Loading...

Loading...
Kitab
504 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Hafsh] Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dia berkata; Aku mendengar [Abu Shalih] berkata; Aku mendengar [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Antara dua tiupan sangkakala terdapat empat puluh." Mereka bertanya: Hai Abu Hurairah? Empat puluh harikah? Abu Hurairah berkata: 'Aku enggan menjawab.' Mereka bertanya: Empat puluh tahunkah? Abu Hurairah berkata: Aku enggan menjawab. Mereka bertanya: 'Empat puluh bulankah? ' Abu Hurairah berkata: Aku enggan menjawab. Ia berkata: Tidak ada sesuatupu pun melainkan telah hancur kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor. Dari situlah manusia disusun
حدثنا عمر بن حفص، حدثنا ابي قال، حدثنا الاعمش، قال سمعت ابا صالح، قال سمعت ابا هريرة، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " بين النفختين اربعون ". قالوا يا ابا هريرة اربعون يوما قال ابيت. قال اربعون سنة قال ابيت. قال اربعون شهرا. قال ابيت، ويبلى كل شىء من الانسان الا عجب ذنبه، فيه يركب الخلق
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Abu Katsir] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ibrahim At Taimi] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Urwah bin Zubair] dia berkata kepada [Abdullah bin Amru bin Al Ash]; "Kabarkanlah kepadaku perbuatan paling kejam yang dilakukan kaum musyrikin terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Dia berkata; "Ketika Rasulullah sedang shalat di halaman Ka'bah tiba-tiba `Uqbah bin Abi Mu'aith menghampiri beliau dan menarik bahunya shallallahu 'alaihi wasallam serta melilitkan bajunya ke leher beliau dan mencekiknya kuat-kuat. Kemudian Abu Bakar mendekatinya, lalu dia menarik bahunya dan mendorongnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Rabbku adalah Allah, padahal telah datang kepadamu keterangan-keterangan dari Rabbmu
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا الوليد بن مسلم، حدثنا الاوزاعي، قال حدثني يحيى بن ابي كثير، قال حدثني محمد بن ابراهيم التيمي، قال حدثني عروة بن الزبير، قال قلت لعبد الله بن عمرو بن العاص اخبرني باشد، ما صنع المشركون برسول الله صلى الله عليه وسلم قال بينا رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي بفناء الكعبة، اذ اقبل عقبة بن ابي معيط، فاخذ بمنكب رسول الله صلى الله عليه وسلم ولوى ثوبه في عنقه فخنقه خنقا شديدا، فاقبل ابو بكر فاخذ بمنكبه، ودفع عن رسول الله صلى الله عليه وسلم وقال {اتقتلون رجلا ان يقول ربي الله وقد جاءكم بالبينات من ربكم}
Telah menceritakan kepada kami [As Shalt bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zura'i] dari [Rauh bin Al Qasim] dari [Manshur] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] dari [Ibnu Mas'ud] mengenai firman Allah: "Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan." (Fushshilat: 22). Ada dua orang Quraisy salah dan seorang lagi dari Tsaqif, atau dua orang dari Tsaqif sedangkan satu lagi dari Quraisy disisi Ka'bah. Salah seorang mereka berkata kepada yang lainnya; Apakah menurut kalian Allah mendengar perkataan kita ini? Sebagian berkata: Dia mendengar sebagian saja. Sebagian yang lain berkata; Jika Dia mendengar sebagiannya pasti Dia mendengar semuanya. Maka turunlah ayat; "Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan." (Fushshilat:)
حدثنا الصلت بن محمد، حدثنا يزيد بن زريع، عن روح بن القاسم، عن منصور، عن مجاهد، عن ابي معمر، عن ابن مسعود، {وما كنتم تستترون ان يشهد، عليكم سمعكم} الاية كان رجلان من قريش وختن لهما من ثقيف، او رجلان من ثقيف وختن لهما من قريش في بيت فقال بعضهم لبعض اترون ان الله يسمع حديثنا قال بعضهم يسمع بعضه. وقال بعضهم لين كان يسمع بعضه لقد يسمع كله. فانزلت {وما كنتم تستترون ان يشهد عليكم سمعكم ولا ابصاركم} الاية
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Manshur] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah radliallahu 'anhu] dia berkata; Suatu ketika ada tiga orang berkumpul di samping Ka'bah; dua orang dari Quraisy dan satu orang dari Tsaqif atau yang dua orang dari Tsaqif dan satu orang dari Quraisy, perut mereka besar namun hati mereka sedikit memiliki ilmu, lalu salah seorang dari mereka berkata: Apakah menurut kalian Allah mendengar apa yang kita katakan? Yang lain berkata: Jika kita berbicara dengan keras Dia mendengarnya dan jika kita berkata dengan pelan Dia tidak mendengarnya, sedangkan yang lainnya lagi berkata: Jika Dia mendengar ketika kita bicara keras, pasti Dia juga mendengar ketika kita bicara pelan. kemudian Allah menurunkan ayat: "Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan" (Fushshilat: 22). [Sufyan] bercerita kepada kami mengenai Hadits ini, ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Manshur] atau [Ibnu Abu Najih] atau [Humaid] salah satu atau dua orang dari mereka. Kemudian ia menetapkan riwayat Manshur dengan meninggalkan yang lainnya. Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ali] Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan At Tsauri] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Manshur] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah] dengan Hadits yang serupa
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا منصور، عن مجاهد، عن ابي معمر، عن عبد الله رضى الله عنه قال اجتمع عند البيت قرشيان وثقفي او ثقفيان وقرشي كثيرة شحم بطونهم قليلة فقه قلوبهم فقال احدهم اترون ان الله يسمع ما نقول قال الاخر يسمع ان جهرنا ولا يسمع ان اخفينا. وقال الاخر ان كان يسمع اذا جهرنا فانه يسمع اذا اخفينا فانزل الله عز وجل {وما كنتم تستترون ان يشهد عليكم سمعكم ولا ابصاركم ولا جلودكم} الاية. وكان سفيان يحدثنا بهذا فيقول حدثنا منصور او ابن ابي نجيح او حميد احدهم او اثنان منهم، ثم ثبت على منصور، وترك ذلك مرارا غير واحدة. حدثنا عمرو بن علي، حدثنا يحيى، حدثنا سفيان الثوري، قال حدثني منصور، عن مجاهد، عن ابي معمر، عن عبد الله، بنحوه
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdul Malik bin Maisarah] dia berkata; Aku mendengar [Thawus] dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] bahwa ia ditanya mengenai firman Allah: kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan … (QS. Asysyura 23), maka Sa'id bin Jubair berkata; 'Qurbaa' maksudnya adalah Keluarga Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Ibnu 'Abbas berkata; "Engkau terlalu terburu-buru, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bukanlah marga (clan) dari Quraisy selain beliau shallallahu 'alaihi wasallam hanyalah mempunyai hubungan keluarga dengan mereka. Ibnu Abbas berkata; maksudnya kecuali kalian bisa menyambung hubungan kekeluargaan antara diriku dengan kalian
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا محمد بن جعفر، حدثنا شعبة، عن عبد الملك بن ميسرة، قال سمعت طاوسا، عن ابن عباس رضى الله عنهما . انه سيل عن قوله {الا المودة في القربى} فقال سعيد بن جبير قربى ال محمد صلى الله عليه وسلم فقال ابن عباس عجلت ان النبي صلى الله عليه وسلم لم يكن بطن من قريش الا كان له فيهم قرابة فقال الا ان تصلوا ما بيني وبينكم من القرابة
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Minhal] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Amru] dari ['Atha] dari [Shafwan bin Ya'la] dari [Bapaknya] dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di atas mimbar membaca ayat: Mereka berseru: "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja." (Az Zukhruf: 77). Qatadah berkata; MATSALAN LIL AAKHARIIN; Yaitu pelajaran bagi orang-orang sesudah mereka
حدثنا حجاج بن منهال، حدثنا سفيان بن عيينة، عن عمرو، عن عطاء، عن صفوان بن يعلى، عن ابيه، قال سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقرا على المنبر {ونادوا يا مالك ليقض علينا ربك} وقال قتادة مثلا للاخرين عظة لمن بعدهم. وقال غيره {مقرنين} ضابطين يقال فلان مقرن لفلان ضابط له والاكواب الاباريق التي لا خراطيم لها {اول العابدين} اى ما كان فانا اول الانفين وهما لغتان رجل عابد وعبد وقرا عبد الله {وقال الرسول يا رب} ويقال اول العابدين الجاحدين من عبد يعبد
Telah menceritakan kepada kami ['Abdan] dari [Abu Hamzah] dari [Al A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dari [Abdullah] dia berkata; lima hal telah berlalu; Kabut, kekalahan Ramawi, terbelah bulan, Hantaman keras dan kematian
حدثنا عبدان، عن ابي حمزة، عن الاعمش، عن مسلم، عن مسروق، عن عبد الله، قال مضى خمس الدخان والروم والقمر والبطشة واللزام
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dia berkata; [Abdullah] berkata; sesungguhnya ayat ini adalah bagi orang-orang Quraisy tatkala mereka durhaka kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. lalu beliau mendoakan mereka agar tertimpa kelaparan seperti kaum Yusuf. Mereka tertimpa kemarau dan penderitaan hingga seseorang melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit, hingga mereka memakan tulang karena musim kemarau itu. Maka Allah menurunkan ayat: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia." (Ad Dukhaan: 10). Seseorang kemudian mendatangi nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata: Wahai Rasulullah, mintakan hujan pada Allah untuk Mudlar karena mereka telah binasa. Beliau bersabda kepada Mudlar: "Sesungguhnya kau gegabah." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa meminta hujan untuk mereka lalu Allah 'azza wajalla menurunkan hujan, lalu turunlah ayat: "Sesungguhnya (kalau) kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit. Sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar)." (Ad Dukhaan: 10-15). Dan saat mereka mendapatkan kemakmuran, mereka kembali lagi seperti semula. Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan: (Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan. (Ad Dukhaan: 16). Abdullah berkata: Maksudnya yaitu perang Badar
حدثنا يحيى، حدثنا ابو معاوية، عن الاعمش، عن مسلم، عن مسروق، قال قال عبد الله انما كان هذا لان قريشا لما استعصوا على النبي صلى الله عليه وسلم دعا عليهم بسنين كسني يوسف، فاصابهم قحط وجهد حتى اكلوا العظام، فجعل الرجل ينظر الى السماء فيرى ما بينه وبينها كهيية الدخان من الجهد، فانزل الله تعالى {فارتقب يوم تاتي السماء بدخان مبين * يغشى الناس هذا عذاب اليم} قال فاتي رسول الله صلى الله عليه وسلم فقيل يا رسول الله استسق الله لمضر، فانها قد هلكت. قال " لمضر انك لجريء ". فاستسقى فسقوا. فنزلت {انكم عايدون} فلما اصابتهم الرفاهية عادوا الى حالهم حين اصابتهم الرفاهية. فانزل الله عز وجل {يوم نبطش البطشة الكبرى انا منتقمون} قال يعني يوم بدر
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Abu Ad Dluha] dari [Masruq] dia berkata; ketika aku menemui [Abdullah] dia berkata; Diantara tanda pemahaman (ilmu) seseorang adalah dengan mengatakan Allahu a'lam untuk sesuatu yang tidak ia ketahui. Sesungguhnya Allah berfirman kepada Nabi-Nya: Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas da'wahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. (Shaad: 86). Sesunggunya kaum Quraisy tatkala menyerang Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mendurhakai beliau, beliau mendoakan mereka: "Ya Allah timpakan kepada mereka kelaparan seperti kaum Yusuf. Maka mereka tertimpa tahun kekeringan dan penderitaan hingga mereka memakan tulang dan bangkai. Seseorang melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit karena kelaparan. Lalu mereka berkata; "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman." Maka dikatakan kepada beliau, jika kami lenyapkan adzab dari mereka, mereka akan kembali durhaka. Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memohon kepada Rabbnya, Allah pun melenyapkannya dari mereka. Kemudian mereka kembali durhaka. Maka Allah membalas mereka pada hari perang Badar, itulah yang dimaksud firman Allah: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih." Hingga ayat: Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan
حدثنا يحيى، حدثنا وكيع، عن الاعمش، عن ابي الضحى، عن مسروق، قال دخلت على عبد الله فقال ان من العلم ان تقول لما لا تعلم الله اعلم، ان الله قال لنبيه صلى الله عليه وسلم {قل ما اسالكم عليه من اجر وما انا من المتكلفين} ان قريشا لما غلبوا النبي صلى الله عليه وسلم واستعصوا عليه قال اللهم اعني عليهم بسبع كسبع يوسف فاخذتهم سنة اكلوا فيها العظام والميتة من الجهد حتى جعل احدهم يرى ما بينه وبين السماء كهيية الدخان من الجوع قالوا  ربنا اكشف عنا العذاب انا مومنون  فقيل له ان كشفنا عنهم عادوا فدعا ربه فكشف عنهم فعادوا فانتقم الله منهم يوم بدر فذلك قوله تعالى  فارتقب يوم تاتي السماء بدخان مبين الى قوله جل ذكره انا منتقمون
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Hazim] dari [Al A'masy] dari [Abu Ad Dluha] dari [Masruq] dia berkata; Aku menemui [Abdullah] lalu ia berkata; Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tatkala menyeru kaum Quraisy, mereka mendustakannya dan berbuat durhaka kepada beliau. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: "Ya Allah timpakan kepada mereka kelaparan seperti kaum Yusuf. Maka mereka tertimpa tahun kelaparan hingga mereka memakan bangkai. Salah seorang dari mereka berdiri melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit karena kelaparan dan keletihan. Kemudian Abdullah membaca: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih." Hingga ayat: Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). Abdullah berkata; Maka bagaimana siksa itu akan dilenyapkan dari mereka pada hari kiamat? Dia juga berkata; 'Hantaman keras maksudnya adalah pada waktu perang Badar
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا جرير بن حازم، عن الاعمش، عن ابي الضحى، عن مسروق، قال دخلت على عبد الله ثم قال ان رسول الله صلى الله عليه وسلم لما دعا قريشا كذبوه واستعصوا عليه فقال " اللهم اعني عليهم بسبع كسبع يوسف ". فاصابتهم سنة حصت يعني كل شىء حتى كانوا ياكلون الميتة فكان يقوم احدهم فكان يرى بينه وبين السماء مثل الدخان من الجهد والجوع ثم قرا {فارتقب يوم تاتي السماء بدخان مبين * يغشى الناس هذا عذاب اليم} حتى بلغ {انا كاشفو العذاب قليلا انكم عايدون} قال عبد الله افيكشف عنهم العذاب يوم القيامة قال والبطشة الكبرى يوم بدر
Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Khalid] Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sulaiman] dan [Manshur] dari [Abu Ad Dluha] dari [Masruq] dia berkata; [Abdullah] berkata; Sesungguhnya Allah mengutus Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas da'wahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. (Shaad: 86). Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tatkala melihat kaum Quraisy berbuat durhaka kepada beliau, beliau shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: "Ya Allah timpakan kepada mereka kelaparan seperti kaum Yusuf. Maka mereka tertimpa tahun kelaparan hingga mereka memakan tulang dan kulit. Yang lainnya mengatakan; hingga memakan kulit dan bangkai. Salah seorang dari mereka berdiri melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit. Kemudian Abu Sufyan menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; Wahai Muhammad, sesungguhnya kaummu telah binasa, maka do'akanlah kepada Allah agar Dia melenyapkan adzab dari mereka. Lalu beliau mendoakannya. Kemudian beliau bersabda: 'Apakah kalian akan kembali durhaka setelah ini? Sedangkan di dalam Hadits Manshur disebutkan; Kemudian beliau membaca: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih." Hingga ayat: Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). Abdullah berkata; Maka bagaimana siksa itu akan dilenyapkan dari mereka pada hari kiamat? Padahal telah berlalu kabut, hantaman keras dan kematian. Yang lainnya menambahkan; dan terbelahnya bulan. Dan satu lagi menambahkan; dan kekalahan Ramawi
حدثنا بشر بن خالد، اخبرنا محمد، عن شعبة، عن سليمان، ومنصور، عن ابي الضحى، عن مسروق، قال قال عبد الله ان الله بعث محمدا صلى الله عليه وسلم وقال {قل ما اسالكم عليه من اجر وما انا من المتكلفين} فان رسول الله صلى الله عليه وسلم لما راى قريشا استعصوا عليه فقال " اللهم اعني عليهم بسبع كسبع يوسف ". فاخذتهم السنة حتى حصت كل شىء حتى اكلوا العظام والجلود فقال احدهم حتى اكلوا الجلود والميتة وجعل يخرج من الارض كهيية الدخان فاتاه ابو سفيان فقال اى محمد ان قومك قد هلكوا فادع الله ان يكشف عنهم فدعا ثم قال " تعودوا بعد هذا ". في حديث منصور ثم قرا {فارتقب يوم تاتي السماء بدخان مبين} الى {عايدون} ايكشف عذاب الاخرة فقد مضى الدخان والبطشة واللزام وقال احدهم القمر وقال الاخر الروم
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dari [Abdullah] dia berkata; lima hal telah berlalu; "Kematian, kekalahan Ramawi, hantaman keras, terbelahnya bulan, dan kabut
حدثنا يحيى، حدثنا وكيع، عن الاعمش، عن مسلم، عن مسروق، عن عبد الله، قال خمس قد مضين اللزام والروم والبطشة والقمر والدخان
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Az Zuhri] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Azza wa Jalla berfirman: Anak Adam telah menyakiti-Ku dia suka mencela masa. Padahal Aku pencipta masa. Akulah yang menggilir siang dan malam
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا الزهري، عن سعيد بن المسيب، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " قال الله عز وجل يوذيني ابن ادم، يسب الدهر وانا الدهر، بيدي الامر، اقلب الليل والنهار
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ismail] Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Yusuf bin Mahik] dia berkata; Mu'awiyah mengangkat Marwan untuk pemimpin di Hijaz. Lalu Marwan menyebut-nyebut kebaikan Yazid bin Mu'wiyah agar ia dibai'at setelah bapaknya. Kemudian Abdurrahman bin Abu Bakr berkata sesuatu kepadanya yang membuat ia marah. Maka Marwan berkata; Tangkaplah ia. Abdurrahman pun masuk ke rumah Aisyah hingga mereka tidak mampu menangkapnya. Marwan berkata; Rumah ini adalah rumah yang di dalamnya Allah menurunkan ayat: Dan orang yang berkata kepada dua orang ibu bapaknya: "Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku?, (Al Ahqaf: 17). Maka [Aisyah] pun berkata dibalik tabir; Allah tidak menurunkan sesuatu pun dari Al Qur'an kepada kami, kecuali Dia hanya menurunkan tentang udzurku (pembebasanku) mengenai berita bohong
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا ابو عوانة، عن ابي بشر، عن يوسف بن ماهك، قال كان مروان على الحجاز استعمله معاوية، فخطب فجعل يذكر يزيد بن معاوية، لكى يبايع له بعد ابيه، فقال له عبد الرحمن بن ابي بكر شييا، فقال خذوه. فدخل بيت عايشة فلم يقدروا {عليه} فقال مروان ان هذا الذي انزل الله فيه {والذي قال لوالديه اف لكما اتعدانني}. فقالت عايشة من وراء الحجاب ما انزل الله فينا شييا من القران الا ان الله انزل عذري
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin 'Isa] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahab] Telah mengabarkan kepada kami [Amru] bahwa [Abu An Nadrl] menceritakan kepadanya, dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Aisyah radliallahu 'anha] -istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam- ia berkata; "Saya tidak pernah melihat Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam tertawa terbahak-bahak hingga terlihat anak lidahnya, beliau hanya tersenyum." Aisyah berkata; "Apabila beliau melihat awan atau angin maka hal itu dapat diketahui pada wajahnya." Dia berkata; "Wahai Rasulullah! Apabila orang-orang melihat awan, mereka sangat bahagia berharap supaya turun hujan. Sedangkan saya melihat engkau setiap kali melihatnya tampak kekhawatiran di wajahmu." Beliau bersabda: "Wahai Aisyah! Saya tidak merasa aman, jangan-jangan isinya mendatangkan siksaan. Telah diadzab suatu kaum dengan angin dan suatu kaum lagi melihat adzab, namun dia malah mengatakan; 'Ini adalah awan yang mengandung hujan, yang akan menghujani kami (padahal justru awan itu akan mendatangkan siksa) '. (QS. Al Ahqaf)
حدثنا احمد، حدثنا ابن وهب، اخبرنا عمرو، ان ابا النضر، حدثه عن سليمان بن يسار، عن عايشة رضى الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم قالت ما رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم ضاحكا حتى ارى منه لهواته، انما كان يتبسم. قالت وكان اذا راى غيما او ريحا عرف في وجهه. قالت يا رسول الله ان الناس اذا راوا الغيم فرحوا، رجاء ان يكون فيه المطر، واراك اذا رايته عرف في وجهك الكراهية. فقال " يا عايشة ما يومني ان يكون فيه عذاب عذب قوم بالريح، وقد راى قوم العذاب فقالوا {هذا عارض ممطرنا}
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin 'Isa] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahab] Telah mengabarkan kepada kami [Amru] bahwa [Abu An Nadrl] menceritakan kepadanya, dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Aisyah radliallahu 'anha] -istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam- ia berkata; "Saya tidak pernah melihat Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam tertawa terbahak-bahak hingga terlihat anak lidahnya, beliau hanya tersenyum." Aisyah berkata; "Apabila beliau melihat awan atau angin maka hal itu dapat diketahui pada wajahnya." Dia berkata; "Wahai Rasulullah! Apabila orang-orang melihat awan, mereka sangat bahagia berharap supaya turun hujan. Sedangkan saya melihat engkau setiap kali melihatnya tampak kekhawatiran di wajahmu." Beliau bersabda: "Wahai Aisyah! Saya tidak merasa aman, jangan-jangan isinya mendatangkan siksaan. Telah diadzab suatu kaum dengan angin dan suatu kaum lagi melihat adzab, namun dia malah mengatakan; 'Ini adalah awan yang mengandung hujan, yang akan menghujani kami (padahal justru awan itu akan mendatangkan siksa) '. (QS. Al Ahqaf)
حدثنا احمد، حدثنا ابن وهب، اخبرنا عمرو، ان ابا النضر، حدثه عن سليمان بن يسار، عن عايشة رضى الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم قالت ما رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم ضاحكا حتى ارى منه لهواته، انما كان يتبسم. قالت وكان اذا راى غيما او ريحا عرف في وجهه. قالت يا رسول الله ان الناس اذا راوا الغيم فرحوا، رجاء ان يكون فيه المطر، واراك اذا رايته عرف في وجهك الكراهية. فقال " يا عايشة ما يومني ان يكون فيه عذاب عذب قوم بالريح، وقد راى قوم العذاب فقالوا {هذا عارض ممطرنا}
Telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Makhlad] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Mu'awiyah bin Abu Muzarrad] dari [Sa'id bin Yasar] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: 'Setelah Allah Azza wa Jalla menciptakan semua makhluk, maka rahim pun berdiri bangkit dan memegang pinggang Ar Rohman, lalu ia berkata; 'Inikah tempat bagi yang berlindung dari terputusnya silaturahim (Menyambung silaturahim).' Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab: Tidakkah kamu rela bahwasanya Aku akan menyambung orang yang menyambungmu dan memutuskan yang memutuskanmu? ' Rahim menjawab; 'Tentu wahai Rabbku.' Allah berfirman: 'ltulah yang kamu miliki.' Abu Hurairah: 'Jika kamu mau, maka bacalah ayat berikut ini: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? (QS. Muhammad 22). Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Hamzah] Telah menceritakan kepada kami [Hatim] dari [Mu'awiyah] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku pamanku, [Abu Al Khabab Said bin Yasar] dari [Abu Hurairah] mengenai Hadits ini. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Jika kalian mau, bacalah oleh kalian: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? (Muhammad: 22). Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Muhammad] Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] Telah mengabarkan kepada kami [Mu'awiyah bin Abu Al Muzarrad] mengenai Hadits ini. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: jika kalian mau, bacalah ayat: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? (Muhammad:)
حدثنا خالد بن مخلد، حدثنا سليمان، قال حدثني معاوية بن ابي مزرد، عن سعيد بن يسار، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " خلق الله الخلق، فلما فرغ منه قامت الرحم فاخذت بحقو الرحمن فقال لها مه. قالت هذا مقام العايذ بك من القطيعة. قال الا ترضين ان اصل من وصلك واقطع من قطعك. قالت بلى يا رب. قال فذاك لك ". قال ابو هريرة اقرءوا ان شيتم {فهل عسيتم ان توليتم ان تفسدوا في الارض وتقطعوا ارحامكم}
حدثنا ابراهيم بن حمزة، حدثنا حاتم، عن معاوية، قال حدثني عمي ابو الحباب، سعيد بن يسار عن ابي هريرة، بهذا، ثم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم اقرءوا ان شيتم {فهل عسيتم}
حدثنا بشر بن محمد، اخبرنا عبد الله، اخبرنا معاوية بن ابي المزرد، بهذا قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " واقرءوا ان شيتم {فهل عسيتم}
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] dari [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari [Bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi dalam salah satu perjalanannya. Dan Umar bin Khattab bersama beliau pada malam hari itu. Umar bertanya kepada beliau tentang suatu hal, namun beliau tidak menjawabnya. Dia bertanya lagi, namun beliau tetap tidak menjawab. Dia bertanya lagi, namun beliau tetap tidak menjawab. ' [Umar] berkata; "Huss kamu, 'Umar. Kamu telah memaksa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tiga kali namun semuanya itu tidak ada yang dijawabnya.' 'Umar berkata; "Saya gerakkan untaku, dan aku maju ke hadapan orang-orang, saya khawatir jika turun padaku Al qur'an. tidak berapa lama, saya mendengar orang yang berteriak ke arahku." ('Umar radliallahu 'anhu) berkata; "Saya berkata; "Saya khawatir jika ada ayat yang turun kepadaku, " 'Umar radliallahu 'anhu berkata; "Maka saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saya mengucapkan salam kepada beliau. Beliau bersabda: 'Telah turun padaku tadi malam satu surat, yang lebih saya cintai daripada matahari terbit'. Beliau membaca: 'INNAA FATAHNA LAKA FATHAN MUBINAA'." (QS. Alfath)
حدثنا عبد الله بن مسلمة، عن مالك، عن زيد بن اسلم، عن ابيه، ان رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يسير في بعض اسفاره وعمر بن الخطاب يسير معه ليلا، فساله عمر بن الخطاب عن شىء، فلم يجبه رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم ساله فلم يجبه، ثم ساله فلم يجبه، فقال عمر بن الخطاب ثكلت ام عمر، نزرت رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاث مرات، كل ذلك لا يجيبك. قال عمر فحركت بعيري، ثم تقدمت امام الناس، وخشيت ان ينزل في القران، فما نشبت ان سمعت صارخا يصرخ بي فقلت لقد خشيت ان يكون نزل في قران. فجيت رسول الله صلى الله عليه وسلم فسلمت عليه فقال " لقد انزلت على الليلة سورة لهي احب الى مما طلعت عليه الشمس ". ثم قرا "{انا فتحنا لك فتحا مبينا}