Loading...

Loading...
Kitab
156 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ammar] dan [Ali bin Khusyram] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Abu Zubair] dari [Abdullah bin Babah] dari [Jubair bin Muth'im] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Wahai Bani Abdu Manaf, janganlah kalian melarang orang yang thowaf dan shalat di Ka'bah kapanpun dia suka, baik malam ataupun siang'." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Abu Dzar." Abu 'Isa berkata; "Hadits Jubair merupakan hadits hasan shahih. Telah meriwayatkan juga [Abdullah bin Abu Najih] dari [Abdullah bin Babah] juga. Para ulama berbeda pendapat mengenai shalat setelah ashar dan setelah shubuh di Makkah. Sebagian mereka berpendapat; tidak mengapa shalat dan thowaf di Makkah setelah ashar dan setelah shubuh. Mereka beralasan dengan hadits ini. Ini merupakan pendapat Syafi'i, Ahmad dan Ishaq. Sedangkan sebagian yang lin berkata; 'Jika dia thowafsetelah ashar, dia tidak boleh shalat kecuali setelah terbenamnya matahari. Demikian jika dia thowaf setelah shubuh, maka dia tidak boleh shalat kecuali setelah terbit matahari. Mereka beralasan dengan hadits 'Umar. Bahwa dia thowaf setelah shalat subuh dan tidak melakukan shalat. Dia keluar dari Makkah sampai di Dzi Thuwa, kemudian dia shalat setelah matahari terbit. Ini adalah pendapat Sufyan Ats Tsauri dan Malik bin Anas
حدثنا ابو عمار، وعلي بن خشرم، قالا حدثنا سفيان بن عيينة، عن ابي الزبير، عن عبد الله بن باباه، عن جبير بن مطعم، ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " يا بني عبد مناف لا تمنعوا احدا طاف بهذا البيت وصلى اية ساعة شاء من ليل او نهار " . وفي الباب عن ابن عباس وابي ذر . قال ابو عيسى حديث جبير بن مطعم حديث حسن صحيح . وقد رواه عبد الله بن ابي نجيح عن عبد الله بن باباه ايضا . وقد اختلف اهل العلم في الصلاة بعد العصر وبعد الصبح بمكة فقال بعضهم لا باس بالصلاة والطواف بعد العصر وبعد الصبح . وهو قول الشافعي واحمد واسحاق واحتجوا بحديث النبي صلى الله عليه وسلم هذا . وقال بعضهم اذا طاف بعد العصر لم يصل حتى تغرب الشمس وكذلك ان طاف بعد صلاة الصبح لم يصل حتى تطلع الشمس . واحتجوا بحديث عمر انه طاف بعد صلاة الصبح فلم يصل وخرج من مكة حتى نزل بذي طوى فصلى بعد ما طلعت الشمس . وهو قول سفيان الثوري ومالك بن انس
telah mengabarkan kepada kami [Mushab Al Madani] secara qira'ah, dari [Abdul Aziz bin Imran] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [Ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca pada dua reka'at (pada shalat setelah) thowaf dengan dua surat Ikhlash yaitu; "QUL YA AYYUHAL KAFIRUN (Wahai orang kafir) dan QUL HUWA ALLAHU AHAD (Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa)
اخبرنا ابو مصعب المدني، قراءة عن عبد العزيز بن عمران، عن جعفر بن محمد، عن ابيه، عن جابر بن عبد الله، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قرا في ركعتى الطواف بسورتى الاخلاص : ( قل يا ايها الكافرون ) و ( قل هو الله احد)
Telah menceritakan kepada kami [Hannad] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] bahwa dia suka membaca pada dua reka'at (pada shalat) thowaf dengan surat Al Kafirun dan Al ikhlash. Abu 'Isa berkata; "Hadits ini lebih shahih daripada hadits Abdul Aziz bin 'Imran dan hadits Ja'far bin Muhammad dari ayahnya lebih shahih daripada hadits Ja'far bin Muhammad dari ayahnya dari Jabir dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abdul Aziz bin Imran adalah seorang yang dla'if dalam periwayatan hadits
حدثنا هناد، حدثنا وكيع، عن سفيان، عن جعفر بن محمد، عن ابيه، انه كان يستحب ان يقرا، في ركعتى الطواف ب ( قل يا ايها الكافرون ) و ( قل هو الله احد ) . قال ابو عيسى وهذا اصح من حديث عبد العزيز بن عمران وحديث جعفر بن محمد عن ابيه في هذا اصح من حديث جعفر بن محمد عن ابيه عن جابر عن النبي صلى الله عليه وسلم . وعبد العزيز بن عمران ضعيف في الحديث
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Khasyram] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Abu Ishaq] dari [Zaid bin Utsai'] berkata; "Saya bertanya kepada [Ali]; 'Dengan apa engkau diutus? ' Dia menjawab; 'Saya diutus dengan empat hal; tidak akan masuk surga kecuali orang muslim. Tidak boleh thowaf di Ka'bah dengan telanjang. Setelah tahun ini kaum muslimin dan musyrikin tidak boleh berkumpul. Dan barangsiapa yang memiliki perjanjian dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka batasnya sampai waktu yang telah ditentukan, namun siapa yang tidak memiliki batasan waktu maka diberi batas waktu selama empat bulan'." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriawayatkan dari Abu Hurairah." Abu 'Isa berkata; "Hadits Ali Merupakan hadits hasan. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] dan [Nashr bin Ali] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Abu Ishaq] seperti hadits di atas dan keduanya berkata; 'Zaid bin Yutsai' serta ini lebih shahih." Abu 'Isa berkata; "Syu'bah salah mengucapkan menjadi Zaid bin Utsail
حدثنا علي بن خشرم، اخبرنا سفيان بن عيينة، عن ابي اسحاق، عن زيد بن اثيع، قال سالت عليا باى شيء بعثت قال باربع لا يدخل الجنة الا نفس مسلمة ولا يطوف بالبيت عريان ولا يجتمع المسلمون والمشركون بعد عامهم هذا ومن كان بينه وبين النبي صلى الله عليه وسلم عهد فعهده الى مدته ومن لا مدة له فاربعة اشهر . قال وفي الباب عن ابي هريرة . قال ابو عيسى حديث علي حديث حسن
حدثنا ابن ابي عمر، ونصر بن علي، قالا حدثنا سفيان بن عيينة، عن ابي اسحاق، نحوه وقالا زيد بن يثيع . وهذا اصح . قال ابو عيسى وشعبة وهم فيه فقال زيد بن اثيل
حدثنا ابن ابي عمر، ونصر بن علي، قالا حدثنا سفيان بن عيينة، عن ابي اسحاق، نحوه وقالا زيد بن يثيع . وهذا اصح . قال ابو عيسى وشعبة وهم فيه فقال زيد بن اثيل
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Umar] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isma'il bin Abdul Malik] [Ibnu Abu Mulaikah] dari ['Aisyah] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari rumahku dalam keadaan mata yang berbinar dan hati yang senang kemudian pulang kepadaku dalam keadaan bersedih. Lantas saya menanyakannya. Beliau menjawab: 'Aku baru saja masuk ke Ka'bah, aku ingin seandainya aku tidak melakukannya. Aku takut memberatkan ummatku setelahku'." Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih
حدثنا ابن ابي عمر، حدثنا وكيع، عن اسماعيل بن عبد الملك، عن ابن ابي مليكة، عن عايشة، قالت خرج النبي صلى الله عليه وسلم من عندي وهو قرير العين طيب النفس فرجع الى وهو حزين فقلت له فقال " اني دخلت الكعبة ووددت اني لم اكن فعلت اني اخاف ان اكون اتعبت امتي من بعدي " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Amru bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dari [Bilal] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat di dalam Ka'bah. Ibnu Abbas berkata; "Beliau tidak shalat, tapi hanya bertakbir." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Usamah bin Zaid, Fadl bin Abbas, Utsman bin Thalhah dan Syaibah bin Utsman." Abu 'Isa berkata; "Hadits Bilal merupakan hadits hasan shahih. Kebanyakan ulama mengamalkannya. Mereka berpendapat, bolehnya shalat di dalam Ka'bah. Malik berkata; 'Tidak mengapa shalat sunnah di dalam Ka'bah, namun dibenci shalat fardlu di dalamnya'. Syafi'i berpendapat; "Bolehnya shalat di dalam ka'bah baik itu fardlu atau shalat sunnah, karena hukum keduanya dalam bersuci atau kiblat sama saja
حدثنا قتيبة، حدثنا حماد بن زيد، عن عمرو بن دينار، عن ابن عمر، عن بلال، ان النبي صلى الله عليه وسلم صلى في جوف الكعبة . قال ابن عباس لم يصل ولكنه كبر . قال وفي الباب عن اسامة بن زيد والفضل بن عباس وعثمان بن طلحة وشيبة بن عثمان . قال ابو عيسى حديث بلال حديث حسن صحيح . والعمل عليه عند اكثر اهل العلم لا يرون بالصلاة في الكعبة باسا . وقال مالك بن انس لا باس بالصلاة النافلة في الكعبة . وكره ان تصلى المكتوبة في الكعبة . وقال الشافعي لا باس ان تصلى المكتوبة والتطوع في الكعبة لان حكم النافلة والمكتوبة في الطهارة والقبلة سواء
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan], telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] dari [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad bin Yazid] bahwa Ibnu Zubair berkata kepadanya; "Ceritakan kepadaku apa yang dikatakan oleh Umul mukminin, ['Aisyah] kepadamu?" Dia menjawab; "(Aisyah Radhiyallhu anha) menceritakan kepadaZku bahwa beliau bersabda: 'Jikalau bukan karena kaummu baru saja meninggalkan masa Jahiliyyah, niscaya akan aku hancurkan Ka'bah dan aku jadikan menjadi dua pintu." (Al Aswad Rahimahullah) berkata; "Tatkala Ibnu Zubair menguasai Makkah, dia menghancurkan Ka'bah dan menjadikannya dua pintu." Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih
حدثنا محمود بن غيلان، حدثنا ابو داود، عن شعبة، عن ابي اسحاق، عن الاسود بن يزيد، ان ابن الزبير، قال له حدثني بما، كانت تفضي اليك ام المومنين يعني عايشة فقال حدثتني ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال لها " لولا ان قومك حديثو عهد بالجاهلية لهدمت الكعبة وجعلت لها بابين " . قال فلما ملك ابن الزبير هدمها وجعل لها بابين . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari ['Alqamah bin Abu 'Alqamah] dari [ibunya] dari ['Aisyah] berkata; "Dahulu, saya suka masuk ke Ka'bah dan shalat di dalamnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menarik tanganku dan memasukanku ke Hijir Ismail, lantas memerintahkan: 'Shalatlah di Hijir, jika hendak masuk ke Ka'bah. Karena hijir adalah bagian dari Ka'bah namun kaummu melewatkannya ketika membangun Ka'bah, mereka telah mengeluarkannya dari bangunan Ka'bah." Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih dan 'Alqamah bin Abu 'Alqamah ialah 'Alqamah bin Bilal
حدثنا قتيبة، حدثنا عبد العزيز بن محمد، عن علقمة بن ابي علقمة، عن امه، عن عايشة، قالت كنت احب ان ادخل، البيت فاصلي فيه فاخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم بيدي فادخلني الحجر فقال " صلي في الحجر ان اردت دخول البيت فانما هو قطعة من البيت ولكن قومك استقصروه حين بنوا الكعبة فاخرجوه من البيت " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح . وعلقمة بن ابي علقمة هو علقمة بن بلال
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari ['Atha` bin As Sa`ib] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Hajar Aswad turun dari syurga dengan warna lebih putih dari susu kemudian berubah menjadi hitam karena dosa-dosa anak-anak Adam". (Abu Isa At Tirmidli RH) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Abdullah bin Amr dan Abu Hurairah." Abu 'Isa berkata; "Hadits Ibnu Abbas merupakan hadits hasan shahih
حدثنا قتيبة، حدثنا جرير، عن عطاء بن السايب، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " نزل الحجر الاسود من الجنة وهو اشد بياضا من اللبن فسودته خطايا بني ادم " . قال وفي الباب عن عبد الله بن عمرو وابي هريرة . قال ابو عيسى حديث ابن عباس حديث حسن صحيح
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah], telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] dari [Raja` Abu Yahya] berkata; saya telah mendengar [Musafi` Al Hajib] berkata; saya telah mendengar [Abdullah bin 'Amr] berkata; Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim merupakan dua permata di antara permata syurga. Allah telah menghapus cahaya keduanya. Jika tidak Allah hapus, niscaya cahayanya akan menerangi jarak antara timur dan barat." Abu 'Isa berkata; "Ini diriwayatkan dari Abdullah secara mauquf. Perkataan dia dan ini dari Anas, dan merupakan hadits gharib
حدثنا قتيبة، حدثنا يزيد بن زريع، عن رجاء ابي يحيى، قال سمعت مسافعا الحاجب، قال سمعت عبد الله بن عمرو، يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " ان الركن والمقام ياقوتتان من ياقوت الجنة طمس الله نورهما ولو لم يطمس نورهما لاضاءتا ما بين المشرق والمغرب " . قال ابو عيسى هذا يروى عن عبد الله بن عمرو موقوفا قوله . وفيه عن انس ايضا وهو حديث غريب
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Al Asyaj] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Ajlah] [Isma'il bin Muslim] dari ['Atha`] dari [Ibnu Abbas] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersama kami di Mina, shalat zhuhur, ashar, maghrib, Isya dan shubuh kemudian berangkat ke Arafah." Abu 'Isa berkata; "Isma'il bin Muslim, diperbincangkannya dari segi hapalannya oleh orang-orang
حدثنا ابو سعيد الاشج، حدثنا عبد الله بن الاجلح، عن اسماعيل بن مسلم، عن عطاء، عن ابن عباس، قال صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم بمنى الظهر والعصر والمغرب والعشاء والفجر ثم غدا الى عرفات . قال ابو عيسى واسماعيل بن مسلم قد تكلموا فيه من قبل حفظه
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Al Asyaj] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Ajlah] dari [Al-A'masy] dari [Al Hakam] dari [Miqsam] dari [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur dan shubuh di Mina, kemudian berangkat menuju ke Arafah. (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Abdullah bin Zubair dan Anas." Abu 'Isa berkata; "Hadits Miqsam dari Ibnu Abbas, Ali Al Madini berkata; Yahya; berkata; Sy'ubah berkata; 'Al Hakam tidak pernah mendengar dari Miqsam kecuali lima hadits, dan hadits ini tidak termasuk di dalamnya. Menurut hitungan Syu'bah
حدثنا ابو سعيد الاشج، حدثنا عبد الله بن الاجلح، عن الاعمش، عن الحكم، عن مقسم، عن ابن عباس، ان النبي صلى الله عليه وسلم صلى بمنى الظهر والفجر ثم غدا الى عرفات . قال وفي الباب عن عبد الله بن الزبير وانس . قال ابو عيسى حديث مقسم عن ابن عباس قال علي بن المديني قال يحيى قال شعبة لم يسمع الحكم من مقسم الا خمسة اشياء . وعدها وليس هذا الحديث فيما عد شعبة
Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Isa] dan [Muhammad bin Aban] berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Ibrahim bin Muhajir] dari [Yusuf bin Mahik] dari [ibunya, Musaikah] dari ['Aisyah] berkata; "Kami bertanya; 'Wahai Rasulullah! tidakkah (sebaiknya) kami bangunkan rumah untuk engkau di Mina (sebagai empat bernaung)? ' Beliau menjawab: 'Tidak perlu, karena Mina tempat singgah siapa yang datang lebih dahulu'." Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih
حدثنا يوسف بن عيسى، ومحمد بن ابان، قالا حدثنا وكيع، عن اسراييل، عن ابراهيم بن مهاجر، عن يوسف بن ماهك، عن امه، مسيكة عن عايشة، قالت قلنا يا رسول الله الا نبني لك بيتا يظلك بمنى قال " لا منى مناخ من سبق " . قال ابو عيسى هذا حديث حسن
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari [Haritsah bin Wahab] berkata; "Saya shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -tempat yang dirasa aman oleh manusia, dan kebanyakan orang menggerjakan shalat- dua rakaat." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, Ibnu Umar dan Anas." Abu 'Isa berkata; "Hadits Haritsah bin Wahb merupakan hadits hasan shohih. Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, dia berkata; 'Saya telah shalat dua reka'at bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di Mina, demikian juga bersama Abu Bakar, Umar dan di awal kepemimpinan Utsman. Para ulama berbeda pendapat mengenai mengqoshor shalat bagi penduduk Makkah di Mina. Sebagian ulama berpendapat; penduduk Makkah tidak boleh mengqoshor shalat di Mina kecuali bagi musafir sedang berada di Mina. Ini merupakan pendapat Ibnu juraij, Sufyan Ats Tsauri, Yahya bin Sa'id Al Qatthan, Syafi'i, Ahmad dan Ishaq. Sedangkan yang lainnya berpendapat; 'Penduduk Makkah boleh mengqashar shalat di Mina. Ini adalah pendapat Al Auza'i, Malik, Sufyan bin Uyainah dan Abdurrahman bin Mahdi
حدثنا قتيبة، حدثنا ابو الاحوص، عن ابي اسحاق، عن حارثة بن وهب، قال صليت مع النبي صلى الله عليه وسلم بمنى امن ما كان الناس واكثره ركعتين . قال وفي الباب عن ابن مسعود وابن عمر وانس . قال ابو عيسى حديث حارثة بن وهب حديث حسن صحيح . وروي عن ابن مسعود انه قال صليت مع النبي صلى الله عليه وسلم بمنى ركعتين ومع ابي بكر ومع عمر ومع عثمان ركعتين صدرا من امارته . وقد اختلف اهل العلم في تقصير الصلاة بمنى لاهل مكة فقال بعض اهل العلم ليس لاهل مكة ان يقصروا الصلاة بمنى الا من كان بمنى مسافرا . وهو قول ابن جريج وسفيان الثوري ويحيى بن سعيد القطان والشافعي واحمد واسحاق . وقال بعضهم لا باس لاهل مكة ان يقصروا الصلاة بمنى . وهو قول الاوزاعي ومالك وسفيان بن عيينة وعبد الرحمن بن مهدي
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah], telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari ['Amr bin Dinar] dari ['Amr bin Abdullah bin Shafwan] dari [Yazid bin Syaiban] berkata; " [Ibnu Mirba' Al Anshari] menemui kami, ketika sedang wukuf di suatu tempat yang agak jauh dari Amr. Dia berkata; 'Saya adalah utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau berkata; "Tetaplah pada tempat-tempat ibadah kalian, karena kalian berada di salah satu tempat warisan Ibrahim." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Ali, 'Aisyah, Jubair bin Muth'im dan Syarid bin Suwaid Ats Tsaqafi." Abu 'Isa berkata; "Hadits Ibnu Mirba' Ats Tsaqafi merupakan hadits hasan shohih. Tidak kami ketahui kecuali dari hadits Ibnu Uyainah dari Amr bin Dinar. Ibnu Mirba' bernama Yazid bin Mirba' Al Anshari, hanya hadits ini yang diriwayatkan darinya
حدثنا قتيبة، حدثنا سفيان بن عيينة، عن عمرو بن دينار، عن عمرو بن عبد الله بن صفوان، عن يزيد بن شيبان، قال اتانا ابن مربع الانصاري ونحن وقوف بالموقف مكانا يباعده عمرو - فقال اني رسول رسول الله صلى الله عليه وسلم اليكم يقول " كونوا على مشاعركم فانكم على ارث من ارث ابراهيم " . قال وفي الباب عن علي وعايشة وجبير بن مطعم والشريد بن سويد الثقفي . قال ابو عيسى حديث ابن مربع الانصاري حديث حسن لا نعرفه الا من حديث ابن عيينة عن عمرو بن دينار . وابن مربع اسمه يزيد بن مربع الانصاري وانما يعرف له هذا الحديث الواحد
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la As Shan'ani Al Bashri], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdurrahman Ath Thufawi], telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari ['Aisyah] berkata; "Orang-orang Quraisy dan yang berideologi seperti mereka (mereka adalah orang-orang yang suka berlebih-lebihan dalam agama atau penduduk tanah haram) berwuquf di Muzdalifah sambil berkata; 'Kami adalah penduduk Baitullah. Adapun selain mereka melakukan wuquf di Arafah, lalu Allah menurunkan ayat "Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak…"." Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Makna dari hadits ini ialah; Penduduk Makkah tidak mau keluar dari Tanah Haram sedangkan 'Arafah adalah di luar kawasan haram. Penduduk makkah berwuquf di Muzdalifah, sambil berkata; 'Kami adalah penduduk Tanah Haram. Adapun selain mereka wuquf di Arafah, lalu Allah menurunkan ayat; "Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak…". Arti dari Al Humus ialah mereka penduduk Tanah Haram
حدثنا محمد بن عبد الاعلى الصنعاني البصري، حدثنا محمد بن عبد الرحمن الطفاوي، حدثنا هشام بن عروة، عن ابيه، عن عايشة، قالت كانت قريش ومن كان على دينها وهم الحمس يقفون بالمزدلفة يقولون نحن قطين الله . وكان من سواهم يقفون بعرفة فانزل الله تعالى : (ثم افيضوا من حيث افاض الناس ) . قال ابو عيسى هذا حديث حسن صحيح . قال ومعنى هذا الحديث ان اهل مكة كانوا لا يخرجون من الحرم وعرفة خارج من الحرم واهل مكة كانوا يقفون بالمزدلفة ويقولون نحن قطين الله يعني سكان الله ومن سوى اهل مكة كانوا يقفون بعرفات . فانزل الله تعالى: (ثم افيضوا من حيث افاض الناس ) . والحمس هم اهل الحرم
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar], telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdurrahman bin Al Harits bin 'Ayyasy bin Abu Rabi'ah] dari [Zaid bin Ali] dari [Bapaknya] dari ['Ubaidullah bin Abu Rafi'] dari [Ali bin Abu Thalib] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wuquf di Arafah dan beliau bersabda; 'Ini adalah Arafah dan inilah tempat wuquf. Seluruh Arafah merupakan tempat wuquf.' Kemudian beliau bertolak ketika matahari terbenam, sambil membonceng Usamah bin Zaid dan memberikan isyarat dengan tangannya untuk tetap pada keadaannya seperti biasa. Sementara orang-orang bergerak ke kanan dan ke kiri. Beliau menoleh kepada mereka sambil bersabda: 'Wahai sekalian manusia! perlahan-lahanlah.' Kemudian beliau sampai di Jama' (Arafah), lantas beliau menjama' dua shalat bersama mereka. Pada waktu pagi, beliau mendatangi Quzah, lalu wuquf di sana sambil berkata; 'Ini adalah Quzah. Tempat ini termasuk tempat wuquf dan Jama' seluruhnya adalah tempat wuquf. Kemudian bertolak sampai di Wadi Muhassir, beliau mempercepat laju untanya, hingga untanya melangkah terus hingga melewati lembah tadi. Beliau berhenti dan membonceng Al Fadl. Kemudian mendatangi Jumrah dan melemparkannya. Lalu mendatangi tempat menyembelih dan berkata; 'Ini adalah tempat menyembelih dan Mina semuanya tempat menyembelih.' Tatkala itu seorang wanita muda dari Khats'am menanyakan sesuatu; 'Bapakku sudah tua renta, namun sudah terkena wajib haji. Apakah boleh aku berhaji untuknya? ' Beliau menjawab: 'Berhajilah untuk bapakmu'." (Ali bin Abu Thalib) berkata; "Beliau memalingkan leher Al Fadl. Al Abbas bertanya; 'Wahai Rasulullah, kenapa engkau memalingkan kepala anak pamanmu? ' Beliau menjawab: 'Aku melihat seorang pemuda dan pemudi, maka saya tidak merasa aman dari setan (yang ada) pada keduanya.' Tiba-tiba seorang lelaki datang dan berkata; 'Wahai Rasulullah, aku telah thawaf Ifadlah sebelum mencukur? ' Beliau menjawab: 'Bercukurlah atau pendekkanlah (sekarang) dan tidak mengapa'." (Ali bin Abu Thalib) berkata; "Kemudian datang lagi yang lain dan bertanya; 'Wahai Rasulullah, aku telah menyembelih sebelum melempar (jumrah)? ' beliau menjawab: 'Lemparlah (sekarang) tidak mengapa'." (Ali bin Abu Thalib) berkata; "Lalu beliau pergi ke Ka'bah dan thawaf, baru menuju ke air Zamzam sambil berkata; 'Wahai Bani Abdul Muttalib, kalaulah aku tidak takut manusia berdesak-desakan (karena disangka termasuk dari manasik) maka akan memberikan air (kepada mereka sebagaimana telah kalian lakukan)." (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Jabir." Abu 'Isa berkata; "Hadits Ali merupakan hadits hasan shahih, tidak kami ketahui termasuk dari hadits Ali kecuali melalui jalur ini. Dari hadits Abdurrahman bin Al Harits bin 'Ayyasy. Lebih dari seorang yang meriwayatkannya dari Ats Tsauri, seperti hadits di atas. Diamalkan oleh para ulama, mereka semuanya berpendapat bolehnya seseorang menjama' zhuhur dan ashar di Arafah pada waktu dhuhur. Sebagian ulama berkata; 'Jika seorang laki-laki shalat sendiri di atas kendaraannya, dengan tidak mengikuti shalat bersama imam, maka dia boleh menjama' sebagaimana imam. Zaid bin Ali ialah Ibnu Husain bin Ali bin Abu Thalib
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan], telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Bisyr bin As Sari] dan [Abu Nu'aim] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Abu Zubair] dari [Jabir] berkata; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mempercepat perjalanannya di Wadi Muhassir. Bisyr menambahkan; 'beliau bertolak dari Jama' dengan penuh ketenangan dan memerintahkan mereka untuk tenang. Abu Nu'aim menambahkan; 'Beliau memerintahkan mereka untuk melempar dengan kerikil kecil. Beliau bersabda: 'Mungkin aku tidak akan melihat kalian setelah tahun ini.'- (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; "Hadits semakna diriwayatkan dari Usamah bin Zaid. Abu 'Isa berkata; "Hadits Jabir merupakan hadits hasan shahih
حدثنا محمود بن غيلان، حدثنا وكيع، وبشر بن السري، وابو نعيم قالوا حدثنا سفيان، عن ابي الزبير، عن جابر، ان النبي صلى الله عليه وسلم اوضع في وادي محسر . وزاد فيه بشر وافاض من جمع وعليه السكينة وامرهم بالسكينة . وزاد فيه ابو نعيم وامرهم ان يرموا بمثل حصى الخذف وقال " لعلي لا اراكم بعد عامي هذا " . قال وفي الباب عن اسامة بن زيد . قال ابو عيسى حديث جابر حديث حسن صحيح
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا يحيى بن سعيد القطان، حدثنا سفيان الثوري، عن ابي اسحاق، عن عبد الله بن مالك، ان ابن عمر، صلى بجمع فجمع بين الصلاتين باقامة وقال رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم فعل مثل هذا في هذا المكان
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا يحيى بن سعيد القطان، حدثنا سفيان الثوري، عن ابي اسحاق، عن عبد الله بن مالك، ان ابن عمر، صلى بجمع فجمع بين الصلاتين باقامة وقال رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم فعل مثل هذا في هذا المكان
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا ابو احمد الزبيري، حدثنا سفيان، عن عبد الرحمن بن الحارث بن عياش بن ابي ربيعة، عن زيد بن علي، عن ابيه، عن عبيد الله بن ابي رافع، عن علي بن ابي طالب، رضى الله عنه قال وقف رسول الله صلى الله عليه وسلم بعرفة فقال " هذه عرفة وهذا هو الموقف وعرفة كلها موقف " . ثم افاض حين غربت الشمس واردف اسامة بن زيد وجعل يشير بيده على هييته والناس يضربون يمينا وشمالا يلتفت اليهم ويقول " يا ايها الناس عليكم السكينة " . ثم اتى جمعا فصلى بهم الصلاتين جميعا فلما اصبح اتى قزح فوقف عليه وقال " هذا قزح وهو الموقف وجمع كلها موقف " . ثم افاض حتى انتهى الى وادي محسر فقرع ناقته فخبت حتى جاوز الوادي فوقف واردف الفضل ثم اتى الجمرة فرماها ثم اتى المنحر فقال " هذا المنحر ومنى كلها منحر " . واستفتته جارية شابة من خثعم فقالت ان ابي شيخ كبير قد ادركته فريضة الله في الحج افيجزي ان احج عنه قال " حجي عن ابيك " . قال ولوى عنق الفضل فقال العباس يا رسول الله لم لويت عنق ابن عمك قال " رايت شابا وشابة فلم امن الشيطان عليهما " . ثم اتاه رجل فقال يا رسول الله اني افضت قبل ان احلق . قال " احلق او قصر ولا حرج " . قال وجاء اخر فقال يا رسول الله اني ذبحت قبل ان ارمي . قال " ارم ولا حرج " . قال ثم اتى البيت فطاف به ثم اتى زمزم فقال " يا بني عبد المطلب لولا ان يغلبكم الناس عنه لنزعت " . قال وفي الباب عن جابر . قال ابو عيسى حديث علي حديث حسن صحيح لا نعرفه من حديث علي الا من هذا الوجه من حديث عبد الرحمن بن الحارث بن عياش . وقد رواه غير واحد عن الثوري مثل هذا . والعمل على هذا عند اهل العلم راوا ان يجمع بين الظهر والعصر بعرفة في وقت الظهر . وقال بعض اهل العلم اذا صلى الرجل في رحله ولم يشهد الصلاة مع الامام ان شاء جمع هو بين الصلاتين مثل ما صنع الامام . قال وزيد بن علي هو ابن حسين بن علي بن ابي طالب عليه السلام