Loading...

Loading...
Kitab
193 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Abul 'Aliyah] dari [Ibn Abbas] bahwa nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca kalimat-kalimat berikut ketika susah: 'LAA ILAAHA ILLALLAHUL 'AZHIIM, LAA-ILAAHA ILLALLAH RABBUL'ARSYIL 'AZHIIMU, LAA-ILAAHA ILLALLAAH RABBUSSAMAAWAATI WARABBUL'ARSYIL KARIIM (Tiada sesembahan yang hak selain Allah Yang Maha agung, tiada sesembahan yang hak selain Allah pemilik arsy yang Agung, tiada sesembahan yang hak selain Allah pemilik langit dan pemilik arsy yang mulia)
حدثنا عبد الاعلى بن حماد، حدثنا يزيد بن زريع، حدثنا سعيد، عن قتادة، عن ابي العالية، عن ابن عباس، ان نبي الله صلى الله عليه وسلم كان يدعو بهن عند الكرب " لا اله الا الله العظيم الحليم، لا اله الا الله رب العرش العظيم، لا اله الا الله رب السموات ورب العرش الكريم
Telah menceritakan kepada kami [Qabishah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayahnya] dari [Ibn Abu Nu'm] -atau Abu Nu'm, Qabishah masih ragu antara keduanya- dari [Abu Sa'id Al Khudzri] berkata, "Beberapa potongan emas didatangkan kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lantas beliau membaginya di antara empat orang." Dan telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Nashr] telah menceritakan kepada kami ['Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Ayahnya] dari [Ibn Abu Nu'm] dari [Abu Sa'id Al Khudzri] berkata, "Ali, yang ketika itu di Yaman mengirimkan beberapa potongan emas yang masih dengan tanahnya kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lantas beliau membagi-bagikannya antara Al aqra' bin Habis Al Hanzhali, lalu salah seorang Bani Majasyi', lalu 'Uyainah bin Badar Al Fazari, Alqamah bin 'Al Atsah Al 'Amiri, kemudian seorang Bani Kilab dan Zaid Al Khail Ath Thai, kemudian salah seorang Bani Nabhan. Maka beberapa orang qurasy dan Anshar pun marah, mereka berkata, 'Nabi berikan emas itu kepada pemuka-pemuka penduduk Nejed dan ia meninggalkan kita-kita'. Nabi terus berkata: 'Hanyasanya aku beri mereka untuk menjinakkan hati mereka.' Kemudian datanglah seseorang yang kedua matanya menjorok ke dalam, dahinya menjorok keluar, jenggotnya lebat, dua keningnya menjorok keluar dan berkepala gundul, orang itu kemudian berkata, 'Hai Muhammad, bertakwalah kepada Allah (maksudnya bertindaklah hati-hati dan adil)! ' Spontan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Siapa lagi yang menaati Allah jika aku membangkang-Nya, sesungguhnya Allah telah memberiku kepercayaan untuk memimpin penduduk bumi sedang kalian tidak percaya kepadaku." Lantas ada seorang sahabat yang meminta beliau untuk membunuh orang itu, dan seingatku orang sahabat itu adalah Khalid bin Al Walid, namun nabi mencegahnya. Tatkala orang itu pergi nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Diantara keturunan orang ini ada suatu kaum yang membaca al quran yang tidak melebihi tenggorokan mereka (membaca alquran tidak meresap dalam hati), mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah keluar dari busurnya, mereka membantai pemeluk Islam dan membiarkan pemuja patung-patung, kalaulah aku temui mereka, niscaya aku bunuh mereka sebagaimana pembunuhan terhadap kaum 'Ad
حدثنا قبيصة، حدثنا سفيان، عن ابيه، عن ابن ابي نعم او ابي نعم شك قبيصة عن ابي سعيد، قال بعث الى النبي صلى الله عليه وسلم بذهيبة فقسمها بين اربعة. وحدثني اسحاق بن نصر حدثنا عبد الرزاق اخبرنا سفيان عن ابيه عن ابن ابي نعم عن ابي سعيد الخدري قال بعث علي وهو باليمن الى النبي صلى الله عليه وسلم بذهيبة في تربتها، فقسمها بين الاقرع بن حابس الحنظلي ثم احد بني مجاشع، وبين عيينة بن بدر الفزاري، وبين علقمة بن علاثة العامري ثم احد بني كلاب، وبين زيد الخيل الطايي ثم احد بني نبهان، فتغضبت قريش والانصار فقالوا يعطيه صناديد اهل نجد ويدعنا قال " انما اتالفهم ". فاقبل رجل غاير العينين، ناتي الجبين، كث اللحية، مشرف الوجنتين، محلوق الراس فقال يا محمد اتق الله. فقال النبي صلى الله عليه وسلم " فمن يطيع الله اذا عصيته فيامني على اهل الارض، ولا تامنوني ". فسال رجل من القوم قتله اراه خالد بن الوليد فمنعه النبي صلى الله عليه وسلم فلما ولى قال النبي صلى الله عليه وسلم " ان من ضيضي هذا قوما يقرءون القران لا يجاوز حناجرهم، يمرقون من الاسلام مروق السهم من الرمية، يقتلون اهل الاسلام ويدعون اهل الاوثان، لين ادركتهم لاقتلنهم قتل عاد
Telah menceritakan kepada kami ['Ayyasy bin Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim At Taimi] dari [Ayahnya] dari [Abu Dzar] berkata, "Aku bertanya nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai kutipan ayat: '(dan matahari berjalan di persinggahannya) ' (Qs. Yasin: 38), beliau berkomentar: "Persingghannya adalah di bawah 'Arsy
حدثنا عياش بن الوليد، حدثنا وكيع، عن الاعمش، عن ابراهيم التيمي، عن ابيه، عن ابي ذر، قال سالت النبي صلى الله عليه وسلم عن قوله {والشمس تجري لمستقر لها} قال " مستقرها تحت العرش
Telah menceritakan kepada kami ['Amru bin Aun] telah menceritakan kepada kami [Khalid] dan [Husyaim] dari [Ismail] dari [Qais] dari [Jarir] berkata, "Pernah kami duduk-duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Tiba-tiba beliau melihat bulan yang ketika itu malam purnama, lantas beliau bersabda: "Sungguh kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini, kalian tidak bakalan kesulitan melihatnya, maka jika kalian mampu untuk tidak kewalahan melakukan shalat sebelum matahari terbit dan matahari terbenam, maka lakukanlah
حدثنا عمرو بن عون، حدثنا خالد، وهشيم، عن اسماعيل، عن قيس، عن جرير، قال كنا جلوسا عند النبي صلى الله عليه وسلم اذ نظر الى القمر ليلة البدر قال " انكم سترون ربكم كما ترون هذا القمر لا تضامون في رويته، فان استطعتم ان لا تغلبوا على صلاة قبل طلوع الشمس وصلاة قبل غروب الشمس، فافعلوا
Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Musa] telah menceritakan kepada kami ['Ashim bin Yusuf Al Yarbu'i] telah menceritakan kepada kami [Abu Syihab] dari [Ismail bin Abu Khalid] dari [Qais bin Abu Hazim] dari [Jarir bin Abdullah] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalian akan melihat Rabb kalian dengan mata telanjang
حدثنا يوسف بن موسى، حدثنا عاصم بن يوسف اليربوعي، حدثنا ابو شهاب، عن اسماعيل بن ابي خالد، عن قيس بن ابي حازم، عن جرير بن عبد الله، قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " انكم سترون ربكم عيانا
Telah menceritakan kepada kami ['Abdah bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Husain Al Ju'fi] dari [Zaidah] telah menceritakan kepada kami [Bayan bin Bisyr] dari [Qais bin Abu Hazim] telah menceritakan kepada kami [Jarir], bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menemui kami di malam purnama, lantas beliau bersabda: "Kalian akan melihat Tuhan kalian pada hari kiamat sebagaimana kalian melihat bulan ini dengan tidak kesulitan melihatnya
حدثنا عبدة بن عبد الله، حدثنا حسين الجعفي، عن زايدة، حدثنا بيان بن بشر، عن قيس بن ابي حازم، حدثنا جرير، قال خرج علينا رسول الله صلى الله عليه وسلم ليلة البدر فقال " انكم سترون ربكم يوم القيامة كما ترون هذا، لا تضامون في رويته
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Aziz bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] dari [Ibn Syihab] dari ['Atha' bin Yazid allaitsi] dari [Abu Hurairah] para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah kami akan melihat Tuhan kami pada hari kiamat nanti? ' Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lantas bersabda: "Apakah kalian kesulitan melihat bulan ketika malam purnama?" "Tidak", Jawab para sahabat. Rasulullah bertanya lagi: "Apakah kalian kesulitan melihat matahari ketika tidak ada mendung?" Para sahabat menjawab, "Tidak ya Rasulullah." Nabi bersabda: "Sesungguhnya kalian akan melihat-Nya demikian pula Allah akan mengumpulkan manusia pada hari kiamat dan berfirman: 'Barangsiapa menyembah sesuatu, hendaklah ia mengikuti yang disembahnya.' Maka siapa yang menyembah matahari, ia mengikuti matahari, siapa yang menyembah bulan, ia ikuti bulan, siapa yang menyembah thaghut, ia ikuti thaghut, dan tersisalah dari umat ini orang penolongnya atau justru orang-orang munafiknya -Ibrahim ragu kepastian redaksinya-. Lantas Allah menemui mereka dan berkata, "Aku Tuhan kalian." Lantas mereka menjawab, "Ini adalah tempat tinggal kami sehingga Tuhan kami mendatangi kami, jika Tuhan kami menemui kami, niscaya kami mengenalnya." Allah kemudian menemui mereka dengan bentuk yang mereka kenal, Allah lalu berfirman: "Aku Tuhan kalian." Lantas mereka katakan, "Engkau memang Tuhan kami." Mereka pun mengikuti-Nya. Titian (jembatan) lantas dipasang antara dua tepi jahanam dan aku dan umatkulah yang pertama-tama menyeberangimnya. Tak ada yang berani bicara ketika itu selain para rasul, sedang seruan para rasul ketika itu yang ada hanyalah 'Allaahumma sallim sallim (Ya Allah, selamatkan kami. Ya Allah, selamatkan kami) '. Sedang di neraka jahannam terdapat besi-besi pengait seperti duri pohon berduri yang namanya Sa'dan. Bukankah kalian sudah tahu pohon berduri Sa'dan?" Para sahabat menjawab, "Benar, wahai Rasulullah." Nabi meneruskan: "Sungguh pohon itu semisal pohon berduri Sa'dan, hanya tidak ada yang tahu kadar besarnya selain Allah semata. Pohon itu menculik siapa saja sesuai kadar amal mereka, ada diantara mereka yang celaka dengan sisa amalnya atau terikat dengan amalnya, diantara mereka ada yang binasa yang langgeng dengan amalnya atau terikat dengan amalnya, diantara mereka ada yang diseberangkan. Atau dengan redaksi semisal-. Kemudian Allah menampakkan diri, hingga jika Allah selesai memutuskan nasib hamba-Nya dan ingin mengeluarkan penghuni neraka karena rahmat-Nya, Ia perintahkan malaikat untuk mengeluarkan penghuni neraka siapa saja yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, yaitu diantara mereka yang Dia masih ingin merahmatinya, diantara yang bersyahadat bahwasanya tiada sesembahan yang hak selain Allah, sehingga malaikat mengenal mereka di neraka dari bekas-bekas sujud, sebab neraka memangsa anak adam selain bekas-bekas sujud. Allah mengharamkan neraka memangsa bekas-bekas sujud, sehingga mereka keluar dari neraka dengan badan yang hangus terbakar, mereka kemudian disiram dengan air kehidupan sehingga tumbuh dibawahnya sebagaimana biji-bijian tumbuh dalam aliran sungai, kemudian Allah selesai memutuskan hamba-hamba-Nya dan tersisa diantara mereka seseorang yang menghadapkan wajahnya ke neraka, dan dialah mantan penghuni neraka yang terakhir kali masuk surga, kecuali ia berdoa, 'Ya Tuhan, palingkanlah wajahku dari neraka, sebab baunya saja sudah cukup menggangguku dan jilatan apinya telah membakarku.' Orang itu kemudian memohon kepada Allah sekehendaknya untuk berdoa, kemudian Allah berfirman: 'Kalaulah Aku memenuhi permintaanmu, jangan-jangan engkau nanti meminta harapan lain! Ia menjawab, 'Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak akan meminta selainnya.' Dan Tuhannya pun mengambil janji dan ikrar sekehendak-Nya lalu memalingkan wajahnya dari neraka. Namun kemudian ia menghadap surga dan melihat keindahan surga, ia pun lantas terdiam beberapa saat dan memohon, 'Ya Allah, jadikanlah aku berada di pintu surga.' Allah bertanya: 'Bukankah engkau telah menyerahkan janjimu dan ikrarmu untuk tidak meminta-Ku selama-lamanya selain yang telah Aku berikan. Hai engkau Anak Adam, alangkah senangnya engkau berkhianat.' Namun hamba itu tetap saja memohon, 'Ya Tuhanku, ' dan ia terus memohon Allah hingga Allah bertanya: 'Kalaulah Aku memberimu apa yang kau minta sekarang, jangan-jangan engkau minta lagi dengan permintaan lain.' Ia menjawab, 'Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak akan meminta-Mu lagi dengan permintaan lain.' Lantas orang itu menyerahkan janji dan ikrarnya sehingga Allah mengajukan ke pintu surga. Namun ketika hamba itu telah berdiri ke pintu surga, surga terbuka baginya sehingga ia melihat kesenangan hidup dan kegembiraan di dalamnya sehingga ia terdiam sekehendak Allah ia diam. Kemudian ia memohon, 'Ya Tuhanku, masukkanlah aku dalam surga, maka Allah mengatakan, 'Hai, bukankah telah engkau serahkan janjimu untuk tidak meminta yang lain selain yang telah Aku berikan, wahai Anak Adam, alangkah cepatnya engkau berkhianat.' Maka si hamba tadi memohon, 'Ya Tuhanku, jangan aku menjadi hamba-Mu yang paling sengsara, ' si hamba itu terus tiada henti memohon hingga Allah tertawa. Dan jika Allah telah tertawa kepada seorang hamba, Allah musti berkata kepadanya 'Masuklah kamu ke surga.' Jika si hamba telah memasukinya, Allah berkata kepadanya: 'Tolong buatlah impian'. Maka si hamba meminta Tuhannya dan membuat impian-impian, hingga Allah mengingatkannya dengan berfirman sedemikian-sedemikian hingga impian si hamba sudah sampai puncaknya, Allah berfirman kepadanya: 'Itu semua untukku, dan ditambah seperti itu pula.' ['Atha' bin Yazid] berkata, " [Abu Sa'id alkhudzri] bersama Abu Hurairah tidak mengembalikan sedikitpun hadisnya, hingga jika Abu Hurairah telah menceritakan bahwa Allah berfirman 'dan bagimu semisalnya', Abu Sa'id Al Khudzri berkata 'dan sepuluh semisalnya bersamanya' wahai Abu Hurairah? ' Abu Hurairah berkata, 'Saya tidak hapal selain ucapannya itu 'bagimu dan semisalnya'. Abu Sa'id Al Khudzri berkata lagi, "Saya bersaksi bahwa saya menghapalnya dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, yaitu redaksi 'Dan bagimu sepuluh semisalnya'. Abu Hurairah berkata, 'Itulah manusia terakhir kali masuk surga
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Aziz bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] dari [Ibn Syihab] dari ['Atha' bin Yazid allaitsi] dari [Abu Hurairah] para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah kami akan melihat Tuhan kami pada hari kiamat nanti? ' Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lantas bersabda: "Apakah kalian kesulitan melihat bulan ketika malam purnama?" "Tidak", Jawab para sahabat. Rasulullah bertanya lagi: "Apakah kalian kesulitan melihat matahari ketika tidak ada mendung?" Para sahabat menjawab, "Tidak ya Rasulullah." Nabi bersabda: "Sesungguhnya kalian akan melihat-Nya demikian pula Allah akan mengumpulkan manusia pada hari kiamat dan berfirman: 'Barangsiapa menyembah sesuatu, hendaklah ia mengikuti yang disembahnya.' Maka siapa yang menyembah matahari, ia mengikuti matahari, siapa yang menyembah bulan, ia ikuti bulan, siapa yang menyembah thaghut, ia ikuti thaghut, dan tersisalah dari umat ini orang penolongnya atau justru orang-orang munafiknya -Ibrahim ragu kepastian redaksinya-. Lantas Allah menemui mereka dan berkata, "Aku Tuhan kalian." Lantas mereka menjawab, "Ini adalah tempat tinggal kami sehingga Tuhan kami mendatangi kami, jika Tuhan kami menemui kami, niscaya kami mengenalnya." Allah kemudian menemui mereka dengan bentuk yang mereka kenal, Allah lalu berfirman: "Aku Tuhan kalian." Lantas mereka katakan, "Engkau memang Tuhan kami." Mereka pun mengikuti-Nya. Titian (jembatan) lantas dipasang antara dua tepi jahanam dan aku dan umatkulah yang pertama-tama menyeberangimnya. Tak ada yang berani bicara ketika itu selain para rasul, sedang seruan para rasul ketika itu yang ada hanyalah 'Allaahumma sallim sallim (Ya Allah, selamatkan kami. Ya Allah, selamatkan kami) '. Sedang di neraka jahannam terdapat besi-besi pengait seperti duri pohon berduri yang namanya Sa'dan. Bukankah kalian sudah tahu pohon berduri Sa'dan?" Para sahabat menjawab, "Benar, wahai Rasulullah." Nabi meneruskan: "Sungguh pohon itu semisal pohon berduri Sa'dan, hanya tidak ada yang tahu kadar besarnya selain Allah semata. Pohon itu menculik siapa saja sesuai kadar amal mereka, ada diantara mereka yang celaka dengan sisa amalnya atau terikat dengan amalnya, diantara mereka ada yang binasa yang langgeng dengan amalnya atau terikat dengan amalnya, diantara mereka ada yang diseberangkan. Atau dengan redaksi semisal-. Kemudian Allah menampakkan diri, hingga jika Allah selesai memutuskan nasib hamba-Nya dan ingin mengeluarkan penghuni neraka karena rahmat-Nya, Ia perintahkan malaikat untuk mengeluarkan penghuni neraka siapa saja yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, yaitu diantara mereka yang Dia masih ingin merahmatinya, diantara yang bersyahadat bahwasanya tiada sesembahan yang hak selain Allah, sehingga malaikat mengenal mereka di neraka dari bekas-bekas sujud, sebab neraka memangsa anak adam selain bekas-bekas sujud. Allah mengharamkan neraka memangsa bekas-bekas sujud, sehingga mereka keluar dari neraka dengan badan yang hangus terbakar, mereka kemudian disiram dengan air kehidupan sehingga tumbuh dibawahnya sebagaimana biji-bijian tumbuh dalam aliran sungai, kemudian Allah selesai memutuskan hamba-hamba-Nya dan tersisa diantara mereka seseorang yang menghadapkan wajahnya ke neraka, dan dialah mantan penghuni neraka yang terakhir kali masuk surga, kecuali ia berdoa, 'Ya Tuhan, palingkanlah wajahku dari neraka, sebab baunya saja sudah cukup menggangguku dan jilatan apinya telah membakarku.' Orang itu kemudian memohon kepada Allah sekehendaknya untuk berdoa, kemudian Allah berfirman: 'Kalaulah Aku memenuhi permintaanmu, jangan-jangan engkau nanti meminta harapan lain! Ia menjawab, 'Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak akan meminta selainnya.' Dan Tuhannya pun mengambil janji dan ikrar sekehendak-Nya lalu memalingkan wajahnya dari neraka. Namun kemudian ia menghadap surga dan melihat keindahan surga, ia pun lantas terdiam beberapa saat dan memohon, 'Ya Allah, jadikanlah aku berada di pintu surga.' Allah bertanya: 'Bukankah engkau telah menyerahkan janjimu dan ikrarmu untuk tidak meminta-Ku selama-lamanya selain yang telah Aku berikan. Hai engkau Anak Adam, alangkah senangnya engkau berkhianat.' Namun hamba itu tetap saja memohon, 'Ya Tuhanku, ' dan ia terus memohon Allah hingga Allah bertanya: 'Kalaulah Aku memberimu apa yang kau minta sekarang, jangan-jangan engkau minta lagi dengan permintaan lain.' Ia menjawab, 'Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak akan meminta-Mu lagi dengan permintaan lain.' Lantas orang itu menyerahkan janji dan ikrarnya sehingga Allah mengajukan ke pintu surga. Namun ketika hamba itu telah berdiri ke pintu surga, surga terbuka baginya sehingga ia melihat kesenangan hidup dan kegembiraan di dalamnya sehingga ia terdiam sekehendak Allah ia diam. Kemudian ia memohon, 'Ya Tuhanku, masukkanlah aku dalam surga, maka Allah mengatakan, 'Hai, bukankah telah engkau serahkan janjimu untuk tidak meminta yang lain selain yang telah Aku berikan, wahai Anak Adam, alangkah cepatnya engkau berkhianat.' Maka si hamba tadi memohon, 'Ya Tuhanku, jangan aku menjadi hamba-Mu yang paling sengsara, ' si hamba itu terus tiada henti memohon hingga Allah tertawa. Dan jika Allah telah tertawa kepada seorang hamba, Allah musti berkata kepadanya 'Masuklah kamu ke surga.' Jika si hamba telah memasukinya, Allah berkata kepadanya: 'Tolong buatlah impian'. Maka si hamba meminta Tuhannya dan membuat impian-impian, hingga Allah mengingatkannya dengan berfirman sedemikian-sedemikian hingga impian si hamba sudah sampai puncaknya, Allah berfirman kepadanya: 'Itu semua untukku, dan ditambah seperti itu pula.' ['Atha' bin Yazid] berkata, " [Abu Sa'id alkhudzri] bersama Abu Hurairah tidak mengembalikan sedikitpun hadisnya, hingga jika Abu Hurairah telah menceritakan bahwa Allah berfirman 'dan bagimu semisalnya', Abu Sa'id Al Khudzri berkata 'dan sepuluh semisalnya bersamanya' wahai Abu Hurairah? ' Abu Hurairah berkata, 'Saya tidak hapal selain ucapannya itu 'bagimu dan semisalnya'. Abu Sa'id Al Khudzri berkata lagi, "Saya bersaksi bahwa saya menghapalnya dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, yaitu redaksi 'Dan bagimu sepuluh semisalnya'. Abu Hurairah berkata, 'Itulah manusia terakhir kali masuk surga
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، عن خالد بن يزيد، عن سعيد بن ابي هلال، عن زيد، عن عطاء بن يسار، عن ابي سعيد الخدري، قال قلنا يا رسول الله هل نرى ربنا يوم القيامة قال " هل تضارون في روية الشمس والقمر اذا كانت صحوا ". قلنا لا. قال " فانكم لا تضارون في روية ربكم يوميذ، الا كما تضارون في رويتهما ثم قال ينادي مناد ليذهب كل قوم الى ما كانوا يعبدون. فيذهب اصحاب الصليب مع صليبهم، واصحاب الاوثان مع اوثانهم، واصحاب كل الهة مع الهتهم حتى يبقى من كان يعبد الله من بر او فاجر، وغبرات من اهل الكتاب، ثم يوتى بجهنم تعرض كانها سراب فيقال لليهود ما كنتم تعبدون قالوا كنا نعبد عزير ابن الله. فيقال كذبتم لم يكن لله صاحبة ولا ولد فما تريدون قالوا نريد ان تسقينا، فيقال اشربوا فيتساقطون في جهنم ثم يقال للنصارى ما كنتم تعبدون فيقولون كنا نعبد المسيح ابن الله. فيقال كذبتم لم يكن لله صاحبة ولا ولد، فما تريدون فيقولون نريد ان تسقينا. فيقال اشربوا. فيتساقطون حتى يبقى من كان يعبد الله من بر او فاجر فيقال لهم ما يحبسكم وقد ذهب الناس فيقولون فارقناهم ونحن احوج منا اليه اليوم وانا سمعنا مناديا ينادي ليلحق كل قوم بما كانوا يعبدون. وانما ننتظر ربنا قال فياتيهم الجبار. فيقول انا ربكم. فيقولون انت ربنا. فلا يكلمه الا الانبياء فيقول هل بينكم وبينه اية تعرفونه فيقولون الساق. فيكشف عن ساقه فيسجد له كل مومن، ويبقى من كان يسجد لله رياء وسمعة، فيذهب كيما يسجد فيعود ظهره طبقا واحدا، ثم يوتى بالجسر فيجعل بين ظهرى جهنم ". قلنا يا رسول الله وما الجسر قال " مدحضة مزلة، عليه خطاطيف وكلاليب وحسكة مفلطحة، لها شوكة عقيفاء تكون بنجد يقال لها السعدان، المومن عليها كالطرف وكالبرق وكالريح وكاجاويد الخيل والركاب، فناج مسلم وناج مخدوش ومكدوس في نار جهنم، حتى يمر اخرهم يسحب سحبا، فما انتم باشد لي مناشدة في الحق، قد تبين لكم من المومن يوميذ للجبار، واذا راوا انهم قد نجوا في اخوانهم يقولون ربنا اخواننا كانوا يصلون معنا ويصومون معنا ويعملون معنا. فيقول الله تعالى اذهبوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من ايمان فاخرجوه. ويحرم الله صورهم على النار، فياتونهم وبعضهم قد غاب في النار الى قدمه والى انصاف ساقيه، فيخرجون من عرفوا، ثم يعودون فيقول اذهبوا فمن وجدتم في قلبه مثقال نصف دينار فاخرجوه. فيخرجون من عرفوا، ثم يعودون فيقول اذهبوا فمن وجدتم في قلبه مثقال ذرة من ايمان فاخرجوه. فيخرجون من عرفوا ". قال ابو سعيد فان لم تصدقوني فاقرءوا {ان الله لا يظلم مثقال ذرة وان تك حسنة يضاعفها} " فيشفع النبيون والملايكة والمومنون فيقول الجبار بقيت شفاعتي. فيقبض قبضة من النار فيخرج اقواما قد امتحشوا، فيلقون في نهر بافواه الجنة يقال له ماء الحياة، فينبتون في حافتيه كما تنبت الحبة في حميل السيل، قد رايتموها الى جانب الصخرة الى جانب الشجرة، فما كان الى الشمس منها كان اخضر، وما كان منها الى الظل كان ابيض، فيخرجون كانهم اللولو، فيجعل في رقابهم الخواتيم فيدخلون الجنة فيقول اهل الجنة هولاء عتقاء الرحمن ادخلهم الجنة بغير عمل عملوه ولا خير قدموه. فيقال لهم لكم ما رايتم ومثله معه
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Allaits bin Sa'd] dari [Khalid bin Yazid] dari [Sa'id bin Abu Hilal] dari [Zaid] dari ['Atha' bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudzri] berkata, "Kami bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kita akan melihat Tuhan kita pada hari kiamat?" Nabi balik bertanya: "Apakah kalian merasa kesulitan melihat matahari dan bulan ketika terang benderang?" kami menjawab, "Tidak." Nabi meneruskan: "Begitulah kalian tidak kesulitan melihat melihat Tuhan kalian ketika itu, selain sebagaimana kesulitan kalian melihat keduanya." Kemudian beliau berkata: "Lantas ada seorang penyeru memanggil-manggil, "Hendaklah setiap kaum pergi menemui yang disembahnya!" Maka pemuja salib pergi bersama salib mereka, dan pemuja patung menemui patung-patung mereka, dan setiap pemuja Tuhan bersama tuhan-tuhan mereka hingga tinggal orang-orang yang menyembah Allah, entah baik atau durhaka dan ahli kitab terdahulu. Kemudian jahannam didatangkan dan dipasang, ia seolah-olah fatamorgana, lantas orang-orang yahudi ditanya, "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab, "Kami dahulu menyembah Uzair anak Allah." Lalu ada suara, "Kalian dusta! Allah sama sekali tidak mempunyai isteri dan tidak pula anak." Lalu apa yang kalian inginkan?" Mereka menjawab, "Kami ingin jika Engkau memberi kami minuman!" Lantas ada suara, "Minumlah kalian!" Lalu mereka berjatuhan di neraka jahannam. Lantas orang-orang Nashara diseru, "Apa yang kalian dahulu sembah?" Mereka menjawab, "Kami dahulu menyembah Isa al Masih, anak Anak Allah." Mereka dijawab, "Kamu semua bohong! Allah sama sekali tidak mempunyai isteri atau bahkan anak, dan apa yang kalian inginkan?" Mereka menjawab, "Kami ingin agar Engkau memberi kami minuman!" Lalu dijawab, "Minumlah kalian!" Dan langsung mereka berjatuhan di neraka jahannam hingga tersisa manusia yang menyembah Allah, entah yang baik atau berbuat durhaka. Mereka ditanya, "Apa yang menyebabkan kalian tertahan padahal manusia lainnya sudah pergi?" Mereka menjawab, "Kami memisahkan diri dari mereka dan kami adalah manusia yang paling membutuhkan-Nya, kami dengar ada seorang juru seru menyerukan diri, "Hendaklah setiap kaum menemui yang mereka sembah! Hanyasanya kami menunggu-nunggu Tuhan kami." Beliau melanjutkan, "Lantas Allah (Al jabbar) mendatangi mereka dengan bentuk yang belum pernah mereka lihat pertama kali, lalu Allah firmankan: 'Akulah Tuhan kalian.' Mereka menjawab, 'Engkau adalah rabb kami, dan tidak ada yang berani mengajak-Nya bicara selain para nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lantas para nabi berkata, 'Bukankah di antara kalian dan Allah ada tanda yang kalian mengenalnya? ' Mereka menjawab, 'Ya, yaitu betis, ' maka Allah pun menyingkap betis-Nya sehingga setiap mukmin bersujud kepada-Nya. Lalu tersisalah orang-orang yang sujud kepada Allah karena riya dan sum'ah sehingga ia pergi sujud dan punggungnya kembali menjadi satu bagian, kemudian titian (jembatan) jahannam didatangkan dan dipasang antara dua tepi jahannam, kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, memang jembatan jahannam tersebut misterinya apa? ' Nabi menjawab: 'Jembatan itu bisa menggelincirkan, menjatuhkan, ada pengait-pengait besi, ada duri-duri yang lebar dan tajam, durinya besok yang terbuat dari kayu berduri namanya Sa'dan (kayu berduri tajam). Orang mukmin yang melewatinya sedemikian cepat, ada yang bagaikan kedipan mata, ada yang bagaikan kilat, ada yang bagaikan angin, dan ada yang bagaikan kuda pilihan. Ada yang bagaikan kuda tunggangan, ada yang selamat dengan betul-betul terselamatkan, namun ada juga yang selamat setelah tercabik-cabik oleh besi-besi pengait itu, atau terlempar karenanya di neraka jahannam, hingga manusia terakhir kali melewati dengan diseret seret, dan kalian tidak bisa sedemikian gigihnya menyumpahiku terhadap kebenaran yang jelas bagi kalian daripada terhadap seorang mukmin ketika itu kepada Allah Al Jabbar. Jika mereka melihat bahwasanya mereka telah selamat di kalangan teman-teman mereka, mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, sesungguhnya kawan-kawan kami mendirikn shalat bersama kami dan berpuasa bersama kami, dan beramal bersama kami! ' Allah Ta'ala berfirman, 'Pergilah kalian, siapa diantara kalian dapatkan dalam hatinya masih ada seberat dinar keimanan, maka keluarkanlah dia', dan Allah mengharamkan bentuk mereka dalam neraka. Maka mereka datangi kawan-kawan mereka sedang sebagian mereka telah terendam dalam neraka ada yang sampai telapak kakinya, setengah betisnya, sehingga mereka keluarkan siapa saja yang mereka, kemudian mereka kembali dan Allah berkata, 'Pergilah kalian sekali lagi, dan siapa yang kalian temukan dalam hatinya seberat atom keimanan, maka keluarkanlah dia.' Maka mereka keluarkan siapa saja yang mereka kenal." Rasulullah berkata: 'Jika kalian tidak mempercayaiku, maka bacalah: '(Allah tidak menzhalimi seberat biji sawi pun, jika ada kebaikan, maka Allah melipatgandakan balasannya) ' (Qs. An nisaa': 40), maka para nabi shallallahu 'alaihi wasallam, malaikat dan orang-orang yang beriman, kesemuanya memberi syafaat. Kemudian Allah Al Jabbar berkata, syafaat-Ku masih ada. Lantas Allah menggenggam segenggam dari neraka dan mengentaskan beberapa kaum yang mereka telah terbakar, lantas mereka dilempar ke sebuah sungai di pintu surga yang namanya 'Sungai kehidupan' sehingga mereka tumbuh dalam kedua tepinya sebagaimana biji-bijian tumbuh dalam genangan sungai yang kalian sering melihatnya di samping batu karang dan samping pohon, apa yang diantaranya condong kepada matahari, maka berwarna hijau, dan apa yang diantaranya condong kepada bayangan, maka berwarna putih, lantas mereka muncul seolah-olah mutiara dan dalam tengkuk mereka terdapat cincin-cincin. Mereka kemudian masuk surga hingga penghuni surga berkata, 'Mereka adalah 'utaqa' Ar Rahman (orang-orang yang dibebaskan Arrahman), Allah memasukkan mereka bukan karena amal yang mereka lakukan, dan bukan pula karena kebaikan yang mereka persembahkan sehingga mereka memperoleh jawaban 'Bagimu yang kau lihat dan semisalnya'." [Hajjaj bin Minhal] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas] radliyallahu'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Pada hari kiamat nanti orang-orang mukmin ditahan hingga yang demikian menjadikan mereka sedih. Mereka katakan, 'Duh, sekiranya kita meminta syafaat kepada Tuhan kami sehingga Dia menjadikan kita merasa nyaman dari tempat kita ini.' Mereka pun mendatangi Adam dan berkata, 'Engkau hai Adam, Engkau adalah nenek moyang seluruh manusia, Allah menciptamu dengan tangan-Nya, menjadikan surga sebagai tempat hunianmu dan menjadikan malaikat bertunduk sujud kepadamu, Allah juga mengajarimu nama-nama segala sesuatu agar engkau bisa memberi syafaat kepada kami disisi Tuhanmu sehingga engkau bisa memberi kenyamanan di tempat kami ini. Namun Adam hanya menjawab, 'Disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian'." Rasulullah melanjutkan: "Lantas Adam mengingatkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu memakan pohon larangan padahal telah dilarang, dan ia katakan 'Coba kalian datangi Nuh, sebab ia adalah nabi shallallahu 'alaihi wasallam pertama-tama yang Allah utus kepada penduduk bumi.' Mereka pun mendatangi Nuh, namun Nuh juga menjawab, 'Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian', dan Nuh menyebutkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu bertanya kepada Rabbnya dengan tanpa ilmu sambil ia katakan, 'Cobalah kalian datangi Ibrahim, sebab ia adalah Khalilurrahman (kekasih Arrahman)." Rasulullah melanjutkan lagi kisahnya: "Mereka pun mendatangi Ibrahim, hanya Ibrahim juga menjawab, 'Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian', Ibrahim lantas menyebutkan kesalahannya, yaitu tiga kebohongan yang pernah dilakukannya sambil berkata, 'Cobalah kalian datangi Musa, seorang hamba yang Allah memberinya taurat, mengajaknya bicara dan mendekatkannya kepada-Nya sedekat-dekatnya'." Rasulullah lanjutkan: "Mereka pun mendatangi Musa, hanya Musa juga menjawab, 'Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian', sambil Musa mengingatkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu membunuh jiwa tanpa alasan yang dibenarkan, sambil ia katakan, 'Coba kalian datangi Isa, seorang hamba Allah dan rasul-Nya, ruh Allah dan kalimah-Nya. Merekapun mendatangi Isa, namun 'Isa juga menjawab, 'Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian', sambil ia katakan 'Cobalah kalian datangi Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam, seorang hamba yang Allah telah mengampuni dosanya yang terdahulu dan yang akan datang.' Lantas mereka mendatangi aku (Muhammad) dan aku meminta ijin Tuhanku di rumah-Nya dan aku diijinkan menemui-Nya, jika aku melihat-Nya, maka aku tersungkur sujud, Allah lalu membiarkan aku sekehendak Dia membiarkaku. Allah lantas berkata, 'Angkat kepalamu hai Muhammad, katakanlah, engkau didengar, mintailah syafaat, engkau diberi syafaat, mintalah, engkau diberi.' Aku lalu angkat kepalaku dan aku memuji Tuhanku dengan pujian yang Ia ajarkannya kepadaku, kemudian aku memberi syafaat dan Dia memberiku batasan. Kemudian aku keluar dan memasukkan mereka ke dalam surga." Qatadah berkata, "Dan aku juga mendengarnya menyebutkan, "Aku lalu keluar, kemudian aku keluarkan mereka dari neraka dan kumasukkan ke dalam surga. Setelah itu aku kembali untuk kali kedua dan aku meminta ijin Tuhanku di rumah-Nya dan aku diijinkan untuk menemui-Nya, jika aku melihat-Nya, maka aku tersungkur sujud. Allah lantas membiarkanku sekehendak Allah membiarkan, kemudian Allah berkata, 'Angkatlah kepalamu hai Muhammad dan katakanlah engkau akan didengar, dan berilah syafaat engkau akan diberi syafaat, dan mintalah engkau akan diberi.' Aku lalu angkat kepalaku dan memanjatkan pujian dan pujaan terhadap tuhanku sebagaimana yang diajakrkan-Nya kepadaku. Kemudian aku memberi syafaat, dan Ia memberiku batasan sehingga aku keluar dan aku masukkan mereka ke dalam surga." Qatadah berkata, "Dan aku mendengarnya menyebutkan, "Dan aku berangkat sehingga aku keluarkan mereka dari neraka, lalu mereka aku masukkan ke dalam surga." Qatadah berkata, "Dan aku mendengarnya menyebutkan, 'Maka aku berangkat dan aku keluarkan mereka dari neraka, untuk kemudian aku masukkan mereka ke dalam surga, hingga tidak tersisa dalam neraka selain yang digi ditahan oleh alquran, atau maksudnya ia wajib abadi, kemudian beliau membaca ayat ini '(semoga Tuhanmu membangkitkankmu di tempat yang terpuji) ' (Qs. Al Isra': 79). Nabi mengatakan, "Inilah maqam terpuji yang dijanjikan untuk nabi shallallahu 'alaihi wasallam kalian
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim] telah menceritakan kepadaku [Pamanku] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih] dari [Ibn Syihab] berkata, telah menceritakan kepadaku [Anas bin Malik] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus seorang utusan ke Anshar dan mengumpulkan mereka dalam sebuah kubah (rumah bundar terbuat dari tanah liat) dan berkata, 'Bersabarlah kalian hingga kalian bertemu Allah dan rasul-Nya, sebab aku nanti berada di telaga
حدثنا عبيد الله بن سعد بن ابراهيم، حدثني عمي، حدثنا ابي، عن صالح، عن ابن شهاب، قال حدثني انس بن مالك، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم ارسل الى الانصار فجمعهم في قبة وقال لهم " اصبروا حتى تلقوا الله ورسوله، فاني على الحوض
Telah menceritakan kepadaku [Tsabit bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibn Juraij] dari [Sulaiman Al Ahwal] dari [Thawus] dari [Ibn Abbas] radliyallahu'anhuma berkata, "Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tahajjud di malam hari, beliau memanjatkan doa: 'ALLAAHUMA RABBANA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMAAWAATI WAL ARDLI, WALAKAL HAMDU ANTA RABBUS SAMAAWAATI WAL ARDLI WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU ANTA NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDLI WAMAN FIIHINNA, ANTAL HAQQ, WAQULUKAL HAQQ, WAWA'DUKAL HAQQ, WALIQAA'UKA HAQQ, WAL JANNATU HAQQ, WANNAARU HAQQ, WASSAA'ATU HAQ, ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU, WABIKA AMANTU WA'ALAIKA TAWAKKALTU, WAILAIKA KHAASHAMTU WABIKA HAKAMTU FAGHFIRLII MAA QADDAMTU WAMAA AKHKHARTU WA ASRARTU WA A'LANTU, WAMAA ANTA A'LAMU BIHI MINNII, LAA-ILAAHA ILLAA ANTA (Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, Engkau adalah pengurus langit dan bumi, bagi-Mu segala puji, Engkau adalah pemelihara langit dan bumi dan semua penghuninya, bagi-Mu segala puji, Engkau adalah cahaya langit dan bumi dan semua penghuninya, Engkau adalah benar, firman-Mu benar, janji-Mu benar dan perjumpaan kepada-Mu benar, surga benar, neraka benar, kiamat benar, Ya Allah, kepada-Mu aku berserah, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakkal, karena-Mu aku memusuhi (musuh), kepada-Mu aku berhukum, maka ampunilah bagiku apa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, apa yang kulakukan secara sembunyi-sembunyi dan apa yang kulakukan secara terang-terangan, dan apa yang Engkau lebih tahu terhadapnya daripadaku, tiada sesembahan yang hak selain Engkau) '. Abu Abdullah berkata, [Qais bin Sa'd] dan [Abu Zubair] berkata dari [Thawus] dengan redaksi 'Qayyaam' bukan qayyum, sedang Mujahid berkata, 'Alqayyum (dengan definitif al) yang maknanya mengurus segala sesuatu, sedang Umar juga berkata Alqayyaam, dan keduanya sama-sama pujian
حدثني ثابت بن محمد، حدثنا سفيان، عن ابن جريج، عن سليمان الاحول، عن طاوس، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال كان النبي صلى الله عليه وسلم اذا تهجد من الليل قال " اللهم ربنا لك الحمد، انت قيم السموات والارض، ولك الحمد انت رب السموات والارض ومن فيهن، ولك الحمد انت نور السموات والارض ومن فيهن، انت الحق، وقولك الحق، ووعدك الحق، ولقاوك الحق، والجنة حق، والنار حق، والساعة حق، اللهم لك اسلمت، وبك امنت، وعليك توكلت، واليك خاصمت، وبك حاكمت، فاغفر لي ما قدمت وما اخرت، واسررت واعلنت، وما انت اعلم به مني، لا اله الا انت ". قال ابو عبد الله قال قيس بن سعد وابو الزبير عن طاوس قيام. وقال مجاهد القيوم القايم على كل شىء. وقرا عمر القيام، وكلاهما مدح
Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah menceritakan kepadaku [Al A'masy] dari [Khaitsumah] dari ['Adi bin Hatim] berkata, 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah salah seorang diantara kalian kecuali ia akan diajak bicara oleh Rabbnya, antara dia dan Allah tidak ada seorang penerjemah, dan tidak pula hijab yang menghalanginya
حدثنا يوسف بن موسى، حدثنا ابو اسامة، حدثني الاعمش، عن خيثمة، عن عدي بن حاتم، قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ما منكم من احد الا سيكلمه ربه، ليس بينه وبينه ترجمان ولا حجاب يحجبه
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abd shamad] dari [Abu Imran] dari [Abu Bakar bin Abdullah bin Qais] dari [Ayahnya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Ada dua surga dari perak, baik bejananya maupun isinya, dan ada dua surga terbuat dari emas, baik bejananya maupun isinya, dan tidak ada yang menghalangi sebuah kaum untuk melihat Rabb mereka selain selendang kesombongan di wajahnya di surga Adn
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا عبد العزيز بن عبد الصمد، عن ابي عمران، عن ابي بكر بن عبد الله بن قيس، عن ابيه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " جنتان من فضة انيتهما وما فيهما، وجنتان من ذهب انيتهما وما فيهما، وما بين القوم وبين ان ينظروا الى ربهم الا رداء الكبر على وجهه في جنة عدن
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin A'yan] dan [Jami' bin Abu Rasyid] dari [Abu Wail] dari [Abdullah] radliyallahu'anhu berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berambisi memperoleh harta seorang muslim dengan sumpah palsu, ia berjumpa Allah sedang Allah dalam keadaan murka kepadanya." Abdullah berkata, "Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membacakan pembenarannya dari kitabullah: '(Sesungguhnya orang-orang yang membeli janji Allah dan sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itulah orang-orang yang tidak memperoleh bagian di akherat, dan Allah tidak mengajak mereka bicara) ' (QS.Ali Imran:)
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا عبد الملك بن اعين، وجامع بن ابي راشد، عن ابي وايل، عن عبد الله رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من اقتطع مال امري مسلم بيمين كاذبة، لقي الله وهو عليه غضبان ". قال عبد الله ثم قرا رسول الله صلى الله عليه وسلم مصداقه من كتاب الله جل ذكره {ان الذين يشترون بعهد الله وايمانهم ثمنا قليلا اوليك لا خلاق لهم في الاخرة ولا يكلمهم الله} الاية
حدثنا عبد الله بن محمد، حدثنا سفيان، عن عمرو، عن ابي صالح، عن ابي هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " ثلاثة لا يكلمهم الله يوم القيامة ولا ينظر اليهم رجل حلف على سلعة لقد اعطى بها اكثر مما اعطى وهو كاذب، ورجل حلف على يمين كاذبة بعد العصر ليقتطع بها مال امري مسلم، ورجل منع فضل ماء فيقول الله يوم القيامة، اليوم امنعك فضلي، كما منعت فضل ما لم تعمل يداك
حدثنا محمد بن المثنى، حدثنا عبد الوهاب، حدثنا ايوب، عن محمد، عن ابن ابي بكرة، عن ابي بكرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الزمان قد استدار كهييته يوم خلق الله السموات والارض، السنة اثنا عشر شهرا، منها اربعة حرم ثلاث متواليات ذو القعدة وذو الحجة والمحرم، ورجب مضر الذي بين جمادى وشعبان، اى شهر هذا ". قلنا الله ورسوله اعلم فسكت حتى ظننا انه يسميه بغير اسمه قال " اليس ذا الحجة ". قلنا بلى. قال " اى بلد هذا ". قلنا الله ورسوله اعلم. فسكت حتى ظننا انه سيسميه بغير اسمه قال " اليس البلدة ". قلنا بلى. قال " فاى يوم هذا ". قلنا الله ورسوله اعلم فسكت حتى ظننا انه سيسميه بغير اسمه قال " اليس يوم النحر ". قلنا بلى. قال " فان دماءكم واموالكم قال محمد واحسبه قال واعراضكم عليكم حرام، كحرمة يومكم هذا في بلدكم هذا في شهركم هذا، وستلقون ربكم فيسالكم عن اعمالكم، الا فلا ترجعوا بعدي ضلالا، يضرب بعضكم رقاب بعض، الا ليبلغ الشاهد الغايب، فلعل بعض من يبلغه ان يكون اوعى من بعض من سمعه ". فكان محمد اذا ذكره قال صدق النبي صلى الله عليه وسلم ثم قال " الا هل بلغت الا هل بلغت
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ismail] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahid] telah menceritakan kepada kami ['Ashim] dari [Abu Usman] dari [Usamah] berkata, "Anak laki-laki dari anak perempuan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sakit, lantas puteri Nabi mengutus seorang utusan yang inti pesannya agar beliau mendatanginya. Hanya nabi berhalangan dan menyampaikan pesan: 'INNAA LILLAAHI MAA AKHDZA WALAHU MAA A'THAA WAKULLUN ILAA AJALIN MUSAMMAA FAL TASHBIR WAL TAHTASHIB' (Milik Allah sajalah segala yang diambil dan yang diberikan, dan segala sesuatu mempunyai batasan waktu tertentu, hendaklah engkau bersabar dan mengharap-harap ganjaran) '. Lantas puteri nabi untuk kali kedua mengutus utusannya seraya menyatakan sumpah agar beliau mendatangi. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun berangkat dan aku bersamanya, juga Mu'adz bin Jabal, Ubbay bin Ka'b, dan Ubadah bin Shamit. Ketika kami masuk, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membopong cucunya sedang napasnya sudah tersengal-sengal di dadanya -seingatku Usamah mengatakan seperti geriba kuno-, maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun menangis sehingga Sa'd bin 'Ubadah berkata, 'Mengapa baginda menangis? ' Nabi menjawab: 'Hanyasanya Allah menyayangi hamba-Nya yang penyayang
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا عبد الواحد، حدثنا عاصم، عن ابي عثمان، عن اسامة، قال كان ابن لبعض بنات النبي صلى الله عليه وسلم يقضي، فارسلت اليه ان ياتيها فارسل " ان لله ما اخذ، وله ما اعطى، وكل الى اجل مسمى، فلتصبر ولتحتسب ". فارسلت اليه فاقسمت عليه فقام رسول الله صلى الله عليه وسلم وقمت معه ومعاذ بن جبل وابى بن كعب وعبادة بن الصامت، فلما دخلنا ناولوا رسول الله صلى الله عليه وسلم الصبي ونفسه تقلقل في صدره حسبته قال كانها شنة، فبكى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال سعد بن عبادة اتبكي فقال " انما يرحم الله من عباده الرحماء
Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih bin Kisan] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Surga dan neraka saling berselisih kepada Tuhan keduanya, surga berkata, 'Wahai Tuhan, mengapa aku tak dimasuki selain orang-orang lemah dan rakyat jelata? ' Sedang neraka berkata, 'Mengapa aku dikhususkan untuk orang-orang yang sombong? ' Allah ta'ala menjawab surga: "Engkau adalah rahmat-Ku", dan Allah berfirman kepada neraka, 'Engkau adalah Siksa-Ku, yang Aku timpakan kepada siapa saja yang Aku kehendaki, dan masing-masing diantara kalian berdua harus dipenuhi.' Nabi bersabda: "Adapun surga sesungguhnya Allah tidak menzhalimi satupun dari makhluk-Na, dan Allah akan memenuhi neraka dengan siapa saja yang dikehendaki-Nya, lantas mereka dilempar ke dalamnya '(neraka berkata, 'Masihkah ada tambahan) ' (QS. Qaaf ayat: 30) -beliau mengulanginya tiga kali-, kemudian Allah meletakkan telapak kakinya sehingga neraka menjadi penuh, sebagian satu dengan sebagian yang lain saling berhimpitan, neraka pun berkata, 'cukup, cukup, sukup
حدثنا عبيد الله بن سعد بن ابراهيم، حدثنا يعقوب، حدثنا ابي، عن صالح بن كيسان، عن الاعرج، عن ابي هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اختصمت الجنة والنار الى ربهما فقالت الجنة يا رب ما لها لا يدخلها الا ضعفاء الناس وسقطهم. وقالت النار يعني اوثرت بالمتكبرين. فقال الله تعالى للجنة انت رحمتي. وقال للنار انت عذابي اصيب بك من اشاء، ولكل واحدة منكما ملوها قال فاما الجنة فان الله لا يظلم من خلقه احدا، وانه ينشي للنار من يشاء فيلقون فيها فتقول هل من مزيد. ثلاثا، حتى يضع فيها قدمه فتمتلي ويرد بعضها الى بعض وتقول قط قط قط
Telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Anas] radliyallahu'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan ada beberapa kaum memperoleh kehitaman-hitaman dari neraka, karena dosa-dosa yang pernah mereka lakukan sebagai hukuman atas mereka, kemudian Allah memasukkan mereka ke dalam surga dengan kurnia rahmat-Nya, mereka itulah yang dinamakan jahannamiyun (mantan penghuni neraka jahannam)." Sedang [Hamam] berkata; telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا حفص بن عمر، حدثنا هشام، عن قتادة، عن انس رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " ليصيبن اقواما سفع من النار بذنوب اصابوها عقوبة، ثم يدخلهم الله الجنة بفضل رحمته يقال لهم الجهنميون ". وقال همام حدثنا قتادة حدثنا انس عن النبي صلى الله عليه وسلم
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، حدثنا ابراهيم بن سعد، عن ابن شهاب، عن عطاء بن يزيد الليثي، عن ابي هريرة، ان الناس، قالوا يا رسول الله هل نرى ربنا يوم القيامة فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " هل تضارون في القمر ليلة البدر ". قالوا لا يا رسول الله. قال " فهل تضارون في الشمس ليس دونها سحاب ". قالوا لا يا رسول الله. قال " فانكم ترونه كذلك، يجمع الله الناس يوم القيامة فيقول من كان يعبد شييا فليتبعه. فيتبع من كان يعبد الشمس الشمس، ويتبع من كان يعبد القمر القمر، ويتبع من كان يعبد الطواغيت الطواغيت، وتبقى هذه الامة فيها شافعوها او منافقوها شك ابراهيم فياتيهم الله فيقول انا ربكم. فيقولون هذا مكاننا حتى ياتينا ربنا فاذا جاءنا ربنا عرفناه فياتيهم الله في صورته التي يعرفون فيقول انا ربكم. فيقولون انت ربنا. فيتبعونه ويضرب الصراط بين ظهرى جهنم، فاكون انا وامتي اول من يجيزها، ولا يتكلم يوميذ الا الرسل، ودعوى الرسل يوميذ اللهم سلم سلم. وفي جهنم كلاليب مثل شوك السعدان، هل رايتم السعدان ". قالوا نعم يا رسول الله. قال " فانها مثل شوك السعدان، غير انه لا يعلم ما قدر عظمها الا الله، تخطف الناس باعمالهم، فمنهم الموبق بقي بعمله، او الموثق بعمله، ومنهم المخردل او المجازى او نحوه، ثم يتجلى حتى اذا فرغ الله من القضاء بين العباد واراد ان يخرج برحمته من اراد من اهل النار امر الملايكة ان يخرجوا من النار من كان لا يشرك بالله شييا، ممن اراد الله ان يرحمه ممن يشهد ان لا اله الا الله، فيعرفونهم في النار باثر السجود، تاكل النار ابن ادم الا اثر السجود، حرم الله على النار ان تاكل اثر السجود، فيخرجون من النار قد امتحشوا، فيصب عليهم ماء الحياة فينبتون تحته كما تنبت الحبة في حميل السيل، ثم يفرغ الله من القضاء بين العباد، ويبقى رجل مقبل بوجهه على النار هو اخر اهل النار دخولا الجنة فيقول اى رب اصرف وجهي عن النار، فانه قد قشبني ريحها واحرقني ذكاوها. فيدعو الله بما شاء ان يدعوه ثم يقول الله هل عسيت ان اعطيت ذلك ان تسالني غيره. فيقول لا وعزتك لا اسالك غيره، ويعطي ربه من عهود ومواثيق ما شاء، فيصرف الله وجهه عن النار، فاذا اقبل على الجنة وراها سكت ما شاء الله ان يسكت ثم يقول اى رب قدمني الى باب الجنة. فيقول الله له الست قد اعطيت عهودك ومواثيقك ان لا تسالني غير الذي اعطيت ابدا، ويلك يا ابن ادم ما اغدرك. فيقول اى رب. ويدعو الله حتى يقول هل عسيت ان اعطيت ذلك ان تسال غيره. فيقول لا وعزتك لا اسالك غيره، ويعطي ما شاء من عهود ومواثيق، فيقدمه الى باب الجنة، فاذا قام الى باب الجنة انفهقت له الجنة فراى ما فيها من الحبرة والسرور، فيسكت ما شاء الله ان يسكت ثم يقول اى رب ادخلني الجنة. فيقول الله الست قد اعطيت عهودك ومواثيقك ان لا تسال غير ما اعطيت فيقول ويلك يا ابن ادم ما اغدرك. فيقول اى رب لا اكونن اشقى خلقك فلا يزال يدعو حتى يضحك الله منه فاذا ضحك منه قال له ادخل الجنة. فاذا دخلها قال الله له تمنه. فسال ربه وتمنى حتى ان الله ليذكره يقول كذا وكذا، حتى انقطعت به الاماني قال الله ذلك لك ومثله معه ". قال عطاء بن يزيد وابو سعيد الخدري مع ابي هريرة لا يرد عليه من حديثه شييا حتى اذا حدث ابو هريرة ان الله تبارك وتعالى قال " ذلك لك ومثله معه ". قال ابو سعيد الخدري " وعشرة امثاله معه ". يا ابا هريرة. قال ابو هريرة ما حفظت الا قوله " ذلك لك ومثله معه ". قال ابو سعيد الخدري اشهد اني حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم قوله " ذلك لك وعشرة امثاله ". قال ابو هريرة فذلك الرجل اخر اهل الجنة دخولا الجنة
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، حدثنا ابراهيم بن سعد، عن ابن شهاب، عن عطاء بن يزيد الليثي، عن ابي هريرة، ان الناس، قالوا يا رسول الله هل نرى ربنا يوم القيامة فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " هل تضارون في القمر ليلة البدر ". قالوا لا يا رسول الله. قال " فهل تضارون في الشمس ليس دونها سحاب ". قالوا لا يا رسول الله. قال " فانكم ترونه كذلك، يجمع الله الناس يوم القيامة فيقول من كان يعبد شييا فليتبعه. فيتبع من كان يعبد الشمس الشمس، ويتبع من كان يعبد القمر القمر، ويتبع من كان يعبد الطواغيت الطواغيت، وتبقى هذه الامة فيها شافعوها او منافقوها شك ابراهيم فياتيهم الله فيقول انا ربكم. فيقولون هذا مكاننا حتى ياتينا ربنا فاذا جاءنا ربنا عرفناه فياتيهم الله في صورته التي يعرفون فيقول انا ربكم. فيقولون انت ربنا. فيتبعونه ويضرب الصراط بين ظهرى جهنم، فاكون انا وامتي اول من يجيزها، ولا يتكلم يوميذ الا الرسل، ودعوى الرسل يوميذ اللهم سلم سلم. وفي جهنم كلاليب مثل شوك السعدان، هل رايتم السعدان ". قالوا نعم يا رسول الله. قال " فانها مثل شوك السعدان، غير انه لا يعلم ما قدر عظمها الا الله، تخطف الناس باعمالهم، فمنهم الموبق بقي بعمله، او الموثق بعمله، ومنهم المخردل او المجازى او نحوه، ثم يتجلى حتى اذا فرغ الله من القضاء بين العباد واراد ان يخرج برحمته من اراد من اهل النار امر الملايكة ان يخرجوا من النار من كان لا يشرك بالله شييا، ممن اراد الله ان يرحمه ممن يشهد ان لا اله الا الله، فيعرفونهم في النار باثر السجود، تاكل النار ابن ادم الا اثر السجود، حرم الله على النار ان تاكل اثر السجود، فيخرجون من النار قد امتحشوا، فيصب عليهم ماء الحياة فينبتون تحته كما تنبت الحبة في حميل السيل، ثم يفرغ الله من القضاء بين العباد، ويبقى رجل مقبل بوجهه على النار هو اخر اهل النار دخولا الجنة فيقول اى رب اصرف وجهي عن النار، فانه قد قشبني ريحها واحرقني ذكاوها. فيدعو الله بما شاء ان يدعوه ثم يقول الله هل عسيت ان اعطيت ذلك ان تسالني غيره. فيقول لا وعزتك لا اسالك غيره، ويعطي ربه من عهود ومواثيق ما شاء، فيصرف الله وجهه عن النار، فاذا اقبل على الجنة وراها سكت ما شاء الله ان يسكت ثم يقول اى رب قدمني الى باب الجنة. فيقول الله له الست قد اعطيت عهودك ومواثيقك ان لا تسالني غير الذي اعطيت ابدا، ويلك يا ابن ادم ما اغدرك. فيقول اى رب. ويدعو الله حتى يقول هل عسيت ان اعطيت ذلك ان تسال غيره. فيقول لا وعزتك لا اسالك غيره، ويعطي ما شاء من عهود ومواثيق، فيقدمه الى باب الجنة، فاذا قام الى باب الجنة انفهقت له الجنة فراى ما فيها من الحبرة والسرور، فيسكت ما شاء الله ان يسكت ثم يقول اى رب ادخلني الجنة. فيقول الله الست قد اعطيت عهودك ومواثيقك ان لا تسال غير ما اعطيت فيقول ويلك يا ابن ادم ما اغدرك. فيقول اى رب لا اكونن اشقى خلقك فلا يزال يدعو حتى يضحك الله منه فاذا ضحك منه قال له ادخل الجنة. فاذا دخلها قال الله له تمنه. فسال ربه وتمنى حتى ان الله ليذكره يقول كذا وكذا، حتى انقطعت به الاماني قال الله ذلك لك ومثله معه ". قال عطاء بن يزيد وابو سعيد الخدري مع ابي هريرة لا يرد عليه من حديثه شييا حتى اذا حدث ابو هريرة ان الله تبارك وتعالى قال " ذلك لك ومثله معه ". قال ابو سعيد الخدري " وعشرة امثاله معه ". يا ابا هريرة. قال ابو هريرة ما حفظت الا قوله " ذلك لك ومثله معه ". قال ابو سعيد الخدري اشهد اني حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم قوله " ذلك لك وعشرة امثاله ". قال ابو هريرة فذلك الرجل اخر اهل الجنة دخولا الجنة
وقال حجاج بن منهال حدثنا همام بن يحيى، حدثنا قتادة، عن انس رضى الله عنه ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " يحبس المومنون يوم القيامة حتى يهموا بذلك فيقولون لو استشفعنا الى ربنا فيريحنا من مكاننا. فياتون ادم فيقولون انت ادم ابو الناس خلقك الله بيده واسكنك جنته، واسجد لك ملايكته، وعلمك اسماء كل شىء، لتشفع لنا عند ربك حتى يريحنا من مكاننا هذا، قال فيقول لست هناكم قال ويذكر خطييته التي اصاب اكله من الشجرة وقد نهي عنها ولكن ايتوا نوحا اول نبي بعثه الله الى اهل الارض. فياتون نوحا فيقول لست هناكم ويذكر خطييته التي اصاب سواله ربه بغير علم ولكن ايتوا ابراهيم خليل الرحمن. قال فياتون ابراهيم فيقول اني لست هناكم ويذكر ثلاث كلمات كذبهن ولكن ايتوا موسى عبدا اتاه الله التوراة وكلمه وقربه نجيا. قال فياتون موسى فيقول اني لست هناكم ويذكر خطييته التي اصاب قتله النفس ولكن ايتوا عيسى عبد الله ورسوله وروح الله وكلمته. قال فياتون عيسى فيقول لست هناكم ولكن ايتوا محمدا صلى الله عليه وسلم عبدا غفر الله له ما تقدم من ذنبه وما تاخر. فياتوني فاستاذن على ربي في داره فيوذن لي عليه، فاذا رايته وقعت ساجدا فيدعني ما شاء الله ان يدعني فيقول ارفع محمد، وقل يسمع، واشفع تشفع، وسل تعط قال فارفع راسي فاثني على ربي بثناء وتحميد يعلمنيه، فيحد لي حدا فاخرج فادخلهم الجنة ". قال قتادة وسمعته ايضا يقول " فاخرج فاخرجهم من النار وادخلهم الجنة، ثم اعود فاستاذن على ربي في داره فيوذن لي عليه، فاذا رايته وقعت ساجدا فيدعني ما شاء الله ان يدعني ثم يقول ارفع محمد، وقل يسمع، واشفع تشفع، وسل تعط قال فارفع راسي فاثني على ربي بثناء وتحميد يعلمنيه قال ثم اشفع فيحد لي حدا فاخرج فادخلهم الجنة ". قال قتادة وسمعته يقول " فاخرج فاخرجهم من النار وادخلهم الجنة، ثم اعود الثالثة فاستاذن على ربي في داره فيوذن لي عليه، فاذا رايته وقعت ساجدا فيدعني ما شاء الله ان يدعني ثم يقول ارفع محمد، وقل يسمع، واشفع تشفع، وسل تعطه قال فارفع راسي فاثني على ربي بثناء وتحميد يعلمنيه قال ثم اشفع فيحد لي حدا فاخرج فادخلهم الجنة ". قال قتادة وقد سمعته يقول " فاخرج فاخرجهم من النار وادخلهم الجنة، حتى ما يبقى في النار الا من حبسه القران اى وجب عليه الخلود قال ثم تلا هذه الاية {عسى ان يبعثك ربك مقاما محمودا} قال وهذا المقام المحمود الذي وعده نبيكم صلى الله عليه وسلم