Loading...

Loading...
Kitab
193 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Khalid] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Musa] dari [Israil] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Abidah] dari ['Abdullah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Manusia yang terakhir kali masuk surga dan terakhir kali keluar dari neraka adalah seseorang yang keluar dengan merangkak, lantas tuhannya berkata, 'Masuklah kamu dalam surga.' Orang tersebut kemudian berkata, 'Wahai Tuhanku, surga sudah sesak! ' Allah mengulangi firman-Nya hingga tiga kali, namun si hamba terus menjawabnya dengan mengatakan 'Surga sudah penuh'. Maka Allah berfirman: 'Sesungguhnya surga bagimu seperti dunia dikalikan sepuluhnya
حدثنا محمد بن خالد، حدثنا عبيد الله بن موسى، عن اسراييل، عن منصور، عن ابراهيم، عن عبيدة، عن عبد الله، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان اخر اهل الجنة دخولا الجنة، واخر اهل النار خروجا من النار رجل يخرج حبوا فيقول له ربه ادخل الجنة. فيقول رب الجنة ملاى. فيقول له ذلك ثلاث مرات فكل ذلك يعيد عليه الجنة ملاى. فيقول ان لك مثل الدنيا عشر مرار
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Hujr] telah memberitakan kepada kami ['Isa bin Yunus] dari [Al A'masy] dari [Khaitsamah] dari ['Adi bin Hatim] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah salah seorang di antara kalian melainkan akan diajak bicara oleh tuhannya dengan tanpa juru penerjemah, saat ia melihat sebelah kanannya maka ia tidak melihat selain amalnya yang pernah dilakukan, saat ia melihat sebelah kirinya maka ia tidak melihat kecuali apa yang telah ia lakukan sebelumnya, dan saat ia lihat depannya maka melihat selain neraka di depan mukanya. Maka jagalah kalian dari neraka walau hanya dengan separoh biji kurma." [Al A'masy] mengatakan, "Dan telah menceritakan kepadaku ['Amru bin Murrah] dari [Khaitsamah] semisalnya, dan ia tambahi dengan redaksi, 'Walaupun hanya dengan kata-kata yang baik
حدثنا علي بن حجر، اخبرنا عيسى بن يونس، عن الاعمش، عن خيثمة، عن عدي بن حاتم، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما منكم احد الا سيكلمه ربه، ليس بينه وبينه ترجمان، فينظر ايمن منه فلا يرى الا ما قدم من عمله، وينظر اشام منه فلا يرى الا ما قدم، وينظر بين يديه فلا يرى الا النار تلقاء وجهه، فاتقوا النار ولو بشق تمرة ". قال الاعمش وحدثني عمرو بن مرة عن خيثمة مثله وزاد فيه " ولو بكلمة طيبة
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Abidah] dari ['Abdullah] radliyallahu'anhu berkata, "Seorang biarawan Yahudi datang dan berkata, 'Jika hari kiamat terjadi, maka Allah meletakkan langit di atas jari-Nya, dan tujuh lapisan bumi juga diletakkan di atas jarinya dan air, bintang juga di atas jari, dan seluruh makhluk yang ada juga di atas satu jarinya, kemudian Allah menggetarkan mereka seraya berkata: 'Aku adalah Sang raja, akulah sang raja! ' Dan kulihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tertawa hingga kelihatan gigi gerahamnya sebagai pertanda takjub dan membenarkan ucapannya. Kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasalam membacakan firman Allah: '(Dan mereka (orang-orang Yahudi) tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang sebenarnya) hingga ayat '(dari apa yang mereka persekutukan) ' (Qs. Azzumar: ayat)
حدثنا عثمان بن ابي شيبة، حدثنا جرير، عن منصور، عن ابراهيم، عن عبيدة، عن عبد الله رضى الله عنه قال جاء حبر من اليهود فقال انه اذا كان يوم القيامة جعل الله السموات على اصبع، والارضين على اصبع، والماء والثرى على اصبع، والخلايق على اصبع، ثم يهزهن ثم يقول انا الملك انا الملك. فلقد رايت النبي صلى الله عليه وسلم يضحك حتى بدت نواجذه تعجبا وتصديقا، لقوله ثم قال النبي صلى الله عليه وسلم {وما قدروا الله حق قدره} الى قوله {يشركون}
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Qatadah] dari [Shafwan bin Mukhraz], bahwa ada seorang laki-laki bertanya [Ibnu Umar], "Bagaimana engkau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang bisikan?" Ibnu Umar menjawab, 'Salah seorang di antara kalian mendekati tuhannya hingga Allah meletakkan dekapannya kepadanya dan berujar, 'Bukankah engkau telah melakukan demikian? ' Maka si hamba tadi berkata, 'Benar.' Allah lantas berkata lagi, 'Bukankah engkau melakukan yang demikian-demikian? ' Si hamba tadi menjawab, 'Benar, ' dan dia mengakuinya. Kemudian Allah berkata, 'Sesungguhnya aku telah menutup dosa-dosa itu bagimu di dunia, dan hari ini aku mengampuninya bagimu'." Sedang [Adam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Shafwan] dari [Ibn 'Umar] berkata, 'Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا مسدد، حدثنا ابو عوانة، عن قتادة، عن صفوان بن محرز، ان رجلا، سال ابن عمر كيف سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول في النجوى قال " يدنو احدكم من ربه حتى يضع كنفه عليه فيقول اعملت كذا وكذا فيقول نعم. ويقول عملت كذا وكذا فيقول نعم. فيقرره، ثم يقول اني سترت عليك في الدنيا، وانا اغفرها لك اليوم ". وقال ادم حدثنا شيبان، حدثنا قتادة، حدثنا صفوان، عن ابن عمر، سمعت النبي صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] telah menceritakan kepada kami [Uqail] dari [Ibn Syihab] telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Adam dan Musa berbantah-bantahan pada hari kiamat, Musa berkata kepada Adam, 'Engkaulah penyebab yang mengeluarkan anak cucumu dari surga! ' Sedang Adam berkata, 'Engkau Musa, yang Allah telah memilihmu dengan risalah-Nya dan kalam-Nya, engkau mencelaku atas sesuatu yang telah ditakdirkan bagiku sebelum aku dicipta! ' Maka Adam lah yang mengalahkan Musa
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، حدثنا عقيل، عن ابن شهاب، حدثنا حميد بن عبد الرحمن، عن ابي هريرة، ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " احتج ادم وموسى، فقال موسى انت ادم الذي اخرجت ذريتك من الجنة. قال ادم انت موسى الذي اصطفاك الله برسالاته وكلامه، ثم تلومني على امر قد قدر على قبل ان اخلق. فحج ادم موسى
Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas] radliyallahu'anhu berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang mukmin dikumpulkan pada hari kiamat dan berkata, 'Duh sekiranya kita bisa meminta syafaat untuk kami kepada tuhan kami, sehingga Allah bisa memberi kenyamanan bagi kami dari tempat kami ini.' Lantas mereka mendatangi Adam seraya berkata, 'Hai Adam, engkau adalah nenek moyang seluruh manusia, Allah telah menciptamu dengan tangan-Nya, Allah telah menyuruh para malaikat untuk sujud kepadamu, dan Dia mengajarimu nama-nama segala sesuatu, maka mintalah syafaat untuk kami kepada Tuhan kami sehingga Allah bisa memberi kenyamanan bagi kami.' Maka Adam berkata, 'Aku tidak berhak melakukan itu untuk kalian, ' lantas Adam menceritakan kesalahan yang pernah dilakukannya
حدثنا مسلم بن ابراهيم، حدثنا هشام، حدثنا قتادة، عن انس رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " يجمع المومنون يوم القيامة فيقولون لو استشفعنا الى ربنا، فيريحنا من مكاننا هذا. فياتون ادم فيقولون له انت ادم ابو البشر خلقك الله بيده واسجد لك الملايكة وعلمك اسماء كل شىء، فاشفع لنا الى ربنا حتى يريحنا. فيقول لهم لست هناكم. فيذكر لهم خطييته التي اصاب
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abdullah] telah menceritakan kepadaku [Sulaiman] dari [Syarik bin Abdullah] berkata, "Aku mendengar [Anas bin Malik] berkata, "Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diisra'kan dari masjid Ka'bah, beliau didatangi oleh tiga orang -yang ketika itu beliau belum menerima wahyu- ketika di masjidil haram. Laki-laki pertama berkata, 'Mana orangnya? ' Laki-laki kedua berkata, 'Itu, orang terbaik di antara mereka! ' Lantas laki-laki ketiga berkata, 'Ambillah orang terbaik mereka', pada malam itu beliau tidak bisa melihat mereka bertiga. Hingga pada malam berikutnya mereka mendatangi beliau lagi, yang ketika itu hati (beliau) melihat, mata beliau tidur namun tidak untuk hatinya. Demikian pula para nabi, mata mereka tertidur namun hati mereka tidak tidur. Para malaikat itu tidak mengajak bicara beliau hingga mereka membawa dan meletakkan beliau di sisi sumur zamzam, Jibril lantas memimpin mereka untuk menyucikan nabi. Jibril kemudian membelah antara tenggorokan beliau hingga pangkal lehernya, sampai dadanya dan perutnya. Jibril kemudian memandikan beliau dengan air zamzam dengan tangannya hingga sampai pada bagian perut, setelah itu didatangkanlah bejana besar dari emas yang di dalamnya ada bejana yang terbuat dari tanah liat dari emas yang diisi dengan keimanan dan hikmah. Dengannya, Jibril mengisi dada dan urat-urat kerongkongannya lalu menjahitnya kembali. Kemudian Jibril membawanya ke langit dunia dan ia ketuk salah satu pintunya sehingga penghuni langit bertanya, 'Siapakah ini? ' Jibril berkata, 'Para malaikat bertanya, 'Siapa yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Bersamaku Muhammad.' Penghuni langit bertanya, 'Dia telah diutus? ' Jibril menjawab, 'Benar.' Penghuni langit lalu berkata, 'Selamat datang, selamat atas kunjungannya.' Maka penghuni langit sedemikian bergembira, mereka tidak tahu apa yang Allah inginkan terhadap diri Muhammad di muka bumi, hingga Allah memberitahu mereka. Lantas di langit dunia nabi bertemu Adam, Jibril memperkenalkan kepada beliau, 'Ini adalah ayahmu, Adam. Ucapkanlah salam kepadanya. Dia (Muhammad) lalu mengucapkan salam yang kemudian dijawab oleh Adam seraya, 'Selamat datang, selamat berkunjung wahai anakku, sungguh engkau anak yang terbaik.' Ternyata di langit dunia ada dua sungai yang mengalir, Nabi Muhammad bertanya, 'Dua sungai apa ini wahai Jibril? ' Jibril menjawab, 'Ini adalah Nil dan Eufrat.' Kemudian Jibril terus membawa Nabi ke langit, tiba-tiba ada sungai lain yang di atasnya ada istana dari mutiara dan intan, Nabi memukulnya dengan tangannya, tiba-tiba baunya seperti minyak wangi adlfar. Nabi bertanya, 'Ini apa wahai Jibril? ' Jibril menjawab, 'Ini adalah telaga al Kautsar yang sengaja disimpan oleh Tuhanmu untukmu.' Kemudian Jibril membawanya naik ke langit kedua, dan malaikat bertanya kepadanya seperti yang ditanyakan malaikat pada langit pertama. Mereka bertanya, 'Siapa ini? ' Jibril menjawab, 'Ini Jibril.' Mereka bertanya lagi, 'Dan siapa ini yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.' Mereka bertanya, 'Apakah dia telah diutus? ' Jibril menjawab, 'Benar.' Malaikat (langit tersebut) lalu berkata, 'Selamat datang, selamat atas kunjungannya.' Jibril kemudian membawanya naik ke langit ketiga dan para malaikat bertanya kepadanya sebagaimana yang ditanyakan malaikat di langit pertama dan kedua, kemudian Jibril membawanya naik ke langit keempat, dan mereka bertanya seperti halnya pertanyaan malaikat sebelumnya, setiap langit berisikan para nabi yang Jibril sebutkan nama-namanya. Dan seingatku di antara mereka ada Idris di langit kedua, Harun di langit keempat, dan lain di langit ke lima yang aku tak hapal namanya, Ibrahim di langit keenam, dan Musa di langit ketujuh karena diberi kelebihan bisa berbicara langsung dengan Allah. Lantas Musa berkata, 'Wahai Rabb, setahuku tak ada orang yang lebih ditinggikan daripada aku, ' kemudian Jibril membawanya naik di atas kesemuanya yang tidak satupun yang tahu selain Allah hingga tiba di Sidratul Muntaha. Kemudian Jibril mendekati Allah, Al Jabbar, Rabb pemilik kemuliaan, Nabi terus mendekat hingga jarak antara keduanya sebatas dua busur panah atau lebih dekat lagi, dan Allah memberinya wahyu, yang di antara wahyunya, Allah mewajibkan lima puluh kali shalat untuk umatmu (Muhammad) siang-malam. Kemudian Nabi turun hingga bertemu Musa, Musa menahannya dan berkata, 'Hai Muhammad, apa yang diikrarkan Tuhanmu kepadamu? ' Nabi menjawab, 'Allah mewajibkan aku untuk mendirikan lima puluh kali shalat sehari semalam.' Musa berkata, 'Umatmu tak bakalan kuat melakukan sedemikian itu, kembalilah kamu agar Tuhanmu memberi keringanan untkmu dan umatmu.' Maka Nabi menoleh ke Jibril seolah-olah meminta saran tentang saran Musa, dan Jibril memberi isyarat, 'Silahkan, kalau kau berkenan.' Maka Jibril kembali menaikannya ke Allah Yang Maha Jabbar yang ketika itu masih berada di singgahsana-Nya, Nabi katakan, 'Wahai Rabb, berilah kami keringanan, sebab umatku tak bakalan mampu melakukan shalat lima puluh kali dalam sehari! ' Lantas Allah mengurangi sepuluh kali, dan Nabi kembali bertemu Musa dan Musa menahannya, Musa terus-menerus membujuknya agar Nabi menegoisasi ulang kepada Rabbnya, sehingga Allah hanya mewajibkan lima kali shalat sehari-semalam. Musa kemudian menahannya ketika kewajiban shalat tinggal lima, Musa mengatakan, 'Hai Muhammad, pernah aku membujuk Bani Israil, kaumku, untuk suatu yang lebih rendah daripada ini namun mereka meninggalkannya, padahal umatmu lebih lemah fisiknya, badannya, hatinya, pandangan dan pendengarannya, maka temuilah kembali Rabbmu agar Dia memberi keringanan.' Dan atas semua instruksi itu, Nabi menoleh kepada Jibril untuk memberi saran, namun Jibril tidak membenci atas itu semua. Lantas Jibril kembali membawanya naik untuk kali kelima, lalu Nabi berkata, 'Ya Rabb, umatku adalah orang-orang lemah fisiknya, hatinya, pendengarannya, pandangannya, dan badannya, maka berilah kami keringanan.' Allah Yang Maha Jabbar menjawab, 'Hai Muhammad! ' Nabi menjawab, 'Aku penuhi panggilan-Mu.' Allah meneruskan firman-Nya, 'Sesungguhnya tidak ada lagi pergantian titah-Ku sebagaimana Aku wajibkan atasmu dalam ummul kitab.' Allah meneruskan titah-Nya, setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya, maka lima kali shalat itu tercatat lima puluh kali dalam ummul kitab, sekalipun hanya dilaksanakan lima kali olehmu.' Maka Nabi kembali menemui Musa dan Musa bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan? ' Nabi menjawab, 'Allah betul-betul telah memberi kami keringanan, karena setiap kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya.' Musa berkata, 'Demi Allah, aku pernah membujuk bani israil untuk yang lebih remeh daripada itu namun mereka meninggalkannya, maka kembalilah kau temui Tuhanmu agar Dia memberi keringanan terhadapmu.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Hai Musa, demi Allah, aku telah malu kepada Tuhanku terhadap protes yang kulakukan terhadap-Nya.' Musa pun berkata, 'Baik kalau begitu, silahkan engkau turun dengan nama Allah.' Maka Nabi bangun (tidur) yang ketika itu beliau di Masjidil Haram
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sulaiman] telah menceritakan kepadaku [Ibn Wahb] berkata, telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha' bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudzri] radliyallahu'anhu berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah memanggil penduduk surga, 'Hai penduduk surga! ' Mereka menjawab, 'Baik, kami penuhi panggilan-Mu, dan seluruh kebaikan berada di tangan-Mu! Allah meneruskan, 'Apakah kalian telah puas! ' Mereka menjawab, 'Bagaimanakah kami tidak puas wahai Rabb, sedang telah Engkau beri kami sesuatu yang belum pernah Engkau berikan kepada satu pun dari makhluk-Mu! Allah kembali berkata, 'Maukah Aku beri kalian suatu yang lebih utama daripada itu semua? ' Mereka balik bertanya, 'Ya Rabb, apalagi yang lebih utama daripada itu semua? ' Allah menjawab, 'Sekarang Aku halalkan untuk kalian keredlaan-Ku, sehingga Aku tidak marah terhadap kalian selama-lamanya
حدثنا يحيى بن سليمان، حدثني ابن وهب، قال حدثني مالك، عن زيد بن اسلم، عن عطاء بن يسار، عن ابي سعيد الخدري رضى الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " ان الله يقول لاهل الجنة يا اهل الجنة. فيقولون لبيك ربنا وسعديك والخير في يديك. فيقول هل رضيتم فيقولون وما لنا لا نرضى يا رب وقد اعطيتنا ما لم تعط احدا من خلقك. فيقول الا اعطيكم افضل من ذلك. فيقولون يا رب واى شىء افضل من ذلك فيقول احل عليكم رضواني فلا اسخط عليكم بعده ابدا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sinan] telah menceritakan kepada kami [Fulaih] telah menceritakan kepada kami [Hilal] dari ['Atha' bin Yasar] dari [Abu Hurairah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam suatu hari menyampaikan hadis sedang di sisinya ada seorang arab badui: "Ada seorang penduduk surga meminta ijin Tuhannya untuk menanam. Allah berujar, 'Bukankah engkau diperkenankan sekehendakmu! ' Orang tersebut menjawab, 'Memang, namun aku ingin menanam! ' Orang itu kemudian bergegas menabur benih, dan ujung-ujung tanamannya sedemikian cepat tumbuh, juga perkembangbiakannya, sehingga ia juga cepat memanen, yang himpunan panenannya sebesar gunung. Kemudian Allah berfirman, 'Silahkan kau ambil hai Anak adam, sungguh tak ada sesuatu yang menjadikanmu puas! ' Maka si arab badui berkata, 'Wahai Rasulullah, (jika demikian) tidak akan engkau temukan seperti orang ini selain dari Quraisy atau orang anshar, sebab mereka hobi bercocok tanam, adapun kami, tidak suka bercocok tanam! Rasulullah pun menjadi tertawa
حدثنا محمد بن سنان، حدثنا فليح، حدثنا هلال، عن عطاء بن يسار، عن ابي هريرة، ان النبي صلى الله عليه وسلم كان يوما يحدث وعنده رجل من اهل البادية " ان رجلا من اهل الجنة استاذن ربه في الزرع فقال او لست فيما شيت. قال بلى ولكني احب ان ازرع. فاسرع وبذر فتبادر الطرف نباته واستواوه واستحصاده وتكويره امثال الجبال فيقول الله تعالى دونك يا ابن ادم فانه لا يشبعك شىء ". فقال الاعرابي يا رسول الله لا تجد هذا الا قرشيا او انصاريا فانهم اصحاب زرع، فاما نحن فلسنا باصحاب زرع. فضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Wail] dari ['Amru bin Syurahbil] dari ['Abdullah] berkata, "Pernah aku bertanya Nabi Shallahu'alaijiwasallam, dosa apa yang paling besar di sisi Allah?" Nabi menjawab, "Engkau menjadikan tandingan untuk Allah, padahal Dialah yang menciptamu." Aku lalu berkata, "Jika demikian berarti itu memang perkara besar!" kemudian aku bertanya lagi, 'Lalu apa lagi? ' Nabi menjawab: "Engkau membunuh anakmu karena kamu khawatir akan makan bersamamu." Kemudian saya bertanya, "Lantas apa lagi?" Nabi menjawab: "Engkau berzina dengan isteri tetanggamu
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا جرير، عن منصور، عن ابي وايل، عن عمرو بن شرحبيل، عن عبد الله، قال سالت النبي صلى الله عليه وسلم اى الذنب اعظم عند الله قال " ان تجعل لله ندا وهو خلقك ". قلت ان ذلك لعظيم. قلت ثم اى قال " ثم ان تقتل ولدك تخاف ان يطعم معك ". قلت ثم اى قال " ثم ان تزاني بحليلة جارك
Telah menceritakan kepada kami [Humaidi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Manshur] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah] radliyallahu'anhu berkata, "Ada dua orang kabilah Tsaqif dan seorang qurays, atau dua orang qurasy. Salah seorang dari kabilah Tsaqif lemak perutnya terlihat banyak sekali, sementara kefakihan hati mereka sangat minim. Lalu salah seorang dari mereka berkata, 'Apa menurutmu Allah akan mendengar apa yang kita ucapkan? ' Sedang lainnya berkata, 'Allah mendengar jika kita mengucapkan dengan lantang, dan Dia tidak mendengar jika kita mengucapkan dengan lirih (rahasia).' Lantas lainnya berkata, 'Apabila Dia mendengar jika kita mengucapkan secara lantang, tentu Dia juga mendengar jika kita mengucapkan secara lirih! Lantas Allah menurunkan ayat: '(Dan apa saja yang kalian sembunyikan, akan bersaksi atas kalian, pendengaran kalian, tidak pula penglihatan kalian dan tidak pula kulit kalian) ', (Qs. Fushshilat: ayat)
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا منصور، عن مجاهد، عن ابي معمر، عن عبد الله رضى الله عنه قال اجتمع عند البيت ثقفيان وقرشي، او قرشيان وثقفي، كثيرة شحم بطونهم قليلة فقه قلوبهم فقال احدهم اترون ان الله يسمع ما نقول قال الاخر يسمع ان جهرنا ولا يسمع ان اخفينا وقال الاخر ان كان يسمع اذا جهرنا فانه يسمع اذا اخفينا. فانزل الله تعالى {وما كنتم تستترون ان يشهد عليكم سمعكم ولا ابصاركم ولا جلودكم} الاية
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Wardan] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari ['Ikrimah] dari [Ibn Abbas] radliyallahu'anhuma, ia berkata, "Bagaimana kalian bertanya ahli kitab tentang kitab mereka padahal kalian mempunyai Kitabullah, kitab yang paling dekat janjinya kepada Allah, yang kalian membacanya dengan tidak dicampuri hal-hal lainnya
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا حاتم بن وردان، حدثنا ايوب، عن عكرمة، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال كيف تسالون اهل الكتاب عن كتبهم وعندكم كتاب الله اقرب الكتب عهدا بالله، تقرءونه محضا لم يشب
Telah menceritakan kepada kami [Abul Yaman] telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] dari [Azzuhri] telah mengabarkan kepadaku ['Ubaidullah bin Abdullah] bahwa [Abdullah bin Abbas] berkata, "Wahai segenap muslimin, bagaimana kalian bertanya ahli kitab tentang sesuatu, sedang kitab kalian yang Allah turunkan kepada nabi kalian shallallahu 'alaihi wasallam adalah berita paling baru tentang Allah yang tidak dicampuri oleh sesutu apapun, dan Allah telah menceritakan kepada kalian bahwa ahli kitab mengubah-ubah kitab Allah dan merubah-rubahnya. Setelah itu mereka tulis kitab-kitab Allah dengan tangannya, dan mereka katakan, 'Ini dari Allah', yang demikian untuk mereka beli dengan harga yang sedikit, tidakkah ilmu yang datang kepada kalian melarang kalian bertanya kepada mereka? Tidak, demi Allah, tidak akan kami lihat salah seorang di antara mereka bertanya kalian tentang yang diturunkan kepada kalian
حدثنا ابو اليمان، اخبرنا شعيب، عن الزهري، اخبرني عبيد الله بن عبد الله، ان عبد الله بن عباس، قال يا معشر المسلمين كيف تسالون اهل الكتاب عن شىء وكتابكم الذي انزل الله على نبيكم صلى الله عليه وسلم احدث الاخبار بالله محضا لم يشب وقد حدثكم الله ان اهل الكتاب قد بدلوا من كتب الله وغيروا فكتبوا بايديهم، قالوا هو من عند الله. ليشتروا بذلك ثمنا قليلا، او لا ينهاكم ما جاءكم من العلم عن مسالتهم، فلا والله ما راينا رجلا منهم يسالكم عن الذي انزل عليكم
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Musa bin Abu 'Aisyah] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibn Abbas] tentang firman Allah: '(Jangan kamu gerakkan lisanmu) ' (Qs. Al Qiyamah: 16), Ibnu Abbas katakan, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam merasa sangat kepayahan mengikuti wahyu yang diturunkan sehingga beliau gerak-gerakkan kedua bibirnya." Ibnu Abbas lantas berkata kepadaku, "Maka aku gerakkan keduanya bagimu sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggerakkan keduanya." Sa'id berkata, "Dan aku menggerakkan keduanya sebagaimana Ibnu Abbas menggerakkan keduanya, " maka ia gerakkan kedua bibirnya sehingga Allah menurunkan ayat: '(Jangan engkau gerakkan lisanmu untuk membacanya agar kamu tergesa-gesa, sebab Kewajiban Kamilah yang mengumpulkannya dan membacakannya) ' (Qs. Al Qiyamah: 16-17). Ibn Abbas berkata, 'Mengumpulkan yang dimaksud adalah, mengumpulkan di dadamu, lantas kamu membacanya: '(Maka jika kami telah membacanya, maka ikutilah bacaannya) ' (Qs. Al Qiyamah: 18). Ibn 'Abbas berkata, 'Maka dengar dia baik-baik dan diamlah, kemudian Kami berkewajiban agar kamu mampu membacanya." Ibn Abbas berkata, "Jika Jibril menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau mendengarnya baik-baik, dan jika Jibril telah pulang, maka beliau membacanya sebagaimana Jibril membacakannya
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا ابو عوانة، عن موسى بن ابي عايشة، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس، في قوله تعالى {لا تحرك به لسانك} قال كان النبي صلى الله عليه وسلم يعالج من التنزيل شدة، وكان يحرك شفتيه فقال لي ابن عباس احركهما لك كما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يحركهما فقال سعيد انا احركهما كما كان ابن عباس يحركهما فحرك شفتيه فانزل الله عز وجل {لا تحرك به لسانك لتعجل به * ان علينا جمعه وقرانه} قال جمعه في صدرك ثم تقروه. {فاذا قراناه فاتبع قرانه} قال فاستمع له وانصت ثم ان علينا ان تقراه. قال فكان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا اتاه جبريل عليه السلام استمع فاذا انطلق جبريل قراه النبي صلى الله عليه وسلم كما اقراه
Telah menceritakan kepadaku ['Amru bin Zurarah] dari [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Bisyr] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibn Abbas] radliyallahu'anhuma tentang firman Allah Ta'ala: '(Jangan kamu membacanya secara lantang dalam shalatmu, dan jangan pula secara lirih) ' (Qs. Al Isra': ayat 110), Ibn Abbas berkata, "Ayat ini diturunkan saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masih sembunyi-sembunyi di Makkah, jika shalat bersama sahabat-sahabatnya, beliau mengeraskan bacaan Al Qur'annya, sehingga jika kaum musyrikin mendengarnya, mereka mencaci Al Qur'an, Dzat yang menurunkannya dan malaikat yang membawanya. Maka Allah menegur nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam shallallahu 'alaihi wasallam dengan ayat: '(Jangan kamu membacanya secara lantang dalam shalatmu) ' (Qs. Al Isra': ayat 110), yakni dengan bacaanmu, sehingga saat orang-orang Musyrik mendengar mereka akan mencela Al Qur'an, '(dan jangan pula secara lirih), yaitu kepada para sahabatmu, sehingga engkau tidak bisa menjadikan mereka mendengar, (Carilah jalan tengah antara keduanya) ', (Qs. Al Isra: ayat)
حدثني عمرو بن زرارة، عن هشيم، اخبرنا ابو بشر، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس رضى الله عنهما في قوله تعالى {ولا تجهر بصلاتك ولا تخافت بها} قال نزلت ورسول الله صلى الله عليه وسلم مختف بمكة، فكان اذا صلى باصحابه رفع صوته بالقران، فاذا سمعه المشركون سبوا القران ومن انزله ومن جاء به، فقال الله لنبيه صلى الله عليه وسلم {ولا تجهر بصلاتك} اى بقراءتك، فيسمع المشركون، فيسبوا القران {ولا تخافت بها} عن اصحابك فلا تسمعهم {وابتغ بين ذلك سبيلا}
Telah menceritakan kepada kami [Ubaid bin Ismail] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam] dari [Ayahnya] dari [Aisyah] radliyallahu'anha, ia berkata, "Ayat ini: '(Janganlah kamu menyaringkan bacaanmu ketika shalatmu dan jangan pula membacanya terlalu lirih) ', (Qs. Al Isra`: Ayat 110), diturunkan berkenaan dengan doa
حدثنا عبيد بن اسماعيل، حدثنا ابو اسامة، عن هشام، عن ابيه، عن عايشة رضى الله عنها قالت نزلت هذه الاية {ولا تجهر بصلاتك ولا تخافت بها} في الدعاء
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] telah mengabarkan kepada kami [Ibn Juraij] Telah mengabarkan kepada kami [Ibn Syihab] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak melagukan Al Qur'an, " sementara yang lain menambahkan, 'dan mengeraskannya
حدثنا اسحاق، حدثنا ابو عاصم، اخبرنا ابن جريج، اخبرنا ابن شهاب، عن ابي سلمة، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ليس منا من لم يتغن بالقران ". وزاد غيره " يجهر به
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh iri kecuali dalam dua hal; seseorang yang Allah beri Al Qur'an, kemudian ia membacanya sepanjang siang dan malam. Lalu orang yang iri itu berkata 'Kalaulah aku diberi kepandaian seperti orang itu, niscaya kulakukan sepertinya.' Dan seseorang yang diberi harta, lantas dia membelanjakannya dalam haknya. Lalu orang yang iri itu berkata, 'Kalulah aku diberi harta si fulan, niscaya kulakukan seperti yang dilakukannya
حدثنا قتيبة، حدثنا جرير، عن الاعمش، عن ابي صالح، عن ابي هريرة، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لا تحاسد الا في اثنتين رجل اتاه الله القران فهو يتلوه اناء الليل واناء النهار، فهو يقول لو اوتيت مثل ما اوتي هذا، لفعلت كما يفعل. ورجل اتاه الله مالا فهو ينفقه في حقه فيقول لو اوتيت مثل ما اوتي عملت فيه مثل ما يعمل
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] [Azzuhri] berkata dari [Salim] dari [ayahnya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak boleh iri kecuali dalam dua hal; seorang laki-laki yang Allah beri Al Qur'an, lantas ia membacanya di sepanjang malam dan sepanjang siang. Dan seorang laki-laki yang Allah beri harta, lantas ia membelanjakannya sepanjang malam dan sepanjang siang." Ali bin Abdullah berkata, "Aku mendengar Sufyan berkali-kali, namun aku tidak mendengar ia menyebutkan hadits (dengan lafad akhbartu (aku mengabarkan), tetapi dengan lafad 'An (dari). Dan ini adalah hadits yang paling shahih dari yang ia punya
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا سفيان، قال الزهري عن سالم، عن ابيه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " لا حسد الا في اثنتين رجل اتاه الله القران فهو يتلوه اناء الليل واناء النهار، ورجل اتاه الله مالا فهو ينفقه اناء الليل واناء النهار ". سمعت سفيان مرارا لم اسمعه يذكر الخبر وهو من صحيح حديثه
Telah menceritakan kepada kami [Al Fadll bin Ya'qub] telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Ja'far Ar Raqqi] telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir bin Sulaiman] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Ubaidullah Ats Tsaqafi] telah menceritakan kepada kami [Bakar bin Abdullah Al Muzani], dan [Ziyad bin Jubair bin Hayyah] dari [Jubair bin Hayyah], [Mughirah] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kami dari risalah Rabb kami, bahwa siapa saja dari kami yang terbunuh, maka ia akan menuju surga
حدثنا الفضل بن يعقوب، حدثنا عبد الله بن جعفر الرقي، حدثنا المعتمر بن سليمان، حدثنا سعيد بن عبيد الله الثقفي، حدثنا بكر بن عبد الله المزني، وزياد بن جبير بن حية، عن جبير بن حية، قال المغيرة اخبرنا نبينا، صلى الله عليه وسلم عن رسالة، ربنا " انه من قتل منا صار الى الجنة
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، حدثني سليمان، عن شريك بن عبد الله، انه قال سمعت ابن مالك، يقول ليلة اسري برسول الله صلى الله عليه وسلم من مسجد الكعبة انه جاءه ثلاثة نفر قبل ان يوحى اليه وهو نايم في المسجد الحرام، فقال اولهم ايهم هو فقال اوسطهم هو خيرهم. فقال اخرهم خذوا خيرهم. فكانت تلك الليلة، فلم يرهم حتى اتوه ليلة اخرى فيما يرى قلبه، وتنام عينه ولا ينام قلبه وكذلك الانبياء تنام اعينهم ولا تنام قلوبهم، فلم يكلموه حتى احتملوه فوضعوه عند بير زمزم فتولاه منهم جبريل فشق جبريل ما بين نحره الى لبته حتى فرغ من صدره وجوفه، فغسله من ماء زمزم بيده، حتى انقى جوفه، ثم اتي بطست من ذهب فيه تور من ذهب محشوا ايمانا وحكمة، فحشا به صدره ولغاديده يعني عروق حلقه ثم اطبقه ثم عرج به الى السماء الدنيا فضرب بابا من ابوابها فناداه اهل السماء من هذا فقال جبريل. قالوا ومن معك قال معي محمد. قال وقد بعث قال نعم. قالوا فمرحبا به واهلا. فيستبشر به اهل السماء، لا يعلم اهل السماء بما يريد الله به في الارض حتى يعلمهم، فوجد في السماء الدنيا ادم فقال له جبريل هذا ابوك فسلم عليه. فسلم عليه ورد عليه ادم وقال مرحبا واهلا بابني، نعم الابن انت. فاذا هو في السماء الدنيا بنهرين يطردان فقال ما هذان النهران يا جبريل قال هذا النيل والفرات عنصرهما. ثم مضى به في السماء فاذا هو بنهر اخر عليه قصر من لولو وزبرجد فضرب يده فاذا هو مسك قال ما هذا يا جبريل قال هذا الكوثر الذي خبا لك ربك. ثم عرج الى السماء الثانية فقالت الملايكة له مثل ما قالت له الاولى من هذا قال جبريل. قالوا ومن معك قال محمد صلى الله عليه وسلم. قالوا وقد بعث اليه قال نعم. قالوا مرحبا به واهلا. ثم عرج به الى السماء الثالثة وقالوا له مثل ما قالت الاولى والثانية، ثم عرج به الى الرابعة فقالوا له مثل ذلك، ثم عرج به الى السماء الخامسة فقالوا مثل ذلك، ثم عرج به الى السماء السادسة فقالوا له مثل ذلك، ثم عرج به الى السماء السابعة فقالوا له مثل ذلك، كل سماء فيها انبياء قد سماهم فاوعيت منهم ادريس في الثانية، وهارون في الرابعة، واخر في الخامسة لم احفظ اسمه، وابراهيم في السادسة، وموسى في السابعة بتفضيل كلام الله، فقال موسى رب لم اظن ان يرفع على احد. ثم علا به فوق ذلك بما لا يعلمه الا الله، حتى جاء سدرة المنتهى ودنا الجبار رب العزة فتدلى حتى كان منه قاب قوسين او ادنى فاوحى الله فيما اوحى اليه خمسين صلاة على امتك كل يوم وليلة. ثم هبط حتى بلغ موسى فاحتبسه موسى فقال يا محمد ماذا عهد اليك ربك قال عهد الى خمسين صلاة كل يوم وليلة. قال ان امتك لا تستطيع ذلك فارجع فليخفف عنك ربك وعنهم. فالتفت النبي صلى الله عليه وسلم الى جبريل كانه يستشيره في ذلك، فاشار اليه جبريل ان نعم ان شيت. فعلا به الى الجبار فقال وهو مكانه يا رب خفف عنا، فان امتي لا تستطيع هذا. فوضع عنه عشر صلوات ثم رجع الى موسى فاحتبسه، فلم يزل يردده موسى الى ربه حتى صارت الى خمس صلوات، ثم احتبسه موسى عند الخمس فقال يا محمد والله لقد راودت بني اسراييل قومي على ادنى من هذا فضعفوا فتركوه فامتك اضعف اجسادا وقلوبا وابدانا وابصارا واسماعا، فارجع فليخفف عنك ربك، كل ذلك يلتفت النبي صلى الله عليه وسلم الى جبريل ليشير عليه ولا يكره ذلك جبريل، فرفعه عند الخامسة فقال يا رب ان امتي ضعفاء اجسادهم وقلوبهم واسماعهم وابدانهم فخفف عنا فقال الجبار يا محمد. قال لبيك وسعديك. قال انه لا يبدل القول لدى، كما فرضت عليك في ام الكتاب قال فكل حسنة بعشر امثالها، فهى خمسون في ام الكتاب وهى خمس عليك. فرجع الى موسى فقال كيف فعلت فقال خفف عنا اعطانا بكل حسنة عشر امثالها. قال موسى قد والله راودت بني اسراييل على ادنى من ذلك فتركوه، ارجع الى ربك فليخفف عنك ايضا. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يا موسى قد والله استحييت من ربي مما اختلفت اليه. قال فاهبط باسم الله. قال واستيقظ وهو في مسجد الحرام