Loading...

Loading...
Kitab
504 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ali] Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepadaku [Abdurrahman bin Abis] Aku mendengar [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] berkata terkait dengan firman-Nya: "TARMI BISYARARIN KAL QASHR." Ia menjelaskan, "Kami biasanya bersandar pada kayu yang tingginya tiga hasta atau lebih tinggi dari itu. Kami mengangkatnya ketika memasuki musim dingin dan kami pun menamakannyha Al Qashr." Kemudian firman-Nya: "KA`ANNAHU JIMAALAATUN SHUFR." Ia menjelaskan, "Tali-tali bahtera yang dikumpulkan hingga menyerupai cambuk
حدثنا عمرو بن علي، حدثنا يحيى، اخبرنا سفيان، حدثني عبد الرحمن بن عابس، سمعت ابن عباس رضى الله عنهما {ترمي بشرر} كنا نعمد الى الخشبة ثلاثة اذرع وفوق ذلك، فنرفعه للشتاء فنسميه القصر. {كانه جمالات صفر} حبال السفن تجمع حتى تكون كاوساط الرجال
Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh bin Ghiyats] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] Telah menceritakan kepadaku [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Abdullah] ia berkata; Ketika kami berada di dalam gua bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, turunlah wahyu pada beliau yakni surat Al Mursalaat. Beliau benar-benar membacanya dan kami pun menerimanya langsung dari lisan beliau yang saat itu basah lembab. Dan tiba-tiba seekor ular keluar ke tempat kami, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bunuhlah ular itu!" Maka kami pun segera mengejarnya, namun ular telah lebih dahulu kabur, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ia telah terbebas dari keburukan kalian, sementara kalian pun telah diselamatkan dari keburukannya." Umar berkata; Aku menghafalnya dari bapakku di dalam gua yang berlokasi di Mina
حدثنا عمر بن حفص، حدثنا ابي، حدثنا الاعمش، حدثني ابراهيم، عن الاسود، عن عبد الله، قال بينما نحن مع النبي صلى الله عليه وسلم في غار اذ نزلت عليه والمرسلات، فانه ليتلوها واني لاتلقاها من فيه وان فاه لرطب بها، اذ وثبت علينا حية فقال النبي صلى الله عليه وسلم " اقتلوها ". فابتدرناها فذهبت فقال النبي صلى الله عليه وسلم " وقيت شركم، كما وقيتم شرها ". قال عمر حفظته من ابي في غار بمنى
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad] Telah mengabarkan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jarak antara dua tiupan (sangkakala) adalah empat puluh." Ibnu Abbas bertanya, "Empat puluh hari?" beliau menjawab: "Tidak." Ia bertanya lagi, "Empat puluh bulan?" beliau menjwab: "Tidak." Ia bertanya lagi, "Empat puluh tahun?" Beliau menjawab: "Tidak." Beliau kemudian bersabda: "Setelah itu, Allah menurunkan air dari langit, maka mereka pun hidup kembali sebagaimana tumbuhnya sayur-sayuran. Tidak ada tersisa seorang pun kecuali ia akan binasa, kecuali satu tulang yakni tulang ekor. Dari tulang itulah, manusia dibangkitkan kembali pada hari kiamat
حدثني محمد، اخبرنا ابو معاوية، عن الاعمش، عن ابي صالح، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما بين النفختين اربعون ". قال اربعون يوما قال ابيت. قال اربعون شهرا قال ابيت. قال اربعون سنة قال ابيت. قال " ثم ينزل الله من السماء ماء. فينبتون كما ينبت البقل ليس من الانسان شىء الا يبلى الا عظما واحدا وهو عجب الذنب، ومنه يركب الخلق يوم القيامة
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al Miqdam] Telah menceritakan kepada kami [Al Fudlail bin Sulaiman] Telah menceritakan kepada kami [Abu Hazim] Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Sa'dari] radliallahu 'anhu, ia berkata; Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata sambil memberi isyarat dengan kedua jarinya seperti ini -yakni dengan jari tengah dan jari telunjuk-: "Sesungguhnya aku di utus, sementara kedatangan hari kiamat adalah sebagaimana jarak antara kedua jari ini (jarak selisih antara jari tengah dan telunjuk)
حدثنا احمد بن المقدام، حدثنا الفضيل بن سليمان، حدثنا ابو حازم، حدثنا سهل بن سعد رضى الله عنه قال رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم قال باصبعيه هكذا بالوسطى والتي تلي الابهام " بعثت والساعة كهاتين
Telah menceritakan kepada kami [Adam] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] ia berkata; Aku mendengar [Zurarah bin Aufa] menceritakan dari [Sa'd bin Hisyam] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Perumpamaan orang membaca Al Qur`an sedangkan ia menghafalnya, maka ia akan bersama para Malaikat mulia. Sedangkan perumpamaan seorang yang membaca Al Qur`an dengan tekum, dan ia mengalami kesulitan atasnya, maka dia akan mendapat dua ganjaran pahala
حدثنا ادم، حدثنا شعبة، حدثنا قتادة، قال سمعت زرارة بن اوفى، يحدث عن سعد بن هشام، عن عايشة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " مثل الذي يقرا القران وهو حافظ له مع السفرة الكرام البررة، ومثل الذي يقرا القران وهو يتعاهده وهو عليه شديد، فله اجران
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Mundzir] Telah menceritakan kepada kami [Ma'n] ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdulah bin Umar radliallahu 'anhuma] bahwasanya; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari ketika seluruh manusia bangkit kepada Rabb semesta alam, salah seorang dari mereka tenggelam dengan keringatnya sendiri bahkan genangan keringatnya mencapai pertengahan kedua telinganya
حدثنا ابراهيم بن المنذر، حدثنا معن، قال حدثني مالك، عن نافع، عن عبد الله بن عمر رضى الله عنهما ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " {يوم يقوم الناس لرب العالمين} حتى يغيب احدهم في رشحه الى انصاف اذنيه
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ali] Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Utsman bin Al Aswad] ia berkata; Aku mendengar [Ibnu Abu Mulaikah] Aku mendengar [Aisyah radliallahu 'anha] berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berabda. -dalam riwayat lain- Dan Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. -dalam riwayat lain- Dan Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] dari [Yahya] dari [Abu Yunus Hatim bin Abu Shaghirah] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Al Qasim] dari [Aisyah radliallahu 'anha] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak seorang pun yang dihisab, kecuali ia akan binasa." Aisyah berkata; Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, Allah telah menjadikanku sebagai tebusanmu, bukankah Allah telah berfirman: 'Makan barangsiapa yang didatangkan kitabnya dari sebelah kanannya, maka niscaya ia akan dihisab dengan perhitungan yang ringan? '" beliau menjawab: "Itulah adalah Al 'Ardlu (hari ketika amal ditampakkan) Namun siapa saja yang hisabnya diperdebatkan, maka dia akan binasa
حدثنا عمرو بن علي، حدثنا يحيى، عن عثمان بن الاسود، قال سمعت ابن ابي مليكة، سمعت عايشة رضى الله عنها قالت سمعت النبي صلى الله عليه وسلم. حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا حماد بن زيد، عن ايوب، عن ابن ابي مليكة، عن عايشة، عن النبي صلى الله عليه وسلم. حدثنا مسدد، عن يحيى، عن ابي يونس، حاتم بن ابي صغيرة عن ابن ابي مليكة، عن القاسم، عن عايشة رضى الله عنها قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ليس احد يحاسب الا هلك ". قالت قلت يا رسول الله جعلني الله فداءك، اليس يقول الله عز وجل {فاما من اوتي كتابه بيمينه * فسوف يحاسب حسابا يسيرا}. قال " ذاك العرض يعرضون، ومن نوقش الحساب هلك
Telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin An Nadlr] Telah mengabarkan kepada kami [Husyaim] Telah mengabarkan kepada kami [Abu Bisyr Ja'far bin Iyas] dari [Mujahid] ia berkata; [Ibnu Abbas] berkata terkat dengan firman Allah: "LATARKABUNNA THABAQAN 'AN THABAQ." Maksudnya adalah proses demi proses. Katanya, dan itulah Nabi kalian shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا سعيد بن النضر، اخبرنا هشيم، اخبرنا ابو بشر، جعفر بن اياس عن مجاهد، قال قال ابن عباس {لتركبن طبقا عن طبق} حالا بعد حال، قال هذا نبيكم صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepada kami [Abdan] ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku [bapakku] dari [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Bara` radliallahu 'anhu] ia berkata; Orang yang pertama-tama kali menemui kami dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah Mush'ab bin Umair dan Ibnu Ummu Maktum. Lalu keduanya pun membacakan Al Qur`an kepada kami. Setelah itu, datanglah Bilal dan Sa'd. Lalu disusul kemudian oleh Umar bin Al Khaththab bersama dua puluh orang. Setelah itu, barulah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang. Maka aku tidak pernah melihat penduduk Madinah gembira menyerupai senang dan gembiranya mereka dengan kedatangan beliau, sampai-sampai anak-anak kecil dan para hamba sahaya pun berseru, "Ini adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah datang." Tidaklah beliau datang hingga aku selesai membaca surat Al A'la dan surat-surat semisalnya
حدثنا عبدان، قال اخبرني ابي، عن شعبة، عن ابي اسحاق، عن البراء رضى الله عنه قال اول من قدم علينا من اصحاب النبي صلى الله عليه وسلم مصعب بن عمير وابن ام مكتوم فجعلا يقرياننا القران، ثم جاء عمار وبلال وسعد ثم جاء عمر بن الخطاب في عشرين ثم جاء النبي صلى الله عليه وسلم فما رايت اهل المدينة فرحوا بشىء فرحهم به، حتى رايت الولايد والصبيان يقولون هذا رسول الله قد جاء. فما جاء حتى قرات {سبح اسم ربك الاعلى} في سور مثلها
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [bapaknya] bahwa [Abdullah bin Zam'ah] telah mengabarkan kepadanya bahwa ia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyampaikan khuthbah lalu menyebutkan Unta yang dan orang yang melukainya (maksudnya dari kaum Tsamud). Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Muncul dari kalangan mereka seorang laki-laki terhormat, perangainya jahat dan mempunyai banyak pendukung di kalangannya, laki-laki itu seperti Abu Zum'ah." Kemudian beliau juga menyebut tentang wanita. Beliau bersabda: "APakah layak salah seorang dari kalian memukul isterinya sebagaimana ia memukul seorang budak, namun di akhir petang malah menggaulinya?." Beliau kemudian memberi nasehat kepada mereka terhadap kebiasaan tertawa lantaran kentut. Setelah itu, beliau bersabda: "Kenapa salah seorang dari kalian tertawa terhadap apa yang ia lakukan?" [Abu Mu'awiyah] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Abdullah bin Zam'ah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan bahwa laki-laki Tsamud tersebut seperti Abu Zam'ah paman Az Zubair bin Al 'Awwam
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا وهيب، حدثنا هشام، عن ابيه، انه اخبره عبد الله بن زمعة، انه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يخطب وذكر الناقة والذي عقر فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " {اذ انبعث اشقاها} انبعث لها رجل عزيز عارم، منيع في رهطه، مثل ابي زمعة ". وذكر النساء فقال " يعمد احدكم يجلد امراته جلد العبد، فلعله يضاجعها من اخر يومه ". ثم وعظهم في ضحكهم من الضرطة وقال " لم يضحك احدكم مما يفعل ". وقال ابو معاوية حدثنا هشام عن ابيه عن عبد الله بن زمعة قال النبي صلى الله عليه وسلم " مثل ابي زمعة عم الزبير بن العوام
Telah menceritakan kepada kami [Qabishah bin Uqbah] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Alqamah] ia berkata; Aku bergabung dalam suatu kelompok yang terdiri dari sabahat-sahabatnya Abdullah Asy Sya'a, lalu Abu Darda` mendengar kami, maka ia pun bergegas datang. Kemudian ia bertanya, "Adakah di antara kalian yang bisa membaca (Al Qur`an)?" kami menjawab, "Ya, ada." Ia bertanya lagi, "Lalu, siapakah diantara kalian yang paling bagus bacaannya?" Maka mereka pun menunjuk ke arahku. [Abu Darda'] berkata, "Kalau begitu, bacalah." Maka aku pun membaca, "WAL LAAILI IDZAA YAGHSYAA WAN NAHAARI IDZAA TAJALLAA WADZ DZAKARI WAL UNTSAA." Ia bertanya lagi, "Apakah kamu mendengarnya langsung dari bibir temanmu (Ibnu Mas'ud)?" aku menjawab, "Ya." Ia berkata, "Kalau aku mendengarnya langsung dari bibir Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, namun orang-orang itu mengingkarinya
حدثنا قبيصة بن عقبة، حدثنا سفيان، عن الاعمش، عن ابراهيم، عن علقمة، قال دخلت في نفر من اصحاب عبد الله الشام فسمع بنا ابو الدرداء فاتانا فقال افيكم من يقرا فقلنا نعم. قال فايكم اقرا فاشاروا الى فقال اقرا. فقرات {والليل اذا يغشى * والنهار اذا تجلى * والذكر والانثى}. قال انت سمعتها من في صاحبك قلت نعم. قال وانا سمعتها من في النبي صلى الله عليه وسلم وهولاء يابون علينا
Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim] ia berkata; Para sahabat Abdullah datang menemui Abu Darda`. Ia mencari mereka dan akhirnya menemukan mereka. Maka [Abu Darda`] bertanya kepada mereka, "Siapakah di antara kalian yang membaca dengan bacaan [Abdullah]" salah seorang menjawab, "Kami semua membaca dengan bacaannya Abdullah." Ia bertanya lagi, "Lalu siapa di antara kalian yang paling baik bacaannya?" Maka mereka pun menunjuk ke arah 'Alqamah. Abu Darda` pun bertanya padanya, "Bagaimana kamu mendengarnya membaca ayat: 'WAL LAILI IDZAA YAGHSYAA.'?" [Alqamah] menjawab, "WADZ DZAKARI WAL UNTSAA." Abu Darda` berkata, "Demi Allah, aku telah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membacanya seperti ini. Akan tetapi mereka itu, menginginkan agar aku membacanya: 'WAMAA KHALAQADZ DZAKARA WAL UNTSAA.' Demi Allah, aku tidak akan mengikuti mereka
حدثنا عمر، حدثنا ابي، حدثنا الاعمش، عن ابراهيم، قال قدم اصحاب عبد الله على ابي الدرداء فطلبهم فوجدهم فقال ايكم يقرا على قراءة عبد الله قال كلنا. قال فايكم يحفظ واشاروا الى علقمة. قال كيف سمعته يقرا {والليل اذا يغشى}. قال علقمة {والذكر والانثى}. قال اشهد اني سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقرا هكذا، وهولاء يريدوني على ان اقرا {وما خلق الذكر والانثى} والله لا اتابعهم
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali radliallahu 'anhu] ia berkata; Suatu kami berada dalam kelompok pelayatan jenazah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tepatnya di Baqi' Al Gharqad, maka beliau pun bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali tempat duduknya dari surga atau dari neraka telah ditulis." Para sahabat pun bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana kalau kita sebaiknya hanya bertawakkal saja?" beliau menjawab: "Beramallah kalian, sebab setiap orang akan dimudahkan." Kemudian beliau bersabda: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan).." hingga firman-Nya: "LIL'USRAA." Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman] dari [Ali radliallahu 'anhu] ia berkata; Suatu ketika, kami duduk-duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu ia pun menyebutkan hadits semisalnya
حدثنا ابو نعيم، حدثنا سفيان، عن الاعمش، عن سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن السلمي، عن علي رضى الله عنه قال كنا مع النبي صلى الله عليه وسلم في بقيع الغرقد في جنازة فقال " ما منكم من احد الا وقد كتب مقعده من الجنة ومقعده من النار ". فقالوا يا رسول الله افلا نتكل فقال " اعملوا فكل ميسر ". ثم قرا {فاما من اعطى واتقى * وصدق بالحسنى} الى قوله {للعسرى}
حدثنا مسدد، حدثنا عبد الواحد، حدثنا الاعمش، عن سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن، عن علي رضى الله عنه قال كنا قعودا عند النبي صلى الله عليه وسلم فذكر الحديث
Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Khalid] Telah mengabarkan kepada kami [Muhamad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sulaiman] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya; Suatu ketika beliau berada dalam rombongan pelayat jenazah, lalu beliau mengambil tongkat dan menancapkannya di tanah. Kemudian beliau bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali tempat duduknya dari surga atau dari neraka telah ditulis." Para sahabat pun bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana kalau sebaiknya kita hanya bertawakkal saja?" beliau menjawab: "Beramallah kalian, sebab setiap orang akan dimudahkan." Kemudian beliau bersabda: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan).." Syu'bah berkata; [Manshur] telah menceritakan hadits ini kepadaku, namun aku tidak mengingkarinya bahwa itu adalah dari haditsnya Sulaiman
حدثنا بشر بن خالد، اخبرنا محمد بن جعفر، حدثنا شعبة، عن سليمان، عن سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن السلمي، عن علي رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم. انه كان في جنازة فاخذ عودا ينكت في الارض فقال " ما منكم من احد الا وقد كتب مقعده من النار او من الجنة ". قالوا يا رسول الله افلا نتكل قال " اعملوا فكل ميسر {فاما من اعطى واتقى * وصدق بالحسنى} الاية. قال شعبة وحدثني به منصور فلم انكره من حديث سليمان
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman] dari [Ali] ia berkata; Suatu ketika, kami duduk-duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kalian, kecuali tempat duduknya dari surga dan dari neraka telah ditulis." Maka kami pun bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana bila kita sebaiknya hanya bertawakkal saja?" beliau menjawab: "Tidak! Tetapi beramallah kalian, sebab setiap orang akan dimudahkah." Kemudian beliau membacakan ayat: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA FASANUYASSIRUHU LILYUSRAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan).." hingga firman-Nya, "FASANUYASSIRUHU LIL'USRAA
حدثنا يحيى، حدثنا وكيع، عن الاعمش، عن سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن، عن علي عليه السلام قال كنا جلوسا عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال " ما منكم من احد الا وقد كتب مقعده من الجنة ومقعده من النار ". فقلنا يا رسول الله افلا نتكل قال " لا، اعملوا فكل ميسر ". ثم قرا {فاما من اعطى واتقى * وصدق بالحسنى * فسنيسره لليسرى} الى قوله {فسنيسره للعسرى}
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali radliallahu 'anhu] ia berkata; Suatu ketika, kami berada dalam pelayatan jenazah di Baqi' Al Gharqad. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang lalu duduk dan kami pun ikut duduk di sekitar beliau. Saat itu, beliau membawa tongkat kecil dan beliau tegakkan dengan kakinya. Kemudian beliau bersabda: Tidak ada seorang pun, dan tidak ada satu jiwa pun yang bernafas, kecuali tempatnya telah ditulis di neraka dan di surga. Dan telah pula di tulis, apakah ia akan hidup sengsara atau bahagia." Maka seorang laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana kalau kita bertawakkal saja terhadap kitab kita (catatan yang telah ditetapkan) dan meninggalkan amal? Siapa diantara kita yang termasuk golongan yang beruntung, maka niscaya ia akan berjalan di atas amalan golongan yang beruntung (penghuni surga). Dan siapa yang termasuk Ahlusy Syaqa` (golongan selaka), maka niscaya ia akan berjalan di atas amalan Ahlusy Syaqa (golongan celaka, penghuni neraka)?." Beliau bersabda: "Adapun Ahlus Sa'adah (golongan yang beruntung, penghuni surga), maka ia akan dimudahkan untuk mengerjalan amalan Ahlus Sa'adah (golongan yang beruntung penghuni surga). Dan Ahlusy Syaqa` (golongan celaka) juga akan dimudahkan untuk melakukan amalan Ahlusy Syaqa` (golongan celaka)." Kemudian beliau membaca ayat: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan)
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، حدثنا جرير، عن منصور، عن سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن السلمي، عن علي رضى الله عنه قال كنا في جنازة في بقيع الغرقد، فاتانا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقعد وقعدنا حوله، ومعه مخصرة فنكس، فجعل ينكت بمخصرته ثم قال " ما منكم من احد وما من نفس منفوسة الا كتب مكانها من الجنة والنار، والا قد كتبت شقية او سعيدة ". قال رجل يا رسول الله افلا نتكل على كتابنا وندع العمل فمن كان منا من اهل السعادة فسيصير الى اهل السعادة، ومن كان منا من اهل الشقاء فسيصير الى عمل اهل الشقاوة. قال " اما اهل السعادة فييسرون لعمل اهل السعادة واما اهل الشقاوة فييسرون لعمل اهل الشقاء ". ثم قرا {فاما من اعطى واتقى * وصدق بالحسنى} الاية
Telah menceritakan kepada kami [Adam] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al A'masy] ia berkata; Aku mendengar [Sa'd bin Ubaidah] menceritakan dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali radliallahu 'anhu] ia berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada dalam rombongan pelayat Jenazah, lalu beliau mengambil sesuatu dan memukulkannya ke tangah. Kemudian beliau bersabda: "Tidak ada seorang pun, kecuali tempat duduknya telah ditulis di neraka dan tempat duduknya di surga." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kalau begitu, bagaimana bila kita bertawakkal saja terhadap takdir kita tanpa beramal?" beliau menajawab: "Ber'amallah kalian, karena setiap orang akan dimudahkan kepada yang dicipta baginya. Barangsiapa yang diciptakan sebagai Ahlus Sa'adah (penduduk surga), maka ia akan dimudahkan untuk mengamalkan amalan Ahlus Sa'adah. Namun, barangsiapa yang diciptakan sebagai Ahlusy Syaqa` (penghuni neraka), maka ia akan dimudahkan pula untuk melakukan amalan Ahlusy Syaqa`." Kemudian beliau membacakan ayat: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan)
حدثنا ادم، حدثنا شعبة، عن الاعمش، قال سمعت سعد بن عبيدة، يحدث عن ابي عبد الرحمن السلمي، عن علي رضى الله عنه قال كان النبي صلى الله عليه وسلم في جنازة فاخذ شييا فجعل ينكت به الارض فقال " ما منكم من احد الا وقد كتب مقعده من النار ومقعده من الجنة ". قالوا يا رسول الله افلا نتكل على كتابنا وندع العمل قال " اعملوا فكل ميسر لما خلق له، اما من كان من اهل السعادة فييسر لعمل اهل السعادة، واما من كان من اهل الشقاء فييسر لعمل اهل الشقاوة ". ثم قرا {فاما من اعطى واتقى * وصدق بالحسنى} الاية
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Al Aswad bin Qais] ia berkata; Aku mendengar [Jundub bin Sufyan radliallahu 'anhu] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menderita sakit hingga beliau tidak bisa bangun selama dua malam atau tiga. Lalu datanglah seorang wanita seraya berkata, "Wahai Muhammad, aku benar-benar mengharap bahwa syetanmu telah meninggalkanmu. Sebab, aku tidak lagi melihatnya semenjak dua hari ini atau tiga hari." Maka Allah 'azza wajalla menurunkan surat: "WADLDLUHAA WALLAILI IDZAA SAJAA MAA WADDA'AKA RABBUKA WAMAA QALAA." Firman Allah: "MAA WADDA'AKA RABBUKA WAMAA QALAA." (QS. Adhdhuha 3) Dibaca dengan tasydid atau pun Takhfif maknanya tetap satu, yakni Rabb-mu tidaklah meninggalkanmu. Ibnu Abbas menafsirkan, "(Rabb-mu) tidaklah meninggalkan dan memurkaimu
حدثنا احمد بن يونس، حدثنا زهير، حدثنا الاسود بن قيس، قال سمعت جندب بن سفيان رضى الله عنه قال اشتكى رسول الله صلى الله عليه وسلم فلم يقم ليلتين او ثلاثا، فجاءت امراة فقالت يا محمد اني لارجو ان يكون شيطانك قد تركك، لم اره قربك منذ ليلتين او ثلاثا. فانزل الله عز وجل {والضحى * والليل اذا سجى * ما ودعك ربك وما قلى}
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far Ghundar] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Aswad bin Qais] ia berkata; Aku mendengar [Jundub Al Bajali] berkata; Seorang wanita berkata, "Wahai Rasulullah, tidaklah aku melihat Syetanmu itu, kecuali ia telah meninggalkanmu." Maka turunlah surat: "MAA WADDA'AKA RABBUKA WAMAA QALAA (Rabb-mu tidaklah meninggalkanmu tidak pula menelantarkanmu). (QS. Adhdhuha)
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا محمد بن جعفر، غندر حدثنا شعبة، عن الاسود بن قيس، قال سمعت جندبا البجلي، قالت امراة يا رسول الله ما ارى صاحبك الا ابطاك. فنزلت {ما ودعك ربك وما قلى}