Loading...

Loading...
Kitab
525 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al'Ala'] Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Buraid bin Abdullah] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] radliallahu 'anhu, katanya Aku disisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang ketika itu beliau singgah di Ji'ranah antara Makkah dan Madinah, beliau bersama Bilal. Rupanya ada seorang arab badui (pelosok) menemui beliau dan berujar; "Tidakkah engkau lunasi janjimu kepadaku? Jawab Nabi: "Bergembiralah! Si arab badui menjawab; "kamu berulang kali mengatakan; "bergembiralah! Kemudian beliau temui Abu musa dan Bilal seolah-olah beliau emosi. Kata beliau: "Orang arab itu telah menolak kabar gembira! Maka temuilah olehmu berdua! maka kami menemuinya. Selanjutnya Nabi meminta baskom berisi air, beliau cuci kedua tangannya, wajahnya dan beliau semprotkan air dari mulut beliau ke baskom, kemudian beliau bersabda: "Silahkan kalian berdua minum, dan guyurkan pada wajah kalian, dan tengkuk kalian dan bergembiralah! Keduanya lantas mengambil baskom dan keduanya melaksanakan perintah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ummu Salamah lantas berseru dibalik tabir "Tolong sisakan air itu untuk ibu kalian! Maka keduanya menyisakan air itu
حدثنا محمد بن العلاء، حدثنا ابو اسامة، عن بريد بن عبد الله، عن ابي بردة، عن ابي موسى رضى الله عنه قال كنت عند النبي صلى الله عليه وسلم وهو نازل بالجعرانة بين مكة والمدينة ومعه بلال، فاتى النبي صلى الله عليه وسلم اعرابي فقال الا تنجز لي ما وعدتني. فقال له " ابشر ". فقال قد اكثرت على من ابشر. فاقبل على ابي موسى وبلال كهيية الغضبان فقال " رد البشرى فاقبلا انتما ". قالا قبلنا. ثم دعا بقدح فيه ماء فغسل يديه ووجهه فيه، ومج فيه، ثم قال " اشربا منه، وافرغا على وجوهكما ونحوركما، وابشرا ". فاخذا القدح ففعلا، فنادت ام سلمة من وراء الستر ان افضلا لامكما. فافضلا لها منه طايفة
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] Telah menceritakan kepada kami [Ismail] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] katanya, Telah menceritakan kepadaku ['Atha"], bahwasanya [Shafwan bin Ya'la bin Umayyah] mengabarinya, [Ya'la] berujar; "Sekiranya aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika wahyu diturunkan kepadanya! Katanya, maka ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berada di Ji'ranah yang ketika itu beliau dinaungi dengan sebuah kain bersama beberapa orang sahabatnya, tiba-tiba seorang arab pedusunan (badui,) yang memakai jubah beraroma minyak wangi menemuinya dan bertanya; "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berihram untuk umrah dengan jubah setelah diberi wewangian? Umar lantas memberi isyarat kepada Ya'la dengan tangannya yang pesannya; "Kemari". Ya'la kemudian datang dan memasukkan kepalanya. Serta merta wajah Rasulullah memerah dan naik darah beberapa saat, kemudian reda. Kata beliau: "Mana si arab badui yang bertanya tentang Umrah? Ia pun kemudian dicari dan didatangkan. Lalu Nabi bersabda: "Wewangian yang ada padamu, tolong cucilah tiga kali, adapun jubah, maka tanggalkanlah, kemudian lakukan dalam umrahmu sebagaimana kamu lakukan dalam hajimu
حدثنا يعقوب بن ابراهيم، حدثنا اسماعيل، حدثنا ابن جريج، قال اخبرني عطاء، ان صفوان بن يعلى بن امية، اخبر ان يعلى كان يقول ليتني ارى رسول الله صلى الله عليه وسلم حين ينزل عليه. قال فبينا النبي صلى الله عليه وسلم بالجعرانة وعليه ثوب قد اظل به، معه فيه ناس من اصحابه، اذ جاءه اعرابي عليه جبة متضمخ بطيب فقال يا رسول الله كيف ترى في رجل احرم بعمرة في جبة بعد ما تضمخ بالطيب فاشار عمر الى يعلى بيده ان تعال. فجاء يعلى فادخل راسه، فاذا النبي صلى الله عليه وسلم محمر الوجه، يغط كذلك ساعة، ثم سري عنه فقال " اين الذي يسالني عن العمرة انفا ". فالتمس الرجل فاتي به فقال " اما الطيب الذي بك فاغسله ثلاث مرات، واما الجبة فانزعها، ثم اصنع في عمرتك كما تصنع في حجك
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ismail] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Yahya] dari [Abbad bin Tamim] dari [Abdullah bin Zaid bin Ashim] katanya, ketika Allah memberi Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam rampasan (fai) pada perang Hunain, beliau membagi rampasan itu untuk orang-orang yang hatinya masih perlu ditarbiyah (muallaf), dan beliau sama sekali tidak memberi bagian sahabat anshar. Rupanya sahabat anshar ini emosi karena tidak memperoleh bagian sebagaimana yang lain memperolehnya. Maka kemudian Rasulullah menyampaikan pidato: "Hadirin kaum Anshar, bukankah aku dahulu menjumpai kalian dalam keadaan sesat lantas Allah memberi kalian petunjuk dengan perantaraanku? Dahulu kalian dalam keadaan terpecah-belah lantas Allah mendamaikan kalian dengan perantaraanku? Dan kalian dalam keadaan miskin lantas Allah mengayakan kalian dengan perantaraanku? Setiap kali Nabi menyampaikan sesuatu, mereka jawab; "Allah dan rasul-Nya lebih terpercaya." Beliau meneruskan: "Lantas alasan apa yang menghalangi kalian menerima Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Kata Zaid, setiap kali Rasulullah mengatakan sesuatu mereka jawab; "Allah dan rasul-Nya lebih terpercaya!" Kata Nabi: "Silahkan kalian mengatakan; Anda datang kepada kami dengan demikian dan demikian." Tidakkah kalian puas manusia membawa kambing dan unta, sedang kalian membawa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kalian shallallahu 'alaihi wasallam ke persinggahan kalian? kalaulah bukan karena hijrah, aku pasti menjadi orang Anshar, kalaulah manusia mengarungi sebuah lembah dan lereng, niscaya aku mengarungi lembah dan lereng Anshar. Anshar adalah pakaian luar -maksudnya primer dan utama- sedang manusia lain hanyalah pakaian dalam -maksudnya sekunder, kurang utama- sepeninggalku, akan kalian temui sikap-sikap egoistis dan individualistis, maka bersabarlah kalian hingga kalian menemuiku di telaga
حدثنا موسى بن اسماعيل، حدثنا وهيب، حدثنا عمرو بن يحيى، عن عباد بن تميم، عن عبد الله بن زيد بن عاصم، قال لما افاء الله على رسوله صلى الله عليه وسلم يوم حنين قسم في الناس في المولفة قلوبهم، ولم يعط الانصار شييا، فكانهم وجدوا اذ لم يصبهم ما اصاب الناس فخطبهم فقال " يا معشر الانصار الم اجدكم ضلالا فهداكم الله بي، وكنتم متفرقين فالفكم الله بي وعالة، فاغناكم الله بي ". كلما قال شييا قالوا الله ورسوله امن. قال " ما يمنعكم ان تجيبوا رسول الله صلى الله عليه وسلم ". قال كلما قال شييا قالوا الله ورسوله امن. قال " لو شيتم قلتم جيتنا كذا وكذا. اترضون ان يذهب الناس بالشاة والبعير، وتذهبون بالنبي صلى الله عليه وسلم الى رحالكم، لولا الهجرة لكنت امرا من الانصار، ولو سلك الناس واديا وشعبا لسلكت وادي الانصار وشعبها، الانصار شعار والناس دثار، انكم ستلقون بعدي اثرة فاصبروا حتى تلقوني على الحوض
Telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] katanya, telah mengabarkan kepadaku [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu, katanya, sejumlah anshar mengatakan; ketika Allah memberi rampasan fai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam Shallallahu'alaihiwasallam, beliau memberi bagian kepada Quraisy dan membiarkan kami-kami, Anshar. Padahal pedang kami masih meneteskan darah mereka. Kata Anas, maka hal itu disampaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Seketika itu pula Rasulullah langsung mengutus utusan ke Anshar dan mengumpulkan mereka dalam sebuah kubah yang terbuat dari tanah liat dan tidak beliau undang selain mereka, Anshar. Setelah semua Anshar berkumpul, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dan bersabda: "Apa maksud protes yang telah kudengar dari kalian? Para pemuka Anshar menjawab; "Adapun para pemimpin-pemimpin kami wahai rasulullah, mereka sama sekali tak menyampaikan protes sepatah katapun, adapun generasi muda kami, memang mereka katakana; "Kiranya Allah mengampuni Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, sebab ia beri Quraisy namun membiarkan kami-kami ini, padahal pedang kami masih meneteskan darah mereka (musuh Quraisy musyrik). Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberi jawaban "Sungguh aku memberi beberapa orang yang baru saja terentaskan dari kekufuran (baru masuk Islam) dengan maksud aku menjinakkan hati mereka, apakah kalian tidak puas sekiranya manusia membawa harta sedang kalian membawa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ke perumahan kalian? Demi Allah, apa yang kalian bawa pulang, "Jauh lebih istimewa" daripada yang mereka bawa pulang. Mereka lantas berujar; "Wahai Rasulullah, kami semua sekarang telah ridha." "Kalian, kata Nabi selanjutnya, akan menemui sifat-sifat super egoisme, maka bersabarlah kalian hingga kalian temui Allah dan Rasul-Nya Shallallahu'alaihiwasallam, karena aku berada di telaga. Kata Anas, namun mereka tidak bersabar
حدثني عبد الله بن محمد، حدثنا هشام، اخبرنا معمر، عن الزهري، قال اخبرني انس بن مالك رضى الله عنه قال قال ناس من الانصار حين افاء الله على رسوله صلى الله عليه وسلم ما افاء من اموال هوازن، فطفق النبي صلى الله عليه وسلم يعطي رجالا الماية من الابل فقالوا يغفر الله لرسول الله صلى الله عليه وسلم يعطي قريشا ويتركنا، وسيوفنا تقطر من دمايهم. قال انس فحدث رسول الله صلى الله عليه وسلم بمقالتهم، فارسل الى الانصار فجمعهم في قبة من ادم ولم يدع معهم غيرهم، فلما اجتمعوا قام النبي صلى الله عليه وسلم فقال " ما حديث بلغني عنكم ". فقال فقهاء الانصار اما روساونا يا رسول الله فلم يقولوا شييا، واما ناس منا حديثة اسنانهم فقالوا يغفر الله لرسول الله صلى الله عليه وسلم يعطي قريشا ويتركنا، وسيوفنا تقطر من دمايهم. فقال النبي صلى الله عليه وسلم " فاني اعطي رجالا حديثي عهد بكفر، اتالفهم، اما ترضون ان يذهب الناس بالاموال وتذهبون بالنبي صلى الله عليه وسلم الى رحالكم، فوالله لما تنقلبون به خير مما ينقلبون به ". قالوا يا رسول الله قد رضينا. فقال لهم النبي صلى الله عليه وسلم " ستجدون اثرة شديدة، فاصبروا حتى تلقوا الله ورسوله صلى الله عليه وسلم فاني على الحوض ". قال انس فلم يصبروا
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu At Tayyah] dari [Anas] katanya, ketika terjadi penaklukan Makkah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membagi-bagi hanya untuk Quraisy. Maka kabilah merasa marah. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam segera mengkritisi: "Tidakkah kalian ridha jika orang-orang pergi membawa dunia sementara kalian pergi membawa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? 'Baik, ' Jawab Anshar. Nabi meneruskan: "Kalaulah orang-orang mengarungi sebuah lembah atau lereng gunung, niscaya aku mengarungi lembah Anshar atau lereng gunung mereka
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا شعبة، عن ابي التياح، عن انس، قال لما كان يوم فتح مكة قسم رسول الله صلى الله عليه وسلم غنايم بين قريش. فغضبت الانصار قال النبي صلى الله عليه وسلم " اما ترضون ان يذهب الناس بالدنيا، وتذهبون برسول الله صلى الله عليه وسلم ". قالوا بلى. قال " لو سلك الناس واديا او شعبا لسلكت وادي الانصار او شعبهم
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Azhar] dari [Ibnu Aun] Telah memberitakan kepada kami [Hisyam bin Zaid bin Anas] dari [Anas] radliallahu 'anhu katanya; ketika perang Hunain, bani Hawazin ketika itu bertemu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beserta sahabatnya yang jumlahnya sekitar sepuluh ribu orang beserta para tawanan yang dibebaskan. Lantas Hawazin kocar-kacir melarikan diri. Kata Nabi: "Wahai segenap anshar! Mereka menjawab; "Baik ya Rasulullah, dan kami memenuhi ajakanmu dengan senang hati, dan selalu siap!" Lantas Nabi shallallahu 'alaihi wasallam singgah sambil mengucapkan: "Aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya!" Orang-orang musyrik pun kocar-kacir. Selanjutnya Rasulullah memberi bagian orang-orang yang dimerdekakan dan kaum muhajirin, namun beliau sama sekali tidak memberi orang Anshar." Maka orang-orang Anshar pun melakukan protes dan kritik atas kebijakan Nabi. Atas kelakuan mereka ini, Nabi memanggil mereka dan mengajak mereka ke dalam sebuah kubah (ruangan), lantas Nabi sampaikan: "Tidakkah kalian ridha jika orang-orang pulang membawa kambing dan unta, sedang kalian pulang membawa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam? Beliau juga bersabda: "Kalaulah orang-orang mengarungi sebuah lembah dan anshar mengarungi lembah lain, niscaya kupilih lembah yang dikarungi kaum Anshar
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا ازهر، عن ابن عون، انبانا هشام بن زيد بن انس، عن انس رضى الله عنه قال لما كان يوم حنين التقى هوازن ومع النبي صلى الله عليه وسلم عشرة الاف والطلقاء فادبروا قال " يا معشر الانصار ". قالوا لبيك يا رسول الله وسعديك، لبيك نحن بين يديك، فنزل النبي صلى الله عليه وسلم فقال " انا عبد الله ورسوله ". فانهزم المشركون، فاعطى الطلقاء والمهاجرين ولم يعط الانصار شييا فقالوا، فدعاهم فادخلهم في قبة فقال " اما ترضون ان يذهب الناس بالشاة والبعير، وتذهبون برسول الله صلى الله عليه وسلم "، فقال النبي صلى الله عليه وسلم "لو سلك الناس واديا وسلكت الانصار شعبا لاخترت شعب الانصار
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Basyar] Telah menceritakan kepada kami [Ghundar] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] katanya, aku mendengar [Qatadah] dari [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu, katanya, suatu kali Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengumpulkan beberapa orang Anshar dan bersabda: "Quraisy adalah kabilah yang baru saja meninggalkan masa-masa kejahiliyahan dan "kerusakan agama", maka aku ingin menjinakkan dan mengayomi mereka, tidakkah kalian puas jika orang-orang pulang dengan membawa harta duniawi sementara kalian pulang dengan membawa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ke rumah-rumah kalian? Jawab mereka: "Tentu." Kata Nabi: "kalaulah manusia mengarungi sebuah lembah dan anshar mengarungi sebuah lereng gunung, niscaya kukarungi lembah anshar atau lereng Anshar
حدثني محمد بن بشار، حدثنا غندر، حدثنا شعبة، قال سمعت قتادة، عن انس بن مالك رضى الله عنه قال جمع النبي صلى الله عليه وسلم ناسا من الانصار، فقال " ان قريشا حديث عهد بجاهلية ومصيبة، واني اردت ان اجبرهم واتالفهم اما ترضون ان يرجع الناس بالدنيا، وترجعون برسول الله صلى الله عليه وسلم الى بيوتكم ". قالوا بلى. قال " لو سلك الناس واديا وسلكت الانصار شعبا لسلكت وادي الانصار او شعب الانصار
حدثنا قبيصة، حدثنا سفيان، عن الاعمش، عن ابي وايل، عن عبد الله، قال لما قسم النبي صلى الله عليه وسلم قسمة حنين قال رجل من الانصار ما اراد بها وجه الله. فاتيت النبي صلى الله عليه وسلم فاخبرته، فتغير وجهه ثم قال " رحمة الله على موسى، لقد اوذي باكثر من هذا فصبر
حدثنا قتيبة بن سعيد، حدثنا جرير، عن منصور، عن ابي وايل، عن عبد الله رضى الله عنه قال لما كان يوم حنين اثر النبي صلى الله عليه وسلم ناسا، اعطى الاقرع ماية من الابل، واعطى عيينة مثل ذلك، واعطى ناسا، فقال رجل ما اريد بهذه القسمة وجه الله. فقلت لاخبرن النبي صلى الله عليه وسلم قال " رحم الله موسى. قد اوذي باكثر من هذا فصبر
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا معاذ بن معاذ، حدثنا ابن عون، عن هشام بن زيد بن انس بن مالك، عن انس بن مالك رضى الله عنه قال لما كان يوم حنين اقبلت هوازن وغطفان وغيرهم بنعمهم وذراريهم، ومع النبي صلى الله عليه وسلم عشرة الاف ومن الطلقاء، فادبروا عنه حتى بقي وحده، فنادى يوميذ نداءين لم يخلط بينهما، التفت عن يمينه، فقال " يا معشر الانصار ". قالوا لبيك يا رسول الله، ابشر نحن معك. ثم التفت عن يساره، فقال " يا معشر الانصار ". قالوا لبيك يا رسول الله، ابشر نحن معك. وهو على بغلة بيضاء، فنزل فقال " انا عبد الله ورسوله "، فانهزم المشركون، فاصاب يوميذ غنايم كثيرة، فقسم في المهاجرين والطلقاء ولم يعط الانصار شييا، فقالت الانصار اذا كانت شديدة فنحن ندعى، ويعطى الغنيمة غيرنا. فبلغه ذلك، فجمعهم في قبة، فقال " يا معشر الانصار ما حديث بلغني عنكم ". فسكتوا فقال " يا معشر الانصار الا ترضون ان يذهب الناس بالدنيا، وتذهبون برسول الله صلى الله عليه وسلم تحوزونه الى بيوتكم ". قالوا بلى. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لو سلك الناس واديا، وسلكت الانصار شعبا لاخذت شعب الانصار ". فقال هشام يا ابا حمزة، وانت شاهد ذاك قال واين اغيب عنه
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'man] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengirim sebuah ekpedisi militer ke arah Najed dan aku termasuk dalam pasukan itu, bagian ghanimah kami sebanyak dua belas ekor unta dan kami diberi nafl (pemberian cuma-cuma) masing-masing seekor unta, sehingga kami pulang masing-masing membawa tiga belas ekor unta
حدثنا ابو النعمان، حدثنا حماد، حدثنا ايوب، عن نافع، عن ابن عمر رضى الله عنهما قال بعث النبي صلى الله عليه وسلم سرية قبل نجد، فكنت فيها، فبلغت سهامنا اثنى عشر بعيرا، ونفلنا بعيرا بعيرا، فرجعنا بثلاثة عشر بعيرا
Telah menceritakan kepadaku [Mahmud] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] -lewat jalur periwayatan lain-Telah menceritakan kepadaku [Nu'aim] Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Azzuhri] dari [Salim] dari [Ayahnya] katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam suatu kali mengirim Khalid bin Al Walid ke bani Jidzamah dengan misi mengajak mereka masuk Islam, namun rupanya mereka belum fasih mengucapkan; "Aslamnaa" (kami masuk Islam) sehingga mereka keceplosan mengucapkan Shabba'naa (yang makna secara harfiah kami sembah matahari), mereka terus saja mengucapkan Shabba'na, Shabba'na -sekalipun maksudnya aslamnaa-Maka Khalid membantai diantara mereka dan sebagian lain ia tawan, dan ia serahi masing-masing kami seorang tawanan yang ia perintahkan untuk dibunuh di hari selanjutnya. Saya protes "Demi Allah, saya tak akan membunuh tawananku, dan setiap kawanku juga tak akan membunuh tawanannya." Hingga akhirnya kami menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan kami utarakan kasusnya kepada beliau Shallallahu'alaihiwasallam. Serta merta Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat tangannya sembari bersabda: ALLAAHUMMA INNII ABRA'U ILAIKA MIMMAA SHANA'A KHALID (Ya Allah, saya berlepas diri kepada-MU dari perbuatan-perbuatan Khalid bin Al Walid. Beliau ulang dua kali)
حدثني محمود، حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، وحدثني نعيم، اخبرنا عبد الله، اخبرنا معمر، عن الزهري، عن سالم، عن ابيه، قال بعث النبي صلى الله عليه وسلم خالد بن الوليد الى بني جذيمة، فدعاهم الى الاسلام فلم يحسنوا ان يقولوا اسلمنا. فجعلوا يقولون صبانا، صبانا. فجعل خالد يقتل منهم وياسر، ودفع الى كل رجل منا اسيره، حتى اذا كان يوم امر خالد ان يقتل كل رجل منا اسيره فقلت والله لا اقتل اسيري، ولا يقتل رجل من اصحابي اسيره، حتى قدمنا على النبي صلى الله عليه وسلم فذكرناه، فرفع النبي صلى الله عليه وسلم يده فقال " اللهم اني ابرا اليك مما صنع خالد ". مرتين
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] katanya, Telah menceritakan kepadaku [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman] dari [Ali] radliallahu 'anhu, katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam suatu kali mengirim sebuah ekspedisi militer dan beliau angkat seorang laki-laki anshar untuk mengomandoi mereka sekaligus beliau perintahkan agar menaatinya. Selanjutnya si laki-laki anshar ini emosi dan berujar; "Bukankah Nabi telah perintahkan kalian untuk menaatiku?"Itu benar" Jawab anggotanya. Kata sang komandan; "Kalau begitu, kumpulkanlah kayu bakar untukku." Mereka pun melaksanakannya. Ia meneruskan intruksinya; "Sekarang, nyalakanlah api!" Mereka pun menyalakan. Ia meneruskan lagi; "Sekarang masuklah kalian ke api itu! Dan sebagian mereka mencegah sebagian lainya seraya berujar "Awas, kita dahulu menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam rangka menghindari api!" Terus mereka dengungkan peringatan ini hingga api padam, kemudian emosi sang komandan mereda. Berita ini sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sehingga beliau bersabda: "Kalaulah mereka memasukinya, niscaya mereka tak bakalan bisa keluar hingga kiamat tiba. Sesungguhnya ketaatan hanya berlaku dalam kebaikan
حدثنا مسدد، حدثنا عبد الواحد، حدثنا الاعمش، قال حدثني سعد بن عبيدة، عن ابي عبد الرحمن، عن علي رضى الله عنه قال بعث النبي صلى الله عليه وسلم سرية فاستعمل رجلا من الانصار، وامرهم ان يطيعوه، فغضب فقال اليس امركم النبي صلى الله عليه وسلم ان تطيعوني. قالوا بلى. قال فاجمعوا لي حطبا. فجمعوا، فقال اوقدوا نارا. فاوقدوها، فقال ادخلوها. فهموا، وجعل بعضهم يمسك بعضا، ويقولون فررنا الى النبي صلى الله عليه وسلم من النار. فما زالوا حتى خمدت النار، فسكن غضبه، فبلغ النبي صلى الله عليه وسلم فقال " لو دخلوها ما خرجوا منها الى يوم القيامة، الطاعة في المعروف
Telah menceritakan kepada kami [Musa] Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] dari [Abu Burdah] katanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Abu Musa dan Mu'adz bin Jabal ke negeri Yaman. Dan beliau utus keduanya pada lokasi yang berbeda -sekalipun satu negara, Yaman- sebab Yaman ketika itu dibagi dua negara bagian, kemudian Nabi berpesan: "Tolong kalian permudah, jangan kalian persulit, berilah kabar gembira, jangan kalian jadikan masyarakat alergi (terhadap agama)." Masing-masing pun berangkat mengerjakan tugasnya. Selanjutnya masing-masing diantara keduanya jika berjalan di wilayah temannya, ia berusaha dekat dengan kawannya dan membuat perjanjian (kesepakatan bertemu) lantas mengucapkan salam. Di kemudian hari Mu'adz berjalan di kawasan kawannya, Abu musa, ia datang dengan berkendara diatas bighalnya hingga menemuinya yang ketika itu Mu'adz sedang duduk dikerumuni manusia. Tak tahunya disana ada seseorang yang kedua tangannya diikat diatas tengkuknya. Mu'adz menyapa; "Wahai Abdullah bin Qais (nama lain Abu Musa), orang ini memangnya mengapa?" Kata Abu Musa; "Orang ini telah kufur setelah keIslamannya." Mu'adz menjawab; "Saya tak akan turun hingga ia dibunuh." Abu Musa meneruskan; "Orang ini didatangkan semata-mata karena kemurtadannya, maka turunlah." Muadz menjawab; "Saya tak sudi turun dari hewan tungganganku hingga dibunuh." Maka Abu Musa perintahkan hingga si laki-laki dibunuh. Kemudian Muadz turun. Muadz bertanya; "Wahai Abdullah, bagaimana engkau membaca alquran? Jawab Muadz; "Saya berusaha membaca sebanyak-banyaknya, lalu engkau sendiri bagaimana wahai muadz?" Kalau aku, jawab Muadz, saya tidur diawal malam kemudian bangun, kulaksanakan hak tidurku, dan aku baca apa yang Allah tetapkan bagiku, Aku berharap pahala dari tidurku sebagaimana berharap pahala dari shalat malamku
حدثنا موسى، حدثنا ابو عوانة، حدثنا عبد الملك، عن ابي بردة، قال بعث رسول الله صلى الله عليه وسلم ابا موسى ومعاذ بن جبل الى اليمن، قال وبعث كل واحد منهما على مخلاف قال واليمن مخلافان ثم قال " يسرا ولا تعسرا، وبشرا ولا تنفرا ". فانطلق كل واحد منهما الى عمله، وكان كل واحد منهما اذا سار في ارضه كان قريبا من صاحبه احدث به عهدا، فسلم عليه، فسار معاذ في ارضه قريبا من صاحبه ابي موسى، فجاء يسير على بغلته حتى انتهى اليه، واذا هو جالس، وقد اجتمع اليه الناس، واذا رجل عنده قد جمعت يداه الى عنقه فقال له معاذ يا عبد الله بن قيس، ايم هذا قال هذا رجل كفر بعد اسلامه. قال لا انزل حتى يقتل. قال انما جيء به لذلك فانزل. قال ما انزل حتى يقتل فامر به فقتل ثم نزل فقال يا عبد الله، كيف تقرا القران قال اتفوقه تفوقا. قال فكيف تقرا انت يا معاذ قال انام اول الليل فاقوم وقد قضيت جزيي من النوم، فاقرا ما كتب الله لي، فاحتسب نومتي كما احتسب قومتي
Telah menceritakan kepada kami [Musa] Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] dari [Abu Burdah] katanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Abu Musa dan Mu'adz bin Jabal ke negeri Yaman. Dan beliau utus keduanya pada lokasi yang berbeda -sekalipun satu negara, Yaman- sebab Yaman ketika itu dibagi dua negara bagian, kemudian Nabi berpesan: "Tolong kalian permudah, jangan kalian persulit, berilah kabar gembira, jangan kalian jadikan masyarakat alergi (terhadap agama)." Masing-masing pun berangkat mengerjakan tugasnya. Selanjutnya masing-masing diantara keduanya jika berjalan di wilayah temannya, ia berusaha dekat dengan kawannya dan membuat perjanjian (kesepakatan bertemu) lantas mengucapkan salam. Di kemudian hari Mu'adz berjalan di kawasan kawannya, Abu musa, ia datang dengan berkendara diatas bighalnya hingga menemuinya yang ketika itu Mu'adz sedang duduk dikerumuni manusia. Tak tahunya disana ada seseorang yang kedua tangannya diikat diatas tengkuknya. Mu'adz menyapa; "Wahai Abdullah bin Qais (nama lain Abu Musa), orang ini memangnya mengapa?" Kata Abu Musa; "Orang ini telah kufur setelah keIslamannya." Mu'adz menjawab; "Saya tak akan turun hingga ia dibunuh." Abu Musa meneruskan; "Orang ini didatangkan semata-mata karena kemurtadannya, maka turunlah." Muadz menjawab; "Saya tak sudi turun dari hewan tungganganku hingga dibunuh." Maka Abu Musa perintahkan hingga si laki-laki dibunuh. Kemudian Muadz turun. Muadz bertanya; "Wahai Abdullah, bagaimana engkau membaca alquran? Jawab Muadz; "Saya berusaha membaca sebanyak-banyaknya, lalu engkau sendiri bagaimana wahai muadz?" Kalau aku, jawab Muadz, saya tidur diawal malam kemudian bangun, kulaksanakan hak tidurku, dan aku baca apa yang Allah tetapkan bagiku, Aku berharap pahala dari tidurku sebagaimana berharap pahala dari shalat malamku
حدثنا موسى، حدثنا ابو عوانة، حدثنا عبد الملك، عن ابي بردة، قال بعث رسول الله صلى الله عليه وسلم ابا موسى ومعاذ بن جبل الى اليمن، قال وبعث كل واحد منهما على مخلاف قال واليمن مخلافان ثم قال " يسرا ولا تعسرا، وبشرا ولا تنفرا ". فانطلق كل واحد منهما الى عمله، وكان كل واحد منهما اذا سار في ارضه كان قريبا من صاحبه احدث به عهدا، فسلم عليه، فسار معاذ في ارضه قريبا من صاحبه ابي موسى، فجاء يسير على بغلته حتى انتهى اليه، واذا هو جالس، وقد اجتمع اليه الناس، واذا رجل عنده قد جمعت يداه الى عنقه فقال له معاذ يا عبد الله بن قيس، ايم هذا قال هذا رجل كفر بعد اسلامه. قال لا انزل حتى يقتل. قال انما جيء به لذلك فانزل. قال ما انزل حتى يقتل فامر به فقتل ثم نزل فقال يا عبد الله، كيف تقرا القران قال اتفوقه تفوقا. قال فكيف تقرا انت يا معاذ قال انام اول الليل فاقوم وقد قضيت جزيي من النوم، فاقرا ما كتب الله لي، فاحتسب نومتي كما احتسب قومتي
Telah menceritakan kepadaku [Ishaq] Telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Asysyaibani] dari [Said bin Abu Burdah] dari [ayahnya] dari [Abu Musa Al'Asy'ari] radliallahu 'anhu, adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutusnya ke negeri Yaman, selanjutnya beliau bertanya minuman yang biasa diminum disana. Tanya Nabi; "Minuman apa yang biasa disana? ia menjawab; kebiasaan minuman disana adalah "Albit'u" dan "Al Mizru", aku mencoba bertanya kepada Abu Burdah? apa maksud minuman Albit'u? Jawabnya, ia adalah rendaman kurma, sedang almizru ialah sebutan untuk minuman dari rendaman tepung. Lantas Rasulullah berujar: "Setiap yang memabukkan adalah haram." [Jarir] dan [Abdul Wahid] meriwayatkan hadits ini dari [Abu Burdah]
حدثني اسحاق، حدثنا خالد، عن الشيباني، عن سعيد بن ابي بردة، عن ابيه، عن ابي موسى الاشعري رضى الله عنه ان النبي صلى الله عليه وسلم بعثه الى اليمن، فساله عن اشربة تصنع بها، فقال " وما هي ". قال البتع والمزر. فقلت لابي بردة ما البتع قال نبيذ العسل، والمزر نبيذ الشعير. فقال " كل مسكر حرام ". رواه جرير وعبد الواحد عن الشيباني عن ابي بردة
Telah menceritakan kepada kami [Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Syubah] Telah menceritakan kepada kami [Said bin Abu Burdah] dari [ayahnya] katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus kakeknya, alias Abu Musa dan Mu'adz ke Yaman dan beliau pesan: "Hendaklah kalian mempermudah, jangan mempersulit, berilah kabar gembira jangan kalian jadikan manusia lari (alergi terhadap agama), dan bersatu padulah." Lantas Abu Musa bertanya; "Wahai Nabiyullah, wilayah kami disana ada minuman dari tepung yang sering diistilahkan almizru dan ada minuman dari kurma yang sering diistilahkan albit"u? Lantas beliau bersabda: "Setiap yang memabukkan adalah haram." Keduanya pun berangkat. lalu Mu'adz berkata kepada Abu Musa; "Bagaimana engkau membaca Al Quran? Jawab Abu Musa; "Baik dalam keadaan berdiri, duduk, atau saat aku diatas hewan tungganganku, namun terkadang aku masih menambah." Sedang Muadz mengatakan; "Jika aku, kadang aku tidur dan shalat malam, aku perkirakan waktu tidurku seperti waktu aku shalat malam, masing-masing terus membuat kemah dan keduanya silih berganti melakukan kunjungan. Suatu kali Mu'adz mengunjungi Abu Musa, tak tahunya ada seorang laki-laki yang diikat. Mu'adz bertanya; "Siapa laki-laki ini sebenarnya? Abu Musa menjawab "Dia seorang yahudi yang masuk Islam, kemudian murtad. Maka Mu'adz menjawab; "Kalau aku, sungguh akan kupenggal tengkuknya." Hadits ini dikuatkan jalur perawinya oleh [Al'Aqdi] dan [Wahab] dari [Syu'bah] dan [Waki'], [Nadhr] dan [Abu Dawud] mengatakan dari [Syu'bah] dari [Said] dari [ayahnya] dari [kakeknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan [Jarir bin Abdul Hamid] meriwayatkannya dari [Asy Syaibani] dari [Abu Burdah]
حدثنا مسلم، حدثنا شعبة، حدثنا سعيد بن ابي بردة، عن ابيه، قال بعث النبي صلى الله عليه وسلم جده ابا موسى، ومعاذا الى اليمن فقال " يسرا ولا تعسرا، وبشرا ولا تنفرا، وتطاوعا ". فقال ابو موسى يا نبي الله، ان ارضنا بها شراب من الشعير المزر، وشراب من العسل البتع. فقال " كل مسكر حرام ". فانطلقا فقال معاذ لابي موسى كيف تقرا القران قال قايما وقاعدا وعلى راحلته واتفوقه تفوقا. قال اما انا فانام واقوم، فاحتسب نومتي كما احتسب قومتي، وضرب فسطاطا، فجعلا يتزاوران، فزار معاذ ابا موسى، فاذا رجل موثق، فقال ما هذا فقال ابو موسى يهودي اسلم ثم ارتد. فقال معاذ لاضربن عنقه. تابعه العقدي ووهب عن شعبة. وقال وكيع والنضر وابو داود عن شعبة، عن سعيد، عن ابيه، عن جده، عن النبي صلى الله عليه وسلم. رواه جرير بن عبد الحميد عن الشيباني عن ابي بردة
Telah menceritakan kepada kami [Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Syubah] Telah menceritakan kepada kami [Said bin Abu Burdah] dari [ayahnya] katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus kakeknya, alias Abu Musa dan Mu'adz ke Yaman dan beliau pesan: "Hendaklah kalian mempermudah, jangan mempersulit, berilah kabar gembira jangan kalian jadikan manusia lari (alergi terhadap agama), dan bersatu padulah." Lantas Abu Musa bertanya; "Wahai Nabiyullah, wilayah kami disana ada minuman dari tepung yang sering diistilahkan almizru dan ada minuman dari kurma yang sering diistilahkan albit"u? Lantas beliau bersabda: "Setiap yang memabukkan adalah haram." Keduanya pun berangkat. lalu Mu'adz berkata kepada Abu Musa; "Bagaimana engkau membaca Al Quran? Jawab Abu Musa; "Baik dalam keadaan berdiri, duduk, atau saat aku diatas hewan tungganganku, namun terkadang aku masih menambah." Sedang Muadz mengatakan; "Jika aku, kadang aku tidur dan shalat malam, aku perkirakan waktu tidurku seperti waktu aku shalat malam, masing-masing terus membuat kemah dan keduanya silih berganti melakukan kunjungan. Suatu kali Mu'adz mengunjungi Abu Musa, tak tahunya ada seorang laki-laki yang diikat. Mu'adz bertanya; "Siapa laki-laki ini sebenarnya? Abu Musa menjawab "Dia seorang yahudi yang masuk Islam, kemudian murtad. Maka Mu'adz menjawab; "Kalau aku, sungguh akan kupenggal tengkuknya." Hadits ini dikuatkan jalur perawinya oleh [Al'Aqdi] dan [Wahab] dari [Syu'bah] dan [Waki'], [Nadhr] dan [Abu Dawud] mengatakan dari [Syu'bah] dari [Said] dari [ayahnya] dari [kakeknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan [Jarir bin Abdul Hamid] meriwayatkannya dari [Asy Syaibani] dari [Abu Burdah]
حدثنا مسلم، حدثنا شعبة، حدثنا سعيد بن ابي بردة، عن ابيه، قال بعث النبي صلى الله عليه وسلم جده ابا موسى، ومعاذا الى اليمن فقال " يسرا ولا تعسرا، وبشرا ولا تنفرا، وتطاوعا ". فقال ابو موسى يا نبي الله، ان ارضنا بها شراب من الشعير المزر، وشراب من العسل البتع. فقال " كل مسكر حرام ". فانطلقا فقال معاذ لابي موسى كيف تقرا القران قال قايما وقاعدا وعلى راحلته واتفوقه تفوقا. قال اما انا فانام واقوم، فاحتسب نومتي كما احتسب قومتي، وضرب فسطاطا، فجعلا يتزاوران، فزار معاذ ابا موسى، فاذا رجل موثق، فقال ما هذا فقال ابو موسى يهودي اسلم ثم ارتد. فقال معاذ لاضربن عنقه. تابعه العقدي ووهب عن شعبة. وقال وكيع والنضر وابو داود عن شعبة، عن سعيد، عن ابيه، عن جده، عن النبي صلى الله عليه وسلم. رواه جرير بن عبد الحميد عن الشيباني عن ابي بردة
Telah menceritakan kepadaku [Abbas bin Al Walid, alias An Narsi] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid] dari [Ayyub bin 'Aidz] Telah menceritakan kepada kami [Qais bin Muslim] katanya, aku mendengar [Thariq bin Syihab] mengatakan, Telah menceritakan kepadaku [Abu Musa Al Asy'ary] radliallahu 'anhu, katanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutusku ke perkampungan kaumku, selanjutnya aku singgah di Abtah. Rasulullah bertanya: "Apa telah engkau lakukan haji wahai Abdullah bin Qais (sebutan Abu Musa)?"Ya Rasulullah" jawabku. Tanya Nabi: "Dan bagaimana engkau ucapkan niyat ihram-mu? Kata Abu Musa; aku ucapkan; "LABBAIKA IHLAALAN KA IHLAALIKA." (Aku penuhi panggilan-Mu, aku berniyat ihram sebagaimana ihrammu (Rasul, maksudnya). Nabi bertanya: "Apa engkau juga membawa binatang kurban?"Saya belum membawa, " jawabku. Kata Nabi: "Kalau begitu, lakukanlah thawaf di Baitullah dan lakukanlah sa'i antara Shafa dan Marwa, kemudian lakukanlah tahallul!" dan aku pun mengerjakannya hingga seorang wanita bani Qais menyisiriku dan kami terus melakukan yang demikian hingga Umar diangkat menjadi khalifah
حدثني عباس بن الوليد، حدثنا عبد الواحد، عن ايوب بن عايذ، حدثنا قيس بن مسلم، قال سمعت طارق بن شهاب، يقول حدثني ابو موسى الاشعري رضى الله عنه قال بعثني رسول الله صلى الله عليه وسلم الى ارض قومي، فجيت ورسول الله صلى الله عليه وسلم منيخ بالابطح فقال " احججت يا عبد الله بن قيس ". قلت نعم يا رسول الله. قال " كيف قلت ". قال قلت لبيك اهلالا كاهلالك. قال " فهل سقت معك هديا ". قلت لم اسق. قال " فطف بالبيت واسع بين الصفا والمروة ثم حل ". ففعلت حتى مشطت لي امراة من نساء بني قيس، ومكثنا بذلك حتى استخلف عمر
Telah menceritakan kepadaku [Hibban] Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] dari [Zakaria bin Ishaq] dari [Yahya bin Abdullah bin Shaifi] dari [Abu Ma'bad] -mantan budak [Ibnu Abbas] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Mu'ad ketika mengutusnya ke Yaman, "Engkau akan mendatangi kaum ahli kitab, Apabilah telah sampai kepada mereka maka serulah mereka untuk bersaksi bahwa tidak Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Jika mereka ta'at untuk itu, maka beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu sehari semalam. Jika mereka ta'at untuk itu, maka beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka untuk mengeluarkan zakat harta mereka, di ambil dari orang-orang kaya mereka dan diberikan kepada orang-orang yang miskin dari mereka. Jika mereka taat untuk itu, maka hati-hatilah engkau dari mengambil harta milik mereka yang paling baik, takutlah engkau dengan do`anya orang dizhalimi, sebab antara ia dengan Allah tidak ada yang menghalanginya." Abu Abdullah berkata; 'Thawwa'at, thaa'at, 'Athaa'at secara bahasa adalah 'Ti'tu, dan Tu'tu, serta 'Atha'tu. (Aku ta'at)
حدثني حبان، اخبرنا عبد الله، عن زكرياء بن اسحاق، عن يحيى بن عبد الله بن صيفي، عن ابي معبد، مولى ابن عباس عن ابن عباس رضى الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لمعاذ بن جبل حين بعثه الى اليمن " انك ستاتي قوما من اهل الكتاب، فاذا جيتهم فادعهم الى ان يشهدوا ان لا اله الا الله، وان محمدا رسول الله، فان هم طاعوا لك بذلك فاخبرهم ان الله قد فرض عليهم خمس صلوات في كل يوم وليلة، فان هم طاعوا لك بذلك، فاخبرهم ان الله قد فرض عليكم صدقة، توخذ من اغنيايهم، فترد على فقرايهم، فان هم طاعوا لك بذلك، فاياك وكرايم اموالهم، واتق دعوة المظلوم فانه ليس بينه وبين الله حجاب ". قال ابو عبد الله {طوعت} طاعت واطاعت لغة، طعت وطعت واطعت