Loading...

Loading...
Kitab
504 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Ali] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] ia berkata; Aku mendengar [Ubaid bin Hunain] berkata; Aku mendengar [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; Aku ingin bertanya kepada [Umar bin Al Khaththab] radliallahu 'anhu. Aku pun berkata, "Wahai Amirul Mukminin, siapakah dua wanita yang bantu-membantu untuk menyusahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" belum selesai aku bertanya beliu sudah lebih dulu menjawab, "Yaitu Aisyah dan Hafshah
حدثنا علي، حدثنا سفيان، حدثنا يحيى بن سعيد، قال سمعت عبيد بن حنين، قال سمعت ابن عباس رضى الله عنهما يقول اردت ان اسال عمر فقلت يا امير المومنين من المراتان اللتان تظاهرتا على رسول الله صلى الله عليه وسلم فما اتممت كلامي حتى قال عايشة وحفصة
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaid] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] ia berkata; Aku mendengar [Ubaid bin Hunain] berkata, Aku mendengar [Ibnu Abbas] berkata; Aku ingin bertanya kepada [Umar bin Al Khaththab] mengenai dua wanita yang bantu-membantu untuk menyusahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Dan aku pun menahan keinginan itu selama satu tahun, namun aku belum juga mendapat kesempatan yang pas untuk menanyakannya. Hingga pada suatu hari aku keluar bersamanya untuk menunaikan ibadah haji. Ketika kami berada di Zhahran, Umar pergi untuk buang hajat, lalu ia berkata, "Bawakanlah aku air untuk berwudlu." Maka aku pun membawakan untuknya, lalu menuangkan air wudlu untuktunya. Pada saat itulah, aku melihatnya sebagai saat yang tepat untuk bertanya. Maka apu pun bertanya, "Wahai Amirul Mukminin, siapakah dua orang wanita yang pernah bantu membantu untuk menyusahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Ibnu Abbas berkata; Aku belum selesai bertanya, tetapi ia telah lebih dahulu menjawab, "Yaitu Aisyah dan Hafshah
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا يحيى بن سعيد، قال سمعت عبيد بن حنين، يقول سمعت ابن عباس، يقول اردت ان اسال، عمر عن المراتين اللتين، تظاهرتا على رسول الله صلى الله عليه وسلم فمكثت سنة فلم اجد له موضعا، حتى خرجت معه حاجا، فلما كنا بظهران ذهب عمر لحاجته فقال ادركني بالوضوء فادركته بالاداوة، فجعلت اسكب عليه ورايت موضعا فقلت يا امير المومنين من المراتان اللتان تظاهرتا قال ابن عباس فما اتممت كلامي حتى قال عايشة وحفصة
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Aun] Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata, [Umar radliallahu 'anhu] berkata; Para isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkumpul untuk membuat sesuatu sebagai bentuk rasa kecemburuan mereka terhadap beliau. Maka aku pun berkata pada mereka, "Bila saja Rabb-nya -jika beliau menceraikan kalian- mudah-mudahan Ia menggantikan untuknya isteri-isteri yang lebih baik dari kalian." Maka turunlah ayat ini
حدثنا عمرو بن عون، حدثنا هشيم، عن حميد، عن انس، قال قال عمر رضى الله عنه اجتمع نساء النبي صلى الله عليه وسلم في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه ان طلقكن ان يبدله ازواجا خيرا منكن. فنزلت هذه الاية
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Isra'il] dari [Abu Hashin] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma]: "'UTULLIM BA'DA DZAALIKA ZANIIM." Ia berkata, "Yaitu seorang laki-laki Quraisy yang memiliki telinga terpotong seperti telinga kambing yang terpotong
حدثنا محمود، حدثنا عبيد الله، عن اسراييل، عن ابي حصين، عن مجاهد، عن ابن عباس رضى الله عنهما {عتل بعد ذلك زنيم} قال رجل من قريش له زنمة مثل زنمة الشاة
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ma'bad bin Khalid] ia berkata, Aku mendengar [Haritsah bin Wahb Al Khuza'i] ia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah kalian aku beritahukan mengenai penghuni surga? Yaitu setiap orang lemah dan ditindas, yang sekiranya ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah mengabulkannya. Dan maukah kalian aku beritahukan mengenai penghuni neraka? Yaitu setiap yang beringas membela kebatilan, kasar lagi sombong
حدثنا ابو نعيم، حدثنا سفيان، عن معبد بن خالد، قال سمعت حارثة بن وهب الخزاعي، قال سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " الا اخبركم باهل الجنة كل ضعيف متضعف لو اقسم على الله لابره، الا اخبركم باهل النار كل عتل جواظ مستكبر
Telah menceritakan kepada kami [Adam] Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Khalid bin Yazid] dari [Sa'id bin Abu Hilal] dari [Zaid bin Aslam] dari [Atha` bin Yasar] dari [Abu Sa'id radliallahu 'anhu] ia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Rabb kita menampakkan betisnya, maka sujudlah setiap orang mukmin dan mukminah, sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang yang ketika di dunia ia sujud karena riya` dan sum'ah. Mereka mencoba untuk sujud, namun punggung mereka kembali tegak
حدثنا ادم، حدثنا الليث، عن خالد بن يزيد، عن سعيد بن ابي هلال، عن زيد بن اسلم، عن عطاء بن يسار، عن ابي سعيد رضى الله عنه قال سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " يكشف ربنا عن ساقه فيسجد له كل مومن ومومنة، ويبقى من كان يسجد في الدنيا رياء وسمعة، فيذهب ليسجد فيعود ظهره طبقا واحدا
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Musa] Telah mengabarkan kepada kami [Hasyim] dari [Ibnu Juraij] dan [Atha`] berkata; dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] bahwanya; Berhala-berhala yang dahulu di agungkan oleh kaum Nabi Nuh, di kemudian hari tersebar di bangsa 'Arab. Wadd menjadi berhala untuk kamu Kalb di Daumah Al Jandal. Suwa' untuk Bani Hudzail. Yaquts untuk Murad dan Bani Ghuthaif di Jauf tepatnya di Saba`. Adapun Ya'uq adalah untuk Bani Hamdan. Sedangkan Nashr untuk Himyar keluarga Dzul Kala'. Itulah nama-nama orang Shalih dari kaum Nabi Nuh. Ketika mereka wafat, syetan membisikkan kepada kaum mereka untuk mendirikan berhala pada majelis mereka dan menamakannya dengan nama-nama mereka. Maka mereka pun melakukan hal itu, dan saat itu berhala-berhala itu belum disembah hingga mereka wafat, sesudah itu, setelah ilmu tiada, maka berhala-berhala itu pun disembah
حدثنا ابراهيم بن موسى، اخبرنا هشام، عن ابن جريج، وقال، عطاء عن ابن عباس رضى الله عنهما صارت الاوثان التي كانت في قوم نوح في العرب بعد، اما ود كانت لكلب بدومة الجندل، واما سواع كانت لهذيل، واما يغوث فكانت لمراد ثم لبني غطيف بالجرف عند سبا، واما يعوق فكانت لهمدان، واما نسر فكانت لحمير، لال ذي الكلاع. اسماء رجال صالحين من قوم نوح، فلما هلكوا اوحى الشيطان الى قومهم ان انصبوا الى مجالسهم التي كانوا يجلسون انصابا، وسموها باسمايهم ففعلوا فلم تعبد حتى اذا هلك اوليك وتنسخ العلم عبدت
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar bersama sekelompok orang dari sahabatnya menuju Pasar 'Ukazh. Sedangkan para setan telah dihalangi untuk mencuri berita langit. Bahkan, mereka dilempari dengan bintang (meteor) dan mereka pun kembali. Maka mereka (sahabat setan) pun bertanya, "Ada apa dengan kalian?" Mereka menjawab, "Kami telah dihalangi untuk mencuri berita langit. Dan kami juga dilempari dengan bintang (meteor)." Mereka berkata, "Tidaklah kalian dihalangi untuk mencuri berita langit kecuali karena suatu kejadian. Karena itu, cermatilah ke seluruh penjuru bumi dari barat dan timur, lihatlah peristiwa apa yang sebenarnya telah terjadi." Akhirnya mereka pun pergi menelusuri penjuru bumi, barat dan timur guna melihat peristiwa apa yang telah terjadi sehingga menghalangi antara mereka dan berita langit. Mereka berjalan ke arah Tihamah menuju Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang sedang berada pada sebatang pohon kurma hendak menuju ke pasar 'Ukazh. Saat itu, beliau sedang shalat Fajar (Shalat subuh) bersama para sahabatnya. Maka ketika para setan mendengar Al Qur`an, mereka pun menyimaknya dan berkata, "Inilah yang menghalangi antara kalian dan berita langit." Akhirnya mereka kembali kepada kaumnya dan berkata, "Wahai kamu kami (Sesungguhnya kami telah mendengar Al Qur'an yang begitu menakjubkan, yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, hingga kami pun beriman kepadanya dan kami tidak akan menyekutukan Rabb kami dengan sesuatu apa pun)." (QS. Aljin 1-2). Dan Allah 'azza wajalla pun menurunkan wahyu kepada Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam, "Katakanlah: 'Telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya sekelompok jin telah mendengarkan (Al Qur`an).'" (QS. Aljin 1). Yang diwahyukan kepada beliau adalah perkataan Jin
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا ابو عوانة، عن ابي بشر، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس، قال انطلق رسول الله صلى الله عليه وسلم في طايفة من اصحابه عامدين الى سوق عكاظ، وقد حيل بين الشياطين وبين خبر السماء، وارسلت عليهم الشهب فرجعت الشياطين فقالوا ما لكم فقالوا حيل بيننا وبين خبر السماء وارسلت علينا الشهب. قال ما حال بينكم وبين خبر السماء الا ما حدث، فاضربوا مشارق الارض ومغاربها فانظروا ما هذا الامر الذي حدث. فانطلقوا فضربوا مشارق الارض ومغاربها ينظرون ما هذا الامر الذي حال بينهم وبين خبر السماء. قال فانطلق الذين توجهوا نحو تهامة الى رسول الله صلى الله عليه وسلم بنخلة، وهو عامد الى سوق عكاظ، وهو يصلي باصحابه صلاة الفجر، فلما سمعوا القران تسمعوا له فقالوا هذا الذي حال بينكم وبين خبر السماء. فهنالك رجعوا الى قومهم فقالوا يا قومنا انا سمعنا قرانا عجبا يهدي الى الرشد فامنا به، ولن نشرك بربنا احدا. وانزل الله عز وجل على نبيه صلى الله عليه وسلم {قل اوحي الى انه استمع نفر من الجن} وانما اوحي اليه قول الجن
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ali bin Al Mubarak] dari [Yahya bin Abu Katsir] aku bertanya kepada [Abu Salamah bin Abdurrahman] mengenai ayat Al Qur`an yang pertama kali turun, maka ia pun menjawab, "YAA `AYYUHAL MUDDATSTSIR." Aku berkata, "Orang-orang mengatakan bahwa yang pertama kali turun adalah: 'IQRA`BISMI RABBIKALLADZII KHALAQ.'" Maka Abu Salamah berkata; Aku pernah menanyakan hal itu pada [Jabir bin Abdullah] radliallahu 'anhuma. Dan aku juga mengatakan seperti apa kamu katakan. Namun Jabir berkata; Aku tidak akan menceritakan kepadamu, kecuali dengan sesuatu yang telah diceritakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda: "Aku berdiam diri di gua Hira` Setelah selesai, aku pun beranjak keluar dan tiba-tiba aku mendengar seseorang memanggilku, maka aku pun menoleh ke sebelah kananku, namun aku tidak melihat siapa-siapa, ke sebelah kiri, juga aku tidak melihat seseorang, kuarahkan pandanganku ke depan juga tidak ada seorang pun yang terlihat, akhirnya aku menoleh ke belakang, aku juga tidak melihat siapa-siapa. Lalu aku mengangkat kepalaku, dan ternyata aku melihat sesuatu di atas langit. Setelah itu, aku segera mendatangi Khadijah dan berkata, 'Selimutilah aku. Dan tuangkanlah air dingin pada tubuhku.' Pada saat itulah, diturunkanlah ayat ini padaku: 'YAA `AYYUHAL MUDDATSTSIR, QUM FA`ANDZIR, WA RABBAKA FAKABBIR (Wahai orang yang berselimut, bangunlah dan berilah peringatakan. Dan Tuhan-mu, agungkanlah)
حدثنا يحيى، حدثنا وكيع، عن علي بن المبارك، عن يحيى بن ابي كثير، سالت ابا سلمة بن عبد الرحمن عن اول، ما نزل من القران. قال {يا ايها المدثر} قلت يقولون {اقرا باسم ربك الذي خلق} فقال ابو سلمة سالت جابر بن عبد الله رضى الله عنهما عن ذلك وقلت له مثل الذي قلت فقال جابر لا احدثك الا ما حدثنا رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " جاورت بحراء، فلما قضيت جواري هبطت فنوديت فنظرت عن يميني فلم ار شييا، ونظرت عن شمالي فلم ار شييا، ونظرت امامي فلم ار شييا، ونظرت خلفي فلم ار شييا، فرفعت راسي فرايت شييا، فاتيت خديجة فقلت دثروني وصبوا على ماء باردا قال فدثروني وصبوا على ماء باردا قال فنزلت {يا ايها المدثر * قم فانذر * وربك فكبر}
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dan selainnya, keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Harb bin Syaddad] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Aku berdiam diri di gua Hira`.." Yakni sama persis dengan hadits [Utsman bin Umar] dari [Ali bin Al Mubarak]
حدثني محمد بن بشار، حدثنا عبد الرحمن بن مهدي، وغيره، قالا حدثنا حرب بن شداد، عن يحيى بن ابي كثير، عن ابي سلمة، عن جابر بن عبد الله، رضى الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " جاورت بحراء ". مثل حديث عثمان بن عمر عن علي بن المبارك
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] Telah menceritakan kepada kami [Harb] Telah menceritakan kepada kami [Yahya] ia berkata; Aku pernah bertanya kepada [Abu Salamah], "Bagian manakah dari Al Qur`an yang pertama kali turun?" Ia pun menjawab, "YAA AYYUHAL MUDDATSTSIR." Aku berkata, "Aku pernah dikabarkan bahwa bagian Al Qur`an yang pertama kali turun adalah: 'IQRA` BISMI RABIKALLADZII KHALAQ (Sebutlah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan).'" Maka Abu Salamah pun berkata; Aku pernah bertanya kepada [Jabir bin Abdullah], "Bagian Al Qur`an yang manakah yang pertama kali turun?" Maka ia menjawab, "YA `AYYUHAL MUDDATSTSIR." Kukatakan, "Pernah diberitakan kepadaku, bahwa yang pertama kali turun adalah, 'IQRA` BISMI RABIKALLADZII KHALAQ.'" Maka ia menjelaskan kembali; Aku tidak akan mengabarkan kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah dikatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku berdiam diri di gua Hira`. Setelah selesai, aku pun beranjak keluar dan menelusuri lembah, tiba-tiba aku mendengar seseorang memanggilku, maka aku pun menoleh ke depan, ke arah belakang, ke samping kanan dan juga ke kiri. Ternyata, yang memanggilku duduk di atas kursi yang terbentang antara langit dan bumi. Setelah itu, aku segera mendatangi Khadijah dan berkata, 'Selimutilah aku. Dan tuangkanlah air dingin pada tubuhku.' Pada saat itulah, diturunkanlah ayat ini padaku: 'YAA `AYYUHAL MUDDATSTSIR, QUM FA`ANDZIR, WA RABBAKA FAKABBIR (Wahai orang yang berselimut, bangunlah dan berilah peringatakan. Dan Tuhan-mu, agungkanlah)
حدثنا اسحاق بن منصور، حدثنا عبد الصمد، حدثنا حرب، حدثنا يحيى، قال سالت ابا سلمة اى القران انزل اول فقال {يا ايها المدثر} فقلت انبيت انه {اقرا باسم ربك الذي خلق} فقال ابو سلمة سالت جابر بن عبد الله اى القران انزل اول فقال {يا ايها المدثر} فقلت انبيت انه {اقرا باسم ربك} فقال لا اخبرك الا بما قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " جاورت في حراء فلما قضيت جواري، هبطت فاستبطنت الوادي فنوديت، فنظرت امامي وخلفي وعن يميني وعن شمالي فاذا هو جالس على عرش بين السماء والارض، فاتيت خديجة فقلت دثروني وصبوا على ماء باردا، وانزل على {يا ايها المدثر * قم فانذر * وربك فكبر}
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] -dalam riwayat lain- Dan Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] bahwa [Az Zuhri] berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma] ia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda menceritakan peristiwa Fatratul Wahyu (Masa-masa kevakuman wahyu): "Ketika aku tengah berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara yang berasal dari langit, maka aku pun mengangkat pandanganku ke arah langit, ternyata di atas terdapat Malaikat yang sebelumnya mendatangiku di gua Hira` tengah duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku merasa ketakutan hingga aku jatuh tersungkur ke tanah. Lalu aku pun segera menemui keluargaku seraya berkata, 'Selimutilah aku, selimutilah aku.' Maka keluargaku pun segera menyelimutiku. Akhirnya Allah Ta'ala menurunkan ayat: 'YAA AYYUHAL MUDDATSTSIR QUM FA`ANDZIR (Wahai orang yang berselimut, bangkitlah, dan berilah peringatan).'" Hingga firman-Nya: "WAR RIJZA FAHJUR (Dan berhala-berhala itu, maka tinggalkanlah)." Yakni sebelum perintah shalat diwajibkan. Ar Rijz adalah berhala
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، عن عقيل، عن ابن شهاب،. وحدثني عبد الله بن محمد، حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، عن الزهري، فاخبرني ابو سلمة بن عبد الرحمن، عن جابر بن عبد الله رضى الله عنهما قال سمعت النبي صلى الله عليه وسلم وهو يحدث عن فترة الوحى فقال في حديثه " فبينا انا امشي اذ سمعت صوتا من السماء فرفعت راسي فاذا الملك الذي جاءني بحراء جالس على كرسي بين السماء والارض، فجيثت منه رعبا فرجعت فقلت زملوني زملوني. فدثروني فانزل الله تعالى {يا ايها المدثر} الى {والرجز فاهجر} قبل ان تفرض الصلاة وهى الاوثان
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yusuf] Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Uqail] dan [Ibnu Syihab] berkata; Aku mendengar [Abu Salamah] berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Jabir bin Abdullah] bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan tentang awalnya wahyu turun pada beliau. Beliau berkisah: "Ketika aku tengah berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara yang berasal dari langit, maka aku pun mengangkat pandanganku ke arah langit, ternyata di atas terdapat Malaikat yang sebelumnya mendatangiku di gua Hira` tengah duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku merasa ketakutan hingga aku jatuh tersungkur ke tanah. Lalu aku pun segera menemui keluargaku seraya berkata, 'Selimutilah aku, selimutilah aku.' Maka keluargaku pun segera menyelimutiku. Akhirnya Allah Ta'ala menurunkan ayat: 'YAA AYYUHAL MUDDATSTSIR QUM FA`ANDZIR (Wahai orang yang berselimut, bangkitlah, dan berilah peringatan).'" Hingga firman-Nya: "FAHJUR." Abu Salamah berkata; Ar Rijz artinya adalah berhala-berhala. Setelah itu, turunlah wahyu secara berturut-turut
حدثنا عبد الله بن يوسف، حدثنا الليث، عن عقيل، قال ابن شهاب سمعت ابا سلمة، قال اخبرني جابر بن عبد الله، انه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يحدث عن فترة الوحى " فبينا انا امشي سمعت صوتا من السماء فرفعت بصري قبل السماء، فاذا الملك الذي جاءني بحراء قاعد على كرسي بين السماء والارض، فجيثت منه حتى هويت الى الارض، فجيت اهلي فقلت زملوني زملوني. فزملوني فانزل الله تعالى {يا ايها المدثر} الى قوله {فاهجر} " قال ابو سلمة والرجز الاوثان " ثم حمي الوحى وتتابع
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Abu Aisyah] -ia adalah seorang yang Tsiqqah- dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] ia berkata; Apabila turun wahyu, biasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menggerak-gerakkan lisannya. Sufyan menafsirkannya; Bahwa maksud beliau menggerak-gerakkan bibirnya adalah untuk menghafalnya. Maka Allah menurunkan firman-Nya, "LAA TUHARRIK BIHI LISAANAKA LITA'JALA BIHI (Janganlah kamu menggerak-gerakkkan lisanmu untuk segera menyudahinya)
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا موسى بن ابي عايشة وكان ثقة عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال كان النبي صلى الله عليه وسلم اذا نزل عليه الوحى حرك به لسانه ووصف سفيان يريد ان يحفظه فانزل الله {لا تحرك به لسانك لتعجل به}
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Isra`il] dari [Musa bin Abu Aisyah] bahwa ia pernah bertanya kepada [Sa'id bin Jubair] mengenai firman Allah: "LAA TUHARRIK BIHI LISAANAK." Ia menjawab; [Ibnu Abbas] berkata; Biasa beliau menggerak-gerakkan kedua bibirnya saat wahyu diturunkan padanya. Oleh karena itu, dikatakanlah pada beliau, "Janganlah kamu menggerak-gerakkan lisanmu -saat menerimanya- karena khawatir sesuatu akan terlewatkan darinya." Firman Allah: "INNA 'ALAINA JAM'AHU WA QUR`AANAH." Maksudnya adalah, Kamilah yang akan mengumpulkannya di dalam dadamu agar kamu bisa mengungkapkannya. Dan firman-Nya: "FAIDZAA QARA`NAAHU FATTABI' QUR`AANAH." Ibnu Abbas menjelaskan; Maksudnya adalah ketika diturunkan padanya. Maka, ikutilah. Kemudian firman-Nya: "INNA 'ALAINAA BAYAANAH." Maksudnya; Kamilah yang akan menjelaskannya melalui lisanmu
حدثنا عبيد الله بن موسى، عن اسراييل، عن موسى بن ابي عايشة، انه سال سعيد بن جبير عن قوله تعالى {لا تحرك به لسانك} قال وقال ابن عباس كان يحرك شفتيه اذا انزل عليه، فقيل له {لا تحرك به لسانك} يخشى ان ينفلت منه {ان علينا جمعه وقرانه} ان نجمعه في صدرك، وقرانه ان تقراه {فاذا قراناه} يقول انزل عليه {فاتبع قرانه * ثم ان علينا بيانه} ان نبينه على لسانك
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Musa bin Abu Aisyah] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] terkait dengan firman Allah: "LAA TUHARRIK LISAANAKA LITA'JALA BIHI." Ibnu Abbas berkata; Ketika Jibril turun membawa wahyu, biasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggerakkan lisan dan kedua bibirnya, dan bisa diketahui bahwa beliau berat dalam menerimanya. Maka Allah menurunkan ayat: "LAA UQSIMU BIYAMIL QIYAAMAH. LAA TUHARRIK BIHI LISAANAKA LITA'JALA BIH INNA 'ALAINAA JAM'AHU WA QUR`AANAH
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا جرير، عن موسى بن ابي عايشة، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس، في قوله {لا تحرك به لسانك لتعجل به} قال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا نزل جبريل بالوحى، وكان مما يحرك به لسانه وشفتيه فيشتد عليه وكان يعرف منه، فانزل الله الاية التي في {لا اقسم بيوم القيامة} {لا تحرك به لسانك لتعجل به * ان علينا جمعه وقرانه} قال علينا ان نجمعه في صدرك، وقرانه {فاذا قراناه فاتبع قرانه} فاذا انزلناه فاستمع {ثم ان علينا بيانه} علينا ان نبينه بلسانك قال فكان اذا اتاه جبريل اطرق، فاذا ذهب قراه كما وعده الله. {اولى لك فاولى} توعد
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] dari [Isra`il] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Abdullah radliallahu 'anhu] ia berkata; Suatu ketika kami berada bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba turunlah wahyu kepada beliau, yakni surat Al Mursalat. Maka saat itu, kami langsung mendengarkannya dari lisan beliau. Tiba-tiba keluarlah ular, lalu kami langsung menerkamnya, namun ular itu telah lebih dahulu masuk ke dalam lubangnya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Ia telah terbebas dari keburukan kalian, sementara kalian pun telah diselamatkan dari keburukannya." Telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Abdullah] Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Isra`il] dari [Manshur] dengan hadits ini, dan dari [Isra`il] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Abdullah] dengan hadits semisalnya. Hadis ini diperkuat oleh [Aswad bin Amir] dari [Isra`il]. [Hafsh] berkata; dan [Abu Mu'awiyah] dan [Sulaiman bin Qarm] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] kemudian [Yahya bin Hammad] berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Al Mughirah] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Abdullah], dan [Ibnu Ishaq] berkata; Dari [Abdurrahman bin Al Aswad] dari [bapaknya] dari [Abdullah]
حدثني محمود، حدثنا عبيد الله، عن اسراييل، عن منصور، عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله رضى الله عنه قال كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم وانزلت عليه والمرسلات، وانا لنتلقاها من فيه فخرجت حية، فابتدرناها فسبقتنا فدخلت جحرها فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " وقيت شركم، كما وقيتم شرها
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] ia berkata; [Abdullah] berkata; Ketika kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di dalam gua, tiba-tiba turunlah wahyu kepada beliau yakni surat Al Mursalat. Maka kami pun langsung memperoleh surat itu langsung dari lisan beliau. Dan saat itu, bibir beliau basah lembab karena membacanya. Tiba-tiba nampaklah seekor ular, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Segera kalian bunuhlah ular itu." Maka kami pun langsung mengejarnya, namun ular itu telah lebih dahulu kabur. Beliau bersabda: "Ia telah terbebas dari keburukan kalian, sementara kalian pun telah diselamatkan dari keburukannya
حدثنا عبدة بن عبد الله، اخبرنا يحيى بن ادم، عن اسراييل، عن منصور، بهذا. وعن اسراييل، عن الاعمش، عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله، مثله. وتابعه اسود بن عامر عن اسراييل،. وقال حفص وابو معاوية وسليمان بن قرم عن الاعمش، عن ابراهيم، عن الاسود،. قال يحيى بن حماد اخبرنا ابو عوانة، عن مغيرة، عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله،. وقال ابن اسحاق عن عبد الرحمن بن الاسود، عن ابيه، عن عبد الله
حدثنا قتيبة، حدثنا جرير، عن الاعمش، عن ابراهيم، عن الاسود، قال قال عبد الله بينا نحن مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في غار اذ نزلت عليه والمرسلات فتلقيناها من فيه وان فاه لرطب بها اذ خرجت حية فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " عليكم اقتلوها ". قال فابتدرناها فسبقتنا قال فقال " وقيت شركم، كما وقيتم شرها
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] Telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Abis] ia berkata; Aku mendengar [Ibnu Abbas] menjelaskan ayat: "INNAHAA TARMII BISYARARIN KALQASHR." Ia berkata, "Biasanya kami mengangkat papan setinggi tiga hasta atau lebih rendah dari itu dengan tongkat guna memasuki musim dingin, lalu kami pun menamakannya Al Qashr
حدثنا محمد بن كثير، اخبرنا سفيان، حدثنا عبد الرحمن بن عابس، قال سمعت ابن عباس، انها ترمي بشرر كالقصر قال كنا نرفع الخشب بقصر ثلاثة اذرع او اقل، فنرفعه للشتاء فنسميه القصر