونهن ما كتب لهن وترغبون ان تنكحوهن} . قالت والذي ذكر الله تعالى انه يتلى عليكم في الكتاب الاية الاولى التي قال الله فيها { وان خفتم ان لا تقسطوا في اليتامى فانكحوا ما طاب لكم من النساء} . قالت عايشة وقول الله في الاية الاخرى { وترغبون ان تنكحوهن} رغبة احدكم عن اليتيمة التي تكون في حجره حين تكون قليلة المال والجمال فنهوا ان ينكحوا ما رغبوا في مالها وجمالها من يتامى النساء الا بالقسط من اجل رغبتهم عنهن