Loading...

Loading...
Kitab
136 Hadis
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Jami' bin Syaddad] dari [Shafwan bin Muhriz] dari ['Imran bin Hushain radliallahu 'anhu] berkata; "Datang rombongan orang dari Bani Tamim menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu Beliau berkata; "Wahai Bani Tamim, bergembiralah". Mereka berkata:; "Tuan telah memberikan kabar gembira kepada kami maka itu berilah kami (sesuatu) ". Seketika itu wajah Beliau berubah. Kemudian datang penduduk Yaman menemui Beliau, lalu Beliau berkata: "Wahai penduduk Yaman, terimalah kabar gembira jika Bani Tamim tidak mau menerimanya". Mereka berkata; "Kami siap menerimanya". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mulai berbicara tentang penciptaan makhluq dan al-'Arsy. Tiba-tiba datang seseorang seraya berkata; "Wahai 'Imran, untamu hilang". Sayang sekali aku belum selesai mendengarkan apa yang Beliau sampaikan
حدثنا محمد بن كثير، اخبرنا سفيان، عن جامع بن شداد، عن صفوان بن محرز، عن عمران بن حصين رضى الله عنهما قال جاء نفر من بني تميم الى النبي صلى الله عليه وسلم فقال " يا بني تميم، ابشروا ". قالوا بشرتنا فاعطنا. فتغير وجهه، فجاءه اهل اليمن، فقال " يا اهل اليمن، اقبلوا البشرى اذ لم يقبلها بنو تميم ". قالوا قبلنا. فاخذ النبي صلى الله عليه وسلم يحدث بدء الخلق والعرش، فجاء رجل فقال يا عمران، راحلتك تفلتت، ليتني لم اقم
Telah bercerita kepada kami ['Umar bin Hafsh bin Ghiyats] telah bercerita kepada kami [bapakku] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] telah bercerita kepada kami [Jami bin Syaddad] dari [Shafwan bin Muhriz] bahwa dia bercerita kepadanya dari ['Imran bin Hushain radliallahu 'anhuma] berkata; "Aku datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan untaku aku ikat di depan pintu. Kemudian datang rombongan dari Bani Tamim maka Beliau berkata: "Terimalah kabar gembira wahai Bani Tamim". Mereka berkata:; "Tuan telah memberikan kabar gembira kepada kami maka itu berilah kami (sesuatu) ". Mereka mengatakannya dua kali. Kemudian datang orang-orang dari penduduk Yaman menemui Beliau, lalu Beliau berkata: "Terimalah kabar gembira, wahai penduduk Yaman, jika Bani Tamim tidak mau menerimanya". Mereka berkata; "Kami siap menerimanya, wahai Rasulullah". Mereka berkata; "Kami datang kepada Tuan untuk menanyakan urusan ini (penciptaan makhluq) ". Maka Beliau berkata; "Dialah Allah yang tidak ada sesuatu selain Dia sedangkan 'arsy-Nya di atas air, lalu Dia menulis di didalam adz-Dzikir (Kitab) segala sesuatu (yang akan terjadi) lalu Dia menciptakan langit dan bumi". Tiba-tiba datang seorang penyeru seraya berkata; "Untamu hilang, wahai putra Al Hushain". Maka aku segera bergegas mencarinya ternyata unta itu dikacaukan oleh fatamorgana. Demi Allah, sungguh aku sangat ingin untuk membiarkanya (demi menuntaskan mendengar apa yang Beliau sampaikan). Dan ['Isa] meriwayatkan dari [Raqabah] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab] berkata aku mendengar ['Umar radliallahu 'anhu] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di hadapan kami pada suatu tempat lalu Beliau mengabarkan tentang awal penciptaan makhluq hingga sampai pada ketetapan penduduk surga masuk ke tempat tinggal abadi mereka dan penduduk neraka juga masuk ke tempat tinggal abadi mereka, (dan tidak ada kejadian yang akan terjadi hingga hari qiyamat melainkan Beliau mengabarkannya), maka (diantara kami) ada yang tetap menjaganya, siapa yang masih mengingatnya tentu ingat dan siapa yang lupa tentu melupakannya
حدثنا عمر بن حفص بن غياث، حدثنا ابي، حدثنا الاعمش، حدثنا جامع بن شداد، عن صفوان بن محرز، انه حدثه عن عمران بن حصين رضى الله عنهما قال دخلت على النبي صلى الله عليه وسلم وعقلت ناقتي بالباب، فاتاه ناس من بني تميم فقال " اقبلوا البشرى يا بني تميم ". قالوا قد بشرتنا فاعطنا. مرتين، ثم دخل عليه ناس من اهل اليمن فقال " اقبلوا البشرى يا اهل اليمن، اذ لم يقبلها بنو تميم ". قالوا قد قبلنا يا رسول الله، قالوا جيناك نسالك عن هذا الامر قال " كان الله ولم يكن شىء غيره، وكان عرشه على الماء، وكتب في الذكر كل شىء، وخلق السموات والارض ". فنادى مناد ذهبت ناقتك يا ابن الحصين. فانطلقت فاذا هي يقطع دونها السراب، فوالله لوددت اني كنت تركتها
وروى عيسى، عن رقبة، عن قيس بن مسلم، عن طارق بن شهاب، قال سمعت عمر رضى الله عنه يقول قام فينا النبي صلى الله عليه وسلم مقاما، فاخبرنا عن بدء الخلق حتى دخل اهل الجنة منازلهم، واهل النار منازلهم، حفظ ذلك من حفظه، ونسيه من نسيه
Telah bercerita kepadaku ['Abdullah bin Abu Syaibah] dari [Abu Ahmad] dari [Sufyan] dari [Abu Az Zanad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperlihatkan ketika Allah berfirman: "Anak Adam mencaciku padahal tidak pantas dia mencaci-KU dan dia mendustakan-KU padahal tidak patut baginya. Caciannya kepadaKU yaitu ucapannya yang mengatakan bahwa AKU punya anak dan pendustaannya adalah ucapannya yang mengatakan bahwa tidak ada yang dapat mengemballikannya (setelah hancur dimakan tanah/mati) sebagaimana awal penciptaan-KU
حدثني عبد الله بن ابي شيبة، عن ابي احمد، عن سفيان، عن ابي الزناد، عن الاعرج، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم اراه " يقول الله شتمني ابن ادم وما ينبغي له ان يشتمني، وتكذبني وما ينبغي له، اما شتمه فقوله ان لي ولدا. واما تكذيبه فقوله ليس يعيدني كما بداني
Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Mughirah bin 'Abdur Rahman Al Qurasyiy] dari [Abu Az Zanad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika Allah menetapkan penciptaan makhluq, Dia menulis di dalam Kitab-Nya, yang berada di sisi-Nya di atas ai-'Arsy (yang isinya): "Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan kemurkaan-Ku
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا مغيرة بن عبد الرحمن القرشي، عن ابي الزناد، عن الاعرج، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لما قضى الله الخلق كتب في كتابه، فهو عنده فوق العرش ان رحمتي غلبت غضبي
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Ulayyah] dari ['Ali bin Al Mubarak] telah bercerita kepada kami [Yahya bin Abi Katsir] dari [Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits] dari [Abu Salamah bin 'Abdur Rahman]; Telah terjadi pertengkaran antara dirinya dan orang lain dalam perkara tanah lalu dia menemui 'Aisyah dan menceritakan hal itu kepadanya, maka ['Aisyah] radliallahu 'anhuma berkata: "Wahai Abu Salamah hindarilah (berbuat aniaya) dalam urusan tanah karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Siapa yang pernah berbuat aniaya sejengkal saja (dalam perkara tanah) maka nanti dia akan dibebani (dikalungkan pada lehernya) tanah dari tujuh bumi
حدثنا علي بن عبد الله، اخبرنا ابن علية، عن علي بن المبارك، حدثنا يحيى بن ابي كثير، عن محمد بن ابراهيم بن الحارث، عن ابي سلمة بن عبد الرحمن، كانت بينه وبين اناس خصومة في ارض، فدخل على عايشة فذكر لها ذلك، فقالت يا ابا سلمة اجتنب الارض، فان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " من ظلم قيد شبر طوقه من سبع ارضين
Telah bercerita kepada kami [Bisyir bin Muhammad] telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Salim] dari [bapaknya] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang mengambil sesuatu (sebidang tanah) dari bumi yang bukan haknya maka pada hari qiyamat nanti dia akan dibenamkan sampai tujuh bumi
حدثنا بشر بن محمد، اخبرنا عبد الله، عن موسى بن عقبة، عن سالم، عن ابيه، قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " من اخذ شييا من الارض بغير حقه خسف به يوم القيامة الى سبع ارضين
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Al Mutsannaa] telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahhab] telah bercerita kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Ibnu Abi Bakrah] dari [Abu Bakrah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Zaman (masa) terus berjalan dari sejak awal penciptaan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah dan al-Muharam serta Rajab yang berada antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban
حدثنا محمد بن المثنى، حدثنا عبد الوهاب، حدثنا ايوب، عن محمد بن سيرين، عن ابن ابي بكرة، عن ابي بكرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الزمان قد استدار كهييته يوم خلق السموات والارض، السنة اثنا عشر شهرا، منها اربعة حرم، ثلاثة متواليات ذو القعدة وذو الحجة والمحرم، ورجب مضر الذي بين جمادى وشعبان
Telah bercerita kepadaku ['Ubaid bin Isma'il] telah bercerita kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Sa'id bin Zaid bin 'Amru bin Nufail] bahwa dia telah bertengkar dengan Arwa (binti Unais) dalam perkara kepemilikan tanah. Arwa menuduh bahwa Sa'id mengurangi haknya dan memberikannya kepada Marwan. Maka Sa'id berkata: "Apakah (patut) aku mengambil haknya?. Sungguh aku bersaksi bahwa aku benar-benar telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang mengambil sejengkal saja dari tanah secara aniaya maka dia akan dikalungkan dengan tanah sebanyak tujuh bumi pada hari qiyamat ". Berkata [Abu Az Zanad] dari [Hisyam] dari [bapaknya] berkata, [Sa'id bin Zaid] berkata kepadaku; "Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثني عبيد بن اسماعيل، حدثنا ابو اسامة، عن هشام، عن ابيه، عن سعيد بن زيد بن عمرو بن نفيل، انه خاصمته اروى في حق زعمت انه انتقصه لها الى مروان، فقال سعيد انا انتقص من حقها شييا، اشهد لسمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " من اخذ شبرا من الارض ظلما، فانه يطوقه يوم القيامة من سبع ارضين ". قال ابن ابي الزناد عن هشام عن ابيه قال قال لي سعيد بن زيد دخلت على النبي صلى الله عليه وسلم
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim at-Taymiy] dari [bapaknya] dari [Abu Dzar radliallahu 'anhu] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Abu Dzar ketika matahari sedang terbenam: "Tahukah kamu kemana matahari itu pergi?". Aku jawab; "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu". Beliau berkata: "Sesungguhnya dia akan terus pergi hingga bersujud di bawah al-'Arsy lalu dia minta izin kemudian diizinkan dan dia minta agar terus saja bersujud namun tidak diperkenankan dan minta izin namun tidak diizinkan dan dikatakan kepadanya: "Kembalilah ke tempat asal kamu datang". Maka matahari itu terbit (keluar) dari tempat terbenamnya tadi". Begitulah sebagaimana firman Allah QS Yasin ayat 38 yang artinya: (Dan matahari berjalan pada tempat peredarannya (orbitnya). Demikianlah itu ketetapan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui
حدثنا محمد بن يوسف، حدثنا سفيان، عن الاعمش، عن ابراهيم التيمي، عن ابيه، عن ابي ذر رضى الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم لابي ذر حين غربت الشمس " تدري اين تذهب ". قلت الله ورسوله اعلم. قال " فانها تذهب حتى تسجد تحت العرش، فتستاذن فيوذن لها، ويوشك ان تسجد فلا يقبل منها، وتستاذن فلا يوذن لها، يقال لها ارجعي من حيث جيت. فتطلع من مغربها، فذلك قوله تعالى {والشمس تجري لمستقر لها ذلك تقدير العزيز العليم}
Telah bercerita kepada kami [Musaddad] telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz Al Mukhtar] telah bercerita kepada kami ['Abdullah Ad Danaj] berkata telah bercerita kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdur Rahman] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Matahari dan bulan akan digulung pada hari qiyamat
حدثنا مسدد، حدثنا عبد العزيز بن المختار، حدثنا عبد الله الداناج، قال حدثني ابو سلمة بن عبد الرحمن، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الشمس والقمر مكوران يوم القيامة
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sulaiman] berkata telah bercerita kepadaku [Ibnu Wahb] berkata telah mengabarkan kepadaku ['Amru] bahwa ['Abdur Rahman bin Al Qasim] bercerita kepadanya dari [bapaknya] dari ['Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma] bahwa dia mengabarkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang bersabda "Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang akan tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Maka jika kalian melihat gerhana keduanya, shalatlah
حدثنا يحيى بن سليمان، قال حدثني ابن وهب، قال اخبرني عمرو، ان عبد الرحمن بن القاسم، حدثه عن ابيه، عن عبد الله بن عمر رضى الله عنهما انه كان يخبر عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " ان الشمس والقمر لا يخسفان لموت احد ولا لحياته، ولكنهما ايتان من ايات الله، فاذا رايتموهما فصلوا
Telah bercerita kepada kami [Isma'il bin Abu Uwais] berkata telah bercerita kepadaku [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha' bin Yasar] dari ['Abdullah bin 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah yang tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Maka jika kalian melihat gerhana keduanya, berdzikirlah kepada Allah (shalat)
حدثنا اسماعيل بن ابي اويس، قال حدثني مالك، عن زيد بن اسلم، عن عطاء بن يسار، عن عبد الله بن عباس رضى الله عنهما قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " ان الشمس والقمر ايتان من ايات الله، لا يخسفان لموت احد ولا لحياته، فاذا رايتم ذلك فاذكروا الله
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Bukair] telah bercerita kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] berkata telah mengabarkan kepadaku ['Urwah] bahwa ['Aisyah radliallahu 'anhuma] telah mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika hari terjadinya gerhana matahari, Beliau berdiri melaksanakan shalat. Beliau membaca takbir, kemudian membaca dengan bacaan surat yang panjang, lalu ruku' dengan ruku' yang panjang (lama) lalu mengangkat kepalanya seraya membaca sami'allahu liman hamidah. Lalu Beliau kembali berdiri sebagaimana sebelumnya dan membaca bacaan yang panjang namun kurang dari bacaannya yang pertama tadi, lalu ruku' dengan ruku' yang panjang namun kurang dari ruku'nya yang pertama tadi, lalu sujud dengan sujud yang panjang. Kemudian Beliau melakukannya seperti itu pada raka'at yang akhir lalu memberi salam sementara matahari sudah tampak kembali. Lalu Beliau menyampaikan khathbah di hadapan manusia dan berkata tentang gerhana matahari dan bulan bahwa: "Keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, tidak mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Maka jika kalian melihat gerhana keduanya, bersegeralah mendirikan shalat
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، عن عقيل، عن ابن شهاب، قال اخبرني عروة، ان عايشة رضى الله عنها اخبرته ان رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم خسفت الشمس قام فكبر وقرا قراءة طويلة، ثم ركع ركوعا طويلا ثم رفع راسه فقال " سمع الله لمن حمده " وقام كما هو، فقرا قراءة طويلة وهى ادنى من القراءة الاولى، ثم ركع ركوعا طويلا وهى ادنى من الركعة الاولى، ثم سجد سجودا طويلا، ثم فعل في الركعة الاخرة مثل ذلك، ثم سلم وقد تجلت الشمس، فخطب الناس، فقال في كسوف الشمس والقمر " انهما ايتان من ايات الله، لا يخسفان لموت احد، ولا لحياته، فاذا رايتموهما فافزعوا الى الصلاة
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Al Mutsannaa] telah bercerita kepada kami [Yahya] dari [Isma'il] berkata telah bercerita kepadaku [Qais] dari [Abu Mas'ud radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang bersabda "Matahari dan bulan tidak mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang akan tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Maka jika kalian melihat gerhana keduanya, shalatlah
حدثني محمد بن المثنى، حدثنا يحيى، عن اسماعيل، قال حدثني قيس، عن ابي مسعود رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الشمس والقمر لا ينكسفان لموت احد ولا لحياته، ولكنهما ايتان من ايات الله، فاذا رايتموهما فصلوا
Telah bercerita kepada kami [Adam] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Mujahid] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku ditolong dengan perantaraan angin yang berhembus dari timur (belakang pintu Ka'bah) sedangkan kaum 'Aad dibinasakan dengan angin yang berhembus dari barat
حدثنا ادم، حدثنا شعبة، عن الحكم، عن مجاهد، عن ابن عباس رضى الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " نصرت بالصبا، واهلكت عاد بالدبور
Telah bercerita kepada kami [Makkiy bin Ibrahim] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Atha'] dari ['Aisyah radliallahu 'anhuma] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila melihat awan mendung di langit, Beliau memandangnya lalu membelakanginya, mondar-mandir antara keluar-masuk rumah dengan wajah yang berubah. Kemudian 'Aisyah minta penjelasan hal itu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku tidak tahu pasti barangkali kejadiannya bisa seperti kaum yang berkata (sebagaimana firman Allah dalam QS al-Ahqaf ayat 24) yang artinya: "Maka tatkala mereka melihat adzab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka
حدثنا مكي بن ابراهيم، حدثنا ابن جريج، عن عطاء، عن عايشة رضى الله عنها قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم اذا راى مخيلة في السماء اقبل وادبر ودخل وخرج وتغير وجهه، فاذا امطرت السماء سري عنه، فعرفته عايشة ذلك، فقال النبي صلى الله عليه وسلم " ما ادري لعله كما قال قوم {فلما راوه عارضا مستقبل اوديتهم} ". الاية
Telah bercerita kepada kami [Hudbah bin Khalid] telah bercerita kepada kami [Hammam] dari [Qatadah]. Dan diriwayartkan pula, [Khalifah] berkata kepadaku, telah bercerita kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah bercerita kepada kami [Sa'id] dan [Hisyam] keduanya berkata telah bercerita kepada kami [Qatadah] telah bercerita kepada kami [Anas bin Malik] dari [Malik bin Sha'sha'ah radliallahu 'anhuma] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika aku berada di sisi Baitullah antara tidur dan sadar". Lalu Beliau menyebutkan, yaitu: "Ada seorang laki-laki diantara dua laki-laki yang datang kepadaku membawa baskom terbuat dari emas yang dipenuhi dengan hikmah dan dan iman lalu orang itu membelah badanku dari atas dada hingga bawah perut, lalu dia mencuci perutku dengan air zamzam kemudian mengisinya dengan hikmah dan iman. Kemudian aku diberi seekor hewan tunggangan putih yang lebih kecil dari pada baghal namun lebih besar dibanding keledai bernama al-Buraq. Maka aku berangkat bersama Jibril Alaihissalam, hingga sampai di langit dunia. Lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang, sebaik-baik orang yang datang telah tiba". Kemudian aku menemui Adam Alaihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "(Ucapan) selamat datang bagimu dari anak keturunan dan nabi". Kemudian kami naik ke langait kedua lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjkawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baiknya kedatangan orang yang datang". Lalu aku menemui 'Isa dan Yahya Alaihissalam lalu keduanya berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Kemudian kami naik ke langit ketiga lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baiknya kedatangan orang yang datang". Lalu aku menemui Yusuf Aalihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Kemudian kami naik ke langit keempat lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Lalu aku menemui Idris Alaihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Kemudian kami naik ke langit kelima lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baiknya kedatangan orang yang datang". Lalu aku menemui Harun Alaihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Kemudian kami naik ke langit keenam lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baiknya kedatangan orang yang datang". Kemudian aku menemui Musa 'alaihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Ketika aku sudah selesai, tiba-tiba dia menangis. Lalu ditanyakan; "Mengapa kamu menangis?". Musa menjawab; "Ya Rabb, anak ini yang diutus setelah aku, ummatnya akan masuk surga dengan kedudukan lebih utama dibanding siapa yang masuk surga dari ummatku". Kemudian kami naik ke langit ketujuh lalu ditanyakan; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baiknya kedatangan orang yang datang". Kemudian aku menemui Ibrahim 'alaihissalam dan memberi salam kepadanya lalu dia berkata; "Selamat datang bagimu dari saudara dan nabi". Kemudian aku ditampakkan al-Baitul Ma'mur. Aku bertanya kepada Jibril, lalu dia menjawab; "Ini adalah al-Baitul Mamur, setiap hari ada tujuh puluh ribu malaikat mendirikan sholat disana. Jika mereka keluar (untuk pergi shalat) tidak ada satupun dari mereka yang kembali". Kemudian diperlihatkan kepadaku Sidratul Muntaha yang ternyata bentuknya seperti kubah dengan daun jendelanya laksana telinga-telinga gajah. DI dasarnya ada empat sungai yag berada di dalam (disebut Bathinan) dan di luar (Zhahiran) ". Aku bertanya kepada Jibril, maka dia menjawab; "Adapun Bathinan berada di surga sedangkan Zhahiran adalah an-Nail dan al-Furat (dua nama sungai di durga) ". Kemudian diwajibkan atasku shalat lima puluh kali. Aku menerimana hingga datang Musa 'alaihissalam menemuiku dan bertanya; "Apa yang telah kamu lakukan?". Aku jawab: "Aku diwajibkan shalat lima puluh kali". Musa berkata; "Akulah orang yang lebih tahu tentang manusia daripada kamu. Aku sudah berusaha menangani Bani Isra'il dengan sungguh-sungguh. Dan ummatmu tidak akan sanggup melaksanakan kewajiban shalat itu. Maka itu kembalilah kamu kepada Rabbmu dan mintalah (keringanan) ". Maka aku meminta keringanan lalu Allah memberiku empat puluh kali shalat lalu (aku menerimanya dan Musa kembali menasehati aku agar meminta keringanan lagi), kemudian kejadian berulang seperti itu (nasehat Musa) hingga dijadikan tiga puluh kali lalu kejadian berulang seperti itu lagi hingga dijadikan dua puluh kali kemudian kejadian berulang lagi hingga menjadi sepuluh lalu aku menemui Musa dan dia kembali berkata seperti tadi hingga dijadikan lima waktu lalu kembali aku menemui Musa dan dia bertanya; "Apa yang kamu dapatkan?". Aku jawab; "Telah ditetapkan lima waktu". Dia berkata seperti tadi lagi. Aku katakan; "Aku telah menerimanya dengan baik". Tiba-tiba ada suara yang berseru: "Sungguh AKu telah putuskan kewajiban dariku ini dan Aku telah ringankan buat hamba-hamba-Ku dan aku akan balas setiap satu kebaikan (shalat) dengan sepuluh balasan (pahala) ". Dan berkata [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Tentang al-Baitul Ma'mur
Telah bercerita kepada kami [Al Hasan bin ar-Rabi'] telah bercerita kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Al A'masy] dari [Zaid bin Wahb] berkata ['Abdullah] telah bercerita kepada kami Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dia adalah orang yang jujur lagi dibenarkan, bersabda: "Sesungguhnya setiap orang dari kalian dikumpulkan dalam penciptaannya ketika berada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi 'alaqah (zigot) selama itu pula kemudian menjadi mudlghah (segumpal daging), selama itu pula kemudian Allah mengirim malaikat yang diperintahkan empat ketetapan dan dikatakan kepadanya, tulislah amalnya, rezekinya, ajalnya dan sengsara dan bahagianya lalu ditiupkan ruh kepadanya. Dan sungguh seseorang dari kalian akan ada yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan surga kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni neraka dan ada juga seseorang yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan neraka kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni surga
حدثنا الحسن بن الربيع، حدثنا ابو الاحوص، عن الاعمش، عن زيد بن وهب، قال عبد الله حدثنا رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو الصادق المصدوق قال " ان احدكم يجمع خلقه في بطن امه اربعين يوما، ثم يكون علقة مثل ذلك، ثم يكون مضغة مثل ذلك، ثم يبعث الله ملكا، فيومر باربع كلمات، ويقال له اكتب عمله ورزقه واجله وشقي او سعيد. ثم ينفخ فيه الروح، فان الرجل منكم ليعمل حتى ما يكون بينه وبين الجنة الا ذراع، فيسبق عليه كتابه، فيعمل بعمل اهل النار، ويعمل حتى ما يكون بينه وبين النار الا ذراع، فيسبق عليه الكتاب، فيعمل بعمل اهل الجنة
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Salam] telah mengabarkan kepada kami [Makhlad] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata telah mengabarkan kepadaku [Musa bin 'Uqbah] dari [Nafi'] berkata, [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan hadits ini dikuatkan periwayatannya oleh [Abu 'Ashim] dari [Ibnu Juraij] berkata telah mengabarkan kepadaku [Musa bin 'Uqbah] dari [Nafi'] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila Allah mencintai seorang hamba-Nya, Dia memanggil Jibril: "Sesungguhnya Allah mencintai si anu maka cintailah dia". Maka jibril mencintai hamba itu lalu Jibril berseru kepada penduduk langit;; "Sesungguhnya Allah mencintai si anu, maka cintailah dia". Maka seluruh penduduk langit mencintai hamba itu, kemudian orang itu pun dijadikan bisa diterima oleh penduduk bumi
حدثنا محمد بن سلام، اخبرنا مخلد، اخبرنا ابن جريج، قال اخبرني موسى بن عقبة، عن نافع، قال قال ابو هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم. وتابعه ابو عاصم عن ابن جريج، قال اخبرني موسى بن عقبة، عن نافع، عن ابي هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اذا احب الله العبد نادى جبريل ان الله يحب فلانا فاحببه. فيحبه جبريل، فينادي جبريل في اهل السماء ان الله يحب فلانا فاحبوه. فيحبه اهل السماء، ثم يوضع له القبول في الارض
حدثنا هدبة بن خالد، حدثنا همام، عن قتادة،. وقال لي خليفة حدثنا يزيد بن زريع، حدثنا سعيد، وهشام، قالا حدثنا قتادة، حدثنا انس بن مالك، عن مالك بن صعصعة رضى الله عنهما قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " بينا انا عند البيت بين النايم واليقظان وذكر بين الرجلين فاتيت بطست من ذهب ملي حكمة وايمانا، فشق من النحر الى مراق البطن، ثم غسل البطن بماء زمزم، ثم ملي حكمة وايمانا، واتيت بدابة ابيض دون البغل وفوق الحمار البراق، فانطلقت مع جبريل حتى اتينا السماء الدنيا قيل من هذا قال جبريل. قيل من معك قيل محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، ولنعم المجيء جاء. فاتيت على ادم، فسلمت عليه، فقال مرحبا بك من ابن ونبي. فاتينا السماء الثانية، قيل من هذا قال جبريل. قيل من معك قال محمد صلى الله عليه وسلم. قيل ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، ولنعم المجيء جاء. فاتيت على عيسى ويحيى فقالا مرحبا بك من اخ ونبي. فاتينا السماء الثالثة، قيل من هذا قيل جبريل. قيل من معك قيل محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به ولنعم المجيء جاء. فاتيت يوسف فسلمت عليه، قال مرحبا بك من اخ ونبي فاتينا السماء الرابعة، قيل من هذا قيل جبريل. قيل من معك قيل محمد صلى الله عليه وسلم. قيل وقد ارسل اليه قيل نعم. قيل مرحبا به، ولنعم المجيء جاء. فاتيت على ادريس فسلمت عليه، فقال مرحبا من اخ ونبي. فاتينا السماء الخامسة، قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قيل محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، ولنعم المجيء جاء. فاتينا على هارون، فسلمت عليه فقال مرحبا بك من اخ ونبي. فاتينا على السماء السادسة، قيل من هذا قيل جبريل. قيل من معك قال محمد صلى الله عليه وسلم. قيل وقد ارسل اليه مرحبا به، ولنعم المجيء جاء. فاتيت على موسى، فسلمت {عليه} فقال مرحبا بك من اخ ونبي. فلما جاوزت بكى. فقيل ما ابكاك قال يا رب، هذا الغلام الذي بعث بعدي يدخل الجنة من امته افضل مما يدخل من امتي. فاتينا السماء السابعة، قيل من هذا قيل جبريل. قيل من معك قيل محمد. قيل وقد ارسل اليه مرحبا به، ونعم المجيء جاء. فاتيت على ابراهيم، فسلمت عليه فقال مرحبا بك من ابن ونبي، فرفع لي البيت المعمور، فسالت جبريل فقال هذا البيت المعمور يصلي فيه كل يوم سبعون الف ملك، اذا خرجوا لم يعودوا اليه اخر ما عليهم، ورفعت لي سدرة المنتهى فاذا نبقها كانه قلال هجر، وورقها كانه اذان الفيول، في اصلها اربعة انهار نهران باطنان ونهران ظاهران، فسالت جبريل فقال اما الباطنان ففي الجنة، واما الظاهران النيل والفرات، ثم فرضت على خمسون صلاة، فاقبلت حتى جيت موسى، فقال ما صنعت قلت فرضت على خمسون صلاة. قال انا اعلم بالناس منك، عالجت بني اسراييل اشد المعالجة، وان امتك لا تطيق، فارجع الى ربك فسله. فرجعت فسالته، فجعلها اربعين، ثم مثله ثم ثلاثين، ثم مثله فجعل عشرين، ثم مثله فجعل عشرا، فاتيت موسى فقال مثله، فجعلها خمسا، فاتيت موسى فقال ما صنعت قلت جعلها خمسا، فقال مثله، قلت سلمت بخير، فنودي اني قد امضيت فريضتي وخففت عن عبادي، واجزي الحسنة عشرا ". وقال همام عن قتادة عن الحسن عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم " في البيت المعمور