Loading...

Loading...
Kitab
160 Hadis
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Ayyasy] telah bercerita kepada kami [Hariz] berkata, telah bercerita kepadaku ['Abdul Wahid bin 'Abdullah an-Nashriy] berkata, aku mendengar [Watsilah bin Al Asyfa'] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya diantara kebohongan yang besar adalah bila seseorang mengaku (sebagai anak) dari orang yang bukan bapaknya atau (seseorang) mengaku kedua matanya melihat sesuatu dalam mimpi padahal tidak bermimpi apapun atau seseorang mengatakan sesuatu atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apa yang beliau tidak mensabdakannya
حدثنا علي بن عياش، حدثنا حريز، قال حدثني عبد الواحد بن عبد الله النصري، قال سمعت واثلة بن الاسقع، يقول قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ان من اعظم الفرى ان يدعي الرجل الى غير ابيه، او يري عينه ما لم تر، او يقول على رسول الله صلى الله عليه وسلم ما لم يقل
Telah bercerita kepada kami [Musaddad] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari [Abu Jamrah] berkata, aku mendengar [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; 'Telah datang utusan suku 'Abdul Qais kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lalu berkata: "Wahai Rasulullah, kami ini dari suku Rabi'ah, dan antara tempat tinggal kami dan baginda dipisahkan suku Mudlor yang kafir dan kami tidak dapat mengunjungi baginda kecuali pada bulan haram. Oh, Bila saja baginda dapat memerintahkan kami dengan satu perintah yang kami ambil dari baginda dan kami dapat menyampaikannya kepada orang-orang lain di belakang kami. Maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku perintahkan kalian dengan empat perkara dan aku larang dari empat perkara. (Yaitu) Iman kepada Allah dan persaksian (syahadah) tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan kalian mengeluarkan seperlima dari harta rampasan perang". Dan aku larang kalian dari (meminum sesuatu) dari labu kering, guci hijau, pohon kurma (yang diukir) dan tembikar yang dilumuri ter
حدثنا مسدد، حدثنا حماد، عن ابي جمرة، قال سمعت ابن عباس رضى الله عنهما يقول قدم وفد عبد القيس على رسول الله صلى الله عليه وسلم فقالوا يا رسول الله انا من هذا الحى من ربيعة قد حالت بيننا وبينك كفار مضر، فلسنا نخلص اليك الا في كل شهر حرام، فلو امرتنا بامر، ناخذه عنك، ونبلغه من وراءنا. قال " امركم باربع، وانهاكم عن اربع، الايمان بالله شهادة ان لا اله الا الله، واقام الصلاة وايتاء الزكاة، وان تودوا الى الله خمس ما غنمتم، وانهاكم عن الدباء، والحنتم، والنقير، والمزفت
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhriy] berkata, telah bercerita kepadaku [Salim bin 'Abdullah] bahwa ['Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma] berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda saat beliau berdiri di mimbar: "Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan timbul dari sana". Beliau memberi isyarat ke arah timur, tempat terbit tanduk setan
حدثنا ابو اليمان، اخبرنا شعيب، عن الزهري، عن سالم بن عبد الله، ان عبد الله بن عمر رضى الله عنهما قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول وهو على المنبر " الا ان الفتنة ها هنا يشير الى المشرق من حيث يطلع قرن الشيطان
Telah bercerita kepada kami [Abu Nu'aim] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Sa'id bin Ibrahim] dari ['Abdur Rahman bin Hurmuz] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Suku Quraisy, Anshar, Juhainah, Muzainah, Aslam, Ghifar dan Asyja' adalah wali-waliku (pelindung) sedangkan bagi mereka tidak ada wali kecuali Allah dan Rasul-Nya
حدثنا ابو نعيم، حدثنا سفيان، عن سعد، عن عبد الرحمن بن هرمز، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم " قريش والانصار وجهينة ومزينة واسلم وغفار واشجع موالي، ليس لهم مولى دون الله ورسوله
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Ghurair Az Zuhriy] telah bercerita kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dari [bapaknya] dari [Shalih] telah bercerita kepada kami [Nafi'] bahwa ['Abdullah] mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dari atas mimbar: "Suku Ghifar, kiranya "ghafarallahu lahaa" (Allah mengampuninya), suku Aslam kiranya "salaamahallahu' (Allah menyelamatkannya) dan 'Ushayyah, mereka betul-betul "'ashatillaha wa rasuulih" (durhaka kepada Allah dan rasul-Nya)
حدثني محمد بن غرير الزهري، حدثنا يعقوب بن ابراهيم، عن ابيه، عن صالح، حدثنا نافع، ان عبد الله، اخبره ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال على المنبر " غفار غفر الله لها، واسلم سالمها الله، وعصية عصت الله ورسوله
Telah bercerita kepadaku [Muhammad] telah mengabarkan kepada kami [Abdul Wahhab Ats-Tsaqafiy] dari [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Suku Aslam berarti mudah-mudahan "salaamahallahu' (Allah menyelamatkannya) dan suku Ghifar artinya mudah-mudahan "ghafarallahu lahaa" (Allah mengampuninya)
حدثني محمد، اخبرنا عبد الوهاب الثقفي، عن ايوب، عن محمد، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " اسلم سالمها الله، وغفار غفر الله لها
Telah bercerita kepada kami [Qabishah] telah bercerita kepada kami [Sufyan] telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ibnu Mahdiy] dari [Sufyan] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Bakrah] dari [bapaknya], Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapat kalian jika (ada yang beranggapan) bahwa suku Juhainah, Muzainah, Aslam dan Ghifar lebih baik dari Bani Tamim, Bani Asad, Bani 'Abdullah bin Ghathafan dan Bani 'Amir bin Sha'sha'ah?". Tiba-tiba ada seseorang yang mengatakan; "Mereka itu celaka dan rugi".Maka beliau bersabda: "Memang mereka itu lebih baik dari Bani Tamim, Bani Asad, Bani 'Abdullah bin Ghathafan dan Bani 'Amir bin Sha'sha'ah?
حدثنا قبيصة، حدثنا سفيان،. حدثني محمد بن بشار، حدثنا ابن مهدي، عن سفيان، عن عبد الملك بن عمير، عن عبد الرحمن بن ابي بكرة، عن ابيه، قال النبي صلى الله عليه وسلم " ارايتم ان كان جهينة ومزينة واسلم وغفار خيرا من بني تميم وبني اسد، ومن بني عبد الله بن غطفان ومن بني عامر بن صعصعة ". فقال رجل خابوا وخسروا. فقال " هم خير من بني تميم ومن بني اسد، ومن بني عبد الله بن غطفان، ومن بني عامر بن صعصعة
Telah bercerita kepadaku [Muhammad bin Basysyar] telah bercerita kepada kami [Ghundar] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Abu Ya'qub] berkata, aku mendengar ['Abdur Rahman bin Abu Bakrah] dari [bapaknya] bahwa Al Aqra' bin Habis berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Sesungguhnya orang-orang yang biasa mencuri perbekalan jama'ah hajji telah berbaiat kepada baginda, baik dari suku Aslam, Ghifar, Muzainah. (Syu'bah) berkata; "Aku kira dia juga berkata suku Juhainah, dalam hal ini Ibnu Abi Ya'qub ragu. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapatmu jika (ada yang beranggapan) bahwa suku Aslam, Ghifar, Muzainah., aku kira perawi (Ibnu Abu Ya'qub) juga menyebut Juhainah, lebih baik dari Bani Tamim, Bani 'Amir, Bani Asad, Bani Ghathafan?". (Ada yang mengatakan); "Mereka itu celaka dan rugi".Maka beliau bersabda: "Memang benar. Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, sungguh mereka lebih baik dari mereka
حدثني محمد بن بشار، حدثنا غندر، حدثنا شعبة، عن محمد بن ابي يعقوب، قال سمعت عبد الرحمن بن ابي بكرة، عن ابيه، ان الاقرع بن حابس، قال للنبي صلى الله عليه وسلم انما بايعك سراق الحجيج من اسلم وغفار ومزينة واحسبه وجهينة ابن ابي يعقوب شك قال النبي صلى الله عليه وسلم " ارايت ان كان اسلم وغفار ومزينة واحسبه وجهينة خيرا من بني تميم وبني عامر واسد وغطفان، خابوا وخسروا ". قال نعم. قال " والذي نفسي بيده، انهم لخير منهم
Telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz bin 'Abdullah] berkata telah bercerita kepadaku [Sulaiman bin Bilal] dari [Tsaur bin Zaid] dari [Abu Al Ghaits] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari qiyamat hingga muncul seorang laki-laki dari suku Qahthan menggiring manusia dengan tongkatnya'. (Qahthan adalah nama wilayah atau suku di Yaman. Qahthan biasa disebut juga dengan Himyar)
حدثنا عبد العزيز بن عبد الله، قال حدثني سليمان بن بلال، عن ثور بن زيد، عن ابي الغيث، عن ابي هريرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " لا تقوم الساعة حتى يخرج رجل من قحطان يسوق الناس بعصاه
Telah bercerita kepada kami [Muhammad] telah mengabarkan kepada kami [Makhlad bin Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata, telah mengabarkan kepadaku ['Amru bin Dinar] bahwa dia mendengar [Jabir radliallahu 'anhu] berkata; "Kami pernah berperang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ketika itu orang-orang Kaum Muhajirin sudah bergabung dan jumlah mereka semakin banyak. Di antara Kaum Muhajirin itu ada seorang laki- laki yang pandai memainkan senjata lalu dia memukul pantat seorang shahabat Anshar sehingga menjadikan orang Anshar ini sangat marah, lalu dia berseru seraya berkata; "Wahai Kaum Anshar". Laki-laki Muhajirin tadi menimpali dan berseru pula; "Wahai Kaum Muhajirin". Akhirnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang dan bersabda: "Mengapa seruan-seruan kaum jahiliyah masih saja terus dipertahankan? '. Kemudian beliau bertanya; "Apa yang terjadi dengan mereka?". Lalu beliau diberitahu bahwa ada seorang shahabat Muhajirin yang memukul pantat seorang shahabat Anshar. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tinggalkanlah seruan itu karena hal semacam itu tercela (buruk) ". Setelah itu 'Abdullah bin Ubbay bin Salul berkata; "Apakah mereka (Kaum Muhajirin) tengah mengumpulkan kekuatan untuk melawan kami?. Seandainya kita kembali ke Madinah maka orang yang kuat pasti akan mengusir orang yang hina" (Allah Subhaanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataannya ini dalam QS al-Munafiqun ayat 8). Spontan'Umar berkata; "Tidak sebaiknyakah kita bunuh saja orang tercela ini, wahai Rasulullah!" Yang dimaksudnya adalah 'Abdullah bin Ubay bin Salul. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak, agar orang-orang tidakberdalih bahwa dia (Muhammad) membunuh shahabatnya
حدثنا محمد، اخبرنا مخلد بن يزيد، اخبرنا ابن جريج، قال اخبرني عمرو بن دينار، انه سمع جابرا رضى الله عنه يقول غزونا مع النبي صلى الله عليه وسلم وقد ثاب معه ناس من المهاجرين حتى كثروا، وكان من المهاجرين رجل لعاب فكسع انصاريا، فغضب الانصاري غضبا شديدا، حتى تداعوا، وقال الانصاري يا للانصار. وقال المهاجري يا للمهاجرين. فخرج النبي صلى الله عليه وسلم فقال " ما بال دعوى اهل الجاهلية ". ثم قال " ما شانهم ". فاخبر بكسعة المهاجري الانصاري قال فقال النبي صلى الله عليه وسلم " دعوها فانها خبيثة ". وقال عبد الله بن ابى ابن سلول اقد تداعوا علينا، لين رجعنا الى المدينة ليخرجن الاعز منها الاذل. فقال عمر الا نقتل يا رسول الله هذا الخبيث لعبد الله. فقال النبي صلى الله عليه وسلم " لا يتحدث الناس انه كان يقتل اصحابه
Telah bercerita kepadaku [Tsabit bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari ['Abdullah bin Murrah] dari [Masruq] dari ['Abdullah radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diriwayatkan pula, dari [Sufyan] dari [Zubaid] dari [Ibrahim] dari [Masruq] dari ['Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukan dari golongan kami siapa yang memukul-mukul pipi, merobek baju dan menyeru dengan seruan jahiliyyah (meratap kematian)
حدثني ثابت بن محمد، حدثنا سفيان، عن الاعمش، عن عبد الله بن مرة، عن مسروق، عن عبد الله رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم. وعن سفيان، عن زبيد، عن ابراهيم، عن مسروق، عن عبد الله، عن النبي صلى الله عليه وسلم " ليس منا من ضرب الخدود، وشق الجيوب، ودعا بدعوى الجاهلية
Telah bercerita kepadaku [Ishaq bin Ibrahim] telah bercerita kepada kami [Yahya bin Adam] telah mengabarkan kepada kami [Isra'il] dari [Abu Hushain] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "'Amru bin Luhay bin Qam'ah bin Khindif adalah Abu Khuza'ah
حدثني اسحاق بن ابراهيم، حدثنا يحيى بن ادم، اخبرنا اسراييل، عن ابي حصين، عن ابي صالح، عن ابي هريرة رضى الله عنه ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " عمرو بن لحى بن قمعة بن خندف ابو خزاعة
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhriy] berkata, aku mendengar [Sa'id bin Al Musayyab] berkata; Al Bahirah adalah unta yang tidak boleh ditunggangi dan tidak boleh diambil air susunya oleh seorang pun dipersembahkan untuk berhala, sedang as-sa'ibah (jamaknya as-Sawa'ib) adalah unta yang tidak hamil lagi yang mereka persembahkan untuk tuhan-tuhan mereka (patung). Sa'id bin Al Musayyab berkata; dan [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku melihat 'Amru bin Luhay Al Khuza'iy menarik punggungnya ke neraka dan dia adalah orang pertama mempersembahkan as-Sawa'ib (saibah)
حدثنا ابو اليمان، اخبرنا شعيب، عن الزهري، قال سمعت سعيد بن المسيب، قال البحيرة التي يمنع درها للطواغيت ولا يحلبها احد من الناس، والسايبة التي كانوا يسيبونها لالهتهم فلا يحمل عليها شىء. قال وقال ابو هريرة قال النبي صلى الله عليه وسلم " رايت عمرو بن عامر بن لحى الخزاعي يجر قصبه في النار، وكان اول من سيب السوايب
Telah bercerita kepada kami [Zaid, dia adalah anak dari Akhzam] berkata, telah bercerita kepada kami [Abu Qutaibah, Salmu bin Qutaibah] telah bercerita kepadaku [Mutsanna bin Sa'id Al Qashir] berkata, telah bercerita kepadaku [Abu Jamrah] berkata, [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata kepada kami; "Maukah kalian aku ceritakan tentang masuk Islamnya Abu Dzarr radliallahu 'anhu?". Abu Jamrah berkata; Kami jawab; "Ya, mau". Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata; Abu Dzarr radliallahu 'anhu menuturkan; "Aku adalah seorang laki-laki dari suku Ghifar, kemudian sampai berita kepada kami bahwa ada seorang laki-laki di Makkah yang mengaku sebagai Nabi, kemudian aku katakan kepada saudaraku; "Pergilah kamu menemui laki-laki itu, bicaralah dengannya lalu bawalah kepadaku kabar tentangnya". Maka saudaraku berangkat menemui laki-laki itu kemudian kembali. Aku bertanya; "Apa yang kamu bawa?". Dia menjawab; "Demi Allah, sungguh aku telah melihat dia seseorang yang mengajak kepada kebaikan dan melarang keburukan". Aku katakan kepadanya; "Aku belum puas tentang kebaikan yang kamu sampaikan". Maka aku ambil kantong (terbuat dari kulit) dan sebatang tongkat kemudian aku berangkat menuju Makkah. Sesampainya di sana aku tidak kenal laki-laki yang dimaksud sedang aku enggan bertanya tentangnya. Maka kuminum air zamzam lalu aku duduk di masjid (al-Haram) ". Abu Dzar melanjutkan; "Lalu 'Ali radliallahu 'anhu lewat di dekatku dan berkata; Sepertinya anda orang asing?". Abu Dzarr berkata; "Aku jawab; "Ya, benar". 'Ali berkata; "Mari singgah ke rumah". Abu Dzarr berkata; "Maka aku berangkat bersamanya dan dia tidak bertanya apapun kepadaku dan aku juga tidak menceritakan maksud kedatanganku'. Pada pagi harinya, aku kembali menuju masjid untuk bertanya tentang orang yang mengaku Nabi namun tidak ada seorangpun yang dapat memberi kabar kepadaku". Abu Dzarr melanjutkan; "Lalu 'Ali menghampiriku dan berkata; "Mungkin orang ini (maksud Ali Abu Dzar sendiri) sudah tahu rumah Muhammad!". Abu Dzarr menjawab; "Ah belum". 'Ali berkata; "Mari ikut aku". Abu Dzarr berkata; Lalu 'Ali bertanya; "Apa kepentinganmu dan apa tujuanmu mengunjungi negeri ini?". Abu Dzarr berkata; Aku katakan kepadanya, "Kalau kamu mau merahasiakannya, aku akan memberitahumu!. 'Ali menjawab; "Ya, akan kulakukan!". Abu Dzarr berkata, "lalu aku ceritakan kepadanya; "Telah sampai berita kepada kami bahwa di negeri ini telah datang seseorang yang mengaku sebagai Nabi maka aku mengutus saudaraku untuk berbicara dengannya, lalu dia kembali, namun aku tidak puas dengan kebaikan yang diterangkannya. Maka aku ingin menemuinya". Maka 'Ali berkata kepadanya; "Sungguh kamu telah mendapat petunjuk dan inilah aku orang yang akan menunjukkan jalan untuk menemuinya. Untuk itu, ikutilah aku, dan masuklah saja jika aku masuk, dan jika aku melihat ada orang yang aku khawatiri, aku akan berdiri merapat ke tembok seakan-akan aku sedang membetulkan sandalku, maka saat itu pergilah kamu". Kemudian 'Ali pergi berlalu dan aku ikut pergi bersamanya hingga ketika dia masuk aku pun ikut masuk menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian aku bertanya kepada beliau; "Terangkanlah Islam kepadaku?". Maka beliau menerangkannya kepadaku lalu akhirnya aku masuk Islam dan berganti agama. Kemudian beliau berkata kepadaku; "Wahai Abu Dzarr, rahasiakanlah masalah ini dan kembalilah ke negerimu. Nanti jika sampai berita kepadamu tentang kejayaaan kami datanglah menghadap kemari." Aku berkata; "Demi Dzat yang telah mengutus baginda dengan haq, sungguh aku pasti akan menjelaskan masalah ini di hadapan mereka". Maka dia mendatangi masjid sedangkan orang-orang Quraisy sedang berada di sana lalu dia berkata; 'Wahai sekalian Quraisy, aku bersaksi tidakada yang berhak disembah selain Allah dan aku besaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya. Maka mereka berkata; "Berdirilah kalian untuk (menghajar) orang yang baru saja mengganti agamanya ini". Maka mereka berdiri semuanya lalu aku dipukuli hingga hampir mampus. Kemudian 'Abbas mendapatkan aku, lalu membaringkan badanku, kemudian memandang mereka seraya berkata; "Celaka kalian, kalian hendak membunuh seorang pemuda dari suku Ghifar. Bukankah tempat berdagang kalian dan lalu lalang kalian (menuju Syam) melewati Ghifar?". Akhirnya mereka melepaskanku. Keesokan harinya, aku kembali ke masjid dan kembali mengatakan seperti yang kemarin. Maka mereka kembali berkata; "Berdirilah kalian untuk (menghajar) orang yang baru saja mengganti agamanya ini". Maka aku diperlakukan seperti yang mereka lakukan kemarin dan kembali 'Abbas mendapatkan aku lalu membaringkan badanku seraya berkata kepada Quraisy seperti yang kemarin dia katakan". Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata; "Itulah awal keIslaman Abu Dzarr, semoga Allah merahmatinya
Telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Suku Aslam, Ghifar, dan juga diantara suku Muzainah dan Juhainah atau dia berkata: "Atau diantara suku Juhainah atau Muzainah lebih baik di sisi Allah atau dia berkata: "Pada hari qiyamat dari pada Bani Asad, Bani Tamim, Hawazin dan Bani Ghathafan
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا حماد، عن ايوب، عن محمد، عن ابي هريرة رضى الله عنه قال قال اسلم وغفار وشىء من مزينة وجهينة او قال شىء من جهينة او مزينة خير عند الله او قال يوم القيامة من اسد وتميم وهوازن وغطفان
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Nu'man] telah bercerita kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abu Bisyir] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; "Jika kamu dapat bergembira dengan mengetahui kejahilan orang Arab, maka bacalah firman Allah Subhaanahu wa Ta'ala mulai dari ("Sungguh telah rugilah orang-orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan dan tanpa ilmu...") sampai firman-Nya ("..Sungguh mereka telah sesat dan tidak mendapat petunjuk") (QS al-An'am ayat)
حدثنا ابو النعمان، حدثنا ابو عوانة، عن ابي بشر، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال اذا سرك ان تعلم جهل العرب فاقرا ما فوق الثلاثين وماية في سورة الانعام {قد خسر الذين قتلوا اولادهم سفها بغير علم} الى قوله {قد ضلوا وما كانوا مهتدين}
حدثنا عمر بن حفص، حدثنا ابي، حدثنا الاعمش، حدثنا عمرو بن مرة، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس رضى الله عنهما قال لما نزلت {وانذر عشيرتك الاقربين} جعل النبي صلى الله عليه وسلم ينادي " يا بني فهر، يا بني عدي لبطون قريش
Telah bercerita kepada kami ['Umar bin Hafsh] telah bercerita kepada kami [bapakku] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] telah bercerita kepada kami ['Amru bin Murrah] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; "Ketika turun firman Allah Subhaanahu wa Ta'ala QS asy-Syu'ara (26) ayat 214 yang artinya ("Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat", maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru: "Wahai Bani Fihir, wahai Bani 'Adiy, yaitu nama desa-desa suku Quraisy". Dan [Qabishah] berkata kepada kami, telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; "Ketika turun firman Allah Subhaanahu wa Ta'ala QS asy-Syu'ara (26) ayat 214 yang artinya ("Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat", maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru memanggil mereka suku persuku)
وقال لنا قبيصة اخبرنا سفيان، عن حبيب بن ابي ثابت، عن سعيد بن جبير، عن ابن عباس، قال لما نزلت {وانذر عشيرتك الاقربين} جعل النبي صلى الله عليه وسلم يدعوهم قبايل قبايل
Telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] telah mengabarkan kepada kami [Abu Az Zanad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Bani 'Abdu Manaf, belilah jiwa-jiwa kalian (peliharalah) dari siksa Allah, wahai Bani 'Abdul Muthallib, belilah jiwa-jiwa kalian (peliharalah) dari siksa Allah. Wahai ibunda Az Zubair bin Al 'Awwam, bibi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, wahai Fathimah binti Muhammad belilah jiwa-jiwa kalian berdua (peliharalah) dari siksa Allah. Aku tidak berkuasa melindungi kalian berdua di hadapan Allah sedikitpun dan mintalah hartaku mana yang kalian suka
حدثنا ابو اليمان، اخبرنا شعيب، اخبرنا ابو الزناد، عن الاعرج، عن ابي هريرة رضى الله عنه ان النبي صلى الله عليه وسلم قال " يا بني عبد مناف، اشتروا انفسكم من الله، يا بني عبد المطلب اشتروا انفسكم من الله، يا ام الزبير بن العوام عمة رسول الله، يا فاطمة بنت محمد، اشتريا انفسكما من الله، لا املك لكما من الله شييا، سلاني من مالي ما شيتما
Telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas radliallahu 'anhu] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil kaum Anshar lalu bertanya; "Apakah ada seseorang yang bukan dari kalian?". Mereka menjawab; "Tidak ada, kecuali anak dari saudara perempuan kami". Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Anak dari saudara perempuan suatu kaum berarti bagian dari (kaum) mereka
حدثنا سليمان بن حرب، حدثنا شعبة، عن قتادة، عن انس رضى الله عنه قال دعا النبي صلى الله عليه وسلم الانصار فقال " هل فيكم احد من غيركم ". قالوا لا، الا ابن اخت لنا. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " ابن اخت القوم منهم
حدثنا زيد هو ابن اخزم قال ابو قتيبة سلم بن قتيبة حدثني مثنى بن سعيد القصير، قال حدثني ابو جمرة، قال لنا ابن عباس الا اخبركم باسلام ابي ذر، قال قلنا بلى. قال قال ابو ذر كنت رجلا من غفار، فبلغنا ان رجلا قد خرج بمكة، يزعم انه نبي، فقلت لاخي انطلق الى هذا الرجل كلمه واتني بخبره. فانطلق فلقيه، ثم رجع فقلت ما عندك فقال والله لقد رايت رجلا يامر بالخير وينهى عن الشر. فقلت له لم تشفني من الخبر. فاخذت جرابا وعصا، ثم اقبلت الى مكة فجعلت لا اعرفه، واكره ان اسال عنه، واشرب من ماء زمزم واكون في المسجد. قال فمر بي علي فقال كان الرجل غريب. قال قلت نعم. قال فانطلق الى المنزل. قال فانطلقت معه لا يسالني عن شىء، ولا اخبره، فلما اصبحت غدوت الى المسجد لاسال عنه، وليس احد يخبرني عنه بشىء. قال فمر بي علي فقال اما نال للرجل يعرف منزله بعد قال قلت لا. قال انطلق معي. قال فقال ما امرك وما اقدمك هذه البلدة قال قلت له ان كتمت على اخبرتك. قال فاني افعل. قال قلت له بلغنا انه قد خرج ها هنا رجل يزعم انه نبي، فارسلت اخي ليكلمه فرجع ولم يشفني من الخبر، فاردت ان القاه. فقال له اما انك قد رشدت، هذا وجهي اليه، فاتبعني، ادخل حيث ادخل، فاني ان رايت احدا اخافه عليك، قمت الى الحايط، كاني اصلح نعلي، وامض انت، فمضى ومضيت معه، حتى دخل ودخلت معه على النبي صلى الله عليه وسلم فقلت له اعرض على الاسلام. فعرضه فاسلمت مكاني، فقال لي " يا ابا ذر اكتم هذا الامر، وارجع الى بلدك، فاذا بلغك ظهورنا فاقبل ". فقلت والذي بعثك بالحق لاصرخن بها بين اظهرهم. فجاء الى المسجد، وقريش فيه فقال يا معشر قريش، اني اشهد ان لا اله الا الله، واشهد ان محمدا عبده ورسوله. فقالوا قوموا الى هذا الصابي. فقاموا فضربت لاموت فادركني العباس، فاكب على ثم اقبل عليهم، فقال ويلكم تقتلون رجلا من غفار، ومتجركم وممركم على غفار. فاقلعوا عني، فلما ان اصبحت الغد رجعت فقلت مثل ما قلت بالامس، فقالوا قوموا الى هذا الصابي. فصنع {بي} مثل ما صنع بالامس وادركني العباس فاكب على، وقال مثل مقالته بالامس. قال فكان هذا اول اسلام ابي ذر رحمه الله