Loading...

Loading...
Kitab
504 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Israil] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad bin Yazid] dari [Abdullah] dia berkata; Aku membacakan ayat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam FAHAL MIN MUDZAKIR. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membenarkan dengan lafazh FAHAL MIN MUDDAKIR. (maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?). (AL Qamar:)
حدثنا يحيى، حدثنا وكيع، عن اسراييل، عن ابي اسحاق، عن الاسود بن يزيد، عن عبد الله، قال قرات على النبي صلى الله عليه وسلم فهل من مذكر فقال النبي صلى الله عليه وسلم {فهل من مدكر}
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Hausyab] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] Telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku [Muhammad] Telah menceritakan kepada kami ['Affan bin Muslim] dari [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: ketika beliau berada di Quba pada hari Badar: "ALLOOHUMMA INNII ANSYUDUKA 'AHDAKA WAWA'DAKA, ALLOOHUMMA IN TASYA' LAA TU'BAD BA'DAL YAUM Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu akan sumpah dan janjiMu, ya Allah, jika Engkau mau, maka engkau tidak akan disembah lagi setelah hari ini." Lalu Abu Bakar meraih tangan beliau dan berkata; Cukuplah wahai Rasulullah, engkau telah memaksa atas Tuhanmu. Lalu beliau pun mengenakan baju perangnya, kemudian beliau keluar dan mengucapkan (firman Allah): "Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang. Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit." (Al Qamar:)
حدثنا محمد بن عبد الله بن حوشب، حدثنا عبد الوهاب، حدثنا خالد، عن عكرمة، عن ابن عباس،. وحدثني محمد، حدثنا عفان بن مسلم، عن وهيب، حدثنا خالد، عن عكرمة، عن ابن عباس رضى الله عنهما ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال وهو في قبة يوم بدر " اللهم اني انشدك عهدك ووعدك، اللهم ان تشا لا تعبد بعد اليوم ". فاخذ ابو بكر بيده فقال حسبك يا رسول الله، الححت على ربك. وهو يثب في الدرع، فخرج وهو يقول " {سيهزم الجمع ويولون الدبر}
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Yusuf] bahwa [Ibnu Juraij] mengabarkan kepada mereka seraya berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Yusuf bin Mahik] dia berkata; Sungguh aku berada di samping [Aisyah] ketika dia berkata; Sesungguhnya telah diturunkan kepada Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau di Makkah, dan pada waktu itu aku bersama seorang budak sedang bermain-main. Ayat itu berbunyi: Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit." (Al Qamar:)
حدثنا ابراهيم بن موسى، حدثنا هشام بن يوسف، ان ابن جريج، اخبرهم قال اخبرني يوسف بن ماهك، قال اني عند عايشة ام المومنين قالت لقد انزل على محمد صلى الله عليه وسلم بمكة، واني لجارية العب {بل الساعة موعدهم والساعة ادهى وامر}
Telah menceritakan kepadaku [Ishaq] Telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Khalid] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ketika beliau berada di Quba pada hari Badar: "ANSYUDUKA 'AHDAKA WAWA'DAKA, ALLOOHUMMA IN SYI'TA LAA TU'BAD BA'DAL YAUM Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu akan sumpah dan janjiMu, ya Allah, jika Engkau mau, maka engkau tidak akan disembah lagi setelah hari ini." Lalu Abu Bakar meraih tangan beliau dan berkata; Cukuplah wahai Rasulullah, engkau telah memaksa atas Tuhanmu. Lalu beliau pun mengenakan baju perangnya, kemudian beliau keluar dan mengucapkan (firman Allah): "Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang. Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit." (Al Qamar:)
حدثني اسحاق، حدثنا خالد، عن خالد، عن عكرمة، عن ابن عباس، ان النبي صلى الله عليه وسلم قال وهو في قبة له يوم بدر " انشدك عهدك ووعدك، اللهم ان شيت لم تعبد بعد اليوم ابدا ". فاخذ ابو بكر بيده وقال حسبك يا رسول الله فقد الححت على ربك. وهو في الدرع فخرج وهو يقول " {سيهزم الجمع ويولون الدبر * بل الساعة موعدهم والساعة ادهى وامر}
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abu Al Aswad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul 'Aziz bin Abdus Shamad Al 'Ammi] Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Imran Al Jauni] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [Bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata; "Dua bagian dari surga yang perabotnya dan segala isi di dalamnya terbuat dari perak. Dan dua bagian dari surga yang perabotnya serta segala isi di dalamnya terbuat dari emas. Tidak ada yang menghalangi suatu kaum untuk melihat Rabb mereka selain selendang keagungan yang ada di wajah-Nya di surga 'Adn
حدثنا عبد الله بن ابي الاسود، حدثنا عبد العزيز بن عبد الصمد العمي، حدثنا ابو عمران الجوني، عن ابي بكر بن عبد الله بن قيس، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " جنتان من فضة، انيتهما وما فيهما وجنتان من ذهب انيتهما وما فيهما، وما بين القوم وبين ان ينظروا الى ربهم الا رداء الكبر على وجهه في جنة عدن
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] Telah menceritakan kepadaku [Abdul Aziz bin Abdush Shamad] Telah menceritakan kepada kami [Abu Imran Al Jauni] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dalam surga terdapat kemah yang terbuat dari permata yang berongga dengan luas enam puluh mil. Pada setiap sudutnya terdapat penghuni, namun mereka tidak dapat melihat yang lain, orang-orang mukmin mengelilingi mereka. Dan (di dalam surga juga terdapat) dua kebun yang gelas-gelas, serta segala sesuatu yang berada di dalamnya terbuat dari perak. Tidak ada lagi yang menghalangi antara suatu kaum untuk melihat Rabb mereka kecuali pakaian kesombongan yang melekat di wajah-Nya di dalam Jannah Aden
حدثنا محمد بن المثنى، قال حدثني عبد العزيز بن عبد الصمد، حدثنا ابو عمران الجوني، عن ابي بكر بن عبد الله بن قيس، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " ان في الجنة خيمة من لولوة مجوفة، عرضها ستون ميلا، في كل زاوية منها اهل، ما يرون الاخرين يطوف عليهم المومنون ". " وجنتان من فضة، انيتهما وما فيهما، وجنتان من كذا انيتهما، وما فيهما، وما بين القوم وبين ان ينظروا الى ربهم الا رداء الكبر على وجهه في جنة عدن
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] Telah menceritakan kepadaku [Abdul Aziz bin Abdush Shamad] Telah menceritakan kepada kami [Abu Imran Al Jauni] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dalam surga terdapat kemah yang terbuat dari permata yang berongga dengan luas enam puluh mil. Pada setiap sudutnya terdapat penghuni, namun mereka tidak dapat melihat yang lain, orang-orang mukmin mengelilingi mereka. Dan (di dalam surga juga terdapat) dua kebun yang gelas-gelas, serta segala sesuatu yang berada di dalamnya terbuat dari perak. Tidak ada lagi yang menghalangi antara suatu kaum untuk melihat Rabb mereka kecuali pakaian kesombongan yang melekat di wajah-Nya di dalam Jannah Aden
حدثنا محمد بن المثنى، قال حدثني عبد العزيز بن عبد الصمد، حدثنا ابو عمران الجوني، عن ابي بكر بن عبد الله بن قيس، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " ان في الجنة خيمة من لولوة مجوفة، عرضها ستون ميلا، في كل زاوية منها اهل، ما يرون الاخرين يطوف عليهم المومنون ". " وجنتان من فضة، انيتهما وما فيهما، وجنتان من كذا انيتهما، وما فيهما، وما بين القوم وبين ان ينظروا الى ربهم الا رداء الكبر على وجهه في جنة عدن
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Dalam surga terdapat sebatang pohon yang bilamana seorang yang berkendaraan berjalan di bawahnya selama seratus tahun, maka dia belum habis melewati bayangannya. Karena itu, bacalah jika kalian mau yaitu ayat, 'WA ZHILLIM MAMDUUD (Dan naungan -pohon- yang terbentang luas). (QS. Alwaqi'ah)
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا سفيان، عن ابي الزناد، عن الاعرج، عن ابي هريرة رضى الله عنه يبلغ به النبي صلى الله عليه وسلم قال " ان في الجنة شجرة يسير الراكب في ظلها ماية عام لا يقطعها، واقرءوا ان شيتم {وظل ممدود}
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdurrahim] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Sulaiman] Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] Telah mengabarkan kepada kami [Abu Bisyr] dari [Sa'id bin Jubair] ia berkata; Aku pernah bertanya kepada [Ibnu Abbas] mengenai surat At Taubah, maka ia pun menjelaskan, "Surat At Taubah adalah diistilahkan Al Fadlihah (yang membongkar kejahatan kaum munafik). Ia senantiasa turun dengan ungkapan, 'WA MINHUM.., WA MINHUM.. (Dan di antara mereka.. dan di antara mereka) ' hingga mereka pun menyangka bahwa tidak ada seorang pun yang tersisa dari mereka kecuali disebutkan dalam surat tersebut." Kemudian aku bertanya, "Bagaimana dengan surat Al Anfal? ' Ia menjelaskan, "Surat itu turun pada saat terjadinya perang Badar." Aku bertanya lagi, "Kalau surat Al Hasyr?" Ia pun menjelaskan, "Surat itu turun berkenaan dengan Bani Nadlir
حدثنا محمد بن عبد الرحيم، حدثنا سعيد بن سليمان، حدثنا هشيم، اخبرنا ابو بشر، عن سعيد بن جبير، قال قلت لابن عباس سورة التوبة قال التوبة هي الفاضحة، ما زالت تنزل ومنهم ومنهم، حتى ظنوا انها لم تبق احدا منهم الا ذكر فيها. قال قلت سورة الانفال. قال نزلت في بدر. قال قلت سورة الحشر. قال نزلت في بني النضير
Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Mudrik] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad] Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Sa'id] ia berkta; Aku pernah bertanya kepada [Ibnu Abbas] mengenai surat Al Hasyr, maka ia pun menjawab, "Surat itu adalah surat An Nadlir (surat yang turun berkenaan dengan Bani Nadlir)
حدثنا الحسن بن مدرك، حدثنا يحيى بن حماد، اخبرنا ابو عوانة، عن ابي بشر، عن سعيد، قال قلت لابن عباس رضى الله عنهما سورة الحشر قال قل سورة النضير
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membakar pepohonan kurma Bani Nadlir dan juga memotongnya, yakni Al Buwairah, maka Allah Ta'ala pun menurunkan ayat, "Pepohonan (kurma) yang telah kalian tebang atau yang kalian biarkan berdiri tegak di atas pokoknya adalah atas dasar izin dari Allah, dan untuk menghinakan orang-orang yang fasik." (QS. Alhasyr)
حدثنا قتيبة، حدثنا ليث، عن نافع، عن ابن عمر رضى الله عنهما ان رسول الله صلى الله عليه وسلم حرق نخل بني النضير وقطع، وهى البويرة، فانزل الله تعالى {ما قطعتم من لينة او تركتموها قايمة على اصولها فباذن الله وليخزي الفاسقين}
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] lebih dari sekali dari [Amru] dari [Az Zuhri] dari [Malik bin Aus bin Al Hadatsan] dari [Umar radliallahu 'anhu] ia berkata: "Harta kekayaan Bani Nadlir yang telah dijadikan Fai` oleh Allah atas Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam adalah termasuk harta yang diperoleh tanpa campur tangan sedikit pun dari kaum muslimin, baik itu dengan kuda perang atau yang lainnya. Sesungguhnya harta itu adalah milik Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam secara khusus dan sebagai nafkah bagi keluarganya. Sedangkan sisanya untuk perlengkapan persenjataan perang dan sejumlah kuda perang fi Sabilillah
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا سفيان غير مرة عن عمرو، عن الزهري، عن مالك بن اوس بن الحدثان، عن عمر رضى الله عنه قال كانت اموال بني النضير مما افاء الله على رسوله صلى الله عليه وسلم مما لم يوجف المسلمون عليه بخيل ولا ركاب، فكانت لرسول الله صلى الله عليه وسلم خاصة، ينفق على اهله منها نفقة سنته، ثم يجعل ما بقي في السلاح والكراع، عدة في سبيل الله
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Abdullah] ia berkata, "Semoga Allah melaknati Al Wasyimaat (wanita yang mentato) dan Al Mutawatasyimaat (wanita yang meminta untuk ditato), Al Mutanammishaat (wanita yang mencukur alisnya), serta Al Mutafallijaat (merenggangkan gigi) untuk keindahan, yang mereka merubah-rubah ciptaan Allah." Kemudian ungkapan itu sampai kepada salah seorang wanita dari Bani Asad yang biasa dipanggil Ummu Ya'qub. Lalu wanita itu pun datang dan berkata, "Telah sampai kepadaku berita tentang Anda. Bahwa Anda telah melaknat yang ini dan itu." Abdullah berkata, "Mengapakah aku tidak melaknat mereka yang telah dilaknat oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mereka yang terdapat di dalam Kitabullah?." Kemudian wanita berkata, "Sungguh, aku telah membaca di atara kedua lembarannya, namun di dalamnya aku tidaklah mendapatkan apa yang telah Anda katakan." Abdullah menjelaskan, "Sekiranya Anda membacanya secara keseluruhan, maka niscaya saudari akan menemukannya. Bukankah Allah telah berfirman: 'Apa yang dibawa Rasul untuk kalian, maka ambillah, sedangkan apa yang dilarangnya, maka tingalkanlah? '" (QS. Alhasyr 7). Wanita itu menjawab, "Ya, benar." Abdullah melanjutkan, "Sesungguhnya beliau telah melarang hal itu." Wanita itu kembali berkata, "Tetapi, sesungguhnya aku menduga kuat, bahwa isteri anda sendiri melakukan hal itu." Abdullah berkata, "Kalau itu anggapanmu, berangkatlah dan lihatlah." Lalu wanita itu pun pergi untuk melihatnya, namun ternyata tidak mendapatkan kebenaran dugaannya sedikit pun. Kemudian Abdullah pun berkata, "Sekiranya isteriku seperti itu, niscaya aku tidak akan mencampurinya
حدثنا محمد بن يوسف، حدثنا سفيان، عن منصور، عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله، قال لعن الله الواشمات والموتشمات والمتنمصات والمتفلجات للحسن المغيرات خلق الله. فبلغ ذلك امراة من بني اسد يقال لها ام يعقوب، فجاءت فقالت انه بلغني انك لعنت كيت وكيت. فقال وما لي لا العن من لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم ومن هو في كتاب الله فقالت لقد قرات ما بين اللوحين فما وجدت فيه ما تقول. قال لين كنت قراتيه لقد وجدتيه، اما قرات {وما اتاكم الرسول فخذوه وما نهاكم عنه فانتهوا}. قالت بلى. قال فانه قد نهى عنه. قالت فاني ارى اهلك يفعلونه. قال فاذهبي فانظري. فذهبت فنظرت فلم تر من حاجتها شييا، فقال لو كانت كذلك ما جامعتها
Telah menceritakan kepada kami [Ali] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] ia berkata; Aku menuturkan kepada [Ibnu Abis] hadits [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Abdullah radliallahu 'anhu], ia berkata: "Semoga Allah melaknat Al Washilah (wanita yang menyambung rambutnya)." Maka Ia pun berkata, "Aku mendengarnya dari seorang wanita yang biasa dipanggil [Ummu Ya'qub], dari [Abdullah], sebagaimana hadis Manshur
حدثنا علي، حدثنا عبد الرحمن، عن سفيان، قال ذكرت لعبد الرحمن بن عابس حديث منصور عن ابراهيم، عن علقمة، عن عبد الله رضى الله عنه قال لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الواصلة فقال سمعته من امراة يقال لها ام يعقوب عن عبد الله مثل حديث منصور
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] yakni Ibnu Ayyasy, dari [Husain] dari [Amru bin Maimun] ia berkata; [Umar bin Al Khaththab] radliallahu 'anhu berkata, "Aku wasiatkan khalifah untuk memperhatikan kaum Muhajirin yang pertama-tama kali hijrah, agar ia mengetahui apa yang menjadi hak mereka. Dan aku juga wasiatkan khalifah untuk memperhatikan orang-orang Anshar yang telah menyediakan tempat kediaman dan keimanan sebelum Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berhijrah, agar ia menerima orang yang berbuat baik dari mereka dan memaafkan orang yang berbuat buruk dari mereka
حدثنا احمد بن يونس، حدثنا ابو بكر، عن حصين، عن عمرو بن ميمون، قال قال عمر رضى الله عنه اوصي الخليفة بالمهاجرين الاولين ان يعرف لهم حقهم، واوصي الخليفة بالانصار الذين تبوءوا الدار والايمان من قبل ان يهاجر النبي صلى الله عليه وسلم ان يقبل من محسنهم ويعفو عن مسييهم
Telah menceritakan kepadaku [Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir] Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] Telah menceritakan kepada kami [Fudlail bin Ghazwan] Telah menceritakan kepada kami [Abu Hazim Al Asyja'i] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] ia berkata; Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, sungguh, aku mengalami kesulitan (tidak mendapatkan makanan)." Maka beliau pun mengutus seseorang kepada isteri-isterinya, namun ternyata utusan itu tidak mendapatkan (sesuatu makanan pun). Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidakkah ada seorang pun yang mau menjamunya untuk malam hari ini, semoga Allah merahmatinya." Kemudian berdirilah seorang laki-laki dari kalangan Anshar seraya berkata, "Aku wahai Rasulullah." Lalu laki-laki itu pun pergi menemui keluarganya dan berkata kepada isterinya, "Ini adalah tamu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, janganlah kamu mengecewakannya barang sedikit pun." Sang isteri pun berkata, "Demi Allah, aku tidak lagi memiliki apa-apa kecuali makanan untuk anak kita yang kecil." Laki-laki itu berkata, "Jika anak-anak ingin makan malam, maka tidurkanlah mereka. Lalu kemarilah dan matikanlah lampu, kemudian kita berpura-pura menyantap makanan." Akhirnya sang isteri pun melakukannya. Pada keesokan harinya, laki-laki itu pun menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau pun bersabda: "Sungguh, Allah merasa ta'ajjub atau tertawa lantaran apa yang dilakukan si Fulan dan si Fulanah." Sehinngga Allah 'azza wajalla pun menurunkan ayat, "Dan mereka lebih mementingkan yang lain, meskipun mereka sendiri sangat kesusahan." (QS. Alhasyr)
حدثني يعقوب بن ابراهيم بن كثير، حدثنا ابو اسامة، حدثنا فضيل بن غزوان، حدثنا ابو حازم الاشجعي، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال اتى رجل رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال يا رسول الله اصابني الجهد فارسل الى نسايه فلم يجد عندهن شييا، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " الا رجل يضيف هذه الليلة يرحمه الله ". فقام رجل من الانصار فقال انا يا رسول الله. فذهب الى اهله فقال لامراته ضيف رسول الله صلى الله عليه وسلم لا تدخريه شييا. قالت والله ما عندي الا قوت الصبية. قال فاذا اراد الصبية العشاء فنوميهم، وتعالى فاطفيي السراج ونطوي بطوننا الليلة. ففعلت ثم غدا الرجل على رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال " لقد عجب الله عز وجل او ضحك من فلان وفلانة ". فانزل الله عز وجل {ويوثرون على انفسهم ولو كان بهم خصاصة}
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Dinar] ia berkata, Telah menceritakan kepadaku [Al Hasan bin Muhammad bin Ali] bahwa ia mendengar [Ubaidullah bin Abu Rafi'] sekretaris Ali, berkata, Aku mendengar [Ali radliallahu 'anhu] berkata; Aku, Zubair dan Miqdad pernah diutus oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan bersabda: "Berangkatlah kalian hingga kalian tiba di Raudlah Khakh, sebab di tempat itu ada seorang wanita yang membawa surat, dan ambillah surat itu darinya." Setelah itu, kami pun segera pergi dengan memacu kuda berlari kencang hingga kami sampai di Ar Raudlah, dan ternyata kami pun mendapati seorang wanita yang dimaksud. Kami berkata, "Tolong keluarkan surat itu." Wanita itu menjawab, "Aku tidak membawa surat?" kami katakan, "Kamu keluarkan kitab itu, ataukah kami benar-benar akan melucuti pakaianmu." Akhirnya wanita itu pun mengeluarkan surat dari jalinan rambutnya. Dan kami segera membawanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan ternyata surat itu ditulis oleh Hathib bin Balta'ah dan akan disampaikan kepada orang-orang musyrik yang bertempat tingga di Makkah. Ia mengabarkan tentang beberapa agenda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Apa-apaan ini wahai Hathib?" Hathib berkata, "Janganlah Anda terburu-buru dalam memberikan putusan atasku wahai Rasulullah. Aku adalah seorang yang berkebangsaan Quraisy, namun aku bukanlah bagian dari diri mereka. Orang-orang yang bersama Anda dari kalangan Muhajirin sesungguhnya memiliki kerabat yang dapat memberikan pengamanan untuk keluarga dan juga harta mereka di Makkah. Karena itulah aku ingin ketika aku tidak lagi memiliki pertalian nasab terhadap mereka untuk berbuat sesuatu yang dengannya mereka mau turut menjaga kerabatku. Tidaklah aku melakukannya karena kekufuran atau lantaran murtad dari agamaku." Akhirnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya, ia telah berkata jujur pada kalian." Tiba-tiba Umar berkata, "Izinkanlah aku untuk menebas lehernya wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Sesungguhnya ia turut dalam peperangan Badar. Apa alasanmu, bukankah Allah telah memberikan kekhususan terhadap Ahlu Badar seraya berfirman: 'Beramallah kalian, sesuka kalian. Sesungguhnya, Aku telah mengampuni kalian.'" Amru berkata; Terkait denga peristiwa ini, maka turun pulalah ayat: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian sebagai wali." (QS. Almumtahanah 1) Aku tidak tahu, apakah itu adalah ayat yang tercantum di dalam hadis, ataukah ungkapannya Amru. Ali menceritakan kepada kami; Ia berkata; Pernah diceritakan kepada Sufyan bahwa, dalam persoalan ini turunlah ayat: "Janganlah kalian menjadikan musuh-Ku dan musuh kalian sebagai wali." (QS. Almumtahanah 1) Maka Sufyan berkata, "Hal ini terkait dengan peristiwa itu. Aku menghafalnya dari Amru dan aku tidaklah meninggalkan satu huruf pun darinya. Dan aku belum pernah melihat orang yang menghafalnya selain aku
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'dari] Telah menceritakan kepada kami [Anak saudaraku Ibnu Syihab] dari [pamannya] Telah mengabarkan kepadaku [Urwah] bahwanya [Aisyah radliallahu 'anha] Telah mengabarkan kepadanya, bahwasanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menguji kaum wanita yang berhijrah kepadanya dengan ayat ini: "Wahai sang Nabi, apabila wanita-wanita mukminat datang kepadaku hendak berbai'at -hingga firman-Nya- (Allah) Maha Pengampun dan juga Penyayang." (QS. Almumtahanah 2). Urwah berkata; Aisyah berkata; Wanita-wanita mukminat yang mengikrarkan syarat ini, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda padanya: "Sesungguhnya aku telah membai'atmu." Yakni beliau membai'atnya hanya sebatas ungkapan. Dan demi Allah, tangan beliau tidak pernah menyentuh tangan seorang wanita pun dalam berbai'at. Beliau tidak pernah membaiat mereka kecuali dengan ungkapan: "Sungguh, aku telah membai'atmu atas perkataan itu." Hadits ini dikuatkan oleh [Yunus], [Ma'mar] dan [Abdurrahman bin Ishaq] dari [Az Zuhri]. Dan [Ishaq bin Rasyid] berkata; dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dan ['Amrah]
حدثنا اسحاق، حدثنا يعقوب بن ابراهيم، حدثنا ابن اخي ابن شهاب، عن عمه، اخبرني عروة، ان عايشة رضى الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم اخبرته ان رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يمتحن من هاجر اليه من المومنات بهذه الاية، بقول الله {يا ايها النبي اذا جاءك المومنات يبايعنك} الى قوله {غفور رحيم}. قال عروة قالت عايشة فمن اقر بهذا الشرط من المومنات قال لها رسول الله صلى الله عليه وسلم " قد بايعتك ". كلاما ولا والله ما مست يده يد امراة قط في المبايعة، ما يبايعهن الا بقوله " قد بايعتك على ذلك ". تابعه يونس ومعمر وعبد الرحمن بن اسحاق عن الزهري. وقال اسحاق بن راشد عن الزهري عن عروة وعمرة
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ma'mar] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits] Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Hafshah binti Sirin] dari [Ummu 'Athiyyah radliallahu 'anha] ia berkata; Kami berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau pun membacakan ayat kepada kami: "Dan janganlah mereka menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun." Kemudian beliau juga melarang kami untuk melakukan Niyahah (meratap saat tertimpa musibah). Lalu seorang wanita menggenggam tangannya dan berkata, "Sesungguhnya si Fulanah telah membahagiakanku, dan aku ingin segera membalasnya." Namun, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak berkata apa pun pada wanita itu. Wanita itu pergi, kemudian kembali lagi, dan beliau pun membai'atnya
حدثنا ابو معمر، حدثنا عبد الوارث، حدثنا ايوب، عن حفصة بنت سيرين، عن ام عطية رضى الله عنها قالت بايعنا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقرا علينا {ان لا يشركن بالله شييا} ونهانا عن النياحة، فقبضت امراة يدها فقالت اسعدتني فلانة اريد ان اجزيها. فما قال لها النبي صلى الله عليه وسلم شييا فانطلقت ورجعت فبايعها
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [bapakku] ia berkata, Aku mendengar [Az Zubair] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] terkait dengan firman Allah Ta'ala: "Dan janganlah mereka mendurhakaimu dalam kebaikan." Ia berkata, "Sesungguhnya hal itu hanyalah syarat yang Allah persyaratkan untuk kaum wanita
حدثنا عبد الله بن محمد، حدثنا وهب بن جرير، قال حدثنا ابي قال، سمعت الزبير، عن عكرمة، عن ابن عباس، في قوله تعالى {ولا يعصينك في معروف} قال انما هو شرط شرطه الله للنساء
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا عمرو بن دينار، قال حدثني الحسن بن محمد بن علي، انه سمع عبيد الله بن ابي رافع، كاتب علي يقول سمعت عليا رضى الله عنه يقول بعثني رسول الله صلى الله عليه وسلم انا والزبير والمقداد فقال " انطلقوا حتى تاتوا روضة خاخ فان بها ظعينة معها كتاب فخذوه منها ". فذهبنا تعادى بنا خيلنا حتى اتينا الروضة فاذا نحن بالظعينة فقلنا اخرجي الكتاب فقالت ما معي من كتاب. فقلنا لتخرجن الكتاب او لنلقين الثياب. فاخرجته من عقاصها فاتينا به النبي صلى الله عليه وسلم فاذا فيه من حاطب بن ابي بلتعة الى اناس من المشركين ممن بمكة يخبرهم ببعض امر النبي صلى الله عليه وسلم فقال النبي صلى الله عليه وسلم " ما هذا يا حاطب ". قال لا تعجل على يا رسول الله اني كنت امرا من قريش ولم اكن من انفسهم وكان من معك من المهاجرين لهم قرابات يحمون بها اهليهم واموالهم بمكة فاحببت اذ فاتني من النسب فيهم ان اصطنع اليهم يدا يحمون قرابتي وما فعلت ذلك كفرا ولا ارتدادا عن ديني. فقال النبي صلى الله عليه وسلم " انه قد صدقكم ". فقال عمر دعني يا رسول الله فاضرب عنقه. فقال " انه شهد بدرا وما يدريك لعل الله عز وجل اطلع على اهل بدر فقال اعملوا ما شيتم فقد غفرت لكم ". قال عمرو ونزلت فيه {يا ايها الذين امنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم} قال لا ادري الاية في الحديث او قول عمرو. حدثنا علي قيل لسفيان في هذا فنزلت {لا تتخذوا عدوي} قال سفيان هذا في حديث الناس حفظته من عمرو وما تركت منه حرفا وما ارى احدا حفظه غيري