Loading...

Loading...
Kitab
173 Hadis
Telah bercerita kepada kami [Adam] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Humaid ath-Thawil], aku mendengar [Anas bin Malik radliallahu 'anhu] berkata; Pada perang Khandaq, Kaum Anshar bersya'ir; "Kami adalah orang-orang yang berbai'at kepada Muhammad. Untuk terus berjihad selama hidup". Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda menyambut sya'ir mereka dengan bersya'ir: "Ya Allah, tidak ada kehidupan yang sesungguhnya melainkan kehidupan akhirat. Maka, muliakanlah Anshar dan Muhajirin
حدثنا ادم، حدثنا شعبة، عن حميد الطويل، سمعت انس بن مالك رضى الله عنه قال كانت الانصار يوم الخندق تقول نحن الذين بايعوا محمدا على الجهاد ما حيينا ابدا فاجابهم اللهم لا عيش الا عيش الاخره فاكرم الانصار والمهاجره
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin 'Ubaidullah] telah bercerita kepada kami [Ibnu Abu Hazim] dari [bapaknya] dari [Sahal] berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang kepada kami ketika kami sedang menggali parit dan mengangkut tanah di atas punggung-punggung kami (pada perang Khandaq). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya Allah, tidak ada kehidupan yang hakiki melainkan kehidupan akhirat. (Ya Allah), ampunilah kaum Anshar
حدثني محمد بن عبيد الله، حدثنا ابن ابي حازم، عن ابيه، عن سهل، قال جاءنا رسول الله صلى الله عليه وسلم ونحن نحفر الخندق وننقل التراب على اكتادنا، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " اللهم لا عيش الا عيش الاخره فاغفر للمهاجرين والانصار
Telah bercerita kepada kami [Musaddad] telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Daud] dari [Fudlail bin Ghazwan] dari [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu beliau datangi istri-istri beliau. Para istri beliau berkata; "Kami tidak punya apa-apa selain air". Maka kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada orang banyak: "Siapakah yang mau mengajak atau menjamu orang ini?". Maka seorang laki-laki dari Anshar berkata; "Aku". Sahabat Anshar itu pulang bersama laki-laki tadi menemui istrinya lalu berkata; "Muliakanlah tamu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ini". Istrinya berkata; "Kita tidak memiliki apa-apa kecuali sepotong roti untuk anakku". Sahabat Anshar itu berkata; Suguhkanlah makanan kamu itu lalu matikanlah lampu dan tidurkanlah anakmu". Ketika mereka hendak menikmati makan malam, maka istrinya menyuguhkan makanan itu lalu mematikan lampu dan menidurkan anaknya kemudian dia berdiri seakan hendak memperbaiki lampunya, lalu dimatikannya kembali. Suami- istri hanya menggerak-gerakkan mulutnya (seperti mengunyah sesuatu) seolah keduanya ikut menikmati hidangan. Kemudian keduanya tidur dalam keadaan lapar karena tidak makan malam. Ketika pagi harinya, pasangan suami istri itu menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka beliau berkata: "Malam ini Allah tertawa atau terkagum-kagum karena perbuatan kalian berdua". Maka kemudian Allah menurunkan firman-Nya dalam QS al-Hasyr ayat 9 yang artinya: ("Dan mereka lebih mengutamakan orang lain (Muhajirin) dari pada diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan apa yang mereka berikan itu. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung
حدثنا مسدد، حدثنا عبد الله بن داود، عن فضيل بن غزوان، عن ابي حازم، عن ابي هريرة رضى الله عنه ان رجلا، اتى النبي صلى الله عليه وسلم فبعث الى نسايه فقلن ما معنا الا الماء. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من يضم، او يضيف هذا ". فقال رجل من الانصار انا. فانطلق به الى امراته، فقال اكرمي ضيف رسول الله صلى الله عليه وسلم فقالت ما عندنا الا قوت صبياني. فقال هييي طعامك، واصبحي سراجك، ونومي صبيانك اذا ارادوا عشاء. فهيات طعامها واصبحت سراجها، ونومت صبيانها، ثم قامت كانها تصلح سراجها فاطفاته، فجعلا يريانه انهما ياكلان، فباتا طاويين، فلما اصبح، غدا الى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال " ضحك الله الليلة او عجب من فعالكما " فانزل الله {ويوثرون على انفسهم ولو كان بهم خصاصة ومن يوق شح نفسه فاوليك هم المفلحون}
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Yahya Abu 'Ali] telah bercerita kepada kami [Syadzan, saudara dari 'Abdan] telah bercerita kepada kami [bapakku] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah bin Al Hajjaj] dari [Hisyam bin Zaid] berkata, aku mendengar [Anas bin Malik] berkata; "Abu Bakr dan Al'Abbas radliallahu 'anhu lewat didepan salah satu majelis dari majelis kaum Anshar saat mereka sedang menangis. Abu Bakr bertanya; "Apa yang menyebabkan kalian menangis?". Mereka menjawab; "Kami teringat dengan majelis Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang pernah kami ikuti ". Maka Al 'Abbas menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mengabarkan hal tadi". Perawi berkata; Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar dalam keadaan kepala beliau dibalut dengan kain selimut. Perawi berkata; Maka belliau menaiki mimbar dan setelah hari itu beliau tidak lagi menaiki mimbar beliau. Beliau memuji Allah dan mensucikan-Nya kemudian bersabda: "Aku wasiatkan kepada kalian (untuk bersikap baik) kepada kaum Anshar. Mereka adalah penjaga rahasiaku dan kepercayaanku. Mereka telah menunaikan apa yang wajib atas mereka dan mereka masih berhak apa yang menjadi hak mereka. Maka terimalah orang-orang yang baik dari kalangan mereka dan maafkanlah orang-orang yang keliru dari mereka
حدثني محمد بن يحيى ابو علي، حدثنا شاذان، اخو عبدان حدثنا ابي، اخبرنا شعبة بن الحجاج، عن هشام بن زيد، قال سمعت انس بن مالك، يقول مر ابو بكر والعباس رضى الله عنهما بمجلس من مجالس الانصار وهم يبكون، فقال ما يبكيكم قالوا ذكرنا مجلس النبي صلى الله عليه وسلم منا. فدخل على النبي صلى الله عليه وسلم فاخبره بذلك قال فخرج النبي صلى الله عليه وسلم وقد عصب على راسه حاشية برد قال فصعد المنبر ولم يصعده بعد ذلك اليوم، فحمد الله واثنى عليه، ثم قال " اوصيكم بالانصار، فانهم كرشي وعيبتي، وقد قضوا الذي عليهم، وبقي الذي لهم، فاقبلوا من محسنهم، وتجاوزوا عن مسييهم
Telah bercerita kepada kami [Ahmad bin Ya'qub] telah bercerita kepada kami [Ibnu Al Ghasil] aku mendengar ['Ikrimah] berkata, aku mendengar [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; "Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dalam keadaan berselimut/berselendang yang diletakkannya diatas kedua pundaknya dan mengikat kepalanya dengan ikat kepala berwarna hitam hingga kemudian duduk di atas mimbar. Setelah memuji Allah dan mensucikan-Nya, beliau bersabda: "Hadirin yang dimuliakan, wahai sekalian manusia, manusia terus bertambah banyak sedangkan kaum Anshar semakin sedikit hingga keberadaan mereka bagaikan keberadaan garam dalam suatu makanan. Maka barangsiapa diantara kalian yang mengurus sesuatu urusan ummat lalu dia mampu mendatangkan madlarat kepada seseorang atau memberi manfaat kepada seseorang, maka terimalah orang-orang baik mereka (kaum Anshar), dan maafkanlah orang yang keliru dari kalangan mereka
حدثنا احمد بن يعقوب، حدثنا ابن الغسيل، سمعت عكرمة، يقول سمعت ابن عباس رضى الله عنهما يقول خرج رسول الله صلى الله عليه وسلم وعليه ملحفة، متعطفا بها على منكبيه، وعليه عصابة دسماء حتى جلس على المنبر، فحمد الله واثنى عليه، ثم قال " اما بعد، ايها الناس، فان الناس يكثرون وتقل الانصار، حتى يكونوا كالملح في الطعام، فمن ولي منكم امرا يضر فيه احدا او ينفعه، فليقبل من محسنهم، ويتجاوز عن مسييهم
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ghundar] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] berkata, aku mendengar [Qatadah] dari [Anas bin Malik radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kaum Anshar adalah penjaga rahasiaku dan kepercayaanku. Dan manusia akan bertambah banyak sedangkan mereka semakin sedikit jumlahnya. Karenanya terimalah orang-orang yang baik dari kalangan mereka dan maafkanlah orang-orang yang keliru dari mereka
حدثنا محمد بن بشار، حدثنا غندر، حدثنا شعبة، قال سمعت قتادة، عن انس بن مالك رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الانصار كرشي وعيبتي، والناس سيكثرون ويقلون، فاقبلوا من محسنهم، وتجاوزوا عن مسييهم
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ghundar] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] berkata, aku mendengar [Al Bara' radliallahu 'anhu] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi hadiah pakaian terbuat dari sutera, para shahabat beliau merabanya dan mereka terkagum-kagum dengan kehalusan kain tersebut. Maka beliau berkata; "Apakah kalian terkagum-kagum dengan kehalusan kain ini?. Sungguh sapu tangan Sa'ad bin Mu'adz (di surga) lebih baik darinya atau lebih halus". Diriwayatkan juga oleh [Qatadah] dan [Az Zuhriy] yang keduanya mendengar [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثني محمد بن بشار، حدثنا غندر، حدثنا شعبة، عن ابي اسحاق، قال سمعت البراء رضى الله عنه يقول اهديت للنبي صلى الله عليه وسلم حلة حرير، فجعل اصحابه يمسونها ويعجبون من لينها فقال " اتعجبون من لين هذه لمناديل سعد بن معاذ خير منها ". او الين. رواه قتادة والزهري سمعا انسا عن النبي صلى الله عليه وسلم
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Al Mutsannaa] telah bercerita kepada kami [Fadlal bin Musawir, menantu dari Abu 'Awanah] telah bercerita kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir radliallahu 'anhu], aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "'Arsy bergetar disebabkan meninggalnya Sa'ad bin Mu'adz". Dan dari [Al A'masy] telah bercerita kepada kami [Abu Shalih] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti redaksi hadits ini. Ada seseorang yang berkata kepada Jabir, bahwa Al Bara' berkata; "Yang bergetar adalah tempat tidurnya". Maka Jabir berkata; " diantara dua suku ini ('Aus dan Khazraj) ada orang yang dengki dan aku pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "'Arsy Allah yang Maha Pengasih bergetar disebabkan meninggalnya Sa'ad bin Mu'adz
حدثني محمد بن المثنى، حدثنا فضل بن مساور، ختن ابي عوانة حدثنا ابو عوانة، عن الاعمش، عن ابي سفيان، عن جابر رضى الله عنه سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " اهتز العرش لموت سعد بن معاذ ". وعن الاعمش حدثنا ابو صالح عن جابر عن النبي صلى الله عليه وسلم مثله. فقال رجل لجابر فان البراء يقول اهتز السرير. فقال انه كان بين هذين الحيين ضغاين، سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " اهتز عرش الرحمن لموت سعد بن معاذ
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin 'Ar'arah] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari [Abu Umamah bin Sahal bin Hunaif] dari [Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu] bahwa orang-orang (Bani Quraizhah) setuju dengan ketetapan hukum yang akan diputuskan oleh Sa'ad bin Mu'adz. Maka beliau mengutus orang untuk memanggilnya, dia pun datang dengan menunggang keledai. Ketika sudah dekat dengan masjid, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Berdirilah kalian untuk orang terbaik kalian dan pemimpin kalian". Lalu beliau melanjutkan: "Wahai Sa'ad, mereka telah setuju dengan keputusan yang akan kamu buat". Sa'ad berkata; "Akan kuputuskan mereka bahwa agar para tentara perang mereka harus dibunuh dan anak-anak mereka dijadikan tawanan". Maka Beliau Shallallahu'alaihiwasallam berkata: "Sungguh kamu telah memutuskan hukum mereka dengan hukum Allah (Raja diraja)
حدثنا محمد بن عرعرة، حدثنا شعبة، عن سعد بن ابراهيم، عن ابي امامة بن سهل بن حنيف، عن ابي سعيد الخدري رضى الله عنه ان اناسا نزلوا على حكم سعد بن معاذ، فارسل اليه فجاء على حمار، فلما بلغ قريبا من المسجد قال النبي صلى الله عليه وسلم " قوموا الى خيركم او سيدكم ". فقال " يا سعد، ان هولاء نزلوا على حكمك ". قال فاني احكم فيهم ان تقتل مقاتلتهم وتسبى ذراريهم. قال " حكمت بحكم الله، او بحكم الملك
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin Muslim] telah bercerita kepada kami [Habban bin Hilal] telah bercerita kepada kami [Hammam] telah mengabarkan kepada kami [Qatadah] dari [Anas radliallahu 'anhu] bahwa ada dua orang laki-laki keluar dari (rumah) Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di tengah malam yang gelap gulita dan (ajaibnya) pada kedua tangan keduanya memancar cahaya yang menyertai keduanya hingga ketika keduanya berpisah cahaya tersebut menjadi dua, mengikuti masing-masing kedua orang tersebut. Dan berkata [Ma'mar] dari [Tsabit] dari [Anas] bahwa Usaid bin Hudlair berserta dua orang dari kaum Anshar. Dan berkata [Hammad] telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] bahwa Usaid bin Hudlair dan 'Abbad bin Bisyir bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
حدثنا علي بن مسلم، حدثنا حبان، حدثنا همام، اخبرنا قتادة، عن انس رضى الله عنه ان رجلين، خرجا من عند النبي صلى الله عليه وسلم في ليلة مظلمة، واذا نور بين ايديهما حتى تفرقا، فتفرق النور معهما. وقال معمر عن ثابت عن انس ان اسيد بن حضير ورجلا من الانصار. قال حماد اخبرنا ثابت عن انس كان اسيد بن حضير وعباد بن بشر عند النبي صلى الله عليه وسلم
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ghundar] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru] dari [Ibrahim] dari [Masruq] dari ['Abdullah bin 'Amru radliallahu 'anhuma], aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ambillah bacaan al-Qur'an dari empat orang. Yaitu dari Ibnu Mas'ud, Salim, maula Abu Hudzaifah, Ubay bin Ka'ab dan Mu'adz bin Jabal
حدثني محمد بن بشار، حدثنا غندر، حدثنا شعبة، عن عمرو، عن ابراهيم، عن مسروق، عن عبد الله بن عمرو رضى الله عنهما سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " استقريوا القران من اربعة من ابن مسعود وسالم مولى ابي حذيفة، وابى، ومعاذ بن جبل
Telah bercerita kepada kami [Ishaq] telah bercerita kepada kami ['Abdush Shamad] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] telah bercerita kepada kami [Qatadah] berkata, aku mendengar [Anas bin Malik radliallahu 'anhu], berkata [Abu Usaid], Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: ""Sebaik-baik kampung tempat tinggal kaum Anshar adalah kampung Bani an-Najjar kemudian Bani 'Abdil Asyhal kemudian Bani Al Harits bin Khazraj kemudian Bani Sa'idah. Dan setiap tempat tinggal seluruh kaum Anshar adalah baik". Maka Sa'ad bin 'Ubadah, diantara orang yang terdahulu masuk Islam berkata; "Aku menganggap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lebih mengutamakan orang lain terhadap kami". Maka ucapannya dibalas; "Justru beliau telah mengutamakan (menyanjung) kalian dibanding orang lain
حدثنا اسحاق، حدثنا عبد الصمد، حدثنا شعبة، حدثنا قتادة، قال سمعت انس بن مالك رضى الله عنه قال ابو اسيد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " خير دور الانصار بنو النجار، ثم بنو عبد الاشهل، ثم بنو الحارث بن الخزرج، ثم بنو ساعدة وفي كل دور الانصار خير ". فقال سعد بن عبادة وكان ذا قدم في الاسلام ارى رسول الله صلى الله عليه وسلم قد فضل علينا. فقيل له قد فضلكم على ناس كثير
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Walid] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] telah bercerita kepada kami ['Amru bin Murrah] dari [Ibrahim] dari [Masruq] berkata; Nama 'Abdullah bin Mas'ud disebut-sebut di hadapan ['Abdullah bin 'Amru] maka dia ('Abdullah bin 'Amru) berkata; "Dialah seorang yang senantiasa aku selalu mencintainya karena aku pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ambillah bacaan al-Qur'an dari empat orang. Yaitu dari 'Abdullah bin Mas'ud, beliau menyebutnya lebih dahulu, Salim, maula Abu Hudzaifah, Mu'adz bin Jabal dan Ubay bin Ka'ab
حدثنا ابو الوليد، حدثنا شعبة، عن عمرو بن مرة، عن ابراهيم، عن مسروق، قال ذكر عبد الله بن مسعود عند عبد الله بن عمرو فقال ذاك رجل لا ازال احبه، سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول " خذوا القران من اربعة من عبد الله بن مسعود فبدا به وسالم مولى ابي حذيفة، ومعاذ بن جبل، وابى بن كعب
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ghundar] berkata, aku mendengar [Syu'bah], aku mendengar [Qatadah] dari [Anas bin Maik radliallahu 'anhu] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Ubbay: " Allah memerintahkanku agar membacakan "lam yakunil ladziina kafaruu min ahlil kitaab".. -al-Qur'an Surah al-Bayyinah--. Ubay bertanya; "Apakah Allah menyebut namaku?". Beliau mejawab: "Ya". Ubbay pun menangis
حدثني محمد بن بشار، حدثنا غندر، قال سمعت شعبة، سمعت قتادة، عن انس بن مالك رضى الله عنه قال النبي صلى الله عليه وسلم لابى " ان الله امرني ان اقرا عليك {لم يكن الذين كفروا} ". قال وسماني قال " نعم " فبكى
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Yahya] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas radliallahu 'anhu]; Pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam al-Qur'an dihimpun pula (ditulis dan dihafal) oleh empat orang yang semuanya dari kalangan Anshar. Mereka adalah Ubay, Mu'adz bin Jabal, Abu Zaid dan Zaid bin Tsabit". Aku bertanya kepada Anas; Siapakah Abu Zaid itu?". Dia menjawab; "Salah seorang dari paman-pamanku
حدثني محمد بن بشار، حدثنا يحيى، حدثنا شعبة، عن قتادة، عن انس رضى الله عنه قال جمع القران على عهد النبي صلى الله عليه وسلم اربعة، كلهم من الانصار ابى، ومعاذ بن جبل، وابو زيد، وزيد بن ثابت. قلت لانس من ابو زيد قال احد عمومتي
Telah bercerita kepada kami [Abu Ma'mar] telah bercerita kepada kami ['Abdul Warits] telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz] dari [Anas radliallahu 'anhu] berkata; Ketika perangUhud orang-orang kabur dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedangkan Abu Thalhah tetap bertahan di dekat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk melindungi beliau dengan perisainya. Abu Thalhah adalah seorang yang ahli memanah yang apabila mengenai target langsung menembus kulit. Pada perang itu dia telah mematahkan dua atau tiga anak panah karena sangat kerasnya bidikannya. Ada seorang laki-laki lewat di hadapannya dengan membawa sarung anak panah dan berkata; "Berikan ini kepada Abu Thalhah". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendongakkan kepala beliau melihat keberadaan musuh, maka Abu Thalhah berkata; "Wahai Nabi Allah, demi ayah ibuku sebagai tebusannya, janganlah baginda mendongakkan kepala sebab bisa jadi ada panah musuh yang mengenai baginda. Cukup aku saja sebagai taruhannya. Sungguh aku melihat 'Aisyah binti Abu Bakr dan Ummu Sulaim, keduanya mengangkat pakaiannya setinggi mata kakinya sehingga terlihat perhiasan yang ada pada betisnya. Keduanya membawa kendi-kendi air untuk memberi minum kepada mulut-mulut dari orang yang terluka. Sementara itu pedang musuh telah mengenai badan Abu Thalhah dua atau tiga kali
حدثنا ابو معمر، حدثنا عبد الوارث، حدثنا عبد العزيز، عن انس رضى الله عنه قال لما كان يوم احد انهزم الناس عن النبي صلى الله عليه وسلم وابو طلحة بين يدى النبي صلى الله عليه وسلم مجوب به عليه بحجفة له، وكان ابو طلحة رجلا راميا شديد القد، يكسر يوميذ قوسين او ثلاثا، وكان الرجل يمر معه الجعبة من النبل فيقول انشرها لابي طلحة. فاشرف النبي صلى الله عليه وسلم ينظر الى القوم، فيقول ابو طلحة يا نبي الله بابي انت وامي، لا تشرف يصيبك سهم من سهام القوم، نحري دون نحرك. ولقد رايت عايشة بنت ابي بكر وام سليم وانهما لمشمرتان، ارى خدم سوقهما، تنقزان القرب على متونهما، تفرغانه في افواه القوم، ثم ترجعان فتملانها، ثم تجيان فتفرغانه في افواه القوم، ولقد وقع السيف من يدى ابي طلحة اما مرتين، واما ثلاثا
Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Yusuf] berkata, aku mendengar [Malik] bercerita dari [Abu An Nadlir, maula 'Umar bin 'Ubaidullah] dari ['Amir bin Sa'ad bin Abu Waqqash] dari [bapaknya] berkata, aku belum pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada seseorang yang berjalan di muka bumi ini bahwa dia adalah calon penghuni surga kecuali kepada 'Abdullah bin Salam". Dia berkata lagi; "Dan untuknyalah ayat ini turun: "Wa syahida syaahidun min bani Israa'il" (QS. Al Ahqaf 10), atau yang ayat yang semisainya. Perawi berkata; "Aku tidak tahu apa yang dikatakan oleh Malik apakah yang dimaksudnya ayat atau hadits
حدثنا عبد الله بن يوسف، قال سمعت مالكا، يحدث عن ابي النضر، مولى عمر بن عبيد الله عن عامر بن سعد بن ابي وقاص، عن ابيه، قال ما سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول لاحد يمشي على الارض انه من اهل الجنة. الا لعبد الله بن سلام قال وفيه نزلت هذه الاية {وشهد شاهد من بني اسراييل} الاية. قال لا ادري قال مالك الاية او في الحديث
Telah bercerita kepadaku ['Abdullah bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Azhar as-Samman] dari [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] dari [Qais bin 'Abbad] berkata; Aku pernah duduk di masjid Madinah lalu datang seorang laki-laki yang nampak pada wajahnya tanda-tanda kekhusyu'an. Orang-orang berkata; "Inilah seseorang diantara calon penghuni surga". Orang itu kemudian mengerjakan shalat dua raka'at dengan menyempurnakannya lalu keluar masjid. Aku mengikutinya lalu aku berkata; " ketika anda masuk masjid tadi orang-orang mengatakan bahwa anda termasuk calon penghumi surga". Orang itu berkata; "Demi Allah, sungguh tidak patut buat seorangpun mengatakan hal yang dia tidak mengetahuinya. Aku akan ceritakan kepadamu apa alasannya. Sungguh aku pernah bermimpi pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu aku ceritakan mimpiku kepada beliau. Dalam mimpiku itu seolah aku melihat taman yang luas, suasananya yang hijau nan asri, di tengahnya ada tiang-tiang dari besi. Bagian bawahnya adalah bumi sedang atasnya adalah langit. Pada bagian atasnya itu ada tali. Dikatakan kepadaku; "Mendakilah". Aku katakan; "Aku tak sanggup". Kemudian datang kepadaku orang yang membantuku, lalu dia mengangkat bajuku dari belakangku sehingga aku mampu mendakinya hingga ketika sudah berada di atas aku pegang tali tersebut. Dikatakan kepadaku; "Berpeganglah". Maka aku sanggup memegangnya dan sungguh tali itu berada pada genggamanku". Kemudian aku ceritakan mimpiku itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka beliau berkata; "Yang dimaksud dengan taman itu adalah Islam sedangkan tiang-tang adalah tiangnya Islam dan tali itu adalah al-'urwatul wutsqa (kalimat tauhid). Dan kamu berada dalam Islam hingga meninggal dunia". Orang itu adalah ['Abdullah bin Salam]. Dan berkata kepadaku [Khalifah] telah bercerita kepada kami [Mu'adz] telah bercerita kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] telah bercerita kepada kami [Qais bin 'Abbad] dari [Ibnu Salam] berkata; Kata Shiifu sebagai kata ganti dari minshaf
حدثني عبد الله بن محمد، حدثنا ازهر السمان، عن ابن عون، عن محمد، عن قيس بن عباد، قال كنت جالسا في مسجد المدينة، فدخل رجل على وجهه اثر الخشوع، فقالوا هذا رجل من اهل الجنة. فصلى ركعتين تجوز فيهما ثم خرج، وتبعته فقلت انك حين دخلت المسجد قالوا هذا رجل من اهل الجنة. قال والله ما ينبغي لاحد ان يقول ما لا يعلم وساحدثك لم ذاك رايت رويا على عهد النبي صلى الله عليه وسلم فقصصتها عليه، ورايت كاني في روضة ذكر من سعتها وخضرتها وسطها عمود من حديد، اسفله في الارض واعلاه في السماء، في اعلاه عروة فقيل له ارقه. قلت لا استطيع. فاتاني منصف فرفع ثيابي من خلفي، فرقيت حتى كنت في اعلاها، فاخذت بالعروة، فقيل له استمسك. فاستيقظت وانها لفي يدي، فقصصتها على النبي صلى الله عليه وسلم قال " تلك الروضة الاسلام، وذلك العمود عمود الاسلام، وتلك العروة عروة الوثقى، فانت على الاسلام حتى تموت ". وذاك الرجل عبد الله بن سلام. وقال لي خليفة حدثنا معاذ، حدثنا ابن عون، عن محمد، حدثنا قيس بن عباد، عن ابن سلام، قال وصيف مكان منصف
Telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'id bin Abu Burdah] dari [bapaknya]; "Aku mengunjungi Madinah lalu bertemu dengan ['Abdullah bin Salam radliallahu 'anhu]. Dia berkata; "Tidakkah sebaiknya kamu berkunjung ke rumahku, Nanti kusuguhi makanan terbuat dari tepung dan kurma dan kamu masuk ke dalam rumah. Kemudian dia berkata lagi; "Sungguh kamu sekarang berada di negeri praktek riba sudah merajalela. Jika kamu bersama seseorang yang benar akan kutunjukkan kepadamu orang yang memiliki buah tin dan gandum atau biji-bijian, tapi janganlah kamu mengambilnya karena itu barang hasil riba". [An-Nadlar], [Abu Daud] dan [Wahb] tidak menyebutkannya dari [Syu'bah] tentang "rumah
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا شعبة، عن سعيد بن ابي بردة، عن ابيه، اتيت المدينة فلقيت عبد الله بن سلام رضى الله عنه فقال الا تجيء فاطعمك سويقا وتمرا، وتدخل في بيت ثم قال انك بارض الربا بها فاش، اذا كان لك على رجل حق فاهدى اليك حمل تبن، او حمل شعير او حمل قت، فلا تاخذه، فانه ربا. ولم يذكر النضر وابو داود ووهب عن شعبة البيت
Telah bercerita kepadaku [Muhammad] telah mengabarkan kepada kami ['Abdah] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] berkata, aku mendengar ['Abdullah bin Ja'far] berkata, aku mendengar ['Ali radliallahu 'anhu] berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. Dan diriwayatkan pula, telah bercerita kepadaku [Shadaqah] telah mengabarkan kepada kami ['Abdah] dari [Hisyam] dari [bapaknya] berkata, aku mendengar ['Abdullah bin Ja'far] dari ['Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wanita yang paling baik (pada zamannya) adalah Maryam dan wanita yang paling baik (pada zamannya) Khadijah
حدثني محمد، اخبرنا عبدة، عن هشام بن عروة، عن ابيه، قال سمعت عبد الله بن جعفر، قال سمعت عليا رضى الله عنه يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ح حدثني صدقة اخبرنا عبدة عن هشام عن ابيه قال سمعت عبد الله بن جعفر عن علي رضى الله عنهم عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " خير نسايها مريم، وخير نسايها خديجة