Loading...

Loading...
Kitab
324 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Bakr, yaitu Ibnu Mudhar] dari [Ibnu al-Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Amir bin Sa'ad] dari [al-Abbas bin Abdul Muthalib] bahwasanya dia mendengar Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, "Apabila seorang hamba bersujud, maka tujuh anggota badan sujud bersamanya, yaitu ujung wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا بكر، - وهو ابن مضر - عن ابن الهاد، عن محمد بن ابراهيم، عن عامر بن سعد، عن العباس بن عبد المطلب، انه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " اذا سجد العبد سجد معه سبعة اطراف وجهه وكفاه وركبتاه وقدماه
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Sawwad al-Amiri] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Wahb] telah mengabarkan kepada kami [Amru bin al-Harits] bahwa [Bukair] telah menceritakan kepadanya bahwa [Kuraib, maula Ibnu Abbas] telah menceritakan kepadanya dari [Abdullah bin Abbas] bahwa dia melihat Abdullah bin al-Harits shalat sedangkan kepalanya terikat dari belakangnya, maka dia berdiri, lalu mulai melepaskannya. Ketika dia berpaling, maka dia menghadap pada Ibnu Abbas seraya berkata, "Mengapa kamu memperlakukan kepalaku demikian?" Dia menjawab, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 'Permisalan ini adalah sebagaimana permisalan orang yang shalat dalam keadaan tangannya terikat di tengkuk
حدثنا عمرو بن سواد العامري، اخبرنا عبد الله بن وهب، اخبرنا عمرو بن الحارث، ان بكيرا، حدثه ان كريبا مولى ابن عباس حدثه عن عبد الله بن عباس، انه راى عبد الله بن الحارث يصلي وراسه معقوص من ورايه فقام فجعل يحله فلما انصرف اقبل الى ابن عباس فقال ما لك وراسي فقال اني سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " انما مثل هذا مثل الذي يصلي وهو مكتوف
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، حدثنا وكيع، عن شعبة، عن قتادة، عن انس، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اعتدلوا في السجود ولا يبسط احدكم ذراعيه انبساط الكلب
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] dia berkata, Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, "Luruslah dalam sujud, dan janganlah salah seorang di antara kalian menghamparkan kedua sikunya sebagaimana anjing menghampar." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin al-Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dia berkata, --Lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakannya kepadaku [Yahya bin Habib] telah menceritakan kepada kami [Khalid, yaitu Ibnu al-Harits] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dengan isnad ini. Dan dalam hadits Ibnu Ja'far, "Janganlah salah seorang dari kalian menghamparkan kedua sikunya sebagaimana anjing menghampar
حدثنا محمد بن المثنى، وابن، بشار قالا حدثنا محمد بن جعفر، ح قال وحدثنيه يحيى بن حبيب، حدثنا خالد، - يعني ابن الحارث - قالا حدثنا شعبة، بهذا الاسناد وفي حديث ابن جعفر " ولا يتبسط احدكم ذراعيه انبساط الكلب
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Iyad] dari [Iyad] dari [al-Bara'] dia berkata, Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, "Apabila kalian sujud maka letakkanlah kedua telapak tanganmu dan angakatlah kedua sikumu
حدثنا يحيى بن يحيى، قال اخبرنا عبيد الله بن اياد، عن اياد، عن البراء، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اذا سجدت فضع كفيك وارفع مرفقيك
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا بكر، - وهو ابن مضر - عن جعفر بن ربيعة، عن الاعرج، عن عبد الله بن مالك ابن بحينة، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم كان اذا صلى فرج بين يديه حتى يبدو بياض ابطيه
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Bakar, dan dia adalah Ibnu Mudhar] dari [Ja'far bin Rabi'ah] dari [al-A'raj] dari [Abdullah bin Malik bin Buhainah] "Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam apabila shalat (lalu sujud) maka beliau membuka antara kedua tangannya hingga tampak putihnya ketiaknya." Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Sawwad] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Wahb] telah mengabarkan kepada kami [Amru bin al-Harits] dan [al-Laits bin Sa'd] keduanya meriwayatkan dari [Ja'far bin Rabi'ah] dengan isnad ini. Dan dalam riwayat [Amru bin al-Harits], "Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam apabila bersujud, niscaya beliau menjauhkan sikutnya dari sisinya dalam sujudnya hingga terlihat putihnya ketiaknya." Dan dalam riwayat al-Laits, "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dahulu apabila bersujud niscaya beliau membuka kedua tangannya dari ketiaknya hingga sungguh saya melihat putihnya ketiaknya
حدثنا عمرو بن سواد، اخبرنا عبد الله بن وهب، اخبرنا عمرو بن الحارث، والليث بن سعد، كلاهما عن جعفر بن ربيعة، بهذا الاسناد . وفي رواية عمرو بن الحارث كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا سجد يجنح في سجوده حتى يرى وضح ابطيه . وفي رواية الليث ان رسول الله صلى الله عليه وسلم كان اذا سجد فرج يديه عن ابطيه حتى اني لارى بياض ابطيه
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Ibnu Abi Umar] semuanya meriwayatkan dari [Sufyan] berkata [Yahya], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ubaidullah bin Abdullah bin al-Ashamm] dari [Pamannya, Yazid bin al-Ashamm] dari [Maimunah] dia berkata, "Dahulu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam apabila sujud, lalu seekor anak kambing bermaksud lewat (di bawah) antara dua tangannya niscaya ia bisa lewat
حدثنا يحيى بن يحيى، وابن ابي عمر، جميعا عن سفيان، - قال يحيى اخبرنا سفيان بن عيينة، - عن عبيد الله بن عبد الله بن الاصم، عن عمه، يزيد بن الاصم عن ميمونة، قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم اذا سجد لو شاءت بهمة ان تمر بين يديه لمرت
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim al-Hanzhali] telah mengabarkan kepada kami [Marwan bin Muawiyah al-Fazari] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Abdullah bin al-Ashamm] dari [Yazid bin al-Ashamm] bahwasanya dia telah mengabarkan kepadanya dari [Maimunah binti alharits, istri Nabi Shallallahu'alaihiwasallam] dia berkata, "Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam apabila bersujud, maka beliau menjauhkan kedua tangannya, maksudnya merenggangkan tangan hingga terlihatlah putihnya kedua ketiaknya dari belakang. Dan apabila beliau duduk maka beliau tenang dengan bertumpu pada pahanya yang sebelah kanan
حدثنا اسحاق بن ابراهيم الحنظلي، اخبرنا مروان بن معاوية الفزاري، قال حدثنا عبيد الله بن عبد الله بن الاصم، عن يزيد بن الاصم، انه اخبره عن ميمونة، زوج النبي صلى الله عليه وسلم قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا سجد خوى بيديه - يعني جنح - حتى يرى وضح ابطيه من ورايه واذا قعد اطمان على فخذه اليسرى
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah], [Amru an-Naqid], [Zuhair bin Harb], dan [Ishaq bin Ibrahim] dan lafazh tersebut milik Amru, Ishaq berkata, telah mengabarkan kepada kami, sedangkan yang lainnya berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Burqan] dari [Yazid bin al-Ashamm] dari [Maimunah binti al-Harits] dia berkata, "Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam apabila bersujud maka beliau menjauhkan (kedua tangannya) hingga orang yang di belakangnya melihat putihnya ketiaknya." Waki' berkata, "Putih keduanya
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وعمرو الناقد، وزهير بن حرب، واسحاق بن ابراهيم، - واللفظ لعمرو - قال اسحاق اخبرنا وقال الاخرون، حدثنا وكيع، حدثنا جعفر بن برقان، عن يزيد بن الاصم، عن ميمونة بنت الحارث، قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا سجد جافى حتى يرى من خلفه وضح ابطيه . قال وكيع يعني بياضهما
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid, yaitu al-Ahmar] dari [Husain al-Mu'allim] dia berkata, --Lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dan lafazh tersebut miliknya, dia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Husain al-Mu'allim] dari [Budail bin Maisarah] dari [Abu al-Jauza'] dari [Aisyah radhiyallahu'anha] dia berkata, "Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membuka shalat dengan takbir dan membaca, 'Al-Hamdulillah Rabb al-Alamin'. Dan beliau apabila rukuk niscaya tidak mengangkat kepalanya dan tidak menundukkannya, akan tetapi melakukan antara kedua hal tersebut. Dan beliau apabila mengangkat kepalanya dari rukuk, niscaya tidak bersujud hingga beliau lurus berdiri, dan beliau apabila mengangkat kepalanya dari sujud niscaya tidak akan sujud kembali hingga lurus duduk, dan beliau membaca tahiyyat pada setiap dua raka'at. Beliau menghamparkan kaki kirinya dan memasang tegak lurus kakinya yang kanan. Dan beliau melarang duduknya setan, dan beliau melarang seorang laki-laki menghamparkan kedua siku kakinya sebagaimana binatang buas menghampar. Dan beliau menutup shalat dengan salam." Dan dalam riwayat Ibnu Numair dari Abu Khalid, "Dan beliau melarang duduk seperti duduknya setan
حدثنا محمد بن عبد الله بن نمير، حدثنا ابو خالد، - يعني الاحمر - عن حسين المعلم، ح قال وحدثنا اسحاق بن ابراهيم، - واللفظ له - قال اخبرنا عيسى بن يونس، حدثنا حسين المعلم، عن بديل بن ميسرة، عن ابي الجوزاء، عن عايشة، قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يستفتح الصلاة بالتكبير والقراءة ب { الحمد لله رب العالمين} وكان اذا ركع لم يشخص راسه ولم يصوبه ولكن بين ذلك وكان اذا رفع راسه من الركوع لم يسجد حتى يستوي قايما وكان اذا رفع راسه من السجدة لم يسجد حتى يستوي جالسا وكان يقول في كل ركعتين التحية وكان يفرش رجله اليسرى وينصب رجله اليمنى وكان ينهى عن عقبة الشيطان وينهى ان يفترش الرجل ذراعيه افتراش السبع وكان يختم الصلاة بالتسليم . وفي رواية ابن نمير عن ابي خالد وكان ينهى عن عقب الشيطان
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Qutaibah bin Sa'id] serta [Abu Bakar bin Abi Syaibah] berkata Yahya, telah mengabarkan kepada kami, sedangkan dua orang yang lainnya berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu al-Ahwash] dari [Simak] dari [Musa bin Thalhah] dari [Bapaknya] dia berkata, Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian telah meletakkan di hadapannya seperti kayu yang diletakkan di belakang punggung unta, hendaklah dia shalat, dan janganlah dia memperhatikan orang yang lewat di belakang sutrah tersebut
حدثنا يحيى بن يحيى، وقتيبة بن سعيد، وابو بكر بن ابي شيبة قال يحيى اخبرنا وقال الاخران، حدثنا ابو الاحوص، عن سماك، عن موسى بن طلحة، عن ابيه، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اذا وضع احدكم بين يديه مثل موخرة الرحل فليصل ولا يبال من مر وراء ذلك
Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] dan [Ishaq bin Ibrahim] berkata Ishaq, telah mengabarkan kepada kami, sedangkan Ibnu Numair berkata, telah menceritakan kepada kami [Umar bin Ubaid ath-Thanafisi] dari [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] dari [Bapaknya] dia berkata, "Kami pernah shalat, sedangkan hewan ternak melewati di depan kami, lalu kami menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, maka beliau bersabda, 'Kalaulah sudah ada benda seperti seperti kayu yang ada di punggung unta dan diletakkan di depan salah seorang dari kalian, maka sesuatu yang lewat di hadapan mereka tidak akan membahayakan (membatalkan shalatnya)." Ibnu Numair berkata, "Maka orang yang lewat di hadapannya tidak akan membahayakannya
وحدثنا محمد بن عبد الله بن نمير، واسحاق بن ابراهيم، قال اسحاق اخبرنا وقال ابن نمير، حدثنا عمر بن عبيد الطنافسي، عن سماك بن حرب، عن موسى بن طلحة، عن ابيه، قال كنا نصلي والدواب تمر بين ايدينا فذكرنا ذلك لرسول الله صلى الله عليه وسلم فقال " مثل موخرة الرحل تكون بين يدى احدكم ثم لا يضره ما مر بين يديه " . وقال ابن نمير " فلا يضره من مر بين يديه
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Abi Ayyub] dari [Abu al-Aswad] dari [Urwah] dari [Aisyah ra] bahwasanya dia berkata, "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah ditanya mengenai sutrah (pembatas) seseorang yang sedang shalat. Maka beliau menjawab, 'Ia ialah semisal kayu yang diletakkan di punggung hewan tunggangan
حدثنا زهير بن حرب، حدثنا عبد الله بن يزيد، اخبرنا سعيد بن ابي ايوب، عن ابي الاسود، عن عروة، عن عايشة، انها قالت سيل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن سترة المصلي فقال " مثل موخرة الرحل
حدثنا محمد بن عبد الله بن نمير، حدثنا عبد الله بن يزيد، اخبرنا حيوة، عن ابي الاسود، محمد بن عبد الرحمن عن عروة، عن عايشة، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم سيل في غزوة تبوك عن سترة المصلي فقال " كموخرة الرحل
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin al-Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair] --Lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] dan lafazh tersebut miliknya, telah menceritakan kepada kami [Bapakku] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] "Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam dahulu apabila keluar pada hari raya, maka beliau memerintahkan (pembantunya) membawa tombak, lalu diletakkan di hadapan beliau, lalu beliau shalat menghadap kepadanya, sedangkan orang-orang shalat di belakangnya. Beliau melakukan hal terse but dalam sebuah perjalanan, dari sana para pemimpin menjadikan tombak sebagai acuan
حدثنا محمد بن المثنى، حدثنا عبد الله بن نمير، ح وحدثنا ابن نمير، - واللفظ له - حدثنا ابي، حدثنا عبيد الله، عن نافع، عن ابن عمر، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم كان اذا خرج يوم العيد امر بالحربة فتوضع بين يديه فيصلي اليها والناس وراءه وكان يفعل ذلك في السفر فمن ثم اتخذها الامراء
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Ibnu Numair] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] "Bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dahulu menancapkan." Dan Abu Bakar berkata, "Beliau menancapkan tongkat lancip dan shalat menghadapnya." Dan Ibnu Abi Syaibah menambahkan, "Ubaidullah berkata, 'Tongkat tersebut adalah tombak
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وابن، نمير قالا حدثنا محمد بن بشر، حدثنا عبيد الله، عن نافع، عن ابن عمر، ان النبي صلى الله عليه وسلم كان يركز - وقال ابو بكر يغرز - العنزة ويصلي اليها . زاد ابن ابي شيبة قال عبيد الله وهى الحربة
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Hanbal] telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir bin Sulaiman] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] "Bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dahulu menjadikan unta kendaraannya sebagai penghalang (sutrah), dan beliau shalat menghadapnya
حدثنا احمد بن حنبل، حدثنا معتمر بن سليمان، عن عبيد الله، عن نافع، عن ابن عمر، ان النبي صلى الله عليه وسلم كان يعرض راحلته وهو يصلي اليها
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وابن، نمير قالا حدثنا ابو خالد الاحمر، عن عبيد الله، عن نافع، عن ابن عمر، ان النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي الى راحلته . وقال ابن نمير ان النبي صلى الله عليه وسلم صلى الى بعير
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Zuhair bin Harb] semuanya meriwayatkan dari [Waki'] berkata [Zuhair], telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami ['Aun bin Abi Juhaifah] dari [Bapaknya] dia berkata, "Saya mendatangi Nabi shallallahu'alaihiwasallam di Makkah, ketika itu beliau berada di Abthah, dalam jubah merah terbuat dari kulit. Sekonyong-konyong Bilal datang membawakan air wudhu untuk beliau. Dari sisa air itu ada orang yang mendapatkannya dan ada pula yang hanya mendapat percikannya saja. Kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, keluar memakai pakaian merah. Seolah-olah aku masih melihat (bagaimana) putihnya betis Nabi." Perawi berkata, "Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, wudhu, dan Bilal adzan. Aku mengikuti gerak-gerik mulut Bilal berseru ke kanan dan ke kiri mengucapkan, 'Hayya 'alash shalah, hayya 'alal falah.' Kemudian, Bilal menancapkan sebuah tongkat berujung besi, lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, maju ke depan mengimami shalat qasar Zhuhur dua rakaat. (Ketika Nabi sedang shalat), keledai dan anjing digiring lewat di depan beliau (di balik tongkat itu), tetapi ia tidak dicegah (oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), kemudian shalat Ashar dua rakaat, kemudian tetap shalat dua rakaat hingga (tiba) kembali di Madinah
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وزهير بن حرب، جميعا عن وكيع، - قال زهير حدثنا وكيع، - حدثنا سفيان، حدثنا عون بن ابي جحيفة، عن ابيه، قال اتيت النبي صلى الله عليه وسلم بمكة وهو بالابطح في قبة له حمراء من ادم - قال - فخرج بلال بوضويه فمن نايل وناضح - قال - فخرج النبي صلى الله عليه وسلم عليه حلة حمراء كاني انظر الى بياض ساقيه - قال - فتوضا واذن بلال - قال - فجعلت اتتبع فاه ها هنا وها هنا - يقول يمينا وشمالا - يقول حى على الصلاة حى على الفلاح - قال - ثم ركزت له عنزة فتقدم فصلى الظهر ركعتين يمر بين يديه الحمار والكلب لا يمنع ثم صلى العصر ركعتين ثم لم يزل يصلي ركعتين حتى رجع الى المدينة