Loading...

Loading...
Kitab
331 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil Al Jahdari Fudhail bin Husain]; Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Firas] dari ['Amir] dari [Masruq] dari ['Aisyah] dia berkata; 'Suatu ketika para istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang berkumpul dan berada di sisi beliau tanpa ada seorang pun yang tidak hadir saat itu. Tak lama kemudian, datanglah Fatimah dengan berjalan kaki yang mana cara jalannya persis -dan tidak berbeda sama sekali- dengan cara jalannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika melihatnya, maka beliau pun menyambutnya dengan mengucapkan: "Selamat datang hai puteriku yang tercinta!" Setelah itu beliau mempersilahkannya untuk duduk di sebelah kanan atau di sebelah kiri beliau. Lalu beliau bisikkan sesuatu kepadanya hingga ia (Fatimah) menangis tersedu-sedu. Ketika melihat kesedihan hati Fatimah, maka sekali lagi Rasulullah pun membisikkan sesuatu kepadanya hingga ia tersenyum gembira. Lalu saya (Aisyah) bertanya kepada Fatimah; 'Ya Fatimah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memberikan keistimewaan kepadamu dengan membisikkan suatu rahasia di hadapan para istri beliau hingga kamu menangis sedih.' Setelah Rasulullah berdiri dan berlalu dari tempat itu, saya pun bertanya kepada Fatimah; 'Hai Fatimah, sebenarnya apa yang dikatakan Rasulullah kepadamu dalam bisikan tersebut? ' Fatimah menjawab; "Wahai Ummul mukminin, sungguh saya tidak ingin menyebarkan rahasia yang telah dibisikkan Rasulullah kepada saya." Aisyah berkata; 'Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, saya hampiri Fatimah seraya bertanya kepadanya; 'Hai Fatimah, saya hanya ingin menanyakan kepadamu tentang apa yang telah dibisikkan Rasulullah kepadamu yang dulu kamu tidak mau menjelaskannya kepada saya.' Fatimah menjawab; 'Wahai Ummul mukminin, sekarang -setelah Rasulullah meninggal dunia- saya akan memberitahukannya kepadamu. Dulu, ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membisikkan sesuatu kepada saya, untuk yang pertama kali, beliau memberitahukan bahwasanya Jibril dan beliau biasanya bertadarus Al Qur'an satu atau dua kali dalam setiap tahun dan kini beliau bertadarus kepadanya (Jibril) sebanyak dua kali. Sungguh aku (Rasulullah) tahu bahwa ajalku telah dekat. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya sebaik-baik pendahulumu adalah aku.' Fatimah berkata; 'Mendengar bisikan itu, maka saya pun menangis, seperti yang kamu lihat dulu. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat kesedihan saya, maka beliau pun berbisik lagi kepada saya: 'Hai Fatimah, maukah kamu menjadi pemimpin para istri orang-orang mukmin atau sebaik-baiknya wanita umat ini? Lalu saya pun tertawa seperti yang dulu kamu lihat
حدثنا ابو كامل الجحدري، فضيل بن حسين حدثنا ابو عوانة، عن فراس، عن عامر، عن مسروق، عن عايشة، قالت كن ازواج النبي صلى الله عليه وسلم عنده لم يغادر منهن واحدة فاقبلت فاطمة تمشي ما تخطي مشيتها من مشية رسول الله صلى الله عليه وسلم شييا فلما راها رحب بها فقال " مرحبا بابنتي " . ثم اجلسها عن يمينه او عن شماله ثم سارها فبكت بكاء شديدا فلما راى جزعها سارها الثانية فضحكت . فقلت لها خصك رسول الله صلى الله عليه وسلم من بين نسايه بالسرار ثم انت تبكين فلما قام رسول الله صلى الله عليه وسلم سالتها ما قال لك رسول الله صلى الله عليه وسلم قالت ما كنت افشي على رسول الله صلى الله عليه وسلم سره . قالت فلما توفي رسول الله صلى الله عليه وسلم قلت عزمت عليك بما لي عليك من الحق لما حدثتني ما قال لك رسول الله صلى الله عليه وسلم فقالت اما الان فنعم اما حين سارني في المرة الاولى فاخبرني " ان جبريل كان يعارضه القران في كل سنة مرة او مرتين وانه عارضه الان مرتين واني لا ارى الاجل الا قد اقترب فاتقي الله واصبري فانه نعم السلف انا لك " . قالت فبكيت بكايي الذي رايت فلما راى جزعي سارني الثانية فقال " يا فاطمة اما ترضى ان تكوني سيدة نساء المومنين او سيدة نساء هذه الامة " . قالت فضحكت ضحكي الذي رايت
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah]; Dan telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Numair] dari [Zakaria]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Zakaria] dari [Firas] dari ['Amir] dari [Masruq] dari ['Aisyah] dia berkata; "Suatu ketika para istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang berkumpul tanpa ada seorang pun dari mereka yang tidak hadir saat itu. Tak lama kemudian, datanglah Fatimah dengan berjalan kaki yang mana cara jalannya persis dengan cara jalannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika melihatnya, maka beliau pun menyambutnya dengan mengucapkan: "Selamat datang hai puteriku yang tercinta!" Setelah itu beliau mempersilahkannya untuk duduk di sebelah kanan atau di sebelah kiri beliau. Lalu beliau bisikkan sesuatu kepadanya hingga ia (Fatimah) menangis tersedu-sedu. kemudian sekali lagi Rasulullah pun membisikkan sesuatu kepadanya hingga ia tersenyum gembira. Lalu saya (Aisyah) bertanya kepada Fatimah; 'Ya Fatimah, Apa yang membuat kamu menangis? Fatimah menjawab; "Sungguh saya tidak ingin menyebarkan rahasia yang telah dibisikkan Rasulullah kepada saya." Aisyah berkata; maka aku katakana; Aku tidak pernah melihat kebahagian yang lebih dekat dengan kesedihan seperti hari ini. Lalu Aku bertanya kepadanya ketika dia menangis; Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengistimewakanmu dari kami dengan ucapannya, hingga kamu menangis? Aku bertanya terus tentang apa yang diucapkan Rasulullah kepadanya, namun dia tetap menjawab; 'Aku tidak akan menyebarkan rahasia Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.' Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, saya hampiri Fatimah seraya bertanya kepadanya; 'Hai Fatimah, saya hanya ingin menanyakan kepadamu tentang apa yang telah dibisikkan Rasulullah kepadamu yang dulu kamu tidak mau menjelaskannya kepada saya.' Fatimah menjawab; Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membisikkan sesuatu kepada saya, beliau memberitahukan; "bahwasanya Jibril dan beliau biasanya bertadarus Al Qur'an satu kali dalam setiap tahun dan kini beliau bertadarus kepadanya (Jibril) sebanyak dua kali. Sungguh aku (Rasulullah) tahu bahwa ajalku telah dekat. Sesungguhnya kamu adalah orang yang paling pertama menyusulku dari kalangan ahlul baitku. Sebaik-baik pendahulumu adalah aku.' Fatimah berkata; 'Mendengar bisikan itu, maka saya pun menangis. Kemudian ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbisik lagi kepada saya: 'Hai Fatimah, maukah kamu menjadi pemimpin para istri orang-orang mukmin atau sebaik-baiknya wanita umat ini? Lalu saya pun tertawa karena hal itu
Telah menceritakan kepadaku ['Abdul A'laa bin Hammad] dan [Muhammad bin 'Abdul A'laa Al Qaisi] keduanya dari [Al Mu'tamir]. Berkata [Ibnu Hammad]; Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir bin Sulaiman] dia berkata; aku mendengar [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Utsman] dari [Salman] dia berkata; "Jika bisa, janganlah kamu menjadi orang yang pertama kali masuk ke dalam pasar dan orang terakhir kali keluar darinya. Karena, bagaimanapun, pasar itu adalah sasaran utama syetan dan di situlah syetan mengibarkan benderanya." Salman berkata; "Saya pernah diberitahu bahwasanya Jibril Alaihi Salam datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yang pada saat itu Ummu Salamah ada di samping beliau. Setelah itu beliau mulai berbicara, lalu berdiri, dan akhirnya bertanya Kepada Ummu Salamah. 'Siapa ini? ' (atau sebagaimana yang beliau katakan kepadanya). Ummu Salamah menjawab; "Ini Dihyah Al Kalbi." Salman berkata; "Ummu Salamah pernah berkata; 'Demi Allah, saya tidak pernah berprasangka buruk kepadanya hingga saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang menuturkan berita tentang kami (atau sebagaimana yang beliau sabdakan).' Saya bertanya kepada [Abu Utsman], "Dari siapa kamu mendengar ini?" Abu Utsman menjawab; "Dari [Usamah bin Zaid]
حدثني عبد الاعلى بن حماد، ومحمد بن عبد الاعلى القيسي، كلاهما عن المعتمر، - قال ابن حماد حدثنا معتمر بن سليمان، - قال سمعت ابي، حدثنا ابو عثمان، عن سلمان، قال لا تكونن ان استطعت اول من يدخل السوق ولا اخر من يخرج منها فانها معركة الشيطان وبها ينصب رايته . قال وانبيت ان جبريل عليه السلام اتى نبي الله صلى الله عليه وسلم وعنده ام سلمة - قال - فجعل يتحدث ثم قام فقال نبي الله صلى الله عليه وسلم لام سلمة " من هذا " . او كما قال قالت هذا دحية - قال - فقالت ام سلمة ايم الله ما حسبته الا اياه حتى سمعت خطبة نبي الله صلى الله عليه وسلم يخبر خبرنا او كما قال قال فقلت لابي عثمان ممن سمعت هذا قال من اسامة بن زيد
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan Abu Ahmad]; Telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa As Sinani]; Telah mengabarkan kepada kami [Thalhah bin Yahya bin Thalhah] dari ['Aisyah binti Thalhah] dari ['Aisyah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Di antara kalian yang lebih dahulu bertemu denganku di hari kiamat kelak adalah yang paling panjang Iangannya. Aisyah berkata; "Lalu mereka, para istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mungukur tangan siapakah yang paling panjang." Aisyah berkata; "Ternyata setelah di ukur-ukur Zainablah yang paling panjang di antara kami, karena ia sering beramal dan bersedekah dengan tangannya
حدثنا محمود بن غيلان ابو احمد، حدثنا الفضل بن موسى السيناني، اخبرنا طلحة بن يحيى بن طلحة، عن عايشة بنت طلحة، عن عايشة ام المومنين، قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اسرعكن لحاقا بي اطولكن يدا " . قالت فكن يتطاولن ايتهن اطول يدا . قالت فكانت اطولنا يدا زينب لانها كانت تعمل بيدها وتصدق
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib Muhammad bin Al A'laa]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Sulaiman bin Al Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah pergi ke rumah Ummu Aiman, dan aku pergi bersama beliau. Lalu Ummu Aiman memberikan kepada beliau sebuah bejana yang di dalamnya terdapat air minum. Ia berkata; Aku tidak tahu, apakah Ummu Aiman memberinya bertepatan pada sa'at beliau berpuasa atau memang beliau tidak menginginkannya. Lalu Ummu Aiman pun mengomel dan marah-marah
حدثنا ابو كريب، محمد بن العلاء حدثنا ابو اسامة، عن سليمان بن المغيرة، عن ثابت، عن انس، قال انطلق رسول الله صلى الله عليه وسلم الى ام ايمن فانطلقت معه فناولته اناء فيه شراب - قال - فلا ادري اصادفته صايما او لم يرده فجعلت تصخب عليه وتذمر عليه
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb]; Telah mengabarkan kepadaku ['Amru bin 'Ashim Al Kilabi]; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas] dia berkata; Tidak lama setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat, Abu Bakar berkata kepada Umar; 'Ikutlah dengan kami menuju ke rumah Ummu Aiman untuk mengunjunginya sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu mengunjunginya. Dan ketika kami telah sampai di tempatnya, Ummu Aiman pun menangis. Lalu mereka berdua berkata kepadanya; Kenapa kau menangisi beliau, bukankah apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik bagi RasulNya shallallahu 'alaihi wasallam? Ia menjawab: Bukanlah aku menangis karena aku tidak tahu bahwa apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik bagi RasulNya, akan tetapi aku menangis karena dengan wafatnya beliau berarti wahyu dari langit telah terputus. Ummu Aiman pun membuat mereka berdua bersedih dan akhirnya mereka berduapun menangis bersamanya
حدثنا زهير بن حرب، اخبرني عمرو بن عاصم الكلابي، حدثنا سليمان بن المغيرة، عن ثابت، عن انس، قال قال ابو بكر رضى الله عنه بعد وفاة رسول الله صلى الله عليه وسلم لعمر انطلق بنا الى ام ايمن نزورها كما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يزورها . فلما انتهينا اليها بكت فقالا لها ما يبكيك ما عند الله خير لرسوله صلى الله عليه وسلم . فقالت ما ابكي ان لا اكون اعلم ان ما عند الله خير لرسوله صلى الله عليه وسلم ولكن ابكي ان الوحى قد انقطع من السماء . فهيجتهما على البكاء فجعلا يبكيان معها
Telah menceritakan kepada kami [Hasan Al Hulwani]; Telah menceritakan kepada kami ['Amru bin 'Ashim]; Telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Ishaq bin 'Abdillah] dari [Anas] dia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tidak pernah mengunjungi kaum wanita kecuali para isteri beliau dan Ummu Sulaim. Sesungguhnya Rasulullah pernah mengunjungi Ummu Sulaim. Dan ketika seorang sahabat menanyakan hal itu kepada Rasulullah, maka beliau pun menjawab; "Sebenarnya aku merasa kasihan kepadanya, karena saudara laki-lakinya terbunuh dalam suatu pertempuran bersamaku
حدثنا حسن الحلواني، حدثنا عمرو بن عاصم، حدثنا همام، عن اسحاق بن عبد، الله عن انس، قال كان النبي صلى الله عليه وسلم لا يدخل على احد من النساء الا على ازواجه الا ام سليم فانه كان يدخل عليها فقيل له في ذلك فقال " اني ارحمها قتل اخوها معي
Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Umar]; Telah menceritakan kepada kami [Bisyr] yaitu Ibnu As Sarii; Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari [Anas] dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika aku masuk ke dalam surga, aku mendengar suara derapan kaki, maka aku pun Iangsung bertanya, 'Derapan kaki Siapa itu? ' Para penghuni surga menjawab; 'Itu adalah Ghumaisha' bin Milhan, ibu Anas bin Malik
وحدثنا ابن ابي عمر، حدثنا بشر، - يعني ابن السري - حدثنا حماد بن سلمة، عن ثابت، عن انس، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " دخلت الجنة فسمعت خشفة فقلت من هذا قالوا هذه الغميصاء بنت ملحان ام انس بن مالك
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ja'far Muhammad bin Al Faraj]; Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab]; Telah mengabarkan kepadaku ['Abdul 'Aziz bin Abu Salamah]; Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Jabir bin 'Abdillah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Surga pernah di perlihatkan kepadaku, lalu aku melihat istri Abu Thalhah. Kemudian aku mendengar suara gesekan sandal di depanku yang ternyata adalah langkah Bilal
حدثني ابو جعفر، محمد بن الفرج حدثنا زيد بن الحباب، اخبرني عبد العزيز، بن ابي سلمة اخبرنا محمد بن المنكدر، عن جابر بن عبد الله، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " اريت الجنة فرايت امراة ابي طلحة ثم سمعت خشخشة امامي فاذا بلال
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Hatim bin Maimun]; Telah menceritakan kepada kami [Bahz]; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas] dia berkata; "Pada suatu ketika seorang putra Abu Thalhah dan istrinya yang bernama Ummu Sulaim, meninggal dunia Kemudian Ummu Sulaim berkata kepada keluarganya; 'Janganlah kalian memberitahukan musibah ini kepada Abu Thalhah sehingga saya sendiri yang akan memberitahukannya." Anas berkata; "Tak lama kemudian Abu Thalhah tiba di rumah. Seperti biasa, Ummu Sulaim menghidangkan makan malam untuk suaminya. Lalu Abu Thalhah makan dan minum dengan senangnya. Kemudian Ummu Sulaim mulai berhias Iebih cantik daripada hari biasanya hingga Abu Thalhah menggaulinya. Setelah mengetahui bahwasanya Abu Thalhah telah merasa puas dan lega, maka Ummu Sulaim berkata; 'Wahai Abu Thalhah, bagaimana menurut pendapat engkau apabila ada sekelompok orang memberikan pinjaman kepada suatu keluarga. Kemudian, ternyata pinjaman tersebut mereka minta kembali. Apakah boleh keluarga itu menolak permintaannya? Dengan mantap Ahu Thalhah menjawab; "Tentu saja keluarga itu tidak boleh menolak permintaan kelompok itu." Lalu Ummu Sulaim berkata; "Maka demikian dengan anak kita, ketahuilah bahwasanya anak kita yang tercinta telah diminta oleh Dzat yang telah mencipta dan memilikinya. Oleb karena itu. relakanlah kematian putera kita tersebut". Betapa terkejut dan marahnya Abu Thalhah mendengar informasi yang disampaikan istrinya itu. Lalu ia pun berkata kepada istrinya; "Mengapa kamu tidak memberitahukanku terlebih dahulu berita ini? Tetapi kamu malah memberitahukannya kepadaku setelah aku menggaulimu.' Keesokan harinya Abu Thalhah pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menceritakan kepada beliau tentang apa yang telah terjadi pada keluarganya. Mendengar cerita sedih tersebut, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Semoga Allah memberkahi kalian berdua dalam menjalani malam kalian." Anas berkata; 'Beberapa bulan kemudian, Ummu Sulaim mulai memperlihatkan tanda-tanda kehamiIan. Suatu ketika. Rasulullah sedang bepergian dan Ummu Sulaim turut serta dalam perjalanan tersebut. Biasanya, apabila Rasulullah datang dari bepergian - setibanya di Madinah- maka beliau tidak langsung masuk ke kampung. Sesampainya di dekat kota Madinah, Ummu Sulaim mulai merasakan saat-saat kelahiran hingga Abu Thalhah berhenti untuk mendampinginya. sementara Rasulullah telah pergi. Abu Thalhah berkata; 'Ya Allah ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau Maha Tahu bahwasanya saya merasa senang keluar untuk menyertai Rasul-Mu ketika beliau keluar. Begitu pula saya merasa senang masuk untuk menyertainya, ketika beliau akan masuk (kota madinah). Tapi sekarang saya terhenti seperti yang Engkau lihat." Anas berkata; 'Ummu Sulaim berkata; Hai Abu Thalhah, saya sudah tidak tahan lagi. Ayolah terus percepat perjalanan! ' Anas berkata; 'Akhirnya kami terus melanjutkan perjalanan." Anas berkata; "Ketika tiba di kota Madinah, maka Ummu Sulaim pun melahirkan seorang anak laki-laki dengan selamat. Ibu saya (Ummu Sulaim) berkata kepada saya; Hai Anas, janganlah ada seorang pun yang menyusui bayi ini hingga kamu membawanya ke hadapan Rasulullah.' Esok harinya, saya membawa bayi tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saya temui beliau yang pada saat itu sedang memegang alat untuk memberi tanda pada hewan. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat saya, beliau berkata; "Hai Unais, apakah Ummu Sulaim telah melahirkan?" Maka saya dengan senang hati menjawab pertanyaan beliau; "Ya, " ia telah melahirkan, ya Rasulullah." Kemudian beliau letakkan alat untuk memberi tanda pada hewan itu. Lalu saya pun membawa bayi itu ke hadapan Rasulullah dan meletakkannya di atas pangkuan beliau. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minta dibawakan kurma ajwa Madinah. Lalu beliau lumatkan kurma tersebut dengan mulut beliau dan disuapkannya ke dalam mulut bayi itu. Maka bayi itu segera mengunyahnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata; "Lihatlah, memang kaum Anshar itu sangat menyukai kurma!" Anas berkata; "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengusap wajah bayi itu dengan penuh kasih sayang serta memberinya nama Abdullah." Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al Hasan bin Khirasy]; Telah menceritakan kepada kami ['Amru bin 'Ashim]; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah]; Telah menceritakan kepada kami [Tsabit]; Telah menceritakan kepadaku [Anas bin Malik] dia berkata; 'Putra Abu Thalhah meninggal……-dan seterusnya dengan Hadits yang serupa
حدثنا احمد بن الحسن بن خراش، حدثنا عمرو بن عاصم، حدثنا سليمان بن، المغيرة حدثنا ثابت، حدثني انس بن مالك، قال مات ابن لابي طلحة . واقتص الحديث بمثله
Telah menceritakan kepada kami ['Ubaid bin Ya'isy] dan [Muhammad bin Al A'laa Al Mahdani] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Abu Hayyan]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair] dan lafazh ini miliknya; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Hayyan At Taimi Yahya bin Sa'id] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bertanya kepada Bilal ketika shalat Shubuh: "Hai Bilal, katakanlah Kepadaku apakah amalanmu yang paling besar pahalanya yang pernah kamu kerjakan dalam Islam, karena tadi malam aku mendengar derap sandalmu di dalam surga? ' Bilal menjawab; 'Ya Rasulullah, sungguh saya tidak mengerjakan amal perbuatan yang paling besar pahalanya dalam Islam selain saya bersuci dengan sempurna, baik itu pada waktu malam ataupun siang hari. lalu dengannya saya mengerjakan shalat selain shalat yang telah diwajibkan Allah kepada saya
حدثنا عبيد بن يعيش، ومحمد بن العلاء الهمداني، قالا حدثنا ابو اسامة، عن ابي حيان، ح وحدثنا محمد بن عبد الله بن نمير، - واللفظ له - حدثنا ابي، حدثنا ابو حيان التيمي يحيى بن سعيد عن ابي زرعة، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لبلال عند صلاة الغداة " يا بلال حدثني بارجى عمل عملته عندك في الاسلام منفعة فاني سمعت الليلة خشف نعليك بين يدى في الجنة " . قال بلال ما عملت عملا في الاسلام ارجى عندي منفعة من اني لا اتطهر طهورا تاما في ساعة من ليل ولا نهار الا صليت بذلك الطهور ما كتب الله لي ان اصلي
Telah menceritakan kepada kami [Minjab bin Al Harits At Tamimi] dan [Sahl bin 'Utsman] dan ['Abdullah bin 'Amir bin Zurarah Al Hadhrami] dan [Suwaid bin Sa'id] serta [Walid bin Syuja']. Berkata; [Sahl] dan [Minjab]; Telah mengabarkan kepada kami. Sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Mushir] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Alqamah] dari [Abdullah] dia berkata; "ketika turun ayat; "Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, Kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman…" hingga akhir ayat (QS. ALmaidah 93), Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadaku: 'Kamu termasuk dari golongan mereka
حدثنا منجاب بن الحارث التميمي، وسهل بن عثمان، وعبد الله بن عامر بن، زرارة الحضرمي وسويد بن سعيد والوليد بن شجاع قال سهل ومنجاب اخبرنا وقال، الاخرون حدثنا علي بن مسهر، عن الاعمش، عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله، قال لما نزلت هذه الاية { ليس على الذين امنوا وعملوا الصالحات جناح فيما طعموا اذا ما اتقوا وامنوا} الى اخر الاية قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم " قيل لي انت منهم
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali] dan [Muhammad bin Rafi'] dan lafazh ini milik Ibnu Rafi'. Berkata [Ishaq]; Telah mengabarkan kepada kami dan berkata [Ibnu Rafi']; Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam]; Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Zaidah] dari [Bapaknya] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad bin Yazid] dari [Abu Musa] dia berkata; "Pada suatu hari, saya dan saudara laki-laki saya baru datang dari Yaman. Ketika datang, kami tidak melihat lbnu Mas'ud dan ibunya melainkan dalam keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, karena seringnya mereka masuk dan berada di rumah beliau." Dan telah menceritakannya kepadaku [Muhammad bin Hatim]; Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur]; Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Yusuf] dari [Bapaknya] dari [Abu Ishaq] bahwa dia mendengar [Al Aswad] berkata; Aku mendengar [Abu Musa] berkata; "Aku dan saudaraku datang dari Yaman. (dan seterusnya dengan Hadits yang serupa). Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad] dari [Abu Musa] dia berkata; 'Aku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan aku menyangka Abdullah bin Mas'ud termasuk dari ahlul baitnya.' -atau dia menyebutkan lafazh yang serupa dengan ini
حدثنا اسحاق بن ابراهيم الحنظلي، ومحمد بن رافع، - واللفظ لابن رافع - قال اسحاق اخبرنا وقال ابن رافع، حدثنا يحيى بن ادم، حدثنا ابن ابي زايدة، عن ابيه، عن ابي اسحاق، عن الاسود بن يزيد، عن ابي موسى، قال قدمت انا واخي، من اليمن فكنا حينا وما نرى ابن مسعود وامه الا من اهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم من كثرة دخولهم ولزومهم له
حدثنيه محمد بن حاتم، حدثنا اسحاق بن منصور، حدثنا ابراهيم بن يوسف، عن ابيه، عن ابي اسحاق، انه سمع الاسود، يقول سمعت ابا موسى، يقول لقد قدمت انا واخي، من اليمن . فذكر بمثله
حدثنا زهير بن حرب، ومحمد بن المثنى، وابن، بشار قالوا حدثنا عبد الرحمن، عن سفيان، عن ابي اسحاق، عن الاسود، عن ابي موسى، قال اتيت رسول الله صلى الله عليه وسلم وانا ارى ان عبد الله من اهل البيت . او ما ذكر من نحو هذا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar], lafazh ini milik Ibnu Al Mutsanna dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dia berkata; Aku mendengar [Abu Al Ahwash] berkata; 'Aku melihat [Abu Musa] dan [Abu Mas'ud] berbincang-bincang, -ketika Ibnu Mas'ud meninggal-. Salah satu dari mereka berkata kepada temannya; 'Apakah kamu melihat orang yang sepertinya setelah dia meninggal? Temannya menjawab; Ya memang tidak ada yang sepertinya. Abdullah selalu di izinkan oleh Rasulullah, ketika kita tidak diizinkan. Dan dia selalu menyertainya, ketika kita tidak bisa menyertainya
حدثنا محمد بن المثنى، وابن، بشار - واللفظ لابن المثنى - قالا حدثنا محمد، بن جعفر حدثنا شعبة، عن ابي اسحاق، قال سمعت ابا الاحوص، قال شهدت ابا موسى وابا مسعود حين مات ابن مسعود فقال احدهما لصاحبه اتراه ترك بعده مثله فقال ان قلت ذاك ان كان ليوذن له اذا حجبنا ويشهد اذا غبنا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib Muhammad bin Al A'laa] Telah menceritakan kepada kami [Yahya Ibnu Adam] Telah menceritakan kepada kami [Quthbah] yaitu Ibnu Abdul 'Aziz dari [Al A'masy] dari [Malik bin Al Harits] dari [Abu Al Ahwash] dia berkata; "Kami pernah berada di rumah Abu Musa beserta beberapa orang sahabat Abdullah bin Mas'ud. Ketika itu mereka sedang menelaah mushaf Al Qur'an. Kemudian Abdullah bin Mas'ud berdiri." Maka [Abu Mas'ud] berkata; Sepengetahuan saya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah meninggalkan orang yang lebih paham dan mengerti tentang Al Qur'an daripada orang yang berdiri tadi setelah beliau wafat." [Abu Musa] berkata; "Apa yang kamu katakan memang benar, Karena Abdullah bin Mas'ud selalu menyertai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika kita tidak turut serta. Selain itu, dia diizinkan masuk ke dalam rumah beliau, ketika kita tidak diizinkan untuk masuk." Dan telah menceritakan kepadaku [Al Qasim bin Zakaria]; Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah] yaitu Ibnu Musa dari [Syaiban] dari [Al A'masy] dari [Malik bin Al Harits] dari [Abu Al Ahwash] dia berkata; Aku menemui Abu Musa, lalu aku melihat Abdullah sedang bersama Abu Musa, Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib]; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Ubaidah]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Al A'masy] dari [Zaid bin Wahb] dia berkata; 'Aku pernah duduk-duduk bersama Huzhaifah dan Abu Musa (lalu dia menyebutkan Haditsnya). Hadits Quthbah lebih banyak dan lebih sempurna
حدثنا ابو كريب، محمد بن العلاء حدثنا يحيى بن ادم، حدثنا قطبة، هو ابن عبد العزيز عن الاعمش، عن مالك بن الحارث، عن ابي الاحوص، قال كنا في دار ابي موسى مع نفر من اصحاب عبد الله وهم ينظرون في مصحف فقام عبد الله فقال ابو مسعود ما اعلم رسول الله صلى الله عليه وسلم ترك بعده اعلم بما انزل الله من هذا القايم . فقال ابو موسى اما لين قلت ذاك لقد كان يشهد اذا غبنا ويوذن له اذا حجبنا
وحدثني القاسم بن زكرياء، حدثنا عبيد الله، - هو ابن موسى - عن شيبان، عن الاعمش، عن مالك بن الحارث، عن ابي الاحوص، قال اتيت ابا موسى فوجدت عبد الله وابا موسى ح وحدثنا ابو كريب، حدثنا محمد بن ابي عبيدة، حدثنا ابي، عن الاعمش، عن زيد بن وهب، قال كنت جالسا مع حذيفة وابي موسى وساق الحديث وحديث قطبة اتم واكثر
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali]; Telah mengabarkan kepada kami ['Abdah bin Sulaiman]; Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Syaqiq] dari ['Abdullah] bahwa ketika ia membaca ayat yang berbunyi: 'Barang siapa berkhianat dalam urusan harta rampasan perang, maka ia akan datang pada hari kiamat dengan membawa harta yang dikhianatinya itu. (Qs. Ali lmran: 161) Setelah itu dia berkata; Sesuai dengan qiraat orang-orang yang mengajari saya, maka saya tashhihkan qiraat saya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak tujuh puluh surat lebih. Para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengetahui bahwasanya saya paling pandai di antara mereka tentang Al Qur'an. Seandainya saya tahu bahwa ada orang yang lebih pandai daripada saya dalam ilmu Al Qur'an, maka saya pasti akan mengunjungi untuk berguru kepadanya." Syaqiq berkata; "Lalu saya duduk di halaqah (majlis) para sahabat RasuIullah, tetapi saya tidak mendengar seorang pun yang menyanggah ucapan Abdullah bin Mas'ud dan tiada pula yang mencelanya
حدثنا اسحاق بن ابراهيم الحنظلي، اخبرنا عبدة بن سليمان، حدثنا الاعمش، عن شقيق، عن عبد الله، انه قال { ومن يغلل يات بما غل يوم القيامة} ثم قال على قراءة من تامروني ان اقرا فلقد قرات على رسول الله صلى الله عليه وسلم بضعا وسبعين سورة ولقد علم اصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم اني اعلمهم بكتاب الله ولو اعلم ان احدا اعلم مني لرحلت اليه . قال شقيق فجلست في حلق اصحاب محمد صلى الله عليه وسلم فما سمعت احدا يرد ذلك عليه ولا يعيبه
حدثنا ابو بكر بن ابي شيبة، وحدثنا عبد الله بن نمير، عن زكرياء، ح وحدثنا ابن نمير، حدثنا ابي، حدثنا زكرياء، عن فراس، عن عامر، عن مسروق، عن عايشة، قالت اجتمع نساء النبي صلى الله عليه وسلم فلم يغادر منهن امراة فجاءت فاطمة تمشي كان مشيتها مشية رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال " مرحبا بابنتي " . فاجلسها عن يمينه او عن شماله ثم انه اسر اليها حديثا فبكت فاطمة ثم انه سارها فضحكت ايضا فقلت لها ما يبكيك فقالت ما كنت لافشي سر رسول الله صلى الله عليه وسلم . فقلت ما رايت كاليوم فرحا اقرب من حزن . فقلت لها حين بكت اخصك رسول الله صلى الله عليه وسلم بحديثه دوننا ثم تبكين وسالتها عما قال فقالت ما كنت لافشي سر رسول الله صلى الله عليه وسلم . حتى اذا قبض سالتها فقالت انه كان حدثني " ان جبريل كان يعارضه بالقران كل عام مرة وانه عارضه به في العام مرتين ولا اراني الا قد حضر اجلي وانك اول اهلي لحوقا بي ونعم السلف انا لك " . فبكيت لذلك ثم انه سارني فقال " الا ترضين ان تكوني سيدة نساء المومنين او سيدة نساء هذه الامة " . فضحكت لذلك
حدثني محمد بن حاتم بن ميمون، حدثنا بهز، حدثنا سليمان بن المغيرة، عن ثابت، عن انس، قال مات ابن لابي طلحة من ام سليم فقالت لاهلها لا تحدثوا ابا طلحة بابنه حتى اكون انا احدثه - قال - فجاء فقربت اليه عشاء فاكل وشرب - فقال - ثم تصنعت له احسن ما كان تصنع قبل ذلك فوقع بها فلما رات انه قد شبع واصاب منها قالت يا ابا طلحة ارايت لو ان قوما اعاروا عاريتهم اهل بيت فطلبوا عاريتهم الهم ان يمنعوهم قال لا . قالت فاحتسب ابنك . قال فغضب وقال تركتني حتى تلطخت ثم اخبرتني بابني . فانطلق حتى اتى رسول الله صلى الله عليه وسلم فاخبره بما كان فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " بارك الله لكما في غابر ليلتكما " . قال فحملت - قال - فكان رسول الله صلى الله عليه وسلم في سفر وهي معه وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا اتى المدينة من سفر لا يطرقها طروقا فدنوا من المدينة فضربها المخاض فاحتبس عليها ابو طلحة وانطلق رسول الله صلى الله عليه وسلم - قال - يقول ابو طلحة انك لتعلم يا رب انه يعجبني ان اخرج مع رسولك اذا خرج وادخل معه اذا دخل وقد احتبست بما ترى - قال - تقول ام سليم يا ابا طلحة ما اجد الذي كنت اجد انطلق . فانطلقنا - قال - وضربها المخاض حين قدما فولدت غلاما فقالت لي امي يا انس لا يرضعه احد حتى تغدو به على رسول الله صلى الله عليه وسلم . فلما اصبح احتملته فانطلقت به الى رسول الله صلى الله عليه وسلم - قال - فصادفته ومعه ميسم فلما راني قال " لعل ام سليم ولدت " . قلت نعم . فوضع الميسم - قال - وجيت به فوضعته في حجره ودعا رسول الله صلى الله عليه وسلم بعجوة من عجوة المدينة فلاكها في فيه حتى ذابت ثم قذفها في في الصبي فجعل الصبي يتلمظها - قال - فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " انظروا الى حب الانصار التمر " . قال فمسح وجهه وسماه عبد الله