Loading...

Loading...
Kitab
173 Hadis
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al 'Alaa'] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah menceritakan kepada kami [Buraid bin Abdullah] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] radliallahu 'anhu; Telah sampai kepada kami berita tempat hijrahnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat kami sedang berada di Yaman. Maka kami berlayar dengan sebuah perahu yang mengantarkan kami sampai kepada raja an Najasyi di negeri Habasy. Kami pun berjumpa dengan Ja'far bin Abu Thalib lalu kami tinggal bersamanya hingga kami kembali ke Madinah dan berjumpa dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika terjadi kemenangan di perang Khaibar. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagi kalian wahai para penumpang perahu, mendapat (pahala) dua kali hijrah
حدثنا محمد بن العلاء، حدثنا ابو اسامة، حدثنا بريد بن عبد الله، عن ابي بردة، عن ابي موسى رضى الله عنه بلغنا مخرج النبي صلى الله عليه وسلم ونحن باليمن فركبنا سفينة فالقتنا سفينتنا الى النجاشي بالحبشة، فوافقنا جعفر بن ابي طالب، فاقمنا معه حتى قدمنا، فوافقنا النبي صلى الله عليه وسلم حين افتتح خيبر، فقال النبي صلى الله عليه وسلم " لكم انتم يا اهل السفينة هجرتان
Telah menceritakan kepada kami [Abu ar Rabi'] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Uyainah] dari [Ibnu Juraij] dari ['Atha'] dari [Jabir] radliallahu 'anhu; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ketika meninggalnya an Najasyi: "Hari ini telah meninggal dunia seorang laki-laki shalih. Maka berdirilah kalian untuk mendirikan shalat (jenazah) untuk saudara kalian yang telah tiada itu
حدثنا ابو الربيع، حدثنا ابن عيينة، عن ابن جريج، عن عطاء، عن جابر رضى الله عنه قال النبي صلى الله عليه وسلم حين مات النجاشي " مات اليوم رجل صالح، فقوموا فصلوا على اخيكم اصحمة
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul A'laa bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] bahwa ['Atha'] bercerita kepada mereka dari [Jabir bin Abdullah Al Anshari] radliallahu 'anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat atas meninggalnya an Najasyi, lalu beliau mengatur shaf kami di belakang dan aku berdiri di shaf kedua atau ketiga
حدثنا عبد الاعلى بن حماد، حدثنا يزيد بن زريع، حدثنا سعيد، حدثنا قتادة، ان عطاء، حدثهم عن جابر بن عبد الله الانصاري رضى الله عنهما ان نبي الله صلى الله عليه وسلم صلى على النجاشي فصفنا وراءه فكنت في الصف الثاني او الثالث
Telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Sulaim bin Hayyan] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Minaa'] dari [Jabir bin Abdullah] radliallahu 'anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat atas meninggalnya an Najasyi, beliau bertakbir sebanyak empat kali. Hadits ini di perkuat pula oleh ['Abdush Shamad]
حدثني عبد الله بن ابي شيبة، حدثنا يزيد، عن سليم بن حيان، حدثنا سعيد بن ميناء، عن جابر بن عبد الله رضى الله عنهما ان النبي صلى الله عليه وسلم صلى على اصحمة النجاشي، فكبر عليه اربعا. تابعه عبد الصمد
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] berkata, telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dan [Ibnu Al Musayyab] bahwa [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu mengabarkan keduanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengumumkan meninggalnya an Najasyi raja Habasyah pada hari meninggalnya dan bersabda: "Mohonkanlah ampunan untuk saudara kalian ini
حدثنا زهير بن حرب، حدثنا يعقوب بن ابراهيم، حدثنا ابي، عن صالح، عن ابن شهاب، قال حدثني ابو سلمة بن عبد الرحمن، وابن المسيب، ان ابا هريرة رضى الله عنه اخبرهما ان رسول الله صلى الله عليه وسلم نعى لهم النجاشي صاحب الحبشة في اليوم الذي مات فيه، وقال " استغفروا لاخيكم
Dan dari [Shalih] pula, dari [Ibnu Syihab] berkata, telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Al Musayyab] bahwa [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu mengabarkan kepada mereka, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatur mereka dalam shaf di tempat shalat, lalu beliau menyolati jenazah dengan bertakbir sebanyak empat kali
وعن صالح، عن ابن شهاب، قال حدثني سعيد بن المسيب، ان ابا هريرة رضى الله عنه اخبرهم ان رسول الله صلى الله عليه وسلم صف بهم في المصلى، فصلى عليه وكبر اربعا
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin Abdullah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Ibrahim bin Sa'ad] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ketika hendak berangkat menuju perang Hunain: "Tempat singgah kita besok insya Allah di tempat peristirahatan Bani Kinanah tempat dimana mereka saling bersumpah setia diatas kekafiran
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، قال حدثني ابراهيم بن سعد، عن ابن شهاب، عن ابي سلمة بن عبد الرحمن، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم حين اراد حنينا " منزلنا غدا ان شاء الله بخيف بني كنانة، حيث تقاسموا على الكفر
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Sufyan] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Malik] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Harits] telah menceritakan kepada kami [Al 'Abbas bin 'Abdul Muthallib] radliallahu 'anhu, dia berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Mengapa anda tidak menolong pamanmu padahal dia yang melindungimu dan marah demi membelamu?". Beliau bersabda: "Dia berada di tepian neraka. Seandainya bukan karena aku, dia tentu sudah berada di dasar neraka
حدثنا مسدد، حدثنا يحيى، عن سفيان، حدثنا عبد الملك، حدثنا عبد الله بن الحارث، حدثنا العباس بن عبد المطلب رضى الله عنه قال للنبي صلى الله عليه وسلم ما اغنيت عن عمك فانه كان يحوطك ويغضب لك. قال " هو في ضحضاح من نار، ولولا انا لكان في الدرك الاسفل من النار
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud] telah menceritakan kepada kami ['Abdurrazzaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Ibnu Al Musayyab] dari [bapaknya] bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Thalib, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk menemuinya sementara di sampingnya ada Abu Jahal. Beliau berkata: "Wahai pamanku, katakanlah laa ilaaha illallah. Suatu kalimat yang akan aku pergunakan untuk menyelamatkan engkau di sisi Allah". Maka berkata Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah; "Wahai Abu Thalib, apakah kamu akan meninggalkan agama 'Abdul Muthallib?". Keduanya terus saja mengajak Abu Thalib berbicara hingga kalimat terakhir yang diucapkannya kepada mereka adalah dia tetap mengikuti agama 'Abdul Muthallib. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku akan tetap memintakan ampun untukmu selama aku tidak dilarang". Maka turunlah firman Allah Ta'ala dalam QS AT-Taubah ayat 113 yang artinya: ("Tidak patut bagi Nabi dan orang-orang beriman untuk memohonkan ampun bagi orang-orangmusyrik sekalipun mereka itu adalah kerabat-kerabat mereka setelah jelas bagi mereka (kaum mu'minin) bahwa mereka adalah penghuni neraka jahim.."). Dan turun pula firman Allah Ta'ala dalam QS al Qashsash ayat 56 yang artinya: ("Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau cintai
حدثنا محمود، حدثنا عبد الرزاق، اخبرنا معمر، عن الزهري، عن ابن المسيب، عن ابيه، ان ابا طالب، لما حضرته الوفاة دخل عليه النبي صلى الله عليه وسلم وعنده ابو جهل فقال " اى عم، قل لا اله الا الله. كلمة احاج لك بها عند الله ". فقال ابو جهل وعبد الله بن ابي امية يا ابا طالب، ترغب عن ملة عبد المطلب فلم يزالا يكلمانه حتى قال اخر شىء كلمهم به على ملة عبد المطلب. فقال النبي صلى الله عليه وسلم " لاستغفرن لك ما لم انه عنه ". فنزلت {ما كان للنبي والذين امنوا ان يستغفروا للمشركين ولو كانوا اولي قربى من بعد ما تبين لهم انهم اصحاب الجحيم} ونزلت {انك لا تهدي من احببت}
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Al Hadi] dari [Abdullah bin Khabbab] dari [Abu Sa'id Al Khudri] radliallahu 'anhu, bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau bercerita di sampingnya, beliau menyebutkan tentang pamannya (Abu Thalib). Beliau berkata: "Semoga syafa'atku bermanfaat baginya pada hari qiyamat". Maka dengan syaa'at beliau itu, Abu Thalib berada di tepian neraka dimana air neraka (yang mendidih) mencapai kedua mata kakinya dan membuat bergolak otaknya". Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Hamzah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Hazim] dan [ad Darawardi] dari [Yazid] dengan lafazh seperti hadits ini dan berkata; "Air neraka itu mendidihkan selaput otaknya
حدثنا عبد الله بن يوسف، حدثنا الليث، حدثنا ابن الهاد، عن عبد الله بن خباب، عن ابي سعيد الخدري رضى الله عنه انه سمع النبي صلى الله عليه وسلم وذكر عنده عمه فقال " لعله تنفعه شفاعتي يوم القيامة، فيجعل في ضحضاح من النار، يبلغ كعبيه، يغلي منه دماغه ". حدثنا ابراهيم بن حمزة حدثنا ابن ابي حازم والدراوردي عن يزيد بهذا، وقال تغلي منه ام دماغه
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdurrahman]; aku mendengar [Jabir bin Abdullah] radliallahu 'anhuma bahwa, dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika kaum Quraisy mendustakan aku (tentang Isra' dan Mi'raj), aku berdiri di al Hijir, lalu Allah menampakkan kepadaku Baitul Maqdis, maka aku mulai menceritakan kepada mereka tentang tanda-tandanya. sedang aku terus melihatnya
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، عن عقيل، عن ابن شهاب، حدثني ابو سلمة بن عبد الرحمن، سمعت جابر بن عبد الله رضى الله عنهما انه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " لما كذبني قريش قمت في الحجر، فجلا الله لي بيت المقدس، فطفقت اخبرهم عن اياته وانا انظر اليه
Telah menceritakan kepada kami [Hudbah bin Khalid] telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dari [Malik bin Sha'sha'ah] radliallahu 'anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bercerita kepada mereka tentang malam perjalanan Isra': "Ketika aku berada di al Hathim" -atau beliau menyebutkan di al Hijir- dalam keadaan berbaring, tiba-tiba seseorang datang lalu membelah". Qatadah berkata; Dan aku juga mendengar dia berkata: "lalu dia membelah apa yang ada diantara ini dan ini". Aku bertanya kepada Al Jarud yang saat itu ada di sampingku; "Apa maksudnya?". Dia berkata; "dari lubang leher dada hingga bawah perut" dan aku mendengar dia berkata; "dari atas dadanya sampai tempat tumbuhnya rambut kemaluan."lalu laki-laki itu mengeluarkan kalbuku (hati), kemudian dibawakan kepadaku sebuah baskom terbuat dari emas yang dipenuhi dengan iman, lalu dia mencuci hatiku kemudian diisinya dengan iman dan diulanginya. Kemudian aku didatangkan seekor hewan tunggangan berwarna putih yang lebih kecil dari pada baghal namun lebih besar dibanding keledai." Al Jarud berkata kepadanya; "Apakah itu yang dinamakan al Buraq, wahai Abu HAmzah?". Anas menjawab; "Ya. Al Buraq itu meletakan langkah kakinya pada pandangan mata yang terjauh"."Lalu aku menungganginya kemudian aku berangkat bersama Jibril 'alaihis salam hingga sampai di langit dunia. Lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah melewatinya aku berjumpa Adam 'alaihis salam. Jibril AS berkata: "Ini adalah bapakmu, Adas. Berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Adam 'alaihis salam membalas salamku lalu dia berkata: "Selamat datang anak yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian aku dibawa naik ke langit kedua, lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku berjumpa dengan Yahya dan 'Isa 'alaihimas salam, keduanya adalah anak dari satu bibi. Jibril berkata; "Ini adalah Yahya dan 'Isa, berilah salam kepada keduanya." Maka aku memberi salam kepada keduanya dan keduanya membalas salamku lalu keduanya berkata; "Selamat datang saudara yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian aku dibawa naik ke langit ketiga lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku berjumpa dengan Yusuf 'alaihis salam. Jibril berkata; "Ini adalah Yusuf. Berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Yusuf membalas salamku lalu berkata; "Selamat datang saudara yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian aku dibawa naik ke langit keempat lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku berjumpa dengan Idris 'alaihis salam. Jibril berkata; "Ini adalah Idris, berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Idris membalas salamku lalu berkata; "Selamat datang saudar yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian aku dibawa naik ke langit kelima lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku bertemu dengan Harun 'alaihis salam. Jibril berkata; "Ini adalah Harun. Berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Harun membalas salamku lalu berkata; "Selamat datang saudara yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian aku dibawa naik ke langit keempat lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku mendapatkan Musa 'alaihis salam. Jibril berkata; "Ini adalah Musa. Berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Musa membalas salamku lalu berkata; "Selamat datang saudara yang shalih dan nabi yang shalih". Ketika aku sudah selesai, tiba-tiba dia menangis. Lalu ditanyakan; "Mengapa kamu menangis?". Musa menjawab; "Aku menangis karena anak ini diutus setelah aku namun orang yang masuk surga dari ummatnya lebih banyak dari orang yang masuk surga dari ummatku". Kemudian aku dibawa naik ke langit ketujuh lalu Jibril meminta dibukakan pintu langit kemudian dia ditanya; "Siapakah ini". Jibril menjawab; "Jibril". Ditanyakan lagi; "Siapa orang yang bersamamu?". Jibril menjawab; "Muhammad". Ditanyakan lagi; "Apakah dia telah diutus?". Jibril menjawab; "Ya". Maka dikatakan; "Selamat datang baginya dan ini sebaik-baik kedatangan orang yang datang". Maka pintu dibuka dan setelah aku melewatinya, aku mendapatkan Ibrahim 'alaihis salam. Jibril berkata; "Ini adalah bapakmu. Berilah salam kepadanya". Maka aku memberi salam kepadanya dan Ibrahim membalas salamku lalu berkata; "Selamat datang anak yang shalih dan nabi yang shalih". Kemudian Sidratul Muntaha diangkat/dinampakkan kepadaku yang ternyata buahnya seperti tempayan daerah Hajar dengan daunnya laksana telinga-telinga gajah. Jibril 'alaihis salam berkata; "Ini adalah Sidratul Munahaa." Ternyata di dasarnya ada empat sungai, dua sungai Bathin dan dua sungai Zhahir". Aku bertanya: "Apakah ini wahai Jibril?". Jibril menjawab; "adapun dua sungai Bathian adalah dua sungai yang berada di surge, sedangkan dua sungai Zhahir adalah an Nail dan eufrat". Kemudian aku diangkat ke Baitul Ma'mur, lalu aku diberi satu gelas berisi khamer, satu gelas berisi susu dan satu gelas lagi berisi madu. Aku mengambil gelas yang berisi susu. Maka Jibril berkata; "Ini merupakan fithrah yang kamu dan ummatmu berada di atasnya". Kemudian diwajibkan bagiku shalat lima puluh kali dalam setiap hari. Aku pun kembali dan lewat di hadapan Musa 'alaihis salam. Musa bertanya; "Apa yang telah diperintahkan kepadamu?". aku menjawab: "Aku diperintahkan shalat lima puluh kali setiap hari". Musa berkata; "Sesungguhnya ummatmu tidak akan sanggup melaksanakan lima puluh kali shalat dalam sehari, dan aku, demi Allah, telah mencoba menerapkannya kepada manusia sebelum kamu, dan aku juga telah berusaha keras membenahi Bani Isra'il dengan sungguh-sungguh. Maka kembalilah kepada Rabbmu dan mintalah keringanan untuk umatmu". Maka aku kembali dan Allah memberiku keringanan dengan mengurangi sepuluh shalat, lalu aku kembali menemui Musa. Maka Musa berkata sebagaimana yang dikatakan sebelumnya, lalu aku kembali dan Allah memberiku keringanan dengan mengurangi sepuluh shalat, lalu aku kembali menemui Musa. Maka Musa berkata sebagaimana yang dikatakan sebelumnya, lalu aku kembali dan Allah memberiku keringanan dengan mengurangi sepuluh shalat, lalu aku kembali menemui Musa. Maka Musa berkata sebagaimana yang dikatakan sebelunya. Aku pun kembali, dan aku di perintah dengan sepuluh kali shalat setiap hari. Lalu aku kembali dan Musa kembali berkata seperti sebelumnya. Aku pun kembali, dan akhirnya aku diperintahkan dengan lima kali shalat dalam sehari. Aku kembali kepada Musa dan dia berkata; "Apa yang diperintahkan kepadamu?". Aku jawab: "Aku diperintahkan dengan lima kali shalat dalam sehari". Musa berkata; "Sesungguhnya ummatmu tidak akan sanggup melaksanakan lima kali shalat dalam sehari, dan sesungguhnya aku, telah mencoba menerapkannya kepada manusia sebelum kamu, dan aku juga telah berusaha keras membenahi Bani Isra'il dengan sungguh-sungguh. Maka kembalilah kepada Rabbmu dan mintalah keringanan untuk umatmu". Beliau berkata: "Aku telah banyak memohon (keringanan) kepada Rabbku hingga aku malu. Tetapi aku telah ridla dan menerimanya". Ketika aku telah selesai, terdengar suara orang yang berseru: "Sungguh Aku telah memberikan keputusan kewajiban-Ku dan Aku telah ringankan untuk hamba-hamba-Ku
Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami ['Amru] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas] radliallahu 'anhuma tentang firman Allah Ta'ala QS al Isra' ayat 60: ("Dan tidaklah kami jdikan mimpi yang Kami perlihatkann kepadamu melainkan sebagai ujian bagi manusia"). Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata; "Itu adalah penglihatan mata telanjang yang diperlihatkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada malam beliau di Isra' menuju Baitul Maqdis". Dan Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma juga berkata; bahwa lanjutan ayat yang artinya: ("dan begitu pula pohon yang terkutuk di dalam al Qur'an.".) maksudnya adalah pohon zaqqum (di neraka)
حدثنا الحميدي، حدثنا سفيان، حدثنا عمرو، عن عكرمة، عن ابن عباس رضى الله عنهما في قوله تعالى {وما جعلنا الرويا التي اريناك الا فتنة للناس} قال هي رويا عين، اريها رسول الله صلى الله عليه وسلم ليلة اسري به الى بيت المقدس. قال والشجرة الملعونة في القران قال هي شجرة الزقوم
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab]. Dan melalui jalur yang lain, telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Shalih] telah menceritakan kepada kami ['Anbasah] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Ibnu Syihab] berkata, telah mengabarkan kepadaku ['Abdurrahman bin Abdullah bin Ka'ab bin Malik] bahwa [Abdullah bin Ka'ab], yang menjadi pemandu jalan bagi Ka'ab ketika sudah buta, berkata; aku mendengar [Ka'ab bin Malik] bercerita tentang dirinya yang tidak turut serta bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam perang Tabuk dengan panjang lebar. Ibnu Bukair berkata di tengah cerita Ka'ab; "Sungguh aku menjadi saksi bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada malam (bai'at) 'Aqabah ketika kami bersumpah setia didalam Islam, dan aku tidak lebih suka diriku ikut serta dalam perang Badar sekalipun perang Badar lebih terkenal di tengah manusia dari pada bai'at 'Aqabah
حدثنا يحيى بن بكير، حدثنا الليث، عن عقيل، عن ابن شهاب، حدثنا احمد بن صالح، حدثنا عنبسة، حدثنا يونس، عن ابن شهاب، قال اخبرني عبد الرحمن بن عبد الله بن كعب بن مالك، ان عبد الله بن كعب وكان قايد كعب حين عمي قال سمعت كعب بن مالك يحدث حين تخلف عن النبي صلى الله عليه وسلم في غزوة تبوك. بطوله، قال ابن بكير في حديثه ولقد شهدت مع النبي صلى الله عليه وسلم ليلة العقبة حين تواثقنا على الاسلام، وما احب ان لي بها مشهد بدر وان كانت بدر، اذكر في الناس منها
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] berkata; ['Amru] pernah berkata, aku mendengar [Jabir bin 'Abdullah] radliallahu 'anhu berkata; "Kedua pamanku (dari pihak ibu) bersaksi kepadaku, bahwa dia termasuk orang yang ikut bai'at al 'Aqabah". Abu 'Abdullah berkata, Ibnu 'Uyainah berkata; "Salah satu dari mereka berdua adalah al Bara' bin Ma'rur
حدثنا علي بن عبد الله، حدثنا سفيان، قال كان عمرو يقول سمعت جابر بن عبد الله رضى الله عنهما يقول شهد بي خالاى العقبة. قال ابو عبد الله قال ابن عيينة احدهما البراء بن معرور
Telah menceritakan kepadaku [Ibrahim bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] bahwa [Ibnu Juraij] mengabarkan kepada mereka, bahwa ['Atha'] berkata, [Jabir] berkata, "Aku, bapakku dan pamanku (dari pihak ibu) adalah diantara orang yang ikut bai'at al 'Aqabah
حدثني ابراهيم بن موسى، اخبرنا هشام، ان ابن جريج، اخبرهم قال عطاء قال جابر انا وابي، وخالي، من اصحاب العقبة
Telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Manshur] telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Akhi Ibnu Syihab] dari [pamannya] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Abu Idris, A'idzullah] bahwa ['Ubadah bin ash Shamit] Radiallahu 'anhu termasuk orang yang ikut perang Badar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan termasuk diantara orang yang ikut malam bai'at al 'Aqabah. Dia mengabarkan kepada Abu Idris bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di hadapan sekelompok shahabat bersabda: "Kemarilah kalian berbai'at kepadaku, untuk tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anak-anak kalian, tidak berbuat dosa yang didatangkan diantara tangan-tangan dan kaki-kaki kalian, tidak mendurhakaiku dalam perkara yang ma'ruf. Siapa diantara kalian yang menunaikannya maka baginya pahala di sisi Allah, dan siapa yang melanggarnya lalu Allah menghukumnya di dunia ini maka hukuman itu sebagai tebusan, dan siapa yang melanggarnya lalu Allah menutupinya di dunia ini maka perkaranya terserah kepada Allah. Jika Dia menghendaki, akan disiksanya dan jika Dia menghendaki akan diampuinya (di akhirat) ". 'Ubadah bin ash Shamit berkata; "maka aku membai'at beliau atas hal-hal itu
حدثني اسحاق بن منصور، اخبرنا يعقوب بن ابراهيم، حدثنا ابن اخي ابن شهاب، عن عمه، قال اخبرني ابو ادريس، عايذ الله ان عبادة بن الصامت من الذين شهدوا بدرا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ومن اصحابه ليلة العقبة اخبره ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال وحوله عصابة من اصحابه " تعالوا بايعوني على ان لا تشركوا بالله شييا، ولا تسرقوا، ولا تزنوا، ولا تقتلوا اولادكم، ولا تاتون ببهتان تفترونه بين ايديكم وارجلكم، ولا تعصوني في معروف، فمن وفى منكم فاجره على الله، ومن اصاب من ذلك شييا فعوقب به في الدنيا فهو له كفارة، ومن اصاب من ذلك شييا فستره الله فامره الى الله، ان شاء عاقبه، وان شاء عفا عنه ". قال فبايعته على ذلك
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Abu Al Khair] dari [ash Shunabihi] dari ['Ubadah bin ash Shamit] radliallahu 'anhu, dia berkata; Aku termasuk orang yang berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. dan katanya; "Kami berbai'at kepada beliau untuk tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah, tidak merampok dan tidak berbuat maksiat yang balasannya adalah surga bila kami memenuhi semuanya. Namun bila kami melanggar maka keputusannya ada pada Allah
حدثنا قتيبة، حدثنا الليث، عن يزيد بن ابي حبيب، عن ابي الخير، عن الصنابحي، عن عبادة بن الصامت رضى الله عنه انه قال اني من النقباء الذين بايعوا رسول الله صلى الله عليه وسلم. وقال بايعناه على ان لا نشرك بالله شييا، ولا نسرق، ولا نزني، ولا نقتل النفس التي حرم الله، ولا ننتهب، ولا نعصي بالجنة ان فعلنا ذلك، فان غشينا من ذلك شييا كان قضاء ذلك الى الله
Telah menceritakan kepadaku [Farwah bin Abu Al Maghra'] telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Mushir] dari [Hisyam] dari [bapaknya] dari ['Aisyah] radliallahu 'anha berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menikahiku saat aku berusia enam tahun, lalu kami tiba di Madinah dan singgah di kampung Bani Al harits bin Khazraj. Kemudian aku menderita demam hingga rambutku menjadi rontok. Setelah sembuh, rambutku tumbuh lebat sehingga melebihi bahu. Kemudian ibuku, Ummu Ruman datang menemuiku saat aku sedang berada dalam ayunan bersama teman-temanku. Ibuku berteriak memanggilku lalu aku datangi sementara aku tidak mengerti apa yang diinginkannya. Ibuku menggandeng tanganku lalu membawaku hingga sampai di depan pintu rumah. Aku masih dalam keadaan terengah-engah hingga aku menenangkan diri sendiri. Kemudian ibuku mengambil air lalu membasuhkannya ke muka dan kepalaku lalu dia memasukkan aku ke dalam rumah itu yang ternyata didalamnya ada para wanita Anshar. Mereka berkata; "Mudah-mudahan memperoleh kebaikan dan keberkahan dan dan mudah-mudahan mendapat nasib yang terbaik". Lalu ibuku menyerahkan aku kepada mereka. Mereka merapikan penampilanku. Dan tidak ada yang membuatku terkejut melainkan keceriaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akhirnya mereka menyerahkan aku kepada beliau dimana saat itu usiaku sembilan tahun
حدثني فروة بن ابي المغراء، حدثنا علي بن مسهر، عن هشام، عن ابيه، عن عايشة رضى الله عنها قالت تزوجني النبي صلى الله عليه وسلم وانا بنت ست سنين، فقدمنا المدينة فنزلنا في بني الحارث بن خزرج، فوعكت فتمرق شعري فوفى جميمة، فاتتني امي ام رومان واني لفي ارجوحة ومعي صواحب لي، فصرخت بي فاتيتها لا ادري ما تريد بي فاخذت بيدي حتى اوقفتني على باب الدار، واني لانهج، حتى سكن بعض نفسي، ثم اخذت شييا من ماء فمسحت به وجهي وراسي ثم ادخلتني الدار فاذا نسوة من الانصار في البيت فقلن على الخير والبركة، وعلى خير طاير. فاسلمتني اليهن فاصلحن من شاني، فلم يرعني الا رسول الله صلى الله عليه وسلم ضحى، فاسلمتني اليه، وانا يوميذ بنت تسع سنين
Telah menceritakan kepada kami [Mu'allaa] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari ['Aisyah] radliallahu 'anha bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya; "Aku diperlihatkan kamu dalam tidur (bermimpi) dua kali. Aku melihat kamu dalam balutan sutera dan orang itu berkata; "Ini adalah istrimu, lepaskanlah dia. Ternyata wanita itu adalah kamu. Maka aku katakan: "Kalau ini datangnya dari Allah, maka Dia pasti akan menetapkannya (buatku)
حدثنا معلى، حدثنا وهيب، عن هشام بن عروة، عن ابيه، عن عايشة رضى الله عنها ان النبي صلى الله عليه وسلم قال لها " اريتك في المنام مرتين، ارى انك في سرقة من حرير ويقول هذه امراتك فاكشف عنها فاذا هي انت فاقول ان يك هذا من عند الله يمضه
حدثنا هدبة بن خالد، حدثنا همام بن يحيى، حدثنا قتادة، عن انس بن مالك، عن مالك بن صعصعة رضى الله عنهما ان نبي الله صلى الله عليه وسلم حدثهم عن ليلة اسري به " بينما انا في الحطيم وربما قال في الحجر مضطجعا، اذ اتاني ات فقد قال وسمعته يقول فشق ما بين هذه الى هذه فقلت للجارود وهو الى جنبي ما يعني به قال من ثغرة نحره الى شعرته، وسمعته يقول من قصه الى شعرته فاستخرج قلبي، ثم اتيت بطست من ذهب مملوءة ايمانا، فغسل قلبي ثم حشي، ثم اوتيت بدابة دون البغل وفوق الحمار ابيض ". فقال له الجارود هو البراق يا ابا حمزة قال انس نعم، يضع خطوه عند اقصى طرفه " فحملت عليه، فانطلق بي جبريل حتى اتى السماء الدنيا فاستفتح، فقيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، فنعم المجيء جاء ففتح، فلما خلصت، فاذا فيها ادم، فقال هذا ابوك ادم فسلم عليه. فسلمت عليه فرد السلام ثم قال مرحبا بالابن الصالح والنبي الصالح. ثم صعد حتى اتى السماء الثانية فاستفتح، قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به فنعم المجيء جاء. ففتح، فلما خلصت، اذا يحيى وعيسى، وهما ابنا الخالة قال هذا يحيى وعيسى فسلم عليهما. فسلمت فردا، ثم قالا مرحبا بالاخ الصالح والنبي الصالح. ثم صعد بي الى السماء الثالثة، فاستفتح قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، فنعم المجيء جاء. ففتح، فلما خلصت اذا يوسف. قال هذا يوسف فسلم عليه. فسلمت عليه فرد، ثم قال مرحبا بالاخ الصالح والنبي الصالح، ثم صعد بي حتى اتى السماء الرابعة، فاستفتح، قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد. قيل اوقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، فنعم المجيء جاء. ففتح، فلما خلصت الى ادريس قال هذا ادريس فسلم عليه. فسلمت عليه فرد ثم قال مرحبا بالاخ الصالح والنبي الصالح. ثم صعد بي حتى اتى السماء الخامسة، فاستفتح، قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد صلى الله عليه وسلم. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قيل مرحبا به، فنعم المجيء جاء. فلما خلصت فاذا هارون قال هذا هارون فسلم عليه. فسلمت عليه فرد ثم قال مرحبا بالاخ الصالح والنبي الصالح. ثم صعد بي حتى اتى السماء السادسة، فاستفتح، قيل من هذا قال جبريل. قيل من معك قال محمد. قيل وقد ارسل اليه قال نعم. قال مرحبا به، فنعم المجيء جاء، فلما خلصت، فاذا موسى قال هذا موسى فسلم عليه، فسلمت عليه فرد ثم قال مرحبا بالاخ الصالح والنبي الصالح. فلما تجاوزت بكى، قيل له ما يبكيك قال ابكي لان غلاما بعث بعدي، يدخل الجنة من امته اكثر من يدخلها من امتي. ثم صعد بي الى السماء السابعة، فاستفتح جبريل، قيل من هذا قال جبريل. قيل ومن معك قال محمد. قيل وقد بعث اليه. قال نعم. قال مرحبا به، فنعم المجيء جاء فلما خلصت، فاذا ابراهيم قال هذا ابوك فسلم عليه. قال فسلمت عليه، فرد السلام قال مرحبا بالابن الصالح والنبي الصالح. ثم رفعت لي سدرة المنتهى، فاذا نبقها مثل قلال هجر، واذا ورقها مثل اذان الفيلة قال هذه سدرة المنتهى، واذا اربعة انهار نهران باطنان، ونهران ظاهران. فقلت ما هذان يا جبريل قال اما الباطنان، فنهران في الجنة، واما الظاهران فالنيل والفرات. ثم رفع لي البيت المعمور، ثم اتيت باناء من خمر، واناء من لبن واناء من عسل، فاخذت اللبن، فقال هي الفطرة انت عليها وامتك. ثم فرضت على الصلوات خمسين صلاة كل يوم. فرجعت فمررت على موسى، فقال بما امرت قال امرت بخمسين صلاة كل يوم. قال ان امتك لا تستطيع خمسين صلاة كل يوم، واني والله قد جربت الناس قبلك، وعالجت بني اسراييل اشد المعالجة، فارجع الى ربك فاساله التخفيف لامتك. فرجعت، فوضع عني عشرا، فرجعت الى موسى فقال مثله، فرجعت فوضع عني عشرا، فرجعت الى موسى فقال مثله، فرجعت فوضع عني عشرا، فرجعت الى موسى فقال مثله، فرجعت فامرت بعشر صلوات كل يوم، فرجعت فقال مثله، فرجعت فامرت بخمس صلوات كل يوم، فرجعت الى موسى، فقال بما امرت قلت امرت بخمس صلوات كل يوم. قال ان امتك لا تستطيع خمس صلوات كل يوم، واني قد جربت الناس قبلك، وعالجت بني اسراييل اشد المعالجة، فارجع الى ربك فاساله التخفيف لامتك. قال سالت ربي حتى استحييت، ولكن ارضى واسلم قال فلما جاوزت نادى مناد امضيت فريضتي وخففت عن عبادي